OJS INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS
Not a member yet
2727 research outputs found
Sort by
PRAKTIK MUZAYYADAH KENDARAAN DINAS PERSPEKTIF MASLAHAH (Studi di Dinas Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sambas)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya bentuk kerja sama yang di lakukan dalam pelaksanaan praktik jual beli harus memenuhi rukun dan syarat yang harus terpenuhi. Selain itu juga jual beli harus terhidar dari beberapa hal, yaitu: Ketidak jelasan (jahalah), Pemaksaan (al-ikrah), Pembatasan dengan waktu (al-tauqid), Kemudaratan (darar), Syarat-syarat yang merusa, Penipuan (gharar). Lelang termasuk salah satu bentuk jual beli, akan tetapi ada perbedaan secara umum. Hukum jual beli lelang dalam pandangan islam adalah salah satu jenis jual beli dimana penjual menawarkan barang di tengah keramaian lalu para pembeli saling menawar dengan satu harga. Sebelum pelaksanaan lelang peserta lelang diberi kesempatan untuk melihat barang yang akan dilelang (objek lelang). Disana Pemerintah Kabupaten Sambas selaku penjual memfasilitasi, mengantar calon pembeli ke tempat tujuan (ke tempat objek jual beli), mendampingi, dan di situ pembeli diberi kebebasan untuk melihat-lihat, memegang-megang, dan mengecek secara keseluruhan. Untuk kerusakan minimal 30% dan usia diatas 3 tahun. Tetapi kondisi barang atau kendaraan masih bisa dimanfaatkan.
Adapun fokus masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana praktik lelang kendaraan di dinas badan keuangan daerah kabupaten sambas, dan bagaimana praktik lelang kendaraan di dinas badan keuangan daerah kabupaten sambas perspektik maslahah. Jenis penelitian ini menggunkan metode penelitian sosiologis emperis karena metode kualitatif dengan pendekatan sosiologis emperis ini lebih mudah untuk menggambarkan kondisi yang dilihat di lapangan yaitu di Pemerintahan Dinas Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sambas. Untuk memperoleh data peneliti menggunakan pedoman wawancara dan observasi.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh peneliti dapat disimpulkan bahwa praktik lelang kendaraan dinas di Badan Keuangan Daerah Kabupaten Sambas, Lelang merupakan penjualan umum atau penjual barang-barang yang dilakukan ke pada umum dengan harga penawaran yang meningkat atau menurun atau dengan pemasukan harga. Lelang adalah suatu cara penjualan atau pembelian barang yang dilakukan secara terbuka di hadapan umum oleh seorang pejabat lelang atau orang yang diberi kewenangan untuk itu, dengan cara mengajukan penawaran harga dan barang tersebut akan dijual kepada penawaran tertinggi. Bahwa pembeli lelang melakukan registrasi melalui fortal lelang Indonesia pada praktiknya terdapat permaslahan sehingga menimbulkan kemudharatan bagi kedua belah pihak
Development of Halal Tourism Through Natural Cual Woven Fabric in Sumber Harapan Village, Sambas Regency
This study aims to examine the potential for developing halal tourism based on natural cual woven fabric in Sumber Harapan Village, Sambas District, and its impact on the local economy. The research method used is a qualitative approach with a descriptive method, which includes in-depth interviews, field observations, and documentation. The results of the study indicate that the process of making natural cual woven fabric, which involves traditional techniques and natural raw materials, has high cultural value and can become an attraction for educational tourism. In addition, Sumber Harapan Village has great potential to be developed into a halal tourism destination, as it has met important criteria such as worship facilities, halal food, and Muslim-friendly accommodation. The development of halal tourism based on natural cual woven fabric is expected to increase the number of tourists, create new job opportunities, and boost local income. With proper management, Sumber Harapan Village has the potential to become a sustainable tourist destination that preserves local culture and strengthens the regional economy.
