E-Journal Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau
Not a member yet
    231 research outputs found

    ANALISIS HARGA SAHAM DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

    No full text
    Saham adalah tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan tertentu pada perusahaan penerbit saham bersangkutan.Bentuk fisik saham berupa selembar kertas yang menjelaskan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan kertas tersebut. Pemilik saham akan mendapatkan keuntungan dari penyertaannya di perusahaan tersebut, namun hal tersebut sangat tergantung pada perkembangan perusahaan penerbit saham. Saham syariah merupakan surat berharga yang merepresentasikan penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yakni penelitian bersifat deskriptif dan menggunakan analisa. Penyertaan modal dilakukan pada perusahaan-perusahaan yang tidak melanggar prinsip-prinsip syariah. Akad yang berlangsung dalam saham syariah dapat dilakukan dengan akad mudharabah dan musyarakah. Juga bisa dikategorikan sebagai sebuah kerja sama yang memakai prinsip bagi hasil (profit-loss sharing). Pada dasarnya tidak terdapat perbedaan antara saham yang syariah dengan yang non syariah. Namun saham sebagai bukti kepemilikan suatu perusahaan, dapat dibedakan menurut kegiatan usaha dan tujuan pembelian saham tersebut. Saham menjadi halal (sesuai syariah) jika saham tersebut dikeluarkan oleh perusahaan yang kegiatan usahanya bergerak di bidang yang halal dan atau dalam niat pembelian saham tersebut adalah untuk investasi. saham yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan (emiten) yang melakukan penawaran umum (Initial Public Offering) ada dua macam, yaitu saham biasa (common stock) dan saham istimewa (preferred stock). Perbedaan saham ini berdasarkan pada hak yang melekat pada saham tersebut. &nbsp

    AYAT –AYAT TENTANG UJIAN PERSPEKTIF SYEIKH IMAM NAWAWI ( KAJIAN TEMATIK DALAM TAFSIR AL-MUNIR )

    No full text
    Setiap manusia dalam kehidupannya pasti pernah merasakan sesuatu kondisi yang tidak diinginkannya seperti musibah, masalah, rasa khawatir bahkan ditinggalkan oleh orang yang dicintainya. Pada kondisi lain, manusia juga merasakan saat dimana jiwanya tenang, jauh dari masalah dan berlimpah rezeki. Dua keadaan manusia yang berbeda ini adalah sunnatullah. Itu artinya semua itu merupakan bagian dari pada ujian yang Allah swt berikan kepada umatNya untuk melihat siapa diantara hambanya yang bersabar dan bersyukur. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengulas dan mencari makna ujian yang Allah SWT berikan kepada manusia, sekaligus untuk mengetahui apa dan bagaimana ujian itu berlangsung dan bentuk-bentuk ujian dalam pandangan Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani melalui karya monumentalnya yaitu Mirahu Labid li Kasyfi Ma’na Qur’an Majid atau yang lebih popular dengan nama tafsir Al-Munir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Tematik (Maudu’i) yang mana mengarah kepada satu tema yaitu ujian dengan sumber data primer Tafsir Marah Labid atau Tafsir Al-Munir karya Imam Nawawi Al-Bantani dan data sekunder dari beberapa buku dan karya ilmiah yang membahas tentang ujian Allah SWT kepada manusia. Hasil penelitian ini berdasarkan dari beberapa term  di dalam al-Qur’an  yang mempunyai arti yang sama yaitu ujian, yang mana term tersebut seperti buliya, mahana, dan fitnah. Kata Buliya disebutkan dalam Al-Quran sebanyak 35 kali dan kata Mahana, disebutkan sebanyak 2 kali dan kata Fitnah yang berartikan ujian disebutkan 5 kali. Dari penelitian ini Imam Nawawi menjelaskan berbagai bentuk ujian seperti rasa takut dan khawatir, rasa lapar, kekurangan harta, penyakit hingga kehilangan nyawa. Selain itu juga dijelaskan bahwa ujian tidak hanya bermacam seperti tersebut tadi tapi juga berupa kesenangan duniawi seperti nikmat rezeki yang luas, umur dan lainnya. Adapun tujuan dari ujian tersebut menurut Imam Nawawi Al-Bantani adalah untuk mendorong manusia untuk bertaqwa kepada Allah swt dan mendorong manusia agar selalu membersihkan hati dan menjadikan manusia beriman sehingga diketahui siapa diantara hambanya yang bersabar dan bersyukur

