Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
Peran Komunitas Belajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Gugus 11 PKG PAUD
Penelitian ini bertujuan untuk implementasi Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangatlah penting, di mana kompetensi pedagogik guru masih rendah, menyebabkan praktik mengajar cenderung monoton. Komunitas belajar berfungsi sebagai platform bagi guru untuk berbagi pengalaman, bertukar ide, dan mengakses sumber daya pendidikan yang relevan, sehingga meningkatkan kualitas pembelajaran. Proses pembelajaran yang efektif dipengaruhi oleh pemahaman guru tentang karakteristik siswa dan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dengan adanya media pembelajaran yang bervariasi, implementasi Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan relevan melalui pendekatan berbasis proyek. Slogan Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bertujuan mempercepat reformasi pendidikan di Indonesia, mendorong peningkatan kompetensi semua pelaku pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi persepsi guru PAUD mengenai komunitas belajar dan dukungan dari stakeholder. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru di Bina Bangsa Islamic School dan gugus 11 Kecamatan Serang selama tiga bulan. Hasil menunjukkan bahwa komunitas belajar dapat membantu mengatasi tantangan yang dihadapi guru dan meningkatkan kemampuan pedagogik mereka. Penelitian ini menegaskan pentingnya komunitas belajar dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat PAUD
Implementasi Model Atik dalam Permainan Congklak untuk meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4–5 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah kemampuan motorik halus dapat meningkat melalui implementasi model ATIK dalam permainan congklak dan bagaimana model tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun di TK Islam Mutiara Sunnah, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak 10 anak. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model ATIK dalam permainan congklak dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara signifikan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam metode pembelajaran motorik halus di pendidikan anak usia dini, serta memberikan inspirasi bagi guru dan pendidik dalam merancang aktivitas pembelajaran yang kreatif dan efektif
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua terhadap Gangguan Konsentrasi Anak dalam Penggunaan Gadget Usia 5-6 Tahun
Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Gangguan Konsentrasi Anak Dalam Penggunaan Gadget Anak Usia Dini. Anak Merupakan salah satu amanat dari Allah SWT. Anak yang sedang berada dalam rentang usia 3-6 tahun, Merupakan sosok individu yang sedang dalam proses perkembangan. Perkembangan anak adalah suatu proses perubahan dimana anak belajar menguasai tingkat yang lebih tinggi dari aspek-aspek: Nilai Agama dan Moral, FisikoMototik, Kognitif, Sosial Emosional, dan interaksi baik dengan sesama maupun dengan benda-benda dalam lingkungan hidupnya. Perkembangan tersebut tentunya tidak terlepas dari pendidikan orang tua yang bertanggung jawab atas pendididkan anak adalah dengan memberikan bimbingan dan pola asuh terhadap anak melalui pendidikan dengan keteladanan, pembiasaan nasihat dan perhatian tentang hal-hal yang bermanfaat untuknya. Hasil analisis Data akan memebrikan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Gangguan Konsentrasi Anak Dalam Penggunaan Gadget Anak Usia Dini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga dari Orang Tua, Pendidik, dan Praktisi dalam Mengelola penggunaan Gadget Anak
Implementasi Nilai Karakter dalam Al-Qur’an: Mendidik Anak di Era Digital dengan Nilai-Nilai Pendidikan Islam
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi oleh Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Indonesia serta merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran non-formal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, analisis jurnal, dan dokumen terkait. Di era digital, kemajuan teknologi menawarkan peluang besar namun juga tantangan, terutama dalam pengembangan karakter generasi muda. Paparan teknologi yang berkepanjangan dapat mempengaruhi perkembangan moral anak, sehingga pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur'an menjadi penting. Penelitian ini mengkaji nilai-nilai karakter dalam Al-Qur'an dan penerapannya dalam pendidikan anak-anak di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif terhadap penelitian kepustakaan, data dikumpulkan dari buku tafsir, artikel jurnal, dan dokumen terkait, yang kemudian dianalisis secara konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kebajikan Al-Qur'an seperti keadilan, kedermawanan, kesabaran, kejujuran, ketulusan, dan toleransi dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan di era digital. Implementasi nilai-nilai ini melalui kurikulum berbasis teknologi dan literasi digital dapat memperkuat moral anak dan meningkatkan pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan agar pendidik, orang tua, dan pemangku kepentingan bersinergi dalam mengintegrasikan pendidikan karakter berbasis ajaran Islam dengan kebutuhan zaman untuk membentuk generasi unggul secara moral, intelektual, dan spiritual
Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Cantika Alami Indonesia Jakarta Barat
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan variabel gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan variabel gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan variabel gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PT Cantika Alami Indonesia Jakarta Barat. Sampel yang digunakan adalah teknik sampel jenuh yang berjumlah 60 karyawan. Teknik pengumpulan data melalui data primer dan sekunder. Teknin analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, analisis regresi linier sederhana, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara parsial terdapat pengaruh positif dan siginifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT Cantika Alami Indonesia Jakarta Barat, hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 33,282+0,233X₁ dan nilai thitung 2,238 dan nilai table disttribusi 5% 1,6571, maka thitung 2,238 > ttabel 1,671 dengan taraf sig. < 0,05 yaitu 0,029. (2) Secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Cantika Alami Indonesia Jakarta Barat, hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 18,096 + 0,571 X2 dan nilai thitung 7,485 > ttabel 1,671 dengan taraf sig. <0,05 yaitu 0,000. (3) Secara simultan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Cantika Alami Indonesia Jakarta Barat, hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier berganda Y = 13,405 + 0,162 X1 + 0,551 X2, nilai korelasi sebesar 0,728, nilai koefisien determinasi sebesar 52,9%, serta nilai h fhitung 32,058 > ftabel 3,159 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05