 
PENGARUH PERSEPSI KONSUMEN DAN HARGA DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN MAKANAN CEPAT SAJI FRIED CHICKEN PADA PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA SAMBAS
This study aims to analyze the influence of consumer perception and price on purchasing decisions for fried chicken fast food at street vendors in Sambas City. The main focus of this study is to determine the extent to which these two variables influence consumer decisions in purchasing fast food products. The method used in this study is a quantitative approach with a correlational research design. Data were collected through questionnaires distributed to 100 respondents who were students of the Sharia Economics Study Program at IAIS Sambas. The results showed that price had a significant effect on fast food purchasing decisions, with a calculated t value of 4.338 which was greater than the t table of 2.006. On the other hand, consumer perception of product quality did not have a significant effect partially, with a calculated t value of 0.780 which was smaller than the t table. Simultaneously, these two variables had a significant effect on purchasing decisions with an R square value of 0.360, which means that the consumer perception and price variables can explain 36% of the variation in purchasing decision
Konsep Pemimpin Adil Ibnu Taimiyah dan Relavansinya dengan Demokrasi Indonesia
Democracy in Indonesia faces several major problems and challenges, including rampant corruption, persistent social and economic inequality, political polarization that affects national stability and consensus-building, as well as an inefficient bureaucracy that hampers democratic progress. This study explores the concept of just leadership according to Ibn Taymiyyah and its relevance to Indonesia’s democratic system. Using a qualitative approach with a literature study method, the research aims to identify how principles of justice in leadership can strengthen democracy in Indonesia. The findings suggest that Ibn Taymiyyah’s ideas can enrich the Indonesian democratic framework, especially in terms of justice, offering a significant contribution to the development of Islamic leadership studies and democracy in the country. His emphasis on honesty and justice in governance, the establishment of an Islamic state to uphold Islamic law, and the necessity of the state to protect religion and society align with Indonesia's democratic aspirations. The study concludes that Ibn Taymiyyah’s principles of just leadership remain relevant and applicable to Indonesia’s governance, particularly in the context of elections
Peran Ganda Bâlijjhâ Perempuan Madura Dalam Tafsir Gender Al-Qur’an Perspektif Amina Wadud
Fenomena Bâlijjhâ perempuan di Madura memperlihatkan kerumitan sosial yang berakar dalam struktur budaya patriarkal, di mana perempuan kerap ditempatkan pada posisi subordinat di tengah tuntutan ganda antara ranah domestik dan publik. Dalam realitas sosial tersebut, perempuan Madura tidak hanya diharapkan menjadi istri dan ibu yang taat terhadap norma keluarga, tetapi juga dituntut untuk menopang ekonomi rumah tangga melalui aktivitas berdagang keliling. Situasi ini memunculkan beban ganda (double burden) yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan emosional, serta kedewasaan spiritual. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji konstruksi peran ganda perempuan Bâlijjhâ Madura dengan menggunakan perspektif tafsir gender Amina Wadud terhadap Al-Qur’an, khususnya dalam konteks pemahaman relasi suami-istri yang berlandaskan prinsip keadilan dan kesetaraan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Proses pengumpulan data melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta telaah dokumen. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara berkesinambungan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peran ganda perempuan Bâlijjhâ merupakan wujud adaptasi terhadap tekanan ekonomi sekaligus bentuk resistensi terhadap struktur budaya patriarkal. Di sisi lain, peran tersebut juga menjadi ruang negosiasi yang memungkinkan perempuan menampilkan kemandirian dan agensi sosialnya. Melalui tafsir progresif Amina Wadud, relasi gender dalam rumah tangga seharusnya dipahami sebagai kemitraan yang sejajar, bukan hubungan hierarkis yang timpang. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat wacana tafsir gender Al-Qur’an yang lebih kontekstual dengan realitas sosial masyarakat, sementara secara praktis memberikan landasan bagi rekonstruksi nilai keadilan dan kesetaraan gender dalam budaya Madura yang masih berorientasi patriarka
Menanamkan Nilai Tasawuf Pada Anak Usia Dini Melalui Fun Learning Berbasis Tipe-Tipe Pembelajar
Tasawuf sering dipandang sebagai disiplin yang berat dan abstrak, sehingga jarang disentuhkan pada anak usia dini. Padahal, penanaman nilai hati sejak dini sangat penting untuk membentuk karakter, sekaligus mencegah munculnya perilaku negatif seperti bullying atau kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan merancang model pembelajaran tasawuf di PAUD melalui pendekatan fun learning yang disesuaikan dengan tipe pembelajar (Visual, Auditory, Kinesthetic). Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan menelaah teori pendidikan Barat (Piaget, Vygotsky, Gardner) dan pemikir Islam (al-Ghazali, Ibn Qayyim, Ulwan). Hasil kajian disajikan dalam bentuk contoh kegiatan praktis: Kotak Rahasia untuk menanamkan jujur, Antrian Bijak untuk sabar, dan Taman Syukur untuk syukur. Setiap kegiatan dilengkapi indikator observasi sederhana sehingga mudah diaplikasikan guru. Studi ini menawarkan panduan praktis bagi guru, lembaga, dan orang tua untuk mengintegrasikan tasawuf secara ringan, menyenangkan, dan kontekstual dalam pendidikan anak usia dini
Pengaruh Keterlibatan Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) terhadap Prestasi Belajar Siswa
