OJS INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
Not a member yet
2727 research outputs found
Sort by
Mengeksplorasi Inovasi dalam Startup : Studi Literatur Sistematis tentang Peran Teknologi dan Pengembangan Produk
Inovasi merupakan faktor kunci dalam pertumbuhan dan keberlanjutan startup, terutama dengan semakin meningkatnya peran teknologi dalam strategi inovasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis 32 artikel ilmiah yang membahas tren inovasi, faktor pendorong, dan dampaknya terhadap startup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa startup semakin beralih ke transformasi digital, dengan pemanfaatan teknologi seperti AI, IoT, dan blockchain dalam pengembangan produk dan model bisnis. Faktor internal seperti kapabilitas tim, budaya inovasi, dan manajemen pengetahuan berperan penting dalam inovasi, sementara faktor eksternal seperti kolaborasi dengan ekosistem startup, regulasi pemerintah, dan akses terhadap modal turut mempercepat adopsi inovasi. Temuan ini menegaskan bahwa startup yang berhasil mengintegrasikan inovasi berbasis teknologi dan strategi bisnis berbasis platform memiliki keunggulan kompetitif dan peluang pertumbuhan yang lebih tinggi. Namun, masih terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan regulasi di negara berkembang yang dapat menghambat inovasi startup. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan kebijakan yang lebih mendukung inovasi serta eksplorasi lebih lanjut tentang strategi inovasi berbasis teknologi untuk keberlanjutan startup di berbagai sektor industri
Strategi Pembentukan Karakter Santri Menyikapi Tantangan dan Peluang Zaman: Studi Kasus di Pondok Pesantren Bustanul Makmur II
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembentukan karakter santri di Pondok Pesantren Bustanul Makmur II dalam menghadapi tantangan dan peluang zaman modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi pembiasaan nilai keagamaan seperti shalat berjamaah, hafalan hadits harian sebagai kontrol moral, kajian kitab kuning untuk pendalaman nilai spiritual, serta program home visit sebagai pendekatan empatik dan personal. Tantangan seperti pergeseran nilai dan krisis figur guru diatasi dengan pemanfaatan teknologi, seleksi guru berbasis karakter, branding sekolah, dan kolaborasi eksternal. Strategi tersebut menunjukkan pendekatan yang adaptif, transformatif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, sehingga mampu mencetak santri yang religius sekaligus relevan dengan perkembangan zaman
Metode Mind Mapping Dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Way kerap mata pelajaran IPAS tentang tumbuhan sumber kehidupan di bumi. Penerapan metode pembelajaran yang belum tepat diduga menjadi factor yang berpengaruh terhadap capaian pembelajaran sehingga belum optimal. Menjadi penting untuk mengukur dampak penerapan metode mind mapping dalam pembelajaran IPAS. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Sebagai subjek penelitian, adalah siswa kelas IV dengan jumlah total 28, terdiri dari 16 laki-laki dan 12 Perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar berdasarkan nilai rata-rata siswa pada siklus I sebesar 65 menjadi 75 pada siklus II. Ketuntasan hasil belajar juga menunjukkan peninggkatan sebesar 43%. Pada siklus I persentase ketuntasan sebesar 39% menjadi 82% pada siklus II. Berdasarkan data yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode mind mapping dalam pembelajaran IPAS berdampak positif meningkatkan hasil belajar siswa
VALUASI PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PENILAIAN RELATIF: STUDI KASUS BRAND SAJIAN NEGERI
Penelitian ini menganalisis valuasi perusahaan menggunakan metode Relative Valuation dengan studi kasus pada merek Sajian Negeri. Industri makanan dan minuman di Indonesia mengalami pertumbuhan pesat, dengan meningkatnya preferensi konsumen terhadap pengalaman bersantap premium. Penelitian ini membandingkan valuasi Sajian Negeri dengan lima perusahaan restoran yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, menggunakan metrik Price-to-Earnings (P/E) Ratio, Enterprise Value-to-EBIT (EV/EBIT), dan Enterprise Value-to-Sales (EV/Sales). Hasil penelitian menunjukkan bahwa valuasi Sajian Negeri berkisar antara Rp5,1 miliar hingga Rp21,5 miliar, dengan indikasi undervaluation pada rasio EV/Sales (0,5x) yang lebih rendah dibandingkan rata-rata industri. Posisi unik sebagai merek "Santapan Warisan Modern" serta keselarasan dengan tren keberlanjutan memperkuat prospek pertumbuhan di masa depan
INTEGRATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE AND AUGMENTED REALITY IN LEARNING IN THE 5.0 ERA
Era 5.0 brings significant changes in several aspects of life, including the education sector. The use of Artificial Intelligence (AI) and Augmented Reality (AR) has created new ways to make learning experiences more interactive, adaptive, and personalized. This study aims to examine the integration of AI and AR in learning, exploring the benefits, challenges, and implications of the technology at various levels of education. AI enables the development of intelligent learning systems that can adjust materials according to individual needs, while AR provides interactive visualizations and simulations that enrich the learning process. The results of the study show that the integration of these two technologies can increase student engagement, learning effectiveness, and understanding of complex concepts. However, challenges such as implementation costs, infrastructure readiness, and teacher training remain major obstacles. Therefore, collaboration is needed between educational institutions, the government, and the technology sector to ensure optimal use of AI and AR in supporting education in the 5.0 era
Pengaruh Kebijakan Pendidikan terhadap Sektor Kesehatan dan Ekonomi: Tinjauan Literatur Multisektoral
The influence of education policy on the health and economic sectors is very important and interrelated, as reviewed in this multisectoral literature. This study concludes that effective education policy can improve the quality of life by supporting individual health and strengthening the economy. In the health sector, adequate education increases awareness and preventive action, thus reducing disease rates and increasing the use of health services. In the economic sector, quality education improves the skills and productivity of the workforce, encourages innovation, and increases people's incomes, which together stimulate economic growth. Therefore, integration and synergy between sectors is key to designing policies that bring maximum benefits to society
