OJS Universitas Andi Jemma
Not a member yet
1202 research outputs found
Sort by
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan memanfaatkan Excell di Desa Pasung, Wedi, Klaten
Pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peran yang sangat penting dalam keberlanjutan dan perkembangan ekonomi desa. BUMDes yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Pengelolaan keuangan BUMDes yang transparan, akuntabel, dan efisien dapat mengurangi potensi kebocoran anggaran dan meminimalkan risiko kerugian. Desa Pasung Kecamatan Wedi memiliki Bumdes “Lumintu” yang bergerak di usaha restoran dan pemancingan yang sudah berjalan 5 tahun. Bumdes “Lumintu” memiliki prospek yang sangat baik dengan dukungan SDM yang memadai. Namun saat ini, Bumdes “Lumintu” belum melakukan pembukuan keuangan secara sistematis. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada pengelola BUMDes agar mereka lebih memahami konsep dasar pengelolaan keuangan yang baik dan benar, serta mampu menerapkannya dalam kegiatan operasional sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, yang tercermin dari kemampuan mereka menghasilkan laporan keuangan yang lebih akurat, efisien, dan sesuai standar akuntansi. Kolaborasi aktif antara tim pengabdian, pengelola BUMDes, dan masyarakat setempat turut mendukung keberhasilan program ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat tata kelola keuangan BUMDes Lumintu serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan keuangan desa yang berkelanjutan.
Multi-Disaster Susceptibility Analysis on The Majene-Mamuju National Road Section Using a Geographic Information System Approach
The Trans-Sulawesi National Road section Majene-Mamuju (segment 010–009) is a vital land transportation artery supporting the mobility and economy of over 475,000 people. However, its geographical profile, narrow coastal corridors adjacent to steep hills and active fault lines, exposes it to severe multi-hazard threats. This study establishes a fixed infrastructure inventory of 94.7 km of national road and 79 critical bridge nodes to assess susceptibility to earthquakes, tsunamis, coastal abrasion, and landslides. Spatial analysis derived from sub-district data tables reveals that earthquakes are the most pervasive threat, impacting 90.69 km (95.8%) of the road and 65 bridges (82.3% of the inventory). Tsunami susceptibility represents the second most significant hazard, threatening 56.71 km (59.9%) of the network and 51 bridges (64.6%). Coastal abrasion affects 25.20 km (26.6%) of the road and 47 bridges (59.5%). Landslides, while localized, present a high-intensity risk to 5.66 km (6.0%) of the road and 6 bridges (7.6%). The Sendana, Tammeroddo Sendana, and Tubo Sendana sub-districts emerge as the most critical multi-hazard zones, with composite indices ranging from 2.57 to 2.82. While Ulumanda exhibits a high landslide susceptibility ratio (13.0%), Sendana represents the primary operational threat with 1.83 km of exposed road, nearly double the absolute physical impact found in Ulumanda. These findings provide a standardized scientific basis for prioritizing structural mitigation at critical bridge nodes to prevent total network severance during cascading disaster events
DOI: https://doi.org/10.51557/yhjjy77
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pengolahan Telur Itik dan Digital Marketing Bagi Kelompok Wanita Tani Kabupaten Barru Indonesia
Permasalahan mitra pengabdian yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait divesrsifikasi produk olahan telur asin dan kurangnya pengetahuan mengenai strategi pemasaran melalui digital marketing. Salah satu solusi yang diberikan adalah melakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan mengenai diversifikasi produk olahan telur asin dan digital marketing. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok wanita tani Sipakalebbi dalam hal diversifikasi produk olahan telur asin dengan cara pembalutan dan perendaman dan peningkatan penjualan melalui digital marketing. Diharapkan hasil akhir dari kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengolahan telur itik menjadi telur asin dapat menambah nilai jual yang berdampak pada pendapatan Masyarakat Metode pengabdian yang dilakukan yaitu ceramah, diskusi dan demonstrasi langsung. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini terlihat bahwa selama pemberian materi berlangsung dari awal sampai akhir, para peserta terlihat sangat serius dan antusias dalam menerima dan menaggapi materi yang disampaikan. Begitupula pada saat demonstrasi langsung, terlihat partisipasi peserta membantu tim pengabdian dalam membuat telur asin dengan sistem pembalutan dan perendaman serta pada penggunaan digital marketing, ada beberapa peserta Hasil monitoring pasca kegiatan pengabdian terlihat bahwa sudah ada beberapa peserta pengabdian telah mengolah telur bebek menjadi telur asin dengan sistem perendaman dan pembungkusan. Di samping itu sudah memasarkan telur asin secara langsung dengan konsumen dan sitem pesanan melalui HP.
