Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Open Journal System Universitas Mohammad Husni ThamrinNot a member yet
1589 research outputs found
Sort by
Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Lembursitu Kota Sukabumi (Analisis Data Sekunder)
Anemia pada kehamilan merupakan salah satu masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia pada ibu hamil disebut potensial membahayakan ibu dan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lembursitu Kota Sukabumi tahun 2020. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional, jumlah sampel sebesar 99 ibu hamil diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data sekunder berasal dari buku kohort ibu hamil tahun 2020. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermakna antara status gizi berdasarkan Lila dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p-value = 0,024) dengan nilai OR 4,900, artinya ibu dengan status gizi KEK mempunyai odds 4,9 kali lebih tinggi mengalami kejadian anemia pada ibu hamil dibandingkan dengan ibu yang status gizinya tidak KEK. Sedangkan variabel umur ibu hamil, umur kehamilan, paritas, tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu tidak ada hubungan bermakna dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p-value >0,05). Bagi Dinas Kesehatan perlu adanya upaya pencegahan anemia pada ibu hamil terutama pada ibu hamil dengan status gizi berdasarkan Lila termasuk kategori KEK (Kurang Energi Kronik)
Hubungan Pengetahuan dengan Kesiapan Perawat dalam Menangani Cardiac Arrest di Ruang ICU RSUD Dr. Chasbullah Abdulmajid
Latar Belakang: Salah satu faktor yang berkontribusi pada kinerja perawat adalah beban kerja. Sedangkan kegiatan yang menjadi bagian dari beban kerja perawat adalah melakukan pendokumentasian secara lengkap. Kelengkapan pendokumentasian keperawatan merupakan bagian dari kualitas yang mendukung pelayanan keperawatan di rumah sakit. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat terhadap ketepatan pendokumentasian asuhan keperawatan di IGD RSUD dr. Chasnullah Abdulmadjid Bekasi. Metode: Sample pada penelitian ini sebanyak 38 perawat IGD Chasbullah Abdulmadjid Bekasi di ambil dengan teknik total sampling. Metode purposive sampling digunakan untuk mengobservasi lengkap atau tidak lengkap suatu pendokumentasian asuhan keperawatan yang dilakukan oleh perawat IGD RSUD dr. Chasnullah Abdulmadjid Bekasi dengan jumlah sampel 138 lembar dokumentasi. Dilaksanakan pada tanggal 3 agustus – 17 agustus 2019. Menggunakan analisis univarit dan bivariat (dengan uji Chi Square) menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Hasil: Dari hasil penelitian pada perawat IGD RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi menunjukan 73,7% beban kerja tinggi dan 26,3 beban kerja rendah. Pada observasi pendokumentasian didapatkan dokumentasi lengkap 63,8% dan tidak lengkap 36,2%. Didapatkan hasil beban kerja perawat tinggi namun dokumentasi tidak lengkap 57,1% dan pada perawat beban kerja ringan hasil yang didapatkan dokumentasi lengkap 80,0%. Hal ini menunjukan adanyan hubungan bermakna anatara beban kerja perawat dengan ketepatan pendokumentasian. Hal ini didukung dengan hasil p. Value = 0,027 lebih kecil dibandingkan α 0,05. Kesimpulan: Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban kerja perawat dengan ketepatan pendokumentasian
PENGARUH BERAT LAHIR MENURUT USIA KEHAMILAN TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BAYI DI INDONESIA
Infant survival is defined as the ability of infants to survive through life until the age of 1 year. In 2012, Indonesia IMR reportedd as 32 per 1,000 live births. Sosio economic status will affect infant survival through maternal factors, nutrition, fetal condition at birth, disease control and environment. This study aims to determine the effect of birth weight for gestational age on the infant’s survival in Indonesia. The Method of study is a retrospective cohort, utilize of data 13 295 child data contained in the Riskesdas data 2013. Result of the analysis showed that the survival of small for gestational age had the lowest probability of 97%. Results cox regression showed that small for gestational age on the high economic status, HR = 8.95, the middle-income status, HR = 3.72, and the poor economic status, HR = 7.36. Small for gestational age have contributed to infant mortality in the population by 42%. Improving the quality of antenatal care for during pregnancy and socialization of kangaroo care method for birth weight small for gestational age is an alternative to decrease the incidence of small for gestational age. Keywords: infant survival, small for gestational age, economic statu
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Tuberkulosis Dengan Perilaku Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis Paru di Poli Paru
Latar Belakang: Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung oleh Mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis paru dapat ditularkan dari  individu ke individu lainnya melalui udara yang tercampur dengan bakteri serta makanan yang sudah terkontaminasi oleh penderita tuberkulosis paru. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap  dengan perilaku  pencegahan penyakit TB (Tuberkulosis) paru. Metode: Rancangan penelitian yang digunakan adalah metode cross sectional dan menggunakan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Poli Paru pada bulan Agustus 2021, dengan sampel sebanyak 120 orang. Hasil: Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan perlilaku pencegahan tuberkulosis paru ini ditujukan oleh nilai p value < 0,000 ( α = < 0,05) dan nilai OR = 1,619 (95% CI = 1,189 – 2,205). Ada hubungan antara sikap dan perilaku pencegahan penularan TB Paru ini ditujukan oleh nilai p value < 0,000 ( α = < 0,05) dan nilai OR = 1,648 (95% CI = 1,244 - 2,184). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan dan sikap pasien TB dengan perilaku pencegahan penularan penyakit TB Paru
EFEKTIVITAS PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN METODE TERBUKA DAN METODE KASA STERIL TERHADAP LAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT DI BPM FITRI KECAMATAN LANGSA LAMA
Bayi yang baru lahir masih sangat rentan terhadap infeksi, salah satunya adalah infeksi tali pusat sehingga dalam memberikan perawatan tali pusat pada bayi baru lahir harus menggunakan metode yang baik dan efektif. Akhir-akhir ini telah dikembangkan metode perawatan tali pusat metode modern seperti teknik terbuka dan kasa steril. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas perawatan tali pusat dengan metode terbuka dan kasa steril terhadap lamanya pelepasan tali pusat di BPM Fitri Kabupaten Langsa Lama. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Quasi Eksperimental. Jumlah sampel sebanyak 50 bayi yang dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu 25 bayi menjadi kelompok eksperimen dengan metode terbuka dan 25 bayi menjadi kelompok kontrol yang diberikan metode kasa steril. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata pelepasan tali pusat pada bayi yang diberikan perawatan tali pusat dengan metode terbuka adalah 5 hari. Sedangkan rata-rata pelepasan tali pusat pada bayi yang diberikan perawatan tali pusat dengan metode kasa steril adalah 7 hari. Hasil uji Mann-Whitney di dapatkan nilai p-value 0,000 (p<0,05) sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan perawatan tali pusat dengan metode terbuka dan metode kasa steril terhadap lamanya pelepasan tali pusat. Diharapkan kepada BPM untuk menerapkan teknik perawatan tali pusat dengan metode terbuka untuk mempercepat pelepasan tali pusat
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Memilih Pengobatan Tradisional Sangkal Putung
Saat ini pelayanan kesehatan medis telah tersedia dengan  lebih kompleks, canggih dan modern. Namun, tidak sedikit pasien cedera muskuloskeletal lebih memilih berobat di pengobatan tradisional Sangkal Putung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pasien cidera muskuloskeletal dalam memilih pengobatan tradisional sangkal putung. Desain penelitian non eksperiment dengan pendekatan studi cross sectional, dilakukan di pengobatan tradisional Haji N yang berlokasi di Jakarta Selatan dengan sampel sebanyak 90 pasien yang mengalami cedera  muskuloskeletal. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menjukan bawa lebih dari separo responden memilih pengobatan sangkal putung sebagai pilihan pertama dalam pengobatannya (52,2%), kemudian diketahui faktor usia, jenis kelamin, pengetahuan, dan tarif pengobatan berhubungan secara signifikan dengan perilaku pemilihan pengobatan sangkal putung dengan p-value masing-masing 0,021, 0,012, 0,002, dan 0,048. Pengawasan serta pembinaan perlu terus dilakukan oleh pemerintah terhadap praktek pengobatan sangkal putung sebab pengobatan tradisional merupakan warisan budaya yang dalam prakteknya mendapatkan kepercayaan dan demand yang cukup tinggi dari masyarakat, kemudian upaya edukasi kepada masyarakat pun perlu ditingkatkan untuk memberikan pemahaman untuk tidak menjadikan pengobatan tradisional sebagai pengobatan pertama namun dijadikan pengobatan alternatif
Korelasi Antara Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat di Desa Sukabakti Kabupaten Bekasi Terhadap Pengobatan Mandiri Penyakit Maag
Gastritis is a digestive tract problem that is most often found in everyday life and a health disorder that is often found in clinics because the diagnosis is only based on clinical symptoms. The purpose of the researcher is to conduct direct research on the people of Sukabakti Village, Tambelang District, Bekasi Regency, who are taken as research subjects. These knowledge questions were grouped into 15 questionnaires which were categorized into 3 levels, for the high category with a value of 100-76%, moderate/enough 75-56%, less/low <56%. The behavioral questionnaire category consisted of 15 questionnaires grouped into positive with a score of more than 15 and negative with a score of less than 15. The number of samples in this study was 100 using purposive sampling, while there were 5,300 people in Sukabakti Village. This research uses field research which is carried out systematically by collecting existing data in the field. This researcher was analyzed using Chi-Square with SPSS version 25. The results of the data on the most respondents aged 25-34 were (26%), the highest education was elementary school (49%). The average respondent's knowledge with a score of 83%, positive respondent behavior 81%. The Chi-square test shows a significant value of 0.000 <0.05, meaning that there is a relationship between the level of self-medication knowledge of ulcers in the community in Sukabakti Village, Tambelang District, Bekasi Regency
