E-Journal Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau
Not a member yet
231 research outputs found
Sort by
PENERAPAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PENDIDIKAN ISLAM
Islam merupakan sumber terpenting bagi pembentukan kepribadian seorang muslim yang baik. Berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah, Islam membimbing dan mengarahkan manusia ke jalan yang diridhoi Allah SWT dengan membentuk kepribadian yang berakhlak mulia. Allah mengutus Nabi untuk membimbing dan mengarahkan manusia di jalan menuju kebaikan sejati dan juga sebagai pembimbing yang sangat mumpuni untuk menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan jiwa manusia agar manusia terhindar dari segala sifat negatif. ”Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang sholeh”. (HR: Bukhari dalam shahih Bukhari kitab adab, Baihaqi dalam kitab syu'bil Iman dan Hakim). “Nabi SAW. adalah manusia dengan akhlak yang terbaik”. (HR: Muslim dan Abu Dawud). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas penerapan bimbingan konseling dalam pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaann yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan bahan pustaka atau penelitian yang subjek penelitiannya menggunakan berbagai data perpustakaan (Buku, jurnal ilmiah, surat kabar, dan dokumen). Berdasarkan penelitian, pelaksanaan konseling dengan pendekatan Islami membimbing klien pada kebenaran dan mengarahkan hati, pikiran dan hawa nafsu seseorang kepada kepribadian akhlakul karimahi yang terkristalisasi oleh nilai-nilai ajaran Isla
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PRULINK SYARIAH ASSURANCE ACCOUNT PADA PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE CABANG TABA JEMEKEH LUBUKLINGGAU
Asuransi Jiwa Prudential merupakan sebuah perusahaan asuransi berbasis konvensional. Namun melihat kebutuhan masyarakat indonesia yang mayoritasnya muslim semenjak tahun 2007 PT Prudential melakukan inovasi dengan meluncurkan asuransi Unit Link syariah. Jumlah nasabah Produk Prulink Syariah Assurance Account Pada PT. Prudential Life Assurance Cabang Taba Jemekeh Lubuklinggau adalah 108 orang, pada tahun 2016 mengalami penurunan nasabah sebanyak 30% menjadi 75 orang, pada tahun berikutnya yaitu 2017 mengalami peningkatan 30% menjadi 98 orang. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan diskriptif kualitatif. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwasanya Strategi pemasaran yang dilakukan oleh PT Prudential Life Assurance cabang taba jemekeh lubuklinggau ini bahwa dari hasil penelitian itu menunjukkan bahwa PT Prudential Life Assurance cabang taba jemekeh lubuklinggau menerapkan strategi bauran pemasaran yang terdiri dari empat P (4P) yaitu produk (product), harga (price), promosi (promotion) dan distribusi (place). Akan tetapi dari ke empat elemen bauran pemasaran tersebut, strategi promosi seperti periklanan (advertising), promosi penjualan (sales promotion), publisitas (publicity) dan penjualan pribadi (personal selling) lebih mendapatkan prioritas dibandingkan dengan aspek bauran pemasaran lainnya. selanjutnya faktor pendukung strategi pemasaran Prulink syariah assurance account adalah salah satunya publikasi dan marketing, Sedangkan faktor penghambat dalam melakukan strategi promosi Prulink syariah assurance account adalah kurangnya promosi periklanan dan kurangnya pemahaman masyarakat untuk ikut serta dalam Asuransi prudential syariah serta sulit mendapatkan informasi dari perusahaan terkait invetasi dan kinerjanya, hal ini yang menjadi keseharusan Asuransi prudential syariah agar selalu tetap berusaha membuka pengetahuan masyarakat terhadap produk – produk Asuransi syariah
MANAJEMEN MASJID DALAM MEMAKMURKAN MASJID ISLAMIC CENTER SYEKH ABDUL MANAN INDRAMAYU DI BIDANG IMARAH
The management of imarah which is applied by the mosque management in prospering the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque is the center of attention and how the mosque management faces the opportunities and challenges that exist because it is an icon of Indramayu. The purpose of this research is to find out how the management system of the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque in the field of emirates and to find out the opportunities and challenges in prospering the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The results of this research indicate that the process of prospering mosques implemented by mosque administrators has met the requirements of existing mosque management knowledge, therefore the author can say that the Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu Mosque can be used as an example as well as a benchmark for mosques that others, especially those in the City of Indramayu, because the mosque management applied is almost close to perfection.