Efektivitas Pendidikan Jarak Jauh dan Online: Tinjauan Literatur
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pendidikan jarak jauh dan online melalui tinjauan literatur yang komprehensif. Hasil tinjauan mengungkapkan bahwa keberhasilan pendidikan jarak jauh sangat dipengaruhi oleh akses terhadap teknologi, keterampilan digital siswa dan pengajar, serta kualitas materi dan desain kurikulum yang interaktif. Selain itu, motivasi dan disiplin diri siswa dipandang sebagai faktor kunci yang menentukan keberhasilan pembelajaran online. Tantangan-tantangan tersebut dapat diminimalkan dengan perencanaan yang cermat, dukungan tambahan seperti bimbingan dan konseling, serta keterlibatan aktif dari berbagai pihak. Kesimpulannya, dengan sinergi dan pendekatan yang tepat, pendidikan jarak jauh dan online memiliki potensi besar untuk menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dan fleksibel
Analisis Willingness to Pay Pengunjung terhadap Pelestarian Kawasan Wisata Pegunungan Karst Rammang-Rammang Kabupaten Maros
Willingness to Pay (WTP) is a method used to ascertain the extent to which individuals are willing to contribute financially to the protection of a specific tourist destination, in this case, the Rammang-Rammang Karst Mountains. It provides insight into the level of financial support tourists are prepared to offer for the preservation of an environment. The objective of this study is to ascertain the factors that influence visitors' willingness to pay for the development of tourist attractions and to determine the value of their WTP. This will enable the establishment of price rates based on their willingness to travel to the Rammang-Rammang Karst Mountains. This research is quantitative in nature, employing data collection techniques such as observation, questionnaires, and interviews with open-ended questions. The findings of the study indicate that the mean value of the WTP among visitors is Rp. The mean value of the WTP is 14,390. This value is greater than the entrance fee rate that has been implemented by the current Rammang-Rammang Karst Mountains tourism manager (POKDARWIS). A number of factors have been identified as influencing the willingness of visitors to pay, including the level of education, income, and the amount of time spent at tourist sites
Reformulation Of The Law On Information And Electronic Transactions In The Enforcement Of Criminal Acts Related To Fake News Through Social Media
The rapid development of information and communication technology has had a significant impact on society, particularly through the use of social media as the primary means of disseminating information. However, this convenience has also triggered serious problems related to the spread of fake news (hoaxes), which can cause public unrest and even have implications for social and legal stability. This study aims to analyze the enforcement of laws against the criminal act of spreading fake news through social media, examine the urgency of the Electronic Information and Transactions Law (EIT Law), and formulate alternatives for reformulating Article 28(1) of the EIT Law to make it clearer and more applicable. The method used is a normative legal approach with qualitative analysis, supported by case studies and observations of the implementation of the law by the Cyber Crime Unit of the West Kalimantan Regional Police, as well as an examination of the Joint Ministerial Decree of 2021. The results of the study indicate that law enforcement against hoaxes still faces challenges in terms of proving legal elements and the ambiguity of the wording of the norms in the ITE Law. Additionally, the urgency for regulatory updates is high, as the improper application of certain provisions in some cases has led to potential violations of the right to freedom of expression. Therefore, a reformulation of Article 28(1) is necessary, emphasizing objective terminological boundaries and the actual impact of false information. This reformulation is expected to provide legal clarity, enhance enforcement effectiveness, and ensure the protection of civil liberties in the digital age
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Flashcard
Abstract
This study aims to enhance student activity in the learning process and increase participation in learning by implementing a cooperative learning model. This research is Classroom Action Research (CAR). The data analysis technique used is descriptive analysis.. The indicator of the succes of this study is achieved if student learning activities reach at least 70%. This research was conducted in class VII A of SMPN 22 Pontianak, with a total of 32 students, consisting of 18 female students and 14 male students. The analysis results show that the implementation of the research aimed at increasing activity experienced an improvement of 13,43%, with the average score in cycle 1 being 70,00% and in cycle 2 being 83,43%. The aspects of activity in the study have the highest results in students are listening activities and visual activities both aspects have a high percentage with the results of 94,00%-100,00%. The implementation of the cooperative learning model assisted by Flashcards was successfully applied in the teaching and learning activities as it could increase student activity.
Keyword: Cooperative Learning Model; Student Activity; Flashcards; Classification of Living Things
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran dan meningkatkan partisipasi dalam belajar dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Indikator pencapaian keberhasilan penelitian ini dicapai jika aktivitas belajar siswa mencapai minimal 70%. Penelitian ini dilakukan di kelas VII A SMPN 22 Pontianak dengan jumlah siswa 32 orang, terdiri dari 18 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan penelitian yang dilakukan untuk meningkatkan aktivitas mengalami peningkatan sebesar 13,43%, dengan hasil rata-rata pada siklus 1 adalah 70,00% dan siklus 2 adalah 83,43%. Aspek aktivitas dalam penelitian yang memiliki hasil tertinggi pada siswa adalah mendengarkan penjelasan guru dan memperhatikan guru menjelaskan kedua aspek tersebut memiliki persentase tinggi dengan hasil 94,00%-100.00%. Penerapan model pembelajaran kooperatif berbantuan Flashcard berhasil diterapkan pada kegiatan belajar mengajar karena dapat meningkatkan aktivitas siswa.
Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif; Aktivitas Siswa; Flashcard; Klasifikasi Makhluk Hidu