Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
Efektivitas Penggunaan Buku Ajar Sastra Lisan Suku Mbojo Berorientasi pada Model CIRC untuk Matakuliah Apresiasi Sastra
Telah dilakukan penelitian dengan judul efektivitas penggunaan buku ajar sastra lisan suku Mbojo untuk matakuliah apresiasi sastra. Tujuan penelitian ini yakni untuk menilai keefektivan sebuah buku ajar yang memandukan budaya lokal yang berfokus pada sebuah model pembelajaran yang kooperatif. Metode yang digunakan pada penelian ini adalah model pengembangan dari Thiagarajan yang dikenal dengan Four-D Models (4-D). Hasil penilaian kelayakan oleh validator isi sebesar 80.72% (sangatlayak) dan validator media pembelajaran sebesar 91.51% (sangat layak). Uji efektivitas menunjukkan bahwa buku ajar tersebut efektif meningkatkan hasil belajar dibanding dengan buku ajar lain
Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Flashcard Huruf Hijaiyah terhadap Hasil Belajar Iqro pada Santri The Gold Generation
Objek kajian adalah ini media flashcard. Masalah yang dijawab dalam penelitian ini adalah “apakah ada pengaruh penggunaan media pembelajaran flashcard huruf hijaiyah terhadap hasil belajar santri kelas iqro satu The Gold Generation”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh media flashcard huruf hijaiyah terhadap hasil belajar santri kelas iqro satu The Gold Generation. Jenis penelitian ini ialah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan one shot case study, bentuk penelitian ini menggunakan satu kelompok dan diberikan perlakuan, kelompok yang diberikan perlakuan yaitu kelas eksperimen dengan penggunaan media flashcard. Adapun tehnik pengumpulan data terdiri dari observasi, angket, dan tes, serta tehnik analisis data menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis, dan fokus penyajian dalam penelitian ini adalah (1) penggunaan media flashcard, (2) pemberian tes di iqro satu huruf hijaiyah. Data tersebut dianalisis dengan mengunakan metode statistik yaitu dengan perhitungan uji normalitas dengan nilai X2 hitung 135,659 > X2 tabel 11,070 dari hasil chi kuadrat hitung lebih besar dari chi kuadrat tabel maka data berdistribusi normal. Selanjutnya pengujian dilakukan menggunakan uji hipotesis atau t-tes yaitu dapat melihat pengaruh penggunaan media flashcard huruf hijaiyah, pernyataan tersebut ditandai dengan nilai thitung 10,610> tabel 1,711 maka hipotesis diterima. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka dapat dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan dengan taraf 0,05 atau 5% pada penggunaan media flashcard huruf hijaiyah terhadap hasil belajar santri iqro satu The Gold Generation tahun pembelajaran 2021
Peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan di Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan judul “Peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan Di Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam proses pemberdayaan perempuan di Desa Matua Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Metode yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini di dapat dari kantor Desa Matua dan didapatkan dari hasil wawancara langsung dengan Tim Penggerak PKK. Dari hasil analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Peranan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Dalam Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan di Desa Matua telah terlaksana dengan cukup baik dan sangat berperan dalam Pemberdayaan Masyarakat yang sudah terlihat cukup baik dari pemberdayaan life skill berupa bimbingan dan keterampilan, mengadakan pelatihan, serta melakukan pemasaran
Pengaruh Media Pembelajaran E-Learning Berbasis Edmodo terhadap Hasil Belajar Siswa SMK
Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif, Dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu Variabel X pengaruh penggunaan media edmodo sebagai variabel bebas dan Variabel Y hasil belajar siswa sebagai variabel terikat, adapun sampel dalam penelitian ini yaitu kelas X TKJ yang berjumlah 36 orang, sehingga dalam penelitian ini menggunakan “teknik sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu”, Berdasarkan uraian dan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media edmodo terhadap hasil belajar siswa SMK Negeri 1 Dompu dengan uraian 1) Terdapat pengaruh penggunaan media edmodo yang signifikan terhadap hasil belajar siswa, 2) Dengan hasil uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 8,519 dan nilai ttabel sebesar 1,690 dengan angka signifikansi 0,05% yang berarti pengaruh penggunaan media edmodo terhadap hasil belajar siswa SMK Negeri 1 Dompu, sehingga hipotesis yang diajukan Diterima
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Soal Terbuka dengan Model Pembelajaran Konvensional
Model pembelajaran soal terbuka maupun model pembelajaran konvensional merupakan model pembelajaran yang mampu mengaktifkan siswa dalam memperoleh pengetahuan dan pengalaman belajar dari konsep matematika yang diterima. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMP 4 Pancasila Donggo Bima pada bulan April. Subjek penelitian adalah 70 siswa di dua kelas yaitu kelas VIIIA dan kelas VIIIB. Penelitian ini menggunakan designeksperimental yaitu, satu kelas eksperimen belajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dan satu kelas kontrol belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil yang diperoleh dalam penelitian adalah hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dan model pembelajaran konvensional. Uji T-test yang dilakukan menunjukkan terdapat perbedaan. Rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen setelah perlakuan adalah 33,0625 sedangkan hasil belajar kelas kontrol adalah 39,4167. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil analisis data dan pembahasan adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran soal terbuka dengan model pembelajaran konvensional, dan model pembelajaran soal terbuka cocok diterapkan pada pokok bahasan bangun ruang siswa SMP 4 Pancasila Donggo Bima Tahun Pelajaran 2019/2020.
Pengaruh Metode Pemberian Tugas terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa
Pemberian Tugas merupakan suatu metode yang diterapkan dalam proses belajar mengajar, dengan memberikan tugas kepada siswa setelah guru memberikan materi yang bersifat pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar matematika. Jenis penelitian ini ialah korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi ialah seluruh siswa SD Negeri 16 Dompu yang berjumlah 246 orang siswa. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V sebanyak 19 siswa. Untuk memperoleh data penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa kuesioner/angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji-t. Hasil uji-t diperoleh thitung sebesar 0,425 dan dan ttabel sebesar 1,740. Diperoleh thitung lebih kecil dari pada ttabel pada taraf kesalahan 5% dan dk sebesar 16,2409%. Berdasarkan hipotesis yang diajukan tidak terdapat pengaruh metode pemberian tugas terhadap hasil belajar matematika
Penggunaan Objek Sejarah Dompu Sebagai Sumber Belajar di SMA Negeri 2 Woja
Objek sejarah lokal dalam penelitian yang dilakukan belakangan ini menjadi tren baru dalam pengembangan materi ajar dalam pembelajaran sejarah, khususnya Sejarah Bima- Dompu yang tidak banyak terekspos dalam buku ajar seperti sejarah Jawa dan beberapa wilayah Indonesia lainya. Pengenalan Objek sejarah local diharapkan akan memberikan warna baru dalam wawasan siswa terkait dengan pembelajaran sejarah sehingga siswa akan lebih dekat dan tentunya lebih mampu memahami terkait dengan pembelajaran sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan Objek sejarah Dompu sebagai sumber pembelajaran Sejarah. Pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan adalah diketahui nilai yang diperoleh oleh kelas kontrol rata-rata 43,8 pada Pretest dan 44,8 pada nilai post test sementara untuk kelas Eksperimen diperoleh nilai rata rata pretest 52 dan post test 73,6, sehingga bisa disimpulkan bahwa penggunaan objek sejarah Dompu sebagai sumber belajar dalam pembelajaran sejarah bisa meningkatkan hasil belajar siswa di SMA N 02 Woja Dompu