    GAYA KEPEMIMPINAN KIYAI DALAM MENDIDIK SANTRI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL FUDHOLA’

    No full text
    This study aims to find the sorrounding indigenous pesantren trough thee kiyai leadership in educating students. The method used is a systematic review trough review articles using inclusion criteria and exclusion criteria. Article searches wew accessed from internet searches in the database, namely: proquest com, scincederent and goggle scholar with the keywords leadership. Style, kiyai leadership and santri education. Data analysis was done by collecting articles that met the inclusion criteria colloted and axamined systematicaly. Search for literature fublished from 2015 to 2020. The resultd of the study showed that the kiyai’s leadership style in educating students was a leader who had unique characteristics and became an example for his student and had a duty a carry out the task of developing this nation and country. The fidure of a kiyai who was sincere, simple and tenacious in educating and disciplined in carrying out his duties, this was all feclected in the characteristics of a teacher in islam, namely, as murrabi, muallim, muaddib and mudaris. Therefore, the kiyai is an exemplary and charismatic figure who is able to influence both within the pesantren and outside the pesantren or in society, so that the students will be similar to the leader of the pesantren, namely the kyai when they have graduated.  Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konseling indigenous pesantren melalui gaya kepemimpinan kiyai dalam mendidik santri, metode yang digunakan adalah tinjauan  sistematika melalui review artikel dengan menggunakan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Pencarian artikel diakses dari pencarian inetrnet yang ada database yaitu : proquest com, scincederect, dan goggle scholar dengan kata kunci leadership style, kiyai leadership dan santri education. Analisis data adalah dengan cara mengumpulkan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dikumpulkan dan diperiksa secara sistematis. Pencarian literatur yang di publikasikan dari tahun 2015 sampai dengan 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kiyai dalam mendidik santri merupakan seorang pemimpin yang memiliki karakter unik dan menjadi contoh bagi santrinya dan memiliki tugas dalam mengemban  tugas untuk membangun bangsa dan negri ini. Sosok kiyai yang memiliki sifat ikhlas, sedrhana dan kedaulatan dalam mendidik serta disiplin dalam menjalankan tugasnya. Hal ini semuanya tercermin dalam karakteristik seorang guru dalam islam yaitu: sebagai murobbi, mualim, muaddib dan mudaris. Oleh karena itu kiyai merupakan sosok yang memiliki keteladanan dan karismatik yang mampu berpengaruh baik di dalam lingkungan pesantren maupun di lingkungan luar pesantren atau dalam masyarakat. Sehingga para santri akan memiliki kemiripan dengan pemimpin pesantrenya yaitu para kiyai ketika mereka sudah lulus

    JUAL BELI KELAPA SAWIT DALAM PERSPEKTIF ETIKA BISNIS ISLAM (STUDI DI DESA BINGIN RUPIT KEC. MUARA RUPIT)

