Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
Analisis Faktor-Faktor yang memengaruhi Kesulitan dalam Belajar
Kesulitan belajar mengacu pada situasi ketika seorang anak tidak mampu menunjukkan kemampuan belajar yang optimal, sehingga terjadi jeda antara pemahaman dan prestasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar pada anak serta mengidentifikasi ciri-ciri dan penyebabnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara. Data dikumpulkan ketika wawancara dengan guru Bimbingan dan Konseling serta tiga siswa yang relevan, didukung catatan lapangan, foto, dan rekaman wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti pertumbuhan fisik, dan faktor eksternal, seperti lingkungan belajar yang tidak dapat dibangun serta motivasi yang rendah. Dukungan teman sebaya berperan penting dalam mengatasi kesulitan tersebut. Disarankan agar mengutamakan pendekatan pembelajaran yang lebih personal, lingkungan belajar lebih kondusif, dan kolaborasi antara siswa
Pengaruh Kompetensi Digital dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru dengan Mediasi Motivasi Berprestasi di SD XYZ
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat pengaruh kompetensi digital dan disiplin kerja terhadap kinerja guru dengan mediasi motivasi berprestasi di SD XYZ cabang Bekasi. Data penelitian ini diperoleh dari distribusi kuesioner terhadap 110 orang guru yang bekerja dan mengajar di SD XYZ Cabang Bekasi. Data penelitian dianalisa menggunakan SmartPLS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis guna mengetahui pengaruh koefisien dari variabel-variabel penelitian. Seluruh populasi digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi. Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi. Kompetensi digital berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Motivasi berprestasi berpengaruh positif terhadap kinerja guru. Penemuan lain menunjukkan kompetensi digital berpengaruh terhadap kinerja guru dengan mediasi motivasi berprestasi. Disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja guru dengan mediasi motivasi berprestasi. Berdasarkan hasil penelitian ada beberapa implikasi untuk guru; pentingnya kompetensi digital, disiplin kerja sebagai fondasi, motivasi berprestasi sebagai penggerak, peran mediasi sebagai motivasi berprestasi
Peran Undang-Undang dalam Penguatan Kebijakan Pendidikan Islam di Pesantren
Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji Kebijakan pendidikan Islam di pesantren sering kali dihadapkan pada dilema antara pelestarian tradisi dan adaptasi terhadap modernisasi. Di satu sisi, pesantren harus menjaga identitasnya sebagai pusat pendidikan berbasis Islam; di sisi lain, pesantren dituntut untuk menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja dan berkontribusi di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang komprehensif terhadap kebijakan pendidikan Islam di pesantren untuk memahami bagaimana kebijakan tersebut dapat diimplementasikan secara efektif, tanpa mengorbankan nilai-nilai inti pesantren. Analisis kebijakan ini juga penting untuk mengevaluasi sejauh mana kebijakan yang ada mendukung pengembangan kompetensi santri, baik dalam aspek spiritual, intelektual, maupun keterampilan praktis. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini library research (kajian pustaka). Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yakni dengan data-data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, baik dari buku, jurnal, dan lain-lain yang relevan dengan tema penelitian
Implementasi Pendekatan TaRL pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia sebagai upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri Pedurungan Kidul 01 dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) yang terintegrasi dengan model pembelajaran berbasis masalah (PBL). Penelitian ini dilakukan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif berbasis lesson study dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 28 siswa, yang dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuan belajar (tinggi, sedang, rendah). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, dari rata-rata 68,57 dengan persentase ketuntasan 43% pada siklus 1, menjadi rata-rata 83,93 dengan persentase ketuntasan 86% pada siklus 2. Pendekatan TaRL memungkinkan guru memberikan bimbingan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan setiap kelompok siswa, sehingga efektif dalam meningkatkan hasil belajar secara keseluruhan. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan pembelajaran yang adaptif dan terarah untuk mengatasi kesenjangan kemampuan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Penerapan metode ini tidak hanya membantu siswa mencapai hasil yang lebih baik tetapi juga memotivasi mereka untuk lebih percaya diri. Guru dapat lebih memahami kebutuhan individu siswa, memungkinkan mereka untuk menciptakan strategi pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan relevan. Upaya ini membangun suasana belajar yang kolaboratif dan interaktif
Pembelajaran dengan Pendekatan CRT Berbasis PBL untuk meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kombinasi CTR dan PBL pada keterlibatan dalam pembelajaran. Adanya tantangan global saat ini membuat pemerintah melakukan kebijakan terutama dalam bidang pendidikan yaitu dengan mengimplementasi pembelajaran yang menekankan pada siswa (student center). Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan pendekatan CRT dalam proses pembelajaran. Namun, pendekatan CRT saja tidak cukup. Sehubungan dengan ini diperlukan dengan adanya model pembelajaran salah satunya adalah PBL. Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode penelitian campuran dimana metode yang digunakan adalah dengan menggabungkan metode kualitatif dan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi yang telah ditentukan, yaitu 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest siswa. Didukung dengan adanya data kualitatif yang dilakukan melalui wawancara dengan guru dan siswa mendapatkan hasil bahwa pendekatan CRT memudahkan siswa dalam memahami materi karena dapat dikaitkan dengan budaya dan pengalaman pribadi mereka. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan CRT dan model pembelajaran PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa disekolah dasar
Eksperimentasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek berbantuan Aplikasi GeoGebra terhadap Kemampuan Matematika Siswa
Pemahaman siswa terhadap konsep bilangan rasional masih rendah karena sifatnya yang abstrak dan minimnya penggunaan media visual interaktif dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain Non-equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari dua kelas VII SMP, yaitu kelompok eksperimen (20 siswa) yang diberi perlakuan model Project-Based Learning berbantuan aplikasi GeoGebra dan kelompok kontrol (23 siswa) dengan pembelajaran konvensional. Instrumen tes terdiri dari soal uraian pemahaman konsep dengan validitas isi dan reliabilitas α = 0,82. Hasil post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (rata-rata 83,4) dibandingkan kelompok kontrol (rata-rata 70,2), dengan signifikansi uji-t sebesar 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi GeoGebra dalam pembelajaran berbasis proyek efektif meningkatkan pemahaman konsep bilangan rasional, sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan partisipasi aktif siswa. Studi ini memberikan kontribusi praktis bagi desain pembelajaran matematika yang inovatif dan berbasis teknologi
Analisis Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam mencapai Tujuan Pembelajaran di Jenjang PAUD
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran berdiferensiasi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan dampaknya terhadap perkembangan anak. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berlandaskan filsafat postpositivisme, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi di KB Aufaa Al Matin, Kota Tangerang. Fokus utama penelitian adalah bagaimana pembelajaran berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar individu, yang disesuaikan dengan kesiapan, minat, dan profil belajar setiap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan kualitas dan makna pembelajaran, serta mendorong perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan fisik anak. Dengan memberikan stimulus yang sesuai, anak-anak menunjukkan peningkatan dalam prestasi akademik, keterampilan sosial, kemandirian, dan kreativitas, serta penurunan tingkat stres dan perilaku bermasalah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi guru dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di PAUD
Analisis Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik pada Pembelajaran Geografi Berbasis Media Quis Kahoot
Seiring berkembangnya zaman, maka teknologi juga semakin berkembang. Perkembangan teknologi mempengaruhi perkembangan media evaluasi pembelajaran, sehingga guru pada abad 21 dituntut untuk kreatif, inovatif, serta dapat mengoptimalkan teknologi dengan baik. Namun, ketika pembelajaran berlangsung pasti ditemukan permasalahan salah satunya yaitu kurangnya motivasi belajar peserta didik yang menyebabkan peserta didik merasa jenuh dan kurang tertarik untuk melakukan evaluasi pembelajaran yang akan membuat tidak maksimalnya hasil evaluasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar kognitif peserta didik pada pembelajaran geografi menggunakan media kuis Kahoot. Penelitian ini menggunakan jenis Quasi Eksperimen Design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Sampel ditentukan secara purposive sample dengan memilih kelas XI IPS 1 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar tes, lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Menganalisis hasil belsar peserta didik menggunakan statistik deskriptif dengan aplikasi SPSS 26.0 For Windows. Penelitian ini menunjukkan hasil nilai rata-rata hasil belajar kognitif peserta didik pada kelas eksperimen sebesar 78,94 yang dimana nilai tersebut berada di atas KKM
Keterampilan Guru mengadakan Variasi pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi gaya mengajar, penggunaan media dan bahan pelajaran, serta pola interaksi dan kegiatan dalam pembelajaran Matematika siswa kelas V di SD Inpres Pakkolompo. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilaksanakan pada Maret-Juni 2021 dengan subjek guru kelas V dan informan kepala sekolah serta siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Analisis data menggunakan model interaktif Milles dan Hubberman, yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dalam pembelajaran Matematika meliputi: (1) Gaya mengajar yang mencakup variasi suara, gerakan badan, dan mimik wajah untuk menarik perhatian siswa; (2) Penggunaan media dan bahan pelajaran, termasuk media visual, audio visual, serta bahan belajar dari lingkungan sekitar; (3) Pola interaksi dan kegiatan yang melibatkan komunikasi multi arah, serta kegiatan ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pembelajaran di luar kelas
Penggunaan Media Puzzle berdasarkan Pendekatan PMRI Materi Perkalian dan Pembagian Pecahan dengan Bilangan Asli
Penelitian ini dilatar belakangi berbagai permasalahan siswa dalam menyelesaikan perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Permasalahan yang terjadi membuat siswa kurang suka dengan materi pecahan dan mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan media puzzle berdasarkan pendekatan PMRI materi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli. Metode Penelitian ini meliputi observasi, wawancara dengan siswa, dan dokumentasi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari guru dan siswa kelas V yang berjumlah 16 siswa. Hasil penelitian di SD N 3 Bugel, menunjukkan bahwa adanya pemahaman materi perkalian dan pembagian pecahan dengan menggunakan media puzzle. Dalam proses pembelajaran tersebut peneliti menerapkan prinsip pendekatan PMRI berbantuan buah tomat. Penggunaan buah tomat ini bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa terkait bagian-bagian pecahan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media puzzle berdasarkan pendekatan PMRI materi perkalian dan pembagian pecahan dengan bilangan asli dapat membantu siswa belajar materi pecahan dengan bilangan asli