Open Journal System Universitas Mohammad Husni Thamrin
Open Journal System Universitas Mohammad Husni ThamrinNot a member yet
1589 research outputs found
Sort by
Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 di Kota Palopo Sulawesi Selatan
Latar belakang: Berdasarkan data BPS Sulawesi Selatan sekitar 11,45% khawatir dengan efek samping dan tidak percaya efektivitas vaksin dan 7,83% menyatakan sangat tidak mungkin terinfeksi/tertular Covid-19. Tujuan: Mengetahui faktor yang berpengaruh Covid-19 terhadap kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 di Kota Palopo Sulawesi Selatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain studi cross sectional dengan jumlah sampel 245 orang. Penelitian ini dilakukan di Kota Palopo Sulawesi selatan. Analisis data pada penelitian ini terdiri dari analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Terdapat 52,7% responden tidak patuh terhadap penerapan protokol kesehatan. Analisis bivariat menunjukkan hubungan antara persepsi kerentanan PR 0,466 (p value 0,001), persepsi keseriusan PR 0,443 (p value 0,000), persepsi hambatan PR 0,390 (p value 0,000), persepsi manfaat PR 0,339 (p value 0,000), isyarat untuk bertindak PR 0,290 (p value 0,000), motivasi sehat atau sembuh PR 0,442 (p value 0,000), pengetahuan PR 0,026 (p value 0,000) dan hubungan antara implementasi PPKM mikro PR 0,3216 (p value 0,000). Hasil analisis multivariat variabel yang paling mempengaruhi kepatuhan protokol kesehatan di Kota Palopo Sulawesi selatan adalah variabel pengetahuan. Rekomendasi: Sosialisasi dan edukasi berkelanjutan kepada masyarkat dengan menggunakan berbagai macam media tentang menjaga protokol kesehatan tetap harus dilakukan. Selain itu masyarakat diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai budaya di masyarakat, terutama protoko mencuci tangan dan selalu membawa hand sanitizer sehingga kondisi di masyarakat tetap terjaga
Hubungan Aktivitas Fisik Dan Pola Makan Terhadap Status Obesitas Pada Pekerja Perusahaan Minyak Dan Gas Di Bojonegoro
Obesitas adalah suatu keadaan ketidakseimbangan antara energi yang masuk dengan energi yang keluar dalam jangka waktu yang lama. Banyaknya konsumsi energi dari makanan yang dicerna melebihi energi yang digunakan untuk metabolisme dan aktivitas kesehariannya. Kelebihan energi akan disimpan dalam bentuk lemak dan jaringan lemak sehingga dapat mengakibatkan kenaikan berat badan. Terdapat 80.4% pekerja perusahaan minyak dan gas di Bojonegoro yang mengalami over weight dan Obesitas dan kondisi ini kecenderungan meningkat dari waktu ke waktu bila tidak dilakukan tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan pola makan terhadap status obesitas pada pekerja perusahaan minyak dan gas setelah mendapatkan program Wellness Our Way Plus. Metode penelitian dengan studi kuantitatif desain cross-sectional dan Sampel penelitian sebanyak 157 responden. Analisis data dengan menggunakan uji univariat dan bivariat. Terdapat hubungan signifikan antara aktifitas fisik dengan status obesitas pada pekerja perusahaan minyak dan gas setelah mendapatkan program Wellness Our Way Plus (p-value=0,005;OR=15,2) dan terdapat hubungan signifikan antara pola makan dengan status obesitas pada pekerja perusahaan minyak dan gas setelah mendapatkan program Wellness Our Way Plus (p-value=0,005;OR=7,2). Terdapat hubungan signifikan antara aktifitas fisik dan pola makan dengan status obesitas pada pekerja perusahaan minyak dan gas di Bojonegoro setelah program Wellness Our Way Plus
Perilaku Asertif Remaja Terhadap Kekerasan Seksual di Sekolah