    No full text
    Jual beli merupakan aktivitas sentral dalam dunia bisnis perekomonian. Bahkan frekuensi aktivitas jual beli sebagai bagian dari dunia bisnis merupakan cermin kemajuan ekonomi suatu bangsa, oleh karena itu menurut peneliti penting adanya penelitian tentang Jual Beli Kelapa Sawit dalam Perspektif Etika Bisnis Islam.. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Dalam menganalisis data digunakan deskriptif analisis. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yaitu dengan menggunakan metode deskritif analisis. Praktik jual beli kelapa sawit di desa Bingin Rupit adalah praktik jual beli antara petani sawit dan toke sawit. Hampir semua petani sawit di desa Bingin Rupit menjual hasil panennya kepada toke sawit yang berada di desa Bingin Rupit, meskipun ada beberapa petani yang menjual sawitnya kepada toke di desa tetangga. Namun bedanya kalau jual beli sawit langsung dilakukan di lahan perkebunan sedangkan jual beli lainnya bisa dilakukan di pasar atau tempat penjualan lainnya. Adapun Dalam etika bisnis praktik pemotongan harga jual beli sawit di Desa Bingin Rupit Kecamatan Muara Rupit tidak sesuai dengan Etika Bisnis Islam. Karena dengan adanya pemotongan harga yang dilakukan oleh toke sawit, petani merasa dirugikan. Dari segi praktik jual beli tersebut terdapat unsur ketidakadilan, pengambilan kesempatan dalam kesempitan dalam penetapan harga berupa pemotongan harga di bawah harga pasar

    GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SMP AL FUDHOLA’ SUNGAI LILIN KABUPATEN MUSI BANYUASIN

    No full text
    Style of manner of a school principal in his capacity as leader largely determine succes in improving teacher performance under his leadership. The purpose of this study was to obtain data  on (1) The principal’s ladership style in improving labor discipline, (2) The principal’s leadership style to motivate the work of teachers, (3) The principal’s leadership style in increasing responsibilities. By using a qualitative approach, data collection techiniques of obsevation, interviews and documentary studies, research subject principals, and teachers, the data analysis techniques with qualiative analysis. This study shows that (1) The principal’s leadership style intructive apply telling in improving discipline, (2) Applying the principal consultative leadership style (selling) in  improving work motivation of teachers, (3) The principal’s leadership style apply discretionary (delegating) in improving the teacher’s responbility. It is recommended that principals can implement a better leadership style of varied so that the desired goal can be achieved with good and maximum. Gaya atau cara seorang kepala sekolah dalam kapasitasnya sebagai pemimpin sangat menentukan keberhasilan peningkatan kinerja guru di bawah pimpinannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data tentang (1) Gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan disiplin kerja, (2) Gaya kepemimpiman kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru, (3) Gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan tanggung jawab. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, observasi , dan studi dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa (2) Kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan instruktif (telling) dalam meningkatkan kedisiplinan, (2) Kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan konsultatif (selling) dalam meningkatkan motivasi kerja guru, (3) Kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan delegatif (delegating) dalam meningkatkan tanggung jawab guru. Disarankan agar kepala sekolah dapatmenerapkan gaya kepemimpinan yang lebih baik atau bervariasi agar tujuan yang ingin diinginkan dapat tercapai dengan baik dan maksimal

    DAMPAK KECANDUAN BELANJA ONLINE YANG DIALAMI GENERASI MUDA TERHADAP IKLAN FLASH SALE SHOPEE DI TELEVISI DI ERA PASCA PANDEMI COVID 19

    No full text
    Perubahan gaya hidup masyarakat dalam melakukan interaksi sosial melalui internet khusunya aktivitas penggunaan komunikasi massa seperti media televisi sering digunakan pada masa pandemi Covid-19. Adanya physical distancing, pembatasan sosial dan penerapan protokol kesehatan membuat masyarakat lebih memilih untuk memanfaatkan internet sebagai pendukung pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari. Gaya hidup yang dirasakan oleh masyarakat saat ini adalah gaya hidup konsumtif karena banyaknya media massa yang turut campur dalam membentuk konstruksi gaya hidup dalam masyarakat. Dengan prinsip masyarakat Indonesia yang masih banyak menganut ideologi patriarki, tentu menempatkan perempuan sebagai seorang yang dengan mudah dipengaruhi oleh permainan kapitalisme. Hasil dari kontruksi gaya hidup ibu rumah tangga Melalui penelitian ini, melihat bahwa bagaimana penerimaan Ibu rumah tangga terhadap tayangan iklan flash sale Shopee di televisi di era pandemi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian reception analysis. Hasil dari penelitian ini adalah Generasi Muda (laki-laki dan perempuan) masih dijadikan sebagai sebuah objek bahkan target sasaran dari industri kapitalis dengan adanya penerimaan dari perempuan terhadap budaya konsumerisme melalui perilaku konsumtif belanja online. Sedangkan media sampai saat ini masih menjadi alat yang digunakan untuk menjadikan kiblat informasi