Manajemen imarah yang diterapkan oleh pengurus masjid dalam memakmurkan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu menjadi pusat perhatian serta bagaimana pihak pengurus masjid dalam menghadapi peluang dan tantangan yang ada karena merupakan ikon Indramayu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana sistem manajemen Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu di bidang imarah serta untuk mengetahui peluang dan tantangan dalam memakmurkan Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan doumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses dari memakmurkan masjid yang diterapkan oleh pengurus masjid sudah memenuhi syarat-syarat ilmu manajemen masjid yang telah ada, maka dari itu penulis dapat mengatakan bahwa Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu dapat dijadikan contoh sekaligus patokan untuk masjid-masjid yang lain, khususnya yang ada di Kota Indramayu, dikarenakan manajemen masjid yang diterapkan hampir saja mendekati kesempurnaan
PELAKSANAAN LAYANAN PENEMPATAN DAN PENYALURAN TERHADAP PEMILIHAN JURUSAN DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)
Peserta didik akan menghadapi dunia kerja setelah mereka lulus dari sekolah, permasalahannya adalah diantara peserta didik tidak tahu orientasi karier yang baik yang sesuai dengan bakat dan minat mereka, dari alasan itulah layanan penempatan dan penyaluran diberikan kepada peserta didik dengan tujuan mereka memperoleh tempat yang sesuai untuk mengembangkan diri mereka secara maksimal.Layanan penempatan dan penyaluran adalah layanan bimbingan konseling yang memungkinkan peserta didik memperoleh penempatan yang tepat sesuai dengan potensi, bakat dan minat serta kondisi pribadinya. Pada tingkat SMA layanan penempatan dan penyaluran sangat penting dimana layanan tersebut dilakukan dengan prosedur yang baik dan akan menghantarkan peserta didik untuk penjurusan yang tepat, hal tersebut akan sangat berpengaruh pada pilihan karir yang akan dipilih kelak.Aplikasilayananpenampatan dan penyaluran antara lain penempatan yang tepat didalam kelas, kelompok belajar, jurusan/program studi, program latihan, magang dan kegiatan ekstrakurikuler.Pelaksanaanlayananpenempatan dan penyalurandisudahterlaksanaakantetapibelum optimal, seperti layanan penempatan dan penyaluran siswa dalam kelas, kelompokbelajar, ekstrakulikuler dan penjurusan. Faktorpendukunglayananiniadalahkerjasama yang apikantara guru BK, walikelas dan guru bidangmatapelajaran
BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORAL UNTUK MENGATASI KECANDUAN GAME ONLINE ( STUDI KASUS ANAK-ANAK DESA TEMUAN SARI)
Game online mulai meningkat pesat dimasa milenial sekarang ini dengan didukung oleh perkembangan indusrti teknologi moderen yang selalu memberikan produk-produk game terbaru dan lebih seru. Kecanduan game online merupakan perilaku berlebihan untuk memainkan permainan secara online yang berdampak terhadap pembentukan perilaku maladaktif, tidak sesuai norma yang berlaku dimasyarakat. Salah satu jenis kecanduan game online adalah mendapatkan rasa senang saat bermain game online.maka dari itu Perlu adanya suatu bimbingan untuk mencegah kecanduan game online, salah satunya menggunakan bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral untuk mencegah kecanduan game online pada anak-anak desa temuan sari dapat berjalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Penelitan deskriptif yaitu penelitian berusaha untuk mendeskripsikan suatu kondisi atau keadaan yang ada secara objektif berdasarkan data-data yang ada. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa bimbingan kelompok memberikan andil besar dalam mengurangi kecanduan game online di Desa Temuan Sari walaupun masih belum optimal. Dan pelaksanaan bimbingan kelompok dengan pendekatan behavioral untuk mengatasi kecanduan game online di desa temuan sari belum maksimal akan tetapi sudah ada peningkatan bagi anak-ana
LAYANAN BIMBINGAN KONSELING ISLAM DALAM MEMBENTUK SIKAP CINTA KEBERSIHAN PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN MAZRO’ILLAH LUBUKLINGGAU
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan penelitian pondok pesantren Mazro’illah Lubuklinggau. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara, observasi, questioner, dan dokumentasi. Yang menjadi subyek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru bimbingan dan konseling dan siswa. Sedangkan obyek penelitian ini bagaiamana peran guru bimbingan konseling serta informasi, layanan dan program apa saja yang dilakukan untuk memberikan interprestasi secukupnya terhadap data yang telah dikumpulkan dan disusun untuk menjawab rumusan masalah sebagai kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, (1) layanan ini di manajemen dengan baik oleh guru bimbingan konseling, ustad/ah dan pengurus pondok dan diikuti santri dengan sangat baik, pelaksanaan layanan yang membentuk sikap cinta kebersihan lingkungan juga termasuk kedalam layanan guru BK yang dilaksanakan secara rutin dalam setiap hari maupun setiap minggu dengan didampingi guru/ustad,serta tidak diskriminatif atau tidak membeda-bedakan siswa dari segi apapun , mengenalkan bentuk instrument, disiplin memberikan layanan bimbingan konseling setiap bulan. (2) hasil dari penelitian ini layanan yang dilakukan oleh guru BK dalam mengimplementasikan layanan BK guna membentuk sikap cinta kebersihan lingkungan hidup santri pondok pesantren Mazro’illah Lubuklinggau cukup baik dan berhasil
CARA MENGATASI PERMASLAHAN PEMILIHAN JURUSAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN TRANSAKSIONAL
Guidance and Counseling is the process of providing assistance to students who have problems in their lives, guidance and counseling is a component in the entire education system, especially in schools which is used to help students overcome their problems. Teachers as one of the supporting elements of implementing education who have the responsibility of supporting the implementation of educational guidance services in schools, are required to have adequate insight into the basic concepts of guidance and counseling in schools. Students who experience problems in adjusting to their environment, children who experience discomfort in adjustments, the guidance and counseling teacher must provide assistance to solve the problem.