Kekerasan seksual merupakan semua tindakan yang bertujuan untuk mendorong terjadinya tindakan seksual atau tindakan lain, seperti penghinaan, degradasi, pelecehan dan/atau penyerangan paksa terhadap tubuh dan/atau fungsi reproduksi .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungfan perilaku asertif terhadap kekerasan seksual disekolah. Penelitian ini menggunakan sumber data primer, dengan pendekatan kuantitatif .Desain penelitian adalah Cross sectional untuk melihat hubungan komunikasi asertif pada remaja dengan kekerasan seksual di sekolah. Jumlah sampel 87  pasien. Kuesioner dibuat dan dikembangkan dari kerangka teori dan disebar melalui Google form. Hasil penelitian: Dalam penelitian ini dihasilkan siswa perempuan yang pernah mengalami kekerasan seksual sebanyak 43,9 % dan siswa laki laki sebanyak 53,3%. Pelaku tindakan kekerasan seksual Sebagian besar (72,4%) dilakukan oleh orang tidak dikenal dan hampir sebagian besar siswa ( 47,1%) pernah menjadi korban kekerasan seksual dengan bentuk perlakuan kekerasan seksual terbanyak (28,7 %)  adalah berupa ucapan, sikap yang membuat tidak nyaman secara seksual Mendapat pesan seks 19,5 %, dikomentari tentang organ tubuh yg bersifat seksual yg membuat tidak nyaman 17,5 %, dipaksa menonton fornografi dan foto seks 9,2 % dan yang terendah dipaksa memegang alat kelamin orang lain dan dipaksa melakukan hubungan seks 2,2 %. Sebagian besar siswa (63,2%). Ada hubungan yang bermakna antara Prilaku asertif dengan kekerasan seksual. Siswa/siswa yang tidak tahu tentang Prilaku asertif berisko 3 kali mengalami kekerasan seksual dibandingkan siswa/siswi yang tahu tentang Prilaku asertif. Perilaku asertif dapat meningkatkan citra diri siswa dan pemahaman akan harga diri, serta memberikan langkah-langkah praktis untuk mencegah terulangnya perilaku kekerasan yang dialami remaja di sekolah dan meminimalisir keseriusan dari apa yang dialaminya. Remaja.Kata kunci : Prilaku asertif, Remaja, kekerasan seksua
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Bells’s Palsy Dengan Menggunakan Modalitas Electrical Stimulation, Massage Dan Terapi Latihan di RS Muhammadiyah Lamongan
Latar belakang: Bell’s palsy adalah kelemahan wajah yang unilateral yang timbul dengan cepat dan memiliki gejala yang sangat luas karena tingkat keterlibatan syaraf wajah yang bervariasi. Di Indonesia kejadian bell's palsy sekitar 40-70% dari seluruh kelumpuhan saraf fasialis perifer akut, prevalensi rata-rata berkisar 10-30% per 100.000 penduduk per tahun). Kelumpuhan saraf wajah perifer unilateral sangat membahayakan kualitas hidup pasien, menimbulkan konsekuensi psikologi, seperti rendahnya harga diri, isolasi sosial, kecemasan, dan depresi. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penetalaksanaan fisioterapi dalam meningkatkan kekuatan otot, dan mengembalikan aktivitas fungsional pada kasus bell’s palsy dengan menggunakan modalitas electrical stimulation, massage dan terapi latihan. Metode: Studi kasus ini dilakukan di Rs Muhammadiyah Lamongan terhadap pasien A berusia 47 tahun dengan diagnosa bell’s palsy dextra dengan menggunakan electrical stimulation, massage, terapi latihan Hasil: Setelah dilakukan 5 kali terapi, didapatkan hasil ada peningkatan fungsional menggunakan skala ugo fichs, dan hasil kekuatan otot menggunakan MMT (manual muscle testing). Kesimpulan: Electrikal stimulation, massage, terapi latihan dapat mengembalikan aktifitas fungsional pasien bell’s palsy dextr
Hubungan Ketidaknyamanan Dalam Kehamilan Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di TPMB D Jakarta
Abstract
As pregnancy progresses, pregnant women tend to experience sleep problems. These sleep disturbances are generally caused by physical changes during pregnancy that trigger discomfort. In addition, pregnant women who have certain diseases are also at risk of sleep disorders. Poor sleep can cause complications in pregnancy. Research Objective: To determine the relationship between discomfort and sleep quality in third trimester pregnant women at TPMB ‘D’ Tebet South Jakarta. Research Methods: Descriptive quantitative with cross-sectional design. Sample 40 respondents with total sampling technique. The research instrument used a discomfort questionnaire and PSQI. Data analysis using Chi-square test. Research results: Most of the respondents experienced discomfort in the category of disturbance as many as 25 respondents (62.5%). Most of the respondents had poor sleep quality as many as 23 respondents (57.5%). Based on the Chi-square test, the p-value <0.000 is smaller than 0.05, it is concluded that there is a relationship between discomfort and sleep quality in third trimester pregnant women at TPMB D Tebet South Jakarta, thus Ha is accepted.
