Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    463 research outputs found

    Evaluasi Pembelajaran Tematik Terpadu menggunakan Model Charlotte Danielson untuk Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembelajaran tematik terpadu di sekolah dasar, mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran, menggunakan pendekatan evaluasi dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru kelas III yang melaksanakan pembelajaran tematik terpadu. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada domain Persiapan dan Perencanaan Pembelajaran, guru kelas III di SDN 06 Pajo berada dalam kategori baik dengan rata-rata persentase 76%. Pada domain Pengelolaan Kelas, guru kelas III berada dalam kategori baik dengan persentase 79%. Pada domain Proses Pembelajaran, guru kelas III berada dalam kategori baik dengan persentase 83%. Pada domain Tanggung Jawab Profesional, guru kelas III berada dalam kategori baik dengan persentase 79%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa guru kelas III di SDN 06 Pajo telah merencanakan, melaksanakan proses pembelajaran, mengelola kelas, serta memiliki tanggung jawab profesional dengan baik

    Analisis Kesulitan Belajar siswa dalam memahami Materi Penjumlahan dan Pengurangan Bersusun (Studi pada Peserta didik Kelas II Sekolah Dasar)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan bersusun. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan melibatkan 16 peserta didik kelas II semester ganjil di SDN Gajahmungkur 04 sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan beragam kesulitan yang dihadapi peserta didik, termasuk kesulitan dalam menjalankan operasi penjumlahan dan pengurangan yang melibatkan bilangan nol, kurangnya penguasaan terhadap prosedur penjumlahan dan pengurangan, kesulitan dalam merubah soal cerita ke dalam bentuk matematika, kurangnya ketelitian dalam membaca soal, serta belum sepenuhnya menguasai operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Sebagai solusi, penelitian menyarankan perlunya penerapan pendekatan pembelajaran matematika yang memperhatikan prinsip-prinsip dan konsep dasar pembelajaran matematika, seiring dengan memperhatikan tingkat penguasaan materi oleh peserta didik. Dengan demikian, diharapkan kesulitan yang dihadapi peserta didik dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan bersusun dapat diatasi dengan lebih efektif

    Penggunaan Media Pembelajaran Digital pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar

    Full text link
    Telah dilakukan peneltian tentang penggunaan media pembelajaran digital pada pembelajaran IPAS di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran digital pada pembelajaran IPAS di kelas IV SDN 19 Woja Kabupaten Dompu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) penggunaan media pembelajaran digital telah menjadi bagian penting dalam konteks pembelajaran IPAS, menunjukkan bahwa beragam metode pembelajaran dapat diterapkan dengan efektif. 2) sikap positif siswa terhadap media pembelajaran digital memiliki dampak besar terhadap proses pembelajaran, membantu mereka memahami materi dan meningkatkan minat belajar. 3) Frekuensi penggunaan media tersebut yang tinggi juga menegaskan pentingnya pengaturan waktu belajar dan pemanfaatan media secara optimal untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. 4) Manfaat dari penggunaan media pembelajaran digital dalam pembelajaran IPAS juga terbukti signifikan, membantu dalam mengaktifkan keterampilan prosedur siswa dan merangsang minat serta motivasi belajar. 5) Penguasaan materi pembelajaran IPAS oleh guru juga terbukti penting dalam memfasilitasi pembelajaran yang efektif dan dipahami oleh siswa. Dan 6) pengamatan terhadap berbagai elemen pembelajaran, termasuk media, metode, dan sarana di luar kelas, menunjukkan pentingnya integrasi berbagai aspek tersebut untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang variatif, inovatif, dan konstruktif bagi siswa

    Implementasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka dalam mendukung Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka pada peserta didik kelas 1B di SD N Pedurungan Kidul 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan melibatkan seluruh siswa kelas 1B yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa aktif berkomunikasi dalam pembelajaran melalui serangkaian kegiatan yang dirancang oleh guru. Strategi pembelajaran Kurikulum Merdeka yang diterapkan, seperti pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran berbasis proyek, berhasil mengembangkan keterampilan komunikasi siswa. Perkembangan yang signifikan terlihat pada ketiga indikator komunikasi dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pembelajaran Kurikulum Merdeka memberikan dampak positif terhadap perkembangan keterampilan komunikasi siswa kelas 1B di SD N Pedurungan Kidul 01

    Perkembangan Psikologi Siswa: Studi terhadap Harapan Orang Tua Tunggal

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan pendidikan siswa bagi harapan orang tua tunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, subjek penelitian ini dengan kriteria laki-laki usia 16 tahun yang memiliki orang tua tunggal akibat perceraian. Pola Asuh orang tua memengaruhi perkembangan Pendidikan siswa, khususnya dalam hal kemampuan mengendalikan diri, prilaku dan motivasi belajar. Pengumpulan data menggunakan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian pada subjek menunjukkan bahwa pengasuhan orang tua tunggal menggunakan pola asuh dan berdampak pada ketidak mampuan untuk mengendalikan diri dan perilaku yang kurang baik. Subjek sangat sulit untuk menahan rasa malas, melanggar aturan sekolah dengan membolos pelajaran sekolah, mengganggu teman, tidak mengerjakan tugas, tidak memperhatikan pelajaran, dan mudah menyerah pada saat menghadapi kesulitan serta kurang mau berusaha dan kurang memiliki daya juang