Kata Kunci: Telur asin, perendaman, pembalutan, digital marketin
Peran Mahasiswa Kkn Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal : Studi Kasus Pembuatan Keripik Pisang di Desa Awo’ Gading, Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Indonesia
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki peran yang strategis dalam pemberdayaan masyarakat. Artikel jurnal ini membahas penerapan Assets-Based Community Development (ABCD) dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Desa Awo’ Gading, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ABCD yang terdiri dari lima tahap yaitu, inkulturasi, pemetaan aset, perencanaan program, pelaksanaan program, serta refleksi dan evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan metode ABCD efektif dalam meningkatkan kreativitas masyarakat dan kualitas produk. Namun, dalam aspek ekonomi mengalami stagnasi atau pertumbuhan ekonomi yang lambat sehingga berpengaruh terhadap peningkatan omzet penjualan. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan juga dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti jaringan pasar. Dapat disimpulkan bahwa peran mahasiswa KKN UIN Palopo tidak hanya mengajarkan masyarakat dalam mengola produk. Tetapi, mahasiswa KKN harus sebagai penghubung yang mendukung potensi produk lokal, agar dapat dikenal dan dipasarkan secara luas. Tujuannya adalah agar usaha yang telah dibangun dapat terus tumbuh dan memberikan keuntungan ekonomi dalam jangka panjang bagi masyarakat Desa awo’ Gadin
Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Penyuluhan Teknis Produksi dan Pelatihan Pembukuan Usaha Peternakan Ayam Petelur di Kabupaten Barru
Beberapa masalah yang dihadapi peternak ayam petelur di daerah pedesaan meliputi rendahnya pemahaman terhadap manajemen teknis produksi khususnya dalam manajemen pakan dan manajemen kesehatan serta kurangnya keterampilan dalam melakukan pencatatan keuangan usaha sehingga sulit untuk mengukur kinerja usahanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak ayam petelur di Kabupaten Barru melalui penyuluhan teknis produksi dan pelatihan pembukuan usaha peternakan. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu penyuluhan materi teknis seperti manajemen pakan dan kesehatan ternak serta pelatihan pembukuan usaha yang mencakup pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan cara menghitung pendapatan bersih dan bagaimana strategi memperoleh pembiayaan eksternal. Pada kegiatan ini menggunakan pre test maupun post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak yang selanjutnya menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan aspek teknis produksi dan keterampilan dalam mengelola keuangan. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas peternak, baik dari sisi teknis produksi maupun kemampuan manajerial usaha. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan berkelanjutan agar pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat meningkat dan diimplementasikan secara optimal dalam usaha peternakan
Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Olahan Daging Ayam Dan Pemasaran Produk Pada Karangtaruna Kabupaten Karanganyar
Daya beli masyarakat yang semakin meningkat dan sifat konsumtif menjadi sebuah peluang untuk berwirausaha dengan mengolah daging ayam menjadi berbagai produk nugget ayam, pangsit ayam, dimsum ayam, dan rolade ayam. Anggota Karangtaruna Desa Jati, Kabupaten Karanganyar merupakan remaja yang berstatus bekerja di pabrik, bersekolah, dan banyak juga yang tidak bekerja menjadi salah satu motivasi untuk meningkatkan perekonomian. Dengan pelatihan mengolah daging ayam sebagai bahan baku yang mudah diperoleh, dan cara pengolahan yang mudah, anggota Karangtaruna memperoleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan serta dapat mengembangkan jiwa sebagai wirausahan. Kegiatan ini dilakukan Juli-Oktober 2025. Metode pelatihan dilakukan secara klasikal dan praktik langsung selama lima sesi, dimulai dari penyusunan modul, demonstrasi mengolah daging ayam, praktik mengolah daging ayam, hingga dibekali pengetahuan cara memasarkan produk, serta mengevaluasi hasil pelatihan. Kegiatan dilakukan kepada 15 anggota Karangtaruna yang berpartisipasi secara aktif. Hasil kegiatan menunjukkan semua anggota telah memperoleh pengetahuan dan keterampilan mengolah daging ayam menjadi berbagai olahan produk serta anggota dapat memasarkan produknya, sehingga anggota telah memiliki keterampilan berwirausaha dan mempraktikkan sebagai wirausahawan yang membangun UMKM. Pelatihan ini berhasil karena anggota telah dapat memasarkan produknya sehingga meningkatkan perekonomian keluarga
Evaluasi Efektivitas Simulasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Sekolah An-Nisaa' Izada, Tangerang Selatan
Indonesia sebagai negara dengan letak pertemuan antara tiga lempeng utama dan juga berada di jalur Ring Of Fire membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi bencana geologi yang tinggi. Beberapa bencana yang sering terjadi di Indonesia yaitu gempa bumi, gunung meletus dan juga tsunami. Oleh karena itu, perlu adanya kesiapsiagaan dan juga pengetahuan yang harus dimiliki oleh masyarakat Indonesia. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk mendukung ketahanan masyarakat Indonesia terhadap bencana yaitu dengan dilakukannya simulasi bencana. Dalam penelitian ini simulasi gempa bumi dilakukan di sekolah An-Nisaa’ Izada, Tangerang Selatan. Simulasi ini dilakukan kepada 1.231 orang, mulai dari siswa hingga tenaga pendidik di sekolah An-Nisaa’. Selain simulasi, dilaksanakan juga pretest dan juga posttest kepada 57 siswa acak untuk menguji pemahaman dan pengetahuan siswa tentang mitigasi bencana.Perhitungan menunjukan bahwa adanya penurunan nilai rata-rata pretest dan posttest dari 91,00 menjadi 88,50. Setelah dianalisis, penurunan kognitif siswa dapat diakibatkan oleh pengaruh lingkungan yaitu tekanan panas selama simulasi yang dapat mengurangi konsentrasi siswa. Namun, simulasi ini tetap memiliki urgensi strategis untuk meningkatkan keterampilan psikomotorik dan refleks tubuh dalam menyelamatkan diri.