Keywords : Pregnant women, discomfort, sleep qualit
Implementasi Transformational Leadership dalam Meningkatkan Intellectual Stimulation dan Inspirational Motivation Guru SD QLC (Qur’an Learning Centre) School
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah dalam meningkatkan intellectual stimulation dan inspirational motivation guru di SD QLC School. Intellectual stimulation dan inspirational motivation merupakan dua faktor penting dalam membangun iklim pembelajaran yang efektif dan mendorong pengembangan profesional guru. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini akan mengumpulkan data dari observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terkait praktik kepemimpinan kepala sekolah serta persepsi guru tentang dampaknya terhadap motivasi dan rangsangan intelektual mereka. Teori kepemimpinan transformasional akan digunakan sebagai landasan konseptual untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam menciptakan visi yang menginspirasi, mendorong kreativitas dan inovasi, serta membangun hubungan yang memotivasi guru untuk mencapai tujuan bersama. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi pemangku kepentingan pendidikan dalam mengembangkan strategi kepemimpinan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran di lingkungan sekolah
The Momentum of the Holy Month of Ramadan in Increasing Social and Spiritual Piety for Muslim Society
The momentum of the holy month of Ramadan in increasing social piety and spiritual piety for Muslims, an article written to observe a momentum created in the month of Ramadan. There is a seriousness for Muslims in carrying out and increasing their worship because they believe that the month of Ramadan is different from other months. Its greatness and holiness bring many rewards that are multiplied. Not only the spiritual aspect increases, but also social piety. Relations with the community are established on various occasions. Not only fellow Muslims, but also with other religious communities. Various traditions in welcoming this month are carried out which are known as Tarhib Ramadhan like welcoming a guest. One of them is determining the entry of 1 Ramadhan by monitoring the Hilal. Then continued with the Itsbat Session to find an agreement on the beginning of Ramadhan. A full month of worship will leave a positive impact on the souls of Muslims. There is satisfaction, peace, coolness, worship full of coolness and discipline continues outside the month of Ramadan. So that it leaves a longing in the following months. There is a soul that is obedient, obedient, sincere in worship. Social relations with the community are getting better. Harmony is created in social relations
Kelas Gizi: Edukasi Dampak Perilaku Makan Terhadap Status Gizi Dan Kesehatan Pada Remaja Di SMAN 2 Cileungsi
Masa remaja adalah periode emas kedua dalam tumbuh kembang seseorang setelah melewati masa balita, karenaitu kecukupan nutrisi wajib terpenuhi. Pemenuhan nutrisi remaja tentu diperoleh dari asupan makanan bergizi. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa remaja saat ini memiliki permasalahan dalam perilaku makan.Untuk itu, edukasi diperlukan guna memberi pengetahuan dan pemahaman pada remaja pentingnya memiliki perilaku makan yang baik agar dapat mengoptimalkan periode tumbuh kembangnya. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan remaja di SMAN 2 Cileungsi, Kabupaten Bogor mengenai dampak perilaku makan terhadap status gizi dan kesehatan. Program edukasi dilaksanakan di SMAN 2 Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada bulan September 2023 dengan empat tahap kegiatan yakni, perencanaan, perizinan, pelaksanaan termasuk pre-test dan post-test, dan evaluasi. hasil pretest menunjukkan, perilaku makan remaja perlu diperbaiki. Sebagian besar remaja jarang untuk sarapan pagi dan mengonsumsi buah dan sayur, namun sering mengonsumsi makanan cepat saji, teh dan kopi serta minuman ringan. Hasil pre test pengetahuan menunjukan skor rata-rata remaja adalah 70.5, sementara hasil post test menunjukkan skor rata-rata pengetahuan 73. Terjadi peningkatan skor sebesar 2.5 poin. Peningkatan skor saja tidak cukup, untuk itu diperlukan adanya edukasi yang berkelanjutan agar remaja semakin memahami dan dapat menyadari pentingnya memiliki perilaku makan yang baik.Kata kunci: Remaja, Perilaku Makan, Pengetahuan, Kelas Edukas
Edukasi dan Observasi Jumantik sebagai Upaya Pencegahan DBD di RT 02 RW 05 Kelurahan Bedahan
Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) meningkat setiap tahunnya dan dapat menyebabkan kematian bagi manusia yang digigit oleh vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang berkembang biak di penampungan air bersih. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga dan observasi pencegahan DBD. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 27 September 2024 di Mushola Maujalltul Mukminin RT 02 RW 05 Kelurahan Bedahan, Kota Depok, Jawa Barat dengan melibatkan 23 ibu rumah tangga. Hasil dari kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap pengetahuan Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal tersebut dapat dilihat pada rata-rata pre-test dan post-test yang mengalami kenaikan. Rata-rata skor pengetahuan dalam pre-test dan post-test meningkat dari 5,87 menjadi 8,13. Setelah dilakukan uji statistik Wilcoxon dihasilkan p-value < 0,05. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan. Perlu diadakan jumantik di rumah sendiri dengan rutin untuk mencegah DBD
Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar pada Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kantor Walikota Palembang
Surat merupakan alat komunikasi yang penting dalam sebuah organisasi atau instansi. Setiap surat masuk yang diterima dan surat keluar yang dikirim tidak hanya sekedar sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai bukti ontentik. Oleh karena itu pengelolaan surat harus dilakukan secara tepat sehingga selalu dapat diikuti alur prosesnya, perkembangannya serta keberadaannya. Sistem penyimpanan surat masuk dan surat keluar pada Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kantor Walikota Palembang masih dikelola dalam format hardcopy (kertas fisik). Pada masa sekarang ini, sistem manual dinilai sudah tidak efektif lagi karena adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat. Sistem informasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar, sudah perlu  menggunakan sistem berbasis online atau berbasis website. Untuk itu diperlukan sistem informasi pengelolaan surat masuk dan surat keluar yang dinilai lebih mudah dalam pemrosesan surat menyurat. Sistem informasi ini  tersebut mengurangi kendala-kendala yang dihadapi serta mempermudah pengelolaan surat masuk dan surat keluar. Terdapat tujuh fitur pada Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar yaitu Manajemen Surat Masuk, Manajemen Disposisi Surat, Manajemen Surat Keluar, Manajemen Kode Surat, Manajemen Agenda Acara, Manajemen Data Pegawai dan Manajemen Hak Akses. Berdasarkan hasil wawancara dengan pengguna dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar dapat menyampaikan informasi secara detail, singkat dan jelas, mudah dimengerti/dipahami dengan tampilan yang menarik. Adapun Manfaat yang didapat adalah memberi kemudahan bagi staff pegawai serta pengguna pada Bagian Protokol Sekretariat Daerah Kantor Walikota Palembang dalam pengelolaan surat masuk dan surat keluar