    ANALISIS PENETAPAN HARGA JUAL DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Di Percetakan Glomad Kel. Pelita Jaya Kec. Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau)

    No full text
    Harga jual merupakan nilai suatu barang yang memiliki daya tarik. Penetapan harga jual dalam pandangan hukum ekonomi islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana mekanisme penetapan harga Jual Percetakan Glomad Kelurahan Pelita Jaya Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau. Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi Islam terhadap mekanisme penetapan harga Jual percetakan Glomad. Hukum ekonomi islam merupakan hukum dasar dalam transaksi ekonomi, mana yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Hukum ekonomi islam sagat jelas kerkuak dalam al quran dan hadis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang berdasarkan fakta. Adapun pengumpulan data yang dilakukan penulis dengan menggunakan metode Observasi, Wawancara dan Dokumentasi di percetakan Glomad Kel. Pelita Jaya Kec. Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis tentang mekanisme penetapanharga jual pada Percetakan glomad maka dapat disimpulkan bahwa mekanisme penetapan dan pembulatan harga yang dilakukan di Percetakan glomad dengan  menggunakan penetapan harga berbasis keadilan, penetapan harga di Percetakan glomad sudah sesuai dengan prinsip hukum ekonomi Islam karena harga yang ditetapkan tidak mendzalimi pembeli. Percetakan Glomad mengambil keuntungan pada tingkat kewajaran. Percetakan Glomad tidak mengambil keuntungan dari hasil pembulatan harga. Penetapan pembulatan harga merupakan titik keseimbangan antara kekuatan penawaran dan permintaan yang disepakati secara rela sama rela oleh penjual dan pembeli

    KEBUTUHAN MANUSIA MENURUT PERSPEKTIF ASY-SYĀṬIBῙ DAN ABRAHAM MASLOW (STUDI PERBANDINGAN)