MENAKAR PENGARUH BEASISWA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DIMODERASI STATUS GENDER (Studi Pada Mahasiswa Universitas Andi Djemma Penerima Beasiswa Pemerintah Daerah Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan)
Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis pengaruh pemberian beasiswa terhadap motivasi belajar mahasiswa serta menguji apakah status gender memoderasi pengaruh tersebut pada mahasiswa Universitas Andi Djemma penerima beasiswa Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan desain survei terhadap 70 responden (33 laki-laki; 37 perempuan) menggunakan kuesioner skala Likert. Hipotesis yang diajukan diuji dengan regresi linier sederhana untuk model gabungan dan per kelompok gender, sedangkan moderasi gender diuji menggunakan uji beda koefisien antar-kelompok (Chow test). Hasil menunjukkan beasiswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar pada model gabungan maupun pada kelompok laki-laki dan perempuan. Namun, uji Chow menunjukkan tidak terdapat perbedaan koefisien yang signifikan antar gender, sehingga gender tidak memoderasi pengaruh beasiswa terhadap motivasi belajar. Implikasi penelitian menekankan pentingnya kualitas tata kelola beasiswa (kejelasan informasi, ketepatan pencairan, dan keberlanjutan) bagi seluruh penerima tanpa pembedaan gender
Model Inagurasi Transformatif Berbasis Service Learning: Integrasi Pendidikan Karakter dan Konservasi Alam bagi Mahasiswa Baru
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan mitra (Panitia Inagurasi Universitas Dharmawangsa) akan model orientasi mahasiswa baru yang lebih substantif dan berdampak. Tujuan program adalah merancang dan mengimplementasikan model inagurasi transformatif yang menguatkan karakter kolaboratif, solidaritas sosial, dan kepedulian lingkungan melalui pengalaman langsung di alam. Metode yang digunakan ialah ServiceLearning yang dioperasionalkan melalui permainan kebersamaan, malam keakraban kreatif, aksi konservasi penanaman pohon, serta refleksi terstruktur. Kegiatan dilaksanakan pada 9–10 November 2025 di Bukit Lawang, Sumatera Utara, melibatkan mahasiswa baru TA 2025/2026 dan mitra pengelola kawasan. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman nilai solidaritas dan kerja sama (50,8%), kesiapan adaptasi sosial di kampus (53,4%), dan kesadaran konservasi lingkungan (61,7%). Data kualitatif menunjukkan tingkat kepuasan peserta 4,8/5. Disimpulkan bahwa model inagurasi berbasis Service Learning pada kawasan konservasi efektif memfasilitasi adaptasi sosial mahasiswa baru sekaligus menanamkan fondasi karakter kolaboratif dan kesadaran ekologis, serta berpotensi direplikasi pada institusi lain
THE EFFECT OF MARKETING MIX, PRODUCT INNOVATION AND SERVICE QUALITY ON CONSUMER SATISFACTION AT PERUMDAM TIRTA YAPONO, AMBON CITY
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh marketing mix, inovasi produk, dan layanan terhadap kepuasan konsumen pada Perumdam Tirta Yapono Kota Ambon. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel berjumlah 52 responden pelanggan. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa marketing mix, inovasi produk, dan layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen baik secara parsial maupun simultan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,704 menunjukkan bahwa 70,4% variasi kepuasan konsumen dijelaskan oleh ketiga variabel independen. Layanan merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kepuasan konsumen. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pemasaran terpadu, inovasi berkelanjutan, dan kualitas layanan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan perusahaan daerah air minum.
Kata kunci: inovasi produk; kepuasan konsumen; layanan; marketing mix
This study aims to analyze the effects of marketing mix, product innovation, and service quality on customer satisfaction at Perumdam Tirta Yapono Ambon City. The research employed a quantitative approach with an explanatory research design. Data were collected through questionnaires distributed to 52 customers selected using purposive sampling. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 25. The results indicate that marketing mix, product innovation, and service quality have a positive and significant effect on customer satisfaction, both partially and simultaneously. The Adjusted R Square value of 0.704 shows that 70.4 percent of the variation in customer satisfaction is explained by the three independent variables, while the remaining proportion is influenced by other factors outside the model. Service quality emerged as the most dominant factor affecting customer satisfaction. These findings emphasize the importance of improving service quality, sustaining innovation, and implementing effective marketing strategies in regional water utility management.
Keywords: Customer Satisfaction; Marketing Mix; Product Innovation; Service Qualit