Bimbingan dan Konseling adalah proses pemberian bantuan kepada siswa yang mempumyai permasalahan dalam hidupmnya, bimbingan dan konseling merupakan salah satu komponen dalam keseluruhan sistem pendidikan khususnya di sekolah yang digunakan untuk membantu siswa dalam mengatasi permasalahannya. Guru sebagai salah satu pendukung unsur pelaksana pendidikan yang mempunyai tanggung jawab sebagai pendukung pelaksana layanan bimbingan pendidikan di sekolah, dituntut untuk memiliki wawasan yang memadai terhadap konsep-konsep dasar bimbingan dan konseling di sekolah. Siswa yang mengalami permasalahan dalam penyesuaian diri terhadap lingkungannya, anak yang mengalami ketidak nyamanan dalam penyesuaian maka guru bimbingan konseling harus memberikan bantuan untuk menyelesaika masalahnya
PENGARUH KUALITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 1 LUBUKLINGGAU
The principal is one of the components of education that is influential in improving the quality of schools. The quality of school education is largely determined by the success of the principal in managing the available educational staff. This study aims to find out how the influence of the quality of the principal's leadership on improving the quality of education at SMP N 1 Lubuklinggau. The subjects of this study were school principals, teachers and school committees. The research method uses a qualitative approach, namely by using observation and interviews as a data collection technique, then the data is analyzed in a qualitative descriptive manner, namely by carrying out data reduction, data display and conclusions. The results of the interviews were validated with member checks, and from the results of the research it was found that the way to lead the principal through deliberations and polls made all members of the school's management feel comfortable when expressing their opinions. In essence the leadership quality of the principal is an important factor in the progress of the school, because a good school must be led by a competent principal.
Kepala Sekolah merupakan salah satu komponen pendidikan yang berpengaruh dalam meningkatkan kualitas sekolah. Kualitas pendidikan sekolah sangat ditentukan oleh keberhasilan Kepala Sekolah dalam mengelola tenaga kependidikan yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kualitas kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMP N 1 Lubuklinggau. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru dan komite sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu dengan menggunakan observasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data, kemudian data di analisis secara deskriptif kualitatif yaitu dengan melakukan redusi data, data display dan kesimpulan. Hasil wawancara di validasi dengan member chek, dan dari hasil penelitian diketahui bahwa cara memimpin Kepala Sekolah dengan musyawarah dan jajak pendapat membuat seluruh anggota kepengurusan sekolah merasa nyaman ketika mengutarakan pendapatnya. Pada intinya, kualitas kepemimpinan Kepala Sekolah adalah faktor penting dalam kemajuan sekolah, karena sekolah yang baik pasti dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah yang kompeten
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT UNTUK MENJADI ENTREPRENEUR PADA MAHASISWA STEBIS PAGAR ALAM
This study aims to examine the effect of entrepreneurship education on students' interest in becoming entrepreneurs, and how much influence entrepreneurship education has on interest in becoming entrepreneurs in STEBIS Pagar Alam students. Observing the above objectives, the desired final result is a numerical conclusion, therefore to obtain accurate data and valid results, the study uses a quantitative approach, with the object of the research population totaling 103 people, while the sample is 43 people taken with non-technical techniques. probability sampling. From the results of the study, it was concluded that there was a significant relationship or influence between entrepreneurship education and interest in becoming an entrepreneur in STEBIS Pagar Alam students, this influence can be seen from the variable interest in becoming an entrepreneur in STEBIS Pagar Alam students of 89.2%. Thus, the better the entrepreneurial education provided, the more it will encourage students' interest to become entrepreneurs or businessmen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat mahasiswa untuk menjadi entrepreneur, dan seberapa besar pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat untuk menjadi entrepreneur pada mahasiswa STEBIS Pagar Alam. Mencermati tujuan di atas maka hasil akhir yang diinginkan kesimpulan berupa numerik, oleh karena itu untuk mendapatkan data yang akurat dan hasil yang valid maka penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan obyek populasi penelitian berjumlah 103 orang, adapun yang dijadikan sampel 43 orang yang diambil dengan teknik non propability sampling. Dari hasil kajian maka diperolah kesimpulan terdapat hubungan atau pengaruh yang signifikan antara pendidikan kewirausahaan dengan minat untuk menjadi entrepreneur pada mahasiswa STEBIS Pagar Alam, pengaruh tersebut dapat dilihat dari variabel minat untuk menjadi entrepreneur pada Mahasiswa STEBIS Pagar Alam sebesar 89,2%. Dengan demikian maka semakin baik pendidikan interpreneur yang diberikan makan akan semakin mendorong minat mahasiswa untuk menjadi interpreneur atau pebisnis
