Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
Pengembangan Buku Ajar Bahasa dan Sastra Daerah “Bo Sangaji Kai” menggunakan Strategi Anticipation Guide
Penilitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi mahasiswa dalam mengembangkan buku ajar yang lebih inovatif, kreatif dan menarik agar mahasiswa mudah untuk memahaminya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4D. Adapun hasil yang ditemukan dalam penelitian ini, yakni: Pengembangan Buku Ajar Bahasa dan Sastra Daerah “Bo’ Sangaji Kai” Menggunakan Strategi Anticipation Guide untuk Mahasiswa STKIP Yapis Dompu dengan menggunakan model pengembangan Four-D berada pada kategori “BAIK”, hal tersebut dibuktikan dengan enam kriteria perangkat pembelajaran yang baik, yakni: (a) Valid menurut validator, (b) Efektif untuk kemampuan Dosen dalam mengelolah pembelajaran di kelas, (c) Efektif untuk aktivitas mahasiswa dalam melakukan aktivitas pembelajaran di dalam kelas, (d) Positif untuk respon mahasiswa terhadap aktivitas pembelajaran, (e) Valid, reliabel, dan sensitif untuk Tes Hasil Belajar, dan (f) ketuntasan belajara secara klasikal telah tercapai Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang digembangakan dapat dinyatakan “LAYAK” untuk digunakan dalam proses pembelajaran pada mata kuliah Apresisasi Puisi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Yapis Dompu
Peran Pembelajaran Quantum Learning dalam Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa di MA AL-Istiqomah Kota Sukabumi
Penelitian ini berkenaan dengan pelaksanaan penerapan metode quantum learning dalam pembelajaran fikih di MAS Al-istiqomah Kota Sukabumi. Metode yang digunakan dalam penellitian ini adalah metode kualitatif desktiptif. Dimana peneliti melakukan uji keabsahan data dengan cara Triangulasi Sumber, yaitu dengan melakukan wawancara terhadap kepala Sekolah dan pendidik dan tenaga pendidik yang dilakukan pada tanggal 25 Oktober 2022 dan ditindak lanjuti dengan komunikasi berkala, Prinsipnya adalah bahwa sugesti dapat dan pasti mempengaruhi hasil situasi belajar, dan setiap detail apa pun memberikan sugesti positif ataupun negatif. Quantum didefinisikan sebagai “interaksi-interaksi yang mengubah energi menjadi cahaya”. Quantum Learning terkenal dengan prinsip “bawalah dunianya ke dalam dunia kita dan dunia kita ke dalam dunia mereka” artinya bahwa peserta didik seakan-akan larut dalam dunia materi yang akan dipelajari sehingga peserta didik merasa tenang, nyaman, dan menyenangkan dalam proses pembelajaran. Konsep rancangan proses pembelajaran, yaitu: tumbuhkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan yang dikenal dengan istilah “TANDUR”
Peran Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini dalam Implementasi Kurikulum dan Metode Belajar pada Anak Usia Dini
Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peranan penting untuk kemajuan pendidikan di masa mendatang. PAUD adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil, kurikulum dan metode pembelajaran di PAUD Annisa Sahara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang berbasis lapangan. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAUD Annisa termasuk jenjang PAUD nonformal dengan jenis Kelompok Bermain (KB). Kurikulum yang digunakan di PAUD Annisa Sahara adalah kurikulum 2013, kurikulum PAUD memiliki ciri khas diantaranya bersifat unified, dinamis, sesuai dengan perkembangan anak, bersifat holistik, dan sesuai dengan lingkungan terdekat anak. Evaluasi pembelajaran di PAUD Annisa Sahara meliputi 6 aspek, yaitu nilai agama dan moral, fisik dan motorik, kognitif, sosial emosional, bahasa, dan seni
Model Pembelajaran Visual Auditori dan Kinestetik pada Pelajaran AL-Qur’an
Proses belajar mengajar telah mengalami perkembangan yang sangat pesat sesuai dengan perkembangan zaman itu sendiri, namun disisi lainnya tidak terlihat adanya keseiringan atau kesejalanan antara teori perkembangan dengan cita-cita dan harapan pendidikanu ntuk mewujudkan pendidikan yang seutuhnya semestinya dalam proses pendidikan dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang mengoptimalkan fusngsi panca indra, utamanya indra pendengaran, indra penglihatan dan anggota tubuh lainnya. Metode dan media pembelajaran yang dapat mempungsikan indra-indra yang dimiliki manusia saat proses pembelajaran adalah Visual, Auditori dan Kinestetik. Sebagaimana hasil penelitian pada pembejaran agama (Interpretasi QS Al ‘Alaq), di MA Azzainiyah dengan hasil kefahamannya mencapai 97 % dari 23 siswa yang hadir selama proses pembelajaran
Pengaruh Pelatihan Kerja Kompensasi Finansial dan Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan
The aim of this research is to determine the effect of job training, financial compensation and career development on employee performance at the CV Best Indonesian Gift Company. The method for determining the sample in this research is using saturated sampling (census). The total sample was 36 respondents. The data analysis techniques used in this research are Validity Test, Reliability Test, Classical Assumptions, and Multiple Linