Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    463 research outputs found

    Kolaborasi Pengambilan Keputusan dalam Pemberdayaan Peserta Didik Berprestasi di Madrasah Aliyah Provinsi Sumatera Selatan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kolaborasi dalam pengambilan keputusan untuk pemberdayaan peserta didik berprestasi di Madrasah Aliyah Provinsi Sumatera Selatan. Kolaborasi yang efektif antara pendidik, administrator, dan pemangku kepentingan sangat penting dalam mengembangkan dan menerapkan strategi yang meningkatkan pertumbuhan akademik dan pribadi siswa yang luar biasa. Melalui metode penelitian kualitatif, termasuk wawancara dan diskusi kelompok, penelitian ini mengidentifikasi praktik-praktik utama dan tantangan yang terkait dengan proses pengambilan keputusan secara kolaboratif. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi yang kuat, tujuan bersama, dan kepemimpinan yang mendukung berkontribusi secara signifikan dalam menciptakan lingkungan yang membina dan memotivasi siswa berprestasi tinggi. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi untuk meningkatkan strategi kolaborasi guna mendukung siswa-siswa ini dengan lebih baik dan mencapai keunggulan pendidikan

    Membangun Keterampilan Abad 21 pada PAI dengan Pembelajaran Kolaboratif dan Pemikiran Kritis

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pembelajaran PAI dapat mengikuti model pembelajaran abad 21. Abad 21 menuntut adanya transformasi dalam pembelajaran, termasuk materi ajar PAI guna memenuhi keterampilan yang dibutuhkan. Meteri PAI sangat luwes dan guru PAI memainkan peran penting dalam menyesuaikan dengan model pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan. Karena data diperoleh dari sumber bacaan berupa jurnal dan artikel. Hasil dari penelusuran dan pengumpulan data diperoleh kesimpulan bahwa keterampilan abad 21 sangat diperlukan untuk kesiapan siswa hidup ditengah masyarakat. keterampilan abad 21 tidak dapat dicapai dengan model pembelajaran konvensional dan tradisional. Namun harus ada perubahan dalam model pembelajaran. Metode kolaboratif dan berpikir kritis, dua model pembelajaran dapat diterapkan dalam pembelajaran PAI. Model pembelajaran kolaboratif yang dapat digunakan oleh guru sesuai dengan keperluan dalam capaian pembelajaran. Metode kolaboratif juga dapat disandingkan dengan model berpikir kritis. Metode berpikir kritis juga mempunyai beberapa penekanan yang dapat dimanfaatkan oleh guru PAI. Terakhir, guru perlu terus berupaya mengembangkan keahlian, potensi dan kompetensi agar bisa suvive pada masa pengetahuan

    Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lebak baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling teknik jenuh yaitu menggunakan sampel sebanyak 83 responden dari seluruh populasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linier, analisis koefisien korelasi, analisis koefisisen determinasi, uji hipotesis.  Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis disiplin kerja diperoleh nilai thitung -0.183 > ttabel 1.663 dan diperkuat oleh nilai ρ value < Sig.0,05 atau nilai signifikansi < 0,05 (0,855 > 0,05) dan lingkungan kerja diperoleh nilai thitung 1.674 > ttabel 1.663 dan diperkuat oleh nilai  ρ value < Sig.0,05 atau nilai signifikansi < 0,05 (0,098 > 0,05) . Hasil penelitian disiplin kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lebakditunjukkan oleh persamaan regresi regresi linear berganda Y = 31.344 - 0.019X1 + 0.172X2. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis secara simultan diperoleh nilai Fhitung (1.548 > Ftabel 3.16) dan diperkuat oleh nilai signifikansi < 0,00 (0,0219 > 0,05). Hasil uji koefisien determinasi variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja memberikan pengaruh sebesar 3.7% terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kabupaten Lebak. Dengan demikian H0 diterima dan H3 ditolak. Artinya terbukti terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara disiplin kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y)

