Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Open Journal System Universitas Mohammad Husni ThamrinNot a member yet
1589 research outputs found
Sort by
Edukasi Laik Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan Bersama D'Akeul Catering Kota Bekasi
Food safety is the most important concern for consumers and food buissnesman, especially at D'Akeul Catering Bekasi City. Unsafe food will cause foodborne disease due to bacterial contamination. In order to obtain proper hygiene at D'Akeul Catering Bekasi, it is necessary to implement Hygiene and Sanitation. The aim of this community service activity is to educate food handlers about proper hygiene and sanitation with D'Akeul Catering Bekasi with the criteria stated in Minister of Health Regulation No. 14 of 2021. This community service activity was carried out on May 12 2024 and was attended by 21 participants consisting of business owners, chefs, kitchen staff and other catering staff.
Key words: Catering, hygiene, food safety, foodborne diseas
Hubungan Kadar Karbon Monoksida dalam Darah Pada Mahasiswa Universitas Mohammad Husni Thamrin dengan Perbedaan Usia, Jenis Kelamin, Kebiasaan Merokok dan Lama Perjalanan dengan Mengendarai Sepeda Motor
Carbon monoxide (CO) is a colorless, odorless and tasteless gas. Exposure to high and continuous concentrations of carbon monoxide gas can cause an increase in blood carboxyhemoglobin (COHb) levels, health problems and can even cause death. Motorcyclists are people who are often exposed to carbon monoxide continuously. The aim of this study was to determine carboxyhemoglobin levels in MH Thamrin University students who ride motorbikes. The qualitative research method uses the Conway cell diffusion method and quantitative uses a UV-VIS spectrophotometer to determine COHb levels in the blood. The sample used in this research was 30 students at MH Thamrin University, obtained using a quota sampling technique with specified criteria. The results of the Conway diffusion cell method test showed that there was no color change in the blood sample, while the UV-VIS spectrophotometer test results showed that the COHb level in the blood examined was no more than 3.5%. In conclusion, all samples examined still had levels below the normal threshold of PERMENKES RI No. 70 of 2016, namely no more than 3.5%.
Keywords: Carboxyhemoglobin, Carbon Monoxide, Motorcycle Ride
Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Terhadap Kadar Gula Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus)
Red betel leaf is a medicinal plant that contains several active ingredients that are beneficial for health. One of the active ingredients in red betelleaves is flavonoids such as quercetin. Quercetin is a flavonoid compound which is found in many plants and has anti-diabetic properties to reduce blood sugar levels in the body. The aim of this research was to determine the effect of administering red betel leaf extract (Piper crocatum) on the blood sugar levels of rats (Rattus novergicus). This research was an analytical experimental research with pretest and posttest. The division of control and treatment groups used Simple Random Sampling sampling techniques. There were 4 groups, namely control, treatment 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, and 200 mg/kgBB. Treatment was given for 21 days and then blood sugar levels were measured using a Clima MC 15 photometer. Research data was analyzed using the One Way ANOVA Test with SPSS. The results of the Shapiro-Wilk normality test were obtained with a value of sig>0.05; Levene Test homogeneity test with sig. value > 0.05; One Way ANOVA with a sig value <0.05. It can be concluded that there is a real effect on the blood levels of white rats (Rattus norvegicus) after administering ethanol extract of red betel leaves (Piper crocatum) at doses of 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, and 200 mg/kgBB. kgBB.
Key words: Diabetes mellitus, Ethanol Extract of Red Betel Leaves (Piper crocatum), White Rat (Rattus norvegicus
Gambaran Kadar Elektrolit Darah (Natrium, Kalium, Klorida) Pada Pasien Balita Usia 0-5 Tahun dengan Diare Akut Di RSAB Harapan Kita Jakarta
Diarrhea is an increase in the frequency of defecation, which is characterized by a stool consistency that is thinner than usual. Viruses, bacteria, and parasites can cause diarrhea. Diarrhea is the second most common cause of death in toddlers. The main cause of death in toddler diarrhea is severe dehydration due to excessive fluid loss. Laboratory tests on diarrhea patients include blood electrolyte tests including sodium, potassium, and chloride. This quantitative research is conducted with secondary data obtained from medical records and then processed. The study was conducted on all 64 patients aged 0-5 years with acute diarrhea at RSAB Harapan Kita. The results showed that based on gender, it was dominated by males with the highest abnormal electrolyte levels in chloride at 34 people (53.13%) with the lowest chloride value of 81 mmol/L and the highest chloride value of 125 mmol/L. Based on age, most diarrhea patients were found to occur in toddlers (1-5 years) with the highest abnormal electrolyte levels in chloride at 29 people (45.31%) with the lowest chloride value of 81 mmol/L and the highest chloride value of 114 mmol. /L. The research that has been carried out can conclude that in patients suffering from diarrhea, the average value of the patient's sodium and potassium levels is normal, while the chloride levels are high. It is hoped that it is important for parents of diarrhea sufferers to always maintain a clean environment to prevent diarrhea and immediately go to the nearest doctor or hospital when the body shows symptoms such as fever and continuous defecation.
Keywords: Diarrhea, Sodium, Potassium, Chlorid
Pengembangan Metode Identifikasi Kadar Ion Besi Sampel Urin Berbasis Separasi Magnetik
Kelebihan zat besi (iron overload) dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk gangguan genetik seperti hemokromatosis herediter dan penyebab sekunder seperti transfusi darah berulang atau asupan besi yang berlebihan, yang sering terjadi pada pasien thalasemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode baru dalam menentukan kadar ion besi dalam urin. Beberapa senyawa pembentuk presipitat ion besi yang diidentifikasi meliputi sulfit, peroksida, dan hidroksida, dengan hasil optimum diperoleh dari presipitasi menggunakan hidroksida berdasarkan parameter kestabilan dan kecepatan pengendapan dengan magnet. Sebelum analisis, sampel urin diperlakukan dengan penambahan magnesium untuk menghindari gangguan dari presipitasi ion fosfat. Hasil pengendapan optimum menggunakan hidroksida dicapai pada menit ketiga untuk ion besi dengan kadar 0,5 – 2,5 g/L. Nilai absorbansi turbiditas awal pada menit pertama berkisar antara 0,336 hingga 0,44, sedangkan absorbansi maksimum saat presipitasi maksimum berkisar antara 0,393 hingga 0,806, meningkat seiring dengan kenaikan konsentrasi Fe²⁺ dalam larutan. Setelah penarikan magnet dengan palladium ke dasar kuvet, absorbansi menurun dan stabil sejak menit kesembilan dengan rentang absorbansi 0,047 – 0,173. Absorbansi mencapai titik terendah pada menit keempat belas dengan rentang 0,002 – 0,03. Kurva standar yang dihasilkan dari selisih absorbansi turbiditas presipitat dan absorbansi supernatant setelah magnetisasi menunjukkan linearitas sebesar 0,94
Hubungan Kualitas Sumber Daya Manusia Dengan Kinerja Pegawai Non Medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak Muhammadiyah Probolinggo Tahun 2024
Kurangnya sumber daya manusia yang berkualitas memicu akan rendahnya kinerja pegawai di era yang semakin kompetitif ini sehingga menjadi masalah utama di dalam sebuah instansi seperti rumah sakit yang disebabkan oleh faktor kualitas sumber daya manusia dengan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas sumber daya manusia dengan kinerja pegawai non medis di RSIA Muhammadiyah Probolinggo Tahun 2024. Penelitian ini termasuk dalam dalam jenis penelitian kuantitatif menggunakan cross sectional study. Pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan data primer disertai kuisioner, sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 70 responden. Analisis data menggunakan uji statistic Spearman’s rho dan hasil uji Spearman’s rho mempunyai p-value 0,041 (ρ < 0,05) bahwa Ha diterima ada hubungan kualitas sumber daya manusia dengan kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 70 responden yang menilai kualitas sumber daya manusia sebagian besar mengatakan cukup sebesar 60,0% dan yang menilai kinerja pegawai sebagian besar mengatakan cukup sebesar 85,7%. Terdapat hubungan kualitas sumber daya manusia dengan kinerja pegawai non medis di RSIA Muhammadiyah Probolinggo Tahun 2024. Diharapkan bagi rumah sakit perlu mengembangkan beberapa indikator kualitas sumber daya manusia untuk peningkatan kinerja pelayanan rumah sakit agar terpenuhinya kinerja pegawai yang lebih bai
Antibakteri α-Mangostin Ekstrak Garcinia mangostana L. terhadap Spesies Staphylococcus aureus dari Isolat Klinik
Infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus (S. aureus) menjadi tantangan besar dalam dunia medis karena resistensi bakteri terhadap antibiotik konvensional. Akibatnya, pengobatan alternatif diperlukan, salah satunya adalah penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri. Studi ini menyelidiki sifat antibakteri α-mangostin ekstrak kulit buah manggis ( Garcinia mangostana L.) terhadap S. aureus dalam isolat klinik.
