OJS Universitas Andi Jemma
Not a member yet
    1202 research outputs found

    ANALISIS DAN KONSEP PERENCANAAN KAWASAN PELABUHAN KOTA PENAJAM SEBAGAI PINTU GERBANG KAB. PENAJAM PASER UTARA KALIMANTAN TIMUR

    Full text link
    Kawasan Pelabuhan sebagai pintu gerbang untuk masuk dan keluar dan Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki nilai yang cukup strategis sehingga pengembangan dan pemanfaatan ruang kawasan tersebut harusnya memberi nilai Iebih bagi masyarakat Kabupaten Penajam. Sebagai jalur lintasan trans Kalimantan, kawasan Pelabuhan Penajam memiliki peran penting dalam sirkulasi pergerakan penduduk dan barang balk antar kota dalam wilayah propinsi Kalimantan Timur atau antar kota yang memiliki kedekatan fisik wilayah, sehingga kawasan tersebut menjadi entri point bagi Kabupaten Penajam Paser Utara. Namun penataan kawasan mi belumlah optimal, hal mi dikarenakan keberadaankawasan pemukiman atas air yang terkesan kumuh dan tidak sehat. Permasalahan lain adalah kurangnya ruang publik di Penajam juga menjadi salahsatu masalah tersendiri. Selain itu, masyarakat Penajam tidak memiliki onientasi yang jelas juga tidak mengenali identitas yang jelas terhadap suatu tempat dan keselarasan hubungan dengan tempat- tempat lain di Kota Penajam. Perencanaan ini dilakukan dengan beberapa kajian pustaka sebagai landasan untuk merencanakan kawasan pelabuhan yang dimaksud serta landasan-landasan untuk pembuatan konsep. Analisis yang digunakan dalam perencanaan mi adalah analisis potensi dan masalah, analisis karakteristik pantai, analisis kebutuhanruang public, Analisis citra kawasan, analisis kelayakan pelabuhan, Analisis kebutuhan lahan parkir, analisis jumlah penumpang dan kendaraan pelabuhan ferry, dan analisis kelayakan permukiman kumuh. Output utama dalam perencanaan ini adalah konsep penataan pelabuhan, perencanaan ruang publik (public space), dan penataan permukiman dengan konsep utilitas terpadu

    UJI SIFAT FISIS AIR PADA ALAT FILTRASI SEDERHANA SKALA KECIL UNTUK PEMBERSIH AIR DALAM KEADAAN DARURAT

    Full text link
    Telah dibuat alat filtrasi air sederhana skala kecil dengan tinggi 150 cm dan lebar 40 cm yang menghasilkan debit air dengan rata-rata 4,3 liter/menit. Pada proses pembersihan air, dilakukan tiga ketebalan variasi media penyaring untuk menghasilkan sampel air yaitu konsentrasi pasir paling besar, arang paling besar, dan pasir dan arang sama besar. Sifat fisis air yang diteliti antara lain adalah kekeruhan, jumlah padatan terlarut, suhu dan pH. Hasil yang didapatkan untuk nilai kekeruhan (NTU) untuk air sumur berturut-turut adalah 5,073; 4,863; 10,70 NTU, untuk air dari Sungai Tello adalah 2,703; 3,473; 5,116 NTU, dan untuk air dari Sungai Abdesir adalah 14,76; 23,16; 12,60 NTU. Hasil untuk jumlah padatan terlarut yang didapatkan untuk air sumur adalah 72,1; 76,1; 71,2 mg/l, untuk air dari Sunagi Tello berturut-turut adalah 95,1; 115,3; 90,3 mg/l, dan untuk sungai Abdesir adalah 90,7; 92,2; 100,2 mg/l. Untuk pengujian pH hasil yang didapatkan pada air sumur adalah 7,7; 8,3; dan 7,9; untuk air dari sungai Tello pH-nya adalah 7,8;8,3; dan 8,0 dan untuk air dari sungai Abdesir adalah 8,0; 8,3; dan 8,1. Hasil yang didapatkan dari pengukuran suhu didapatkan kesemuanya berkisar antara 28,1-28,9Ëš

    886

    full texts

    1,202

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Universitas Andi Jemma
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