    Pengaruh Keterlibatan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Divisi Onshore PT Timas Suplindo Jakarta. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan dari 62 karyawan aktif yang dipilih secara purposive dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah uji asumsi klasik terpenuhi. Validitas isi diperoleh melalui penilaian pakar di bidang SDM, sedangkan reliabilitas instrumen menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha > 0,70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan kerja (β = 0,660; p < 0,001) dan motivasi kerja (β = 0,276; p = 0,002) berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan kontribusi model sebesar R² = 0,645. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan emosional, kognitif, dan fisik karyawan, serta dorongan motivasional, merupakan sumber daya psikologis yang penting dalam meningkatkan performa di lingkungan kerja konstruksi. Penelitian ini memperluas penerapan model Job Demands–Resources (JD-R) ke sektor energi berbasis proyek, sekaligus memberikan implikasi strategis bagi manajemen SDM berbasis bukti

    Implementasi Kurikulum Merdeka dan Manajemen Berbasis Sekolah dalam meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kurikulum Merdeka dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar, dengan fokus studi pada UPTD SDN 44 Barru. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi langsung, dan analisis dokumen, melibatkan guru, kepala sekolah, dan arsip institusi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran melalui pendekatan yang inovatif, menyenangkan, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Beberapa faktor yang mendukung keberhasilan implementasi antara lain adalah kerja sama antar guru, dukungan kelembagaan, serta pemanfaatan platform digital seperti Platform Merdeka Mengajar (PMM). Meskipun demikian, sejumlah kendala masih ditemukan, termasuk kurangnya pemahaman pada guru senior, akses yang belum merata terhadap pelatihan profesional, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menginisiasi pelatihan terstruktur, mentoring antar guru, dan pemberdayaan peran komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pelaksanaan Kurikulum Merdeka tidak hanya bergantung pada desain kurikulumnya, melainkan juga dipengaruhi oleh kepemimpinan sekolah, ketersediaan sumber daya, dan kesinambungan dukungan profesional. Temuan ini memberikan kontribusi bagi para pemangku kebijakan dan praktisi pendidikan dalam merumuskan strategi penguatan reformasi kurikulum di jenjang pendidikan dasar

    Efektivitas Model Problem Based Learning dengan Media Papan Multifungsi dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa

    No full text
    Kesulitan siswa dalam memahami konsep matematika dasar seperti Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) berdampak langsung pada rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan media papan multifungsi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep KPK dan FPB. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen (PBL + papan multifungsi) dan kelompok kontrol (metode konvensional). Data dikumpulkan melalui tes tertulis, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara nilai pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen (p = 0,001), dengan 75% siswa mengalami peningkatan pemahaman. Media papan multifungsi mendorong keterlibatan siswa secara aktif dan membantu visualisasi konsep abstrak matematika. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media pembelajaran inovatif berbasis PBL dalam pengajaran matematika untuk meningkatkan pemahaman konseptual secara lebih efektif

    Analisis Hasil Implementasi Metode Pembelajaran diluar Kelas pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan metode pembelajaran di luar kelas terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam mata pelajaran geografi. Dunia pendidikan yang semakin maju dan berkembang, serta tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa, guru harus lebih kreatif dalam meningkatkan kemampuan siswa selama proses belajar. Dalam aktivitas belajar, minat sangat penting. Salah satu masalah paling umum dalam pembelajaran geografi adalah siswa tidak terlalu tertarik unntuk belajar. Salah satu cara untuk mengatasi minat belajar siswa yang rendah dalam pembelajaran geografi adalah dengan menggunakan metode pembelajaran di luar kelas. Studi ini menggunakan pendekatan deskripif. Data primer dan sekunder digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara dan hasil dokumentasi. Analisis data menggunakan Pengumpulan Data (Collection), Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Display Data) dan Kesimpulan Verifikasi (Conclusion Drawing Verification). Keabsahan data dianalisis menggunakan triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukan minat belajar siswa dengan menggunakan metode pembelajaran di luar kelas menunjukan rata-rata respon positif, dimana minat belajar siswa meningkat pada mata pelajaran geografi, maka dapat disimpulkan bahwa minat belajar siswa meningkat sehingga siswa bisa mencapai keberhasilan dalam pembelajaran dengan metode pembelajaran di luar kelas

    Strategi Meningkatkan Keterampilan Menulis Permulaan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Diferensiasi Proses dengan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Bunga Kapital pada Kelas II

    Full text link
    Meningkatkan keterampilan menulis permulaan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui diferensiasi proses dengan model Problem Based Learning berbantuan media bunga kapital. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis permulaan siswa kelas II. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus 2 kali pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II dengan 2 siswa butuh bimbingan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil diagnostik keterampilan menulis awal skor keberhasilan adalah 50% dengan kriteria cukup, kemudian meningkat setelah pelaksanaan tindakan siklus I menjadi 76% dengan kriteria baik dan meningkat sebesar 89% dengan kriteria sangat baik pada siklus II. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan keterampilan menulis permulaan pada siswa kelas II melalui diferensiasi proses dengan model Proble Based Learning berbantuan media bunga kapital

    Pengaruh Minat Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS pada Mata Pelajaran Geografi

    Full text link
    Rendahnya minat belajar siswa dapat terlihat dari beberapa tanda, seperti kebiasaan siswa yang sering berbicara sendiri selama pelajaran, metode mengajar guru yang kurang bervariasi, dan rendahnya partisipasi aktif siswa. Kurangnya kinerja dalam penilaian geografi harian di kalangan siswa IPS kelas XI, yang tidak memenuhi Kriteria Penyelesaian Minimum (KKM), terlihat jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menilai bagaimana minat belajar siswa berdampak pada prestasi akademik mereka di bidang geografi dalam kurikulum IPS kelas XI di Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin Kubu Raya. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian difokuskan pada sampel yang terdiri dari 40 mahasiswa IPS kelas XI di MA Khulafaur Rasyidin Kubu Raya. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dan dokumentasi, dengan instrumen penelitian meliputi formulir kuesioner dan lembar dokumentasi. Temuan Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan secara statistik antara minat belajar dan prestasi akademik, dibuktikan dengan tingkat signifikansi 0,028, yang berada di bawah ambang batas 0,05. Selain itu, analisis statistik menghasilkan nilai Fhitung sebesar 47,882, melampaui nilai Ftabel sebesar 4,10, sehingga mendukung penerimaan hipotesis alternatif (Hɑ) dan menolak hipotesis nol (H0). Akibatnya, dipastikan bahwa minat belajar siswa secara signifikan mempengaruhi kinerja mereka dalam mata pelajaran geografi di Madrasah Aliyah Khulafaur Rasyidin Kubu Raya

    Pengaruh Literasi Digital Video Animasi Materi Norma dalam Adat Istiadat Daerahku dengan Teknik Asosiasi terhadap Berpikir Kreatif Siswa

    Full text link
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital vidio animasi materi norma dalam adat istiadat daerahku dengan teknik asosiasi terhadap berpikir kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif berupa true-experimental dengan desain pretest-posttest control desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 228 Palembang dengan objek penelitian yaitu siswa kelas IV.B sebagai kelas eskperimen dan IV.A sebagai kelas kontrol. Uji hipotesis menggunakan uji independent sampel t-test. Berdasarkan analisis data, terlihat bahwa ada pengaruh yang signifikan dari penerapan literasi digital vidio animasi dengan teknik asosiasi pada pelajaran PPKn terhadap berpikir kreatif siswa. Analisis data menggunakan uji t-test independen untuk membandingkan rata-rata skor kemampuan berpikir kreatif antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hal ini dilihat dari perhitungan uji t-test untuk berpikir kreatif siswa yang memperoleh nilai Sig. (2- tailed) sebesar (0,002) ≤ α (0,05) dan nilai thitung sebesar 3,365 ≥ ttabel 2,021. Berdasarkan kriteria keputusan, maka H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terbukti bahwa penerapan literasi digital vidio animasi dengan teknik asosiasi pada pelajaran PPKn berpengaruh terhadap berpikir kreatif siswa

    288

    full texts

    463

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