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual (CTL) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Permasalahan yang dijawab dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran kontekstual (CTL) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa, materi membuat skema kehidupan beberapa jenis makhluk hidup di lingkungan sekitarnya dan slogan upaya pelestariannya di SD Negeri 29 Dompu. pada mata pelajaran IPA tahun pelajaran 2019/2020 ". Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif. Bentuk ini menggunakan dua kelompok, satu kelompok diberi perlakuan, sedangkan kelompok lainnya tidak diberi perlakuan. Kelompok yang diberi perlakuan adalah kelas eksperimen dengan model pembelajaran kontekstual (CTL), dan kelompok yang tidak diberi perlakuan adalah kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Fokus penyajian dalam penelitian ini adalah (1) model pembelajaran kontekstual (CTL) di kelas IV B, (2) metode konvensional di kelas IV A, (3) pre-test dan post-test, (4) semester genap, (5)) siklus hidup hewan. Analisis data menggunakan metode statistik yaitu perhitungan uji-t dapat melihat pengaruh model pembelajaran kontekstual (CTL) dengan membandingkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pernyataan tersebut ditunjukkan dengan nilai thitung> ttabel atau 7,123> 1,677. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kontekstual (CTL) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV B (eksperimen) dan kelas IV A (kelas kontrol) di SD. Negeri 29 Dompu pada tahun pembelajaran 2019/2020
Upaya Meningkatan Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas VII dengan Model Discovery Learning di SMP Negeri 1 Winongan
Bahasa sebagai sebuah system makna yang diekspresikan dalam system social memiliki berbagai bentuk sesuai dengan perbedaan tujuan penggunaan bahasa dalam komunikasi. Untuk mengimplementasikan tujuan pembelajaran tersebut bahasa digunakan dan dipelajari secara nyata dalam komunikasi. Karena itu model discovery learning merupakan salah satu model yang dapat digunakan untuk menulis puisi berkenaan dengan keindahan alam. Dalam penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah apakah model discovery learning dapat membantu siswa dalam keningkatkan kemampuan dan dapat memotivasi siswa untuk menulis puisi berkenaan dengan keindahan alam. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam menulis puisi berkenaan dengan keindahan alam dan mengetahui tingkat kesenangan siswa untuk belajar. Adapun metode penelitian dilakukan secara langsung melalui observasi di SMP Negeri 1 Winongan Kabupaten Pasuruan pada siswa kelas 7e semester genap tahun pelajaran 2018-2019. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus terbagi dala 2 kali pertemuan dengan menggunakan lembar tes untuk menjaring keberhasilan siswa dalam menilis puisi yang berkenaan dengan keindahan alam. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan bahwa model discovery learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi berkenaan dengan keindahan alam serta dapat memotivasinya. Hal ini dapat dilihat dari hasil siklus pertama perata yang didapat adalah 72,92% dan 65,85% manjadi 86,49% dan 92,68%berarti ada kenaikan 13,57 % dan 26,83%. Inilah wujud peningkatan kemampuan dan motivasi dalam menulis puisi berkenaan dengan keindahan alam pada siswa kelas 7e SMP Negeri 1 Winongan, Pasuruan.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bangun Datar dengan Pendekatan Open Ended pada Sekolah Menengah Pertama
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pengembangan perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended yang berkualitas baik dan menghasilkan perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended yang berkualitas baik. Kriteria perangkat pembelajaran yang berkualitas baik adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan sesuai dengan prosedur pengembangan perangkat serta memenuhi lima dari enam kategori-kategori berikut dengan catatan THB valid, reliabel, dan sensitif, serta ketuntasan belajar tercapai: (1) valid menurut penilaian pakar, (2) efektif untuk aktivitas siswa, (3) efektif untuk kemampuan guru mengelola pembelajaran, (4) positif untuk respon siswa terhadap pembelajaran, (5) valid, reliabel, dan sensitif untuk THB, dan (6) tuntas untuk hasil belajar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended di kelas VII SMP. Model pengembangan perangkat yang digunakan adalah “model 4-D Thiagarajan” yang telah dimodifikasi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, dan Tes Hasil Belajar. Berdaasarkan hasil analisis deskriptif pada tahap pengembangan diperoleh kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran Bangun Datar dengan pendekatan open-ended berkualitas baik, karena memenuhi kategori: (1) valid berdasarkan penilaian ahli, (2) aktivitas siswa efektif, (3) kemampuan guru mengelola pembelajaran efektif, (4) respon siswa terhadap pembelajaran positif (5) valid, reliabel, dan sensitif untuk THB, dan (6) hasil belajar tuntas secara klasikal