    Pengaruh Komunikasi Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Komunikasi Orang tua terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 56 siswa dan pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh rhitung 0,51 > rtabel pada taraf signifikansi 5% (0,263) maupun pada taraf signifikansi 1% (0,221), maka H0 ditolak sehingga Ha diterima. Artinya terdapat hubungan positif pola komunikasi orang tua terhadap motivasi belajar. Kontribusi pelaksanaan komunikasi orang tua terhadap motivasi belajar siswa dalam penelitian ini diperoleh 31,5%, sedangkan 68,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain

    Analisis Minat Belajar Sejarah Siswa Kelas XII Sekolah Menengah Atas Negeri

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar pada mata pelajaran sejarah di kelas XII Mia 1 Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Nanga Maha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah guru mata pelajaran sejarah dan siswa kelas XII Mia 1 SMAN 1 Nanga Mahap. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara partisipan, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah mereduksi data, menyajikan data, dan verifikasi data. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triagulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa selama proses pembelajaran sejarah berlangsung, guru kebanyakan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Yang membuat siswa merasa bosan saat proses pembelajaran. Minat siswa dalam pembelajaran sejarah mengalami kemunduran karena tidak semua siswa mampu memahami materi yang disampaikan oleh guru. Hal ini disebabkan kurangnya fasilitas untuk mendukung guru menggunakan metode pembelajaran yang lebih efektif dan bervariasi. Guru berusaha membuat kelas lebih aktif, produktif, kreatif, dan inovatif, sehingga suasana kelas menjadi lebih hidup dan siswa merasa lebih antusias untuk mengikuti pembelajaran sejarah

    Penerapan Metode Eksperimen pada Materi Rangkaian Listrik Siswa Sekolah Dasar

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan penerapan metode eksperimen pada materi rangkaian listrik di sekolah dasar. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan angket. Analisis data menggunakan triangulasi. Penerapan metode eksperimen pada materi rangkaian listrik di sekolah dasar sesuai dengan langkah yang direncanakan. Hasil observasi didapatkan, guru telah melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan melaksanakan langkah-langkah metode eksperimen dan membuat siswa aktif dalam pembelajaran. Pada analisis dokumentasi, sebagian peserta didik melakukan kegiatan sesuai dengan rencana dan memahami konsep dengan baik. Pada hasil angket didapatkan sebagian besar siswa tertarik dengan kegiatan pembelajaran dengan metode eksperimen. Berdasarkan analisis data, didapatkan metode eksperimen membuat peserta didik aktif mengikuti kegiatan pembelajaran serta tertarik dalam kegiatan eksperimen

    Inovasi Evaluasi Pembelajaran dalam Bidang Ilmu Komputer

    No full text
    Evaluasi Pembelajaran merupakan usaha untuk mengukur sejauh mana pemahaman siswa dan mengetahui keefektifan metode pengajaran yang digunakan, serta memberi manfaat bagi guru dalam melakukan perbaikan proses pembelajaran. Namun, dalam penerapannya, evaluasi pembelajaran seringkali tidak berjalan maksimal. Oleh karena itu, tujuan penulisan ini adalah untuk menjelaskan konsep serta inovasi-inovasi evaluasi pembelajaran dalam bidang ilmu komputer. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data studi pustaka (library research). Hasil pembahasan menjelaskan inovasi evaluasi pembelajaran, jenis-jenis alat evaluasi pembelajaran, bagaimana penyusunan alat evaluasi pembelajaran, inovasi evaluasi pembelajaran dalam bidang ilmu komputer, dan pemanfaatan inovasi dalam evaluasi pembelajaran pada bidang ilmu komputer. Inovasi evaluasi pembelajaran dalam bidang ilmu komputer merupakan proses penting untuk menjamin efektivitas dan efisiensi pembelajaran; inovasi ini juga meningkatkan proses evaluasi dan pengukuran pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam evaluasi pembelajaran bidang ilmu komputer dengan menjelaskan inovasi-inovasi seperti pemanfaatan Edmodo, Quizizz, Google Form, Kahoot, Plickers, Testmoz, dan ProProfs yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran serta mendukung pembelajaran yang holistis dan memperkaya pembelajaran guru dan murid. Dengan menerapkan berbagai metode inovasi evaluasi tersebut, pendidik dalam bidang ilmu komputer dapat memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dengan efektif dan efisien

    Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Media Flipchart pada Pembelajaran Bahasa Indonesia: Studi pada Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar

    No full text
    Penelitian pada penulisan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia materi teks prosedur di kelas V SD Negeri Peterongan Semarang dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantu media flipchart. Terdapat 24 peserta didik kelas V di SDN Peterongan menjadi subyek penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunnakn metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari prasiklus, siklus 1, dan siklus 2. Pada siklus ini terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan tes hasil belajar. Kriteria ketuntasan kelas minimal 75. Dari hasil penelitian mengungkapkan bahwa peserta didik kelas V SDN Peterongan mencapai hasil belajar yang lebih baik jika menerapkan model PBL berbantu media flipchart. Pada siklus I, perolehan peresentase ketuntasan belajar sebesar 66,67% dengan nilai rata-rata 77,58. Pada siklus II, persentase belajar mengalami kenaikan yang cukup signifikan yaitu sebesar 83,33% dengan nilai rata-rata sebesar 83,83. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan persentase ketuntasan sebesar 19% dan peningkatan nilai rata-rata sebesar 6,0. Maka, dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantu flipchart dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia materi teks prosedur di kelas V SDN Peterongan

    288

    full texts

    463

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