    No full text
    This research aims to find similarities and differences as well as the relevance of the theory of human needs according to Ash-Syāṭibī and Abraham Maslow. This research uses qualitative methods with the type of literature study. The theory used is benefit theory with a comparative approach. The data used is secondary data in the form of books written directly by ash-Syāṭibī and Abraham Maslow. This research foundthat ash-Syāṭibī's theory with a time span of emergence that is far from Maslow's theory still has significant relevance to Maslow's theory of needs. Ash-Syāṭibī's theory has the advantage of being inclusive in accepting changes in human needs in the future as a result of advances in science and technology. On the other hand, Maslow's theory is limited and closed, so that if one day a new need arises, apart from the five hierarchies of needs that have been expressed, then the new need needs to be created in a new hierarchy because it is not suitable to be included in one of the existing hierarchies, because the existing hierarchy is closed and limited. However, ash-Syāṭibī's theory regarding human needs is still implicit, not explicit like Abraham Maslow's theory. This is the weak point of Ash-Syāṭibī's theory when compared to Abraham Maslow's theory, besides that Ash-Syāṭibī has not revealed the needs of modern humans such as the need for esteem and the need for self-actualization into the hierarchy of maqāṣid al-Syarīah that he compiled Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persamaan dan perbedaan serta relevansi teori kebutuhan manusia menurut asy-Syāṭibī dan Abraham Maslow. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Teori yang digunakan adalah teori maslahat dengan pendekatan perbandingan. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa buku-buku yang ditulis langsung oleh asy-Syāṭibī dan Abraham Maslow. Penelitian ini menemukan bahwa teori asy-Syāṭibī dengan rentang waktu kemunculan yang terpaut jauh dari teori Maslow masih memiliki relevansi yang signifikan dengan teori kebutuhan Maslow. Teori asy-Syāṭibī memiliki keunggulan karena bersifat inklusif untuk menerima perubahan kebutuhan manusia di masa mendatang sebagai akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebaliknya teori Maslow bersifat terbatas dan tertutup sehingga jika suatu saat muncul kebutuhan baru, selain dari lima hieararki kebutuhan yang telah diungkapkan maka kebutuhan baru itu perlu dibuatkan hierarki baru karena tidak cocok untuk dimasukkan ke dalam salah satu dari hierarki yang ada, sebab hierarki yang ada bersifat tertutup dan terbatas. Meski demikian, teori asy-Syāṭibī memengenai kebutuhan manusia masih bersifat implisit, belum eksplisit seperti teori Abraham Maslow. Hal inilah yang menjadi titik lemah teori asy-Syāṭibī jika dibandingkan dengan teori Abraham Maslow disamping asy-Syāṭibī belum mengungkap kebutuhan manusia modern seperti kebutuhan akan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri ke dalam hieararki maqāṣid al-syarīah yang ia susun

    MANAJEMEN KOLABORATIF DALAM PENGABDIAN MASYARAKAT DENGAN PEMANFAATAN PAKAIAN LAYAK PAKAI SEBUAH BEST PRACTICE DI KOTA BENGKULU

    No full text
    This research aims to analyze, explain or retell the existence of collaborative management in community service activities by using appropriate clothing as a best practice in the city of Bengkulu which is carried out by students of missionary management and religious institutions in the city of Bengkulu, namely the Daarul Armina Foundation. This research was carried out using a qualitative descriptive method, explaining the existence of collaborative management in supporting the success of activities. The results of this research are  collaborative management is carried out by several stakeholders, namely the university (propagation management students), the Daarul Armina Foundation, TPA, the market and the community as consumers. This collaboration can provide many benefits for the stakeholders involved, this activity can also be used as a recommendation as an activity for student and community movements.for computerization. Research and abstract title search made easy with these keyword

    WANPRESTASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Gadai Emas Di Pegadaian Syariah Kota Lubuklinggau)

    No full text
    Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan pola pikir induktif yang berarti pola pikir yangberpijak pada fakta-fakta yang bersifat khusus kemudian diteliti, dianalisis dan disimpulkan sehingga memecahkan persoalan dan berlaku secara umum. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bentuk-bentuk wanprestasi yang dilakukan oleh nasabah, yaitu tidak mengembalikan pinjaman sama sekali, dan terlambat dalam mengembalikan pinjaman. Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi dalam perjanjian gadai emas tersebut meliputi faktor eksternal, dan faktor internal, yaitu faktor keuangan, dan unsur kesengajaan. Adapun mekanisme penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh pihak Unit Pegadaian Syariah Beurawe dengan menggunakan tiga mekanisme, yaitu: 1) memperpanjang masa jatuh tempo; 2) permintaan untuk dialihkan keproduk yang lainnya; dan 3) menjual barang gadai secara lelang. Berdasarkan data yang diperoleh dengan Fatwa No. 25/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn dan hukum Islam, menunjukkan bahwa implementasi penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian gadai emas pada Unit Pegadaian Syariah telah sesuai dengan hukum Islam. Wanprestasi tersebut diselesaikan melalui jalan yang sesuai dengan hukum Islam, yaitu melalui musyawarah, memperpanjang masa jatuh tempo, mengalihkan ke produk lain, dan menjual barang gadai secara lelang

    0

    full texts

    231

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