Aktivitas Fisik, Gaya Hidup Sedenter dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar: Systematic Review
Physical inactivity and sedentary lifestyle contribute to a person's nutritional status. Nutritional problems, especially in children, can affect the quality of human resources in the future. To analyze the relationship between Physical Activity and Sedentary Lifestyle with Nutritional Status. The study method used was systematic review. Literature was obtained from the database, Google Scholar, 27,900 articles were obtained and 7 of them were in accordance with the study objectives. The results of the review showed that physical activity and sedentary lifestyle have no relationship with the nutritional status of elementary school-age children. Recommendation: Nutritional problems, especially in children, can affect the quality of human resources in the future, so it is hoped that parents can pay more attention and encourage children to have a healthy lifestyle by doing regular physical activity and reducing sedentary lifestyles. It is expected that schools can also campaign for nutrition education programs and provide facilities to support physical activity in the school environment
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Sulit Makan Pada Balita di RW 001 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur
Sulit makan adalah anak menolak untuk makan atau tidak mau makan atau kesulitan dalam menerima makanan atau minuman dengan berbagai macam dan jumlah sesuai usia, secara fisiologis, atau dengan kata lain gangguan makan sehingga anak melakukan penolakan terhadap makan dan hanya mengkomsumsi makanan yang disukai saja.  Menurut Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, terdapat 6.047 balita yang mengalami gizi buruk, dimana 1.823 berada di Jakarta Timur. Menurut penelitian Nadhirah et al., (2021), anak yang pilih-pilih makanan cenderung lebih tinggi memiliki status gizi buruk (43%) dibandingkan dengan anak yang tidak pilih- pilih makanan (12%). Faktor sosial ekonomi sangat berdampak pada aspek pemeliharaan kesehatan dan status gizi. Pola asuh yang kurang baik akan menimbulkan gangguan perilaku makan pada anak. yang memiliki masalah perilaku makan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku sulit makan pada balita di RW 001 Kelurahan Jatinegara Jakarta Timur.  Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis desain cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1-12 agustus 2023.  Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 107 responden. Analisis data menggunakan uji chi square hasil dari 107 responden, menunjukkan bahwa status ekonomi keluarga mayoritas adalah rendah sebanyak 71 responden (66%). Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 44 responden (41%). Sebagian besar responden menerapkan pola asuh demokratis sebanyak 57 responden (53%). Pola pemberian makan mayoritas tepat sebanyak 76 responden (71%). Serta  mayoritas balita tidak mengalami kesulitan makan sebanyak 71 responden (66%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara perilaku sulit makan dengan status ekonomi keluarga, pengetahuan, pola asuh, dan pola pemberian makan, dengan perolehan hasil nilai p –value < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut diharapkan agar orang tua untuk selalu memberikan pengasuhan dan praktik pemberian makan yang baik agar anak dapat terhindar dari perilaku sulit makan dan stuntin
Kinerja Guru PAUD dalam Pembelajaran Jarak Jauh
Penelitian bertujuan mendeskripsikan kinerja guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kelurahan Cikutamahi, Kecamatan Cariu pada saat pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, prosedur pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kompetesi pedagogik guru pada saat pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dilakukan guru melalui pengamatan karakteristik siswa. Teknik pembelajaran menggunakan Whats App grup, home visit serta berkoordinasi dengan orangtua. Pengembangan kompetensi kepribadian dilakukan melalui disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, siswa diberikan penghargaan dengan kata-kata positif, sabar dan gigih selama proses pembelajaran daring. Kepribadian semangat dan penuh keceriaan dilakukan oleh guru saat aktivitas mengajar. Kompetensi profesional guru PAUD terlihat dengan pemanfaatan media TIK. Refleksi dilakukan pada setiap akhir pembelajaran melalui dokumentasi foto atau video hasil unjuk kerja sisw