Untuk mengetahui seberapa efektif antibakteri α-mangostin, penelitian ini menggunakan uji dilusi atau uji minimum inhibitory concentration (MIC). Menurut hasil penelitian, α-mangostin memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap isolat klinik S. aureus, dengan MIC 3.261 ug/mL, sementara MIC amoxicillin adalah 104.375 ug/mL. MIC menunjukkan bahwa, pada konsentrasi rendah, α-mangostin dapat menghentikan pertumbuhan S. aureus. Sedangkan hasil kombinasi menunjukan reduksi yang bermakna yaitu ekstrak kulit buah manggis 0.815 ug/mL dan amoxicillin 26.093 ug/mL.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah α-mangostin dari ekstrak manggis (Garcinia mangostana L) dapat berfungsi sebagai antibakteri alami yang dapat menghentikan pertumbuhan S. aureus dan dapat menjadi solusi dalam eradikasi penyakit infeksi bakteri yang resisten terhadap antibiotik
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA DALAM UPAYA PENCEGAHAN BULLYING SEBAGAI DAMPAK GAME ONLINE PADA REMAJA DI SMAN 62 JAKARTA TIMUR
Game online merupakan permainan yang mayoritas digemari oleh remaja. Dampak permainan yaitu kecanduan, yang dapat mengganggu masalah kesehatan remaja, penurunan prestasi belajar remaja, kemampuan sosialisasi remaja menurun dan meningkatkan keagresifan remaja bila permainan online dilakukan secara terus menerus. Tujuan Pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan kognitif  remaja dan juga menjelaskan informasi bahwa bullying dapat terjadi sebagai dampak dari kecanduan game online. Pengabdian Kepada masyarakat ini dilakukan di SMAN 62 Jakarta Timur pada bulan November 2023 dengan peserta    sebanyak 216 siswa di kelas XII sebanyak 6 kelas dan beberapa guru kelas. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penjajakan lokasi, pengurusan ijin dan diskusi tentang tujuan kegiatan dengan mitra. Kegiatan diawali dengan melakukan pretest kemudian dilanjutkan dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang adiksi game online dan bullying dan diakhiri dengan pemberian posttest. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pada siswa sebesar 55,6% tentang adiksi game online dan bullying, dari tingkat pengetahuan baik sebesar 16,2 % saat pretest menjadi 71,8% pada saat post test. Rekomendasi selanjutnya diharapkan siswa SMAN 62 Jakarta Timur mampu menerapkan pencegahan dampak game online dan bullying di sekolah dan lingkungan sekitar mereka. Kepala sekolah dan para guru di sekolah diharapkan menjadi fasilitator untuk penerapan pencegahan adiksi game online dan bullying.Â
Edukasi Gizi Seimbang, Kesehatan Reproduksi Serta Pencegahan Infeksi Menular Seksual Pada Wanita Usia Subur (WUS) dan Pria Usia Subur (PUS) di Yayasan Pendidikan Indonesia Raya Bersatu
Pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan infeksi menular seksual (IMS) yang rendah menyebabkan kurangnya kesadaran wanita akan pentingnya pemeliharaan kesehatan reproduksi. Masalah kesehatan reproduksi dan meningkatnya kasus IMS yang belum banyak diketahui dan tidak dilakukan pengobatan akan menyebabkan penyakit serius seperti kanker servik, infertilitas dan penularan IMS. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan wanita tentang edukasi gizi seimbang, kesehatan reproduksi pencegahan IMS serta memiliki kemampuan melakukan deteksi dini gejala awal gangguan kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada 23 November 2024 dengan menggunakan metode penyuluhan (ceramah dan diskusi). Peserta kegiatan adalah wanita usia subur (WUS) sebanyak 7 dan pria usia subur sebanyak 5 orang di Yayasan Pendidikan Indonesia Raya Bersatu. Evaluasi kegiatan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta dan kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan peserta sebesar 86,2% dari sebelum edukasi sebesar 46,4 poin menjadi 86,4 poin setelah diberikan edukasi. Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan wanita tentang gizi, kesehatan reproduksi dan pencegahan infeksi menular seksual (IMS)
Perancangan Perancangan UI/UX E-Katalog Handphone Menggunakan Metode Activity Centered Design: (Studi Kasus: Jaya Baru Purwakarta)
Toko Jaya Baru Purwakarta, toko elektronik yang menyajikan informasi penjualan kepada konsumen secara cepat dan tepat dalam hal media promosi. UI dan UX memainkan peran integral dalam membantu aplikasi agar lebih menonjol. Oleh karena itu, memiliki UI yang terintegrasi dan harmonis atau UX dalam aplikasi seluler tidak hanya membantu bisnis untuk menarik lebih banyak pengguna tetapi juga meningkatkan kepuasan pelanggan. Saat ini proses promosi masih menawarkan brosur, sehingga perusahaan mengeluarkan banyak uang untuk mencetak brosur Penelitian ini sebagai salah satu solusi dengan perancangan UI/UX berfokus pada pemodelan e-katalog Toko Jaya Baru Purwakarta dengan menggunakan metode Activity Centered Design (ACD). Proses perancangan melalui 4 tahapan: Observing, Reframing, Converging, Dan Experimenting, dengan penerapan teori system activity untuk menentukan variabel penelitian. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode User Experience Questionnaire yang memiliki 6 skala penilaian dengan 26 item pertanyaan. Dengan menerapkan metode ACD untuk proses pemodelan dan metode UEQ untuk proses pengujian, Metode ini memiliki 6 skala kriteria penilaian, yaitu attractiveness (1.30), perspiculity (1.46), efficiency (1.42), dependability (1.09), stimulation (1.01), dan novelty (0.71). Hasilnya mendapatkan nilai diatas rata-rata benchmark, attractiveness, perspiculity, efficiency, dependability, stimulation, dan novelty. Semua kategori mendapatkan kategori Above Avarage, kecuali dependability itu termasuk kategori Below Average, yang menunjukan ada kelemahan yang perlu diperhatikan untuk lebih diperbaiki