PERKEMBANGAN ASURANSI JIWA SYARIAH DI INDONESIA
Sharia insurance is an insurance business field that has received considerable attention among the people of Indonesia today. As an alternative business, sharia insurance is relatively new to develop in Indonesia. This is enough to attract the attention of the insurance business world in line with the rapid development of the sharia banking business. Sharia insurance is an insurance business field that has received great attention among the people of Indonesia. As an alternative insurance business, Islamic insurance is relatively new compared to the conventional insurance business. The novelty of the sharia insurance business is the operation of its business activities based on sharia principles sourced from the Koran and hadith as well as the Fatwas of the Ulama, especially those collected in the Indonesian Ulema Council (MUI). The principle that distinguishes sharia insurance from conventional insurance is that sharia insurance eliminates elements of uncertainty (gharar), elements of speculation or gambling (maisir), and elements of interest (riba) in their business activities so that insurance participants (insured) feel free from tyrannical practices that harm them. The reason for establishing sharia insurance is because the majority of Indonesians are Muslim, consider the implementation of conventional insurance that already exists is not in accordance with sharia principles because it contains elements of obscurity (gharar), contains elements of gambling (maisir), and contains elements of interest money (riba). The material legal sources of sharia insurance are Islamic sharia, while the sources of Islamic sharia are the Koran, Hadith, Ijma (Ijtihad), Fatwa of the Companions of the Apostles, Qiyas, Istihsan, and Urf (tradition), the Koran and Hadith are the main sources of Islamic law, but in setting the principles -principles and practices and operations of sharia insurance, the parameter that is always a reference is Islamic sharia. The concept of sharia insurance is based on the Qur'an Surah Almaaidah verse (2) which means: "Please help you in doing good and piety, and do not help in committing sins and transgressions".
Asuransi syariah merupakan bidang uasaha asuransi yang memperoleh perhatian cukup besar dikalangan masyarakat Indonesia kini. Sebagai usaha alternatif, asuransi syariah boleh dikatakan relatif baru berkembang di Indonesia. Hal ini cukup menarik perhatian dunia usaha asuransi seiring dengan perkembangan
pesat bisnis perbankan syariah. Asuransi syariah merupakan bidang bisnis asuransi yang cukup memperoleh perhatian besar dikalangan masyarakat Indonesia. Sebagai bisnis asuransi alternatif, asuransi syariah boleh dikatakan relatif baru dibandingkan dengan bidang bisnis asuransi konvensional. Kebaruan bisnis asuransi syariah adalah pengoperasian kegiatan usahanya berdasarkan prinsip-prinsip syariah yang bersumber dari alquran dan hadis serta Fatwa Para Ulama terutama yang terhimpun dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI). Prinsipnya yang membedakan asuransi syariah dengan asuransi konvensional adalah asuransi syariah menghapuskan unsur ketidakpastian (gharar), unsur spekulasi alias perjudian (maisir), dan unsur bunga (riba) dalam kegiatan bisnisnya sehingga peserta asuransi (tertanggung) merasa terbebas dari praktik kezaliman yang merugikannya. Alasan pendirian asuransi syariah adalah karena penduduk Indonesia mayoritas beragama islam, menganggap pelaksanaan asuransi konvensional yang sudah ada kini tidak sesuai dengan prinsip syariah karena mengandung unsur ketidakjelasan (gharar), mengandung unsur perjudian (maisir), dan mengandung unsur bunga uang (riba). Sumber hukum material asuransi syariah adalah syariah Islam, sedangkan sumber syariah Islam adalah Alquran, Hadis, Ijma (Ijtihad), Fatwa Sahabat Rasul, Qiyas, Istihsan, dan Urf (tradisi), Alquran dan Hadis merupakan sumber utama hukum Islam, namun dalam menetapkan prinsip-prinsip maupun praktik dan operasional asuransi syariah, parameter yang senantiasa menjadi rujukan adalah syariah Islam. Konsep asuransi syariah didasarkan pada Alquran Surat Almaaidah ayat (2) yang artinya: “Tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”