Pengaruh Kesehatan Mental Kepuasan Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Komitmen Karyawan
Penelitian ini menganalisis pengaruh kesehatan mental, kepuasan kerja, dan budaya organisasi terhadap komitmen karyawan di PT Revass Utama Medika, perusahaan distribusi alat kesehatan non-klinis. Survei kuantitatif potong lintang dilakukan terhadap 68 karyawan yang dipilih melalui rumus Slovin dari populasi 209 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tervalidasi dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa kesehatan mental (β = 0,302; p < 0,001), kepuasan kerja (β = 0,223; p = 0,002), dan budaya organisasi (β = 0,257; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan, dengan model menjelaskan 88,9% varians (adjusted R² = 0,884). Secara teoretis, studi ini mengintegrasikan teori Ryff, Locke, dan Denison ke dalam kerangka tiga dimensi komitmen Meyer dan Allen. Secara praktis, hasilnya menegaskan pentingnya strategi SDM yang terintegrasi dalam mendukung kesejahteraan psikologis, sistem kerja adil, dan nilai organisasi yang inklusif guna membangun loyalitas karyawan jangka panjang
Pengaruh Media Smart box terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang efektifnya proses pembelajaran pada mata pelajaran Pancasila di kelas IV SDN 29 Woja, terutama dalam penerapan media pembelajaran yang kurang optimal, sehingga siswa kesulitan memahami materi. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti mengusulkan penggunaan media smart box yang sesuai dengan tahap operasional konkret untuk memberikan dampak langsung pada pemahaman siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media smart box terhadap hasil belajar Pancasila siswa kelas IV SDN 29 Woja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media smart box memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, yang dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05). Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan media smart box secara efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pancasila di kelas IV SDN 29 Woja
Kebijakan Pendidikan Islam di Sekolah Islam Terpadu
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan menghambat keberhasilan Sekolah Islam Terpadu dalam mengimplementasikan kurikulum terpadu. Sekolah Islam Terpadu disebut sebagai bentuk reformasi pendidikan di Indonesia belakangan ini dikarenakan bergesernya lembaga pendidikan Islam madrasah dan ataupun pesantren kepada bentuk lembaga Sekolah Islam terpadu dengan sistem pendidikan full day school. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research). Metode kepustakaan (Library research) merupakan jenis penelitian yang data utamanya bersumber dari buku, jurnal, atau artikel yang berhubungan dengan Kebijakan Pendidikan Islam Di Sekolah Islam Terpadu. Sekolah Islam Terpadu adalah perpaduan fungsional antara kurikulum pendidikan agama (yang menjadi ciri khas pesantren dan madrasah) dengan kurikulum pendidikan nasional (yang menjadi ciri khas sekolah umum). Adapun terpadu atau terintegrasi dalam sekolah Islam modern dimaksudkan sebagai penguat (tauhid) dari ajaran Islam yang utuh menyeluruh (syumuliah) dalam gerakan da’wah di bidang pendidikan sebagai koreksi atas orientasi pragmatis, sekular, materialis, dan segregatif dalam paradigma pendidikan modern yang berciri dikotomis (mutanaqida) dan parsial (juz’iyah). Dengan kata lain, Sekolah Islam Terpadu adalah implementasi dari konsep pendidikan Islam yang berlandaskan al-Qur’an dan as-Sunnah serta berorientasi pada pembentukan kepribadian siswa yang terpuji
Artificial Intelegence sebagai Asisten Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Artificial Intellegence (AI) sebagai asisten dalam mendukung tugas guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Kemajuan teknologi berdampak besar pada dunia pendidikan. Semua yang dulu serba manual kini telah diganti oleh kemajuan teknologi. Kecanggihan teknologi di abad modern ini telah merubah semua yang sulit menjadi mudah. Beberapa tahun belakangan ini kita sudah sangat terbantu dengan adanya Google yang mampu menjawab semua pertanyaan dan rasa penasaran kita tentang pengetahuan. Yang terbaru di era digital ini dan menggemparkan dunia secara menyeluruh yakni AI (Artificial Intelligence). AI telah memberikan kemudahan yang jauh lebih canggih dari Google. Dunia pendidikan menjadi berubah total dengan adanya AI. Maka pada jurnal kali ini kami akan mencoba membahas tentang AI sebagai Asisten bagi guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini adalah Studi Kepustakaan. Penelitian ini diawali dengan mengumpulkan data dari seminar, jurnal, buku, dan informasi dari internet. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa AI bermanfaat sebagai asisten dalam membantu, memudahkan dan meringankan tugas guru pendidikan agama Islam dalam banyak hal dan juga kesempatan
Implementasi Budaya Sekolah 3S (Senyum, Sapa, Salam) di Sekolah Dasar
Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter individu sepanjang hayat, mulai dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi budaya 3S (Senyum, Sapa, Salam) sebagai upaya membangun moral generasi muda di SDN 074/IX Suka Makmur. Budaya 3S diterapkan melalui kebiasaan menyapa, senyum, dan salam di berbagai aktivitas sekolah, baik secara rutin, spontan, terprogram, maupun melalui keteladanan guru dan staf. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budaya 3S memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa. Siswa menjadi lebih sopan, ramah, dan memiliki sikap sosial yang tinggi. Selain itu, budaya ini menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan damai, mempererat hubungan antarwarga sekolah, serta meningkatkan rasa hormat kepada orang lain. Namun, implementasi budaya ini menghadapi tantangan, seperti pengaruh negatif teknologi informasi dan komunikasi serta lingkungan sosial siswa yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk memastikan keberlanjutan pembiasaan positif ini. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendidikan berbasis karakter dalam membangun generasi yang bermoral dan berkepribadian baik