The background to this study is that several activities carried out by the Student Council (OSIS) at SMA Negeri 16 Padang take up some of the students' learning time in class, which could have an impact on the academic performance of students who are members of the Student Council (OSIS). This study aims to determine the extent to which involvement as an administrator of the Intra-School Student Organization (OSIS) affects the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang. This research method is an Ex Post Facto quantitative study designed with a cross-sectional design, with a population of 48 students who are members of OSIS (the Intra-School Student Organization) at SMA Negeri 16 Padang. The data collection techniques used in this study were observation, questionnaires, and documentation. The results of the study found that involvement as a member of the Intra-School Student Organization (OSIS) had an effect on the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang, with a percentage of 46.8%. Considering the results of the hypothesis test, we found that H0 was rejected and Ha was accepted, and that there was an influence of involvement as a member of the Intra-School Student Organization (OSIS) on the academic achievement of students at SMA Negeri 16 Padang
Integrasi Pemikiran Al-Farabi dan Konsep Nur Muhammad terhadap Asal Mula Semesta dalam Konteks Sains Kontemporer
This study examines the relevance of Islamic metaphysical thought—particularly Al-Farabi’s theory of emanation and the concept of Nur Muhammad—to the development of modern cosmological theories such as the Big Bang. The research aims to integrate these two conceptual frameworks with modern cosmology, which emphasizes the origin of the universe through physical processes such as the initial singularity and the great primordial explosion (Big Bang). This study employs a qualitative approach using descriptive-comparative analysis of Islamic philosophical texts and scientific literature in modern cosmology. Data were collected through a literature review of primary and secondary works of Al-Farabi, classical Islamic theological texts, and recent scholarly articles from reputable journals. The findings indicate that Al-Farabi’s theory of emanation parallels hierarchical evolutionary processes in modern cosmology, while the concept of Nur Muhammad offers a spiritual dimension to scientific understandings of cosmic creation. The contribution of this research lies in providing a new framework that bridges classical Islamic philosophical thought with contemporary science, thereby forming a basis for multidisciplinary dialogue between religion, philosophy, and science. It is expected that this study will enrich academic discourse on the harmony between faith and reason in addressing fundamental questions about the existence of the universe
Peran UMKM Lokal dalam Menguatkan Ekonomi Pesantren melalui Kemitraan Berbasis Syariah: Studi di Pondok Pesantren Syubbanul Wathon Magelang
This study examines the role of local MSMEs in strengthening the economic independence of Islamic boarding schools through sharia-based partnerships at Pondok Pesantren Syubbanul Wathon, Magelang. The research employed a case study with a qualitative approach using interviews, observations, and documentation. Findings reveal that the partnership between the pesantren and local MSMEs is implemented through a mudharabah-based consignment system, where MSMEs act as product suppliers and the pesantren provides market access via its canteen unit. This partnership generates mutual benefits: the pesantren secures a sustainable internal source of income, while MSMEs gain access to a stable market. Furthermore, students actively participate in canteen management, acquiring entrepreneurial skills relevant to current economic demands. Thus, this collaboration not only strengthens the pesantren’s economic independence and empowers local MSMEs but also fosters social cohesion by enhancing the relationship between the pesantren and surrounding communities
BIMBINGAN MENGHAFAL AL-QUR’AN MENGGUNAKAN METODE WAHDAH, KITABAH, DAN SIMA’I DI RUMAH TAHFIDZ BAITUL QUR’AN DESA DURIAN KECAMATAN SAMBAS
Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan tentang bagaimana Bimbingan menghafal Al-Qur'an Menggunakan Metode Wahdah, Kitabah, dan Sima'I di Rumah Tahfidz Baitul Qur'an Desa Durian Kecamatan Sambas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Tehnik alat pengumpul data yaitu; 1) observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi. Sedangkan tehnik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Kemudian teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi dan member check. Hasil penelitian ini berhasil mengungkap metode-metode yang digunakan untuk 1) Bimbingan menghafal al-Qur’an menggunakan metode wahdah di Rumah Tahfidz, sejauh ini berjalan sudah baik dan dibimbing oleh ustadz atau pembimbing yang profesional dalam proses menghafal al-Qur’an di Rumah Tahfidz. Bahwa bimbingan menghafal al-Qur’an menggunakan metode wahdah sudah berjalan lancar dan berhasil dalam pemberian bimbingan, walaupun ada beberapa kendala seperti kurangnya sarana dan prasarana Rumah Tahfidz contohnya minimalnya al-Qur’an yang di miliki Rumah Tahfidz, namun sudah ada upaya mengatasi hal tersebut seperti mengajak masyarakat dan organisasi keagamaan untuk membantu proses pembelajaran menghafal al-Qur’an. 2) Bimbingan menghafal al-Qur’an menggunakan metode kitabah di Rumah Tahfidz, dapat disimpulkan bahwa program bimbingan menghafal al-Qur’an menggunakan metode mengajarkan santri untuk menulis ayat-ayat al-Qur’an, dan program selanjutnya apabila santri tersebut senang dengan menulis huruf hijaiyah akan diarahkan ke seni menulis Kaligrafi. 3) Dalam kegiatan bimbingan menghafal al-Qur’an merupakan rangkaian kegiatan yang telah disusun sebelumnya. Rangkaian kegiatan yang telah dibuat ini menunjukkan penerapan langkah-langkah dengan melakukan pendekatan atau metode belajar untuk menyediakan pengalaman belajar bagi para santri sehingga tujuan yang diinginkan tercapai. Selain itu, metode sima’i ini juga dapat melatih pendengaran siswa dalam mendengarkan ayat-ayat al-Qur’an baik secara lisan maupun menggunakan audio visual. Metode ini Juga mempermudah santri untuk dapat menghafal. Karena terus menerus mendengarkan apa yang diputar dalam sebuah audio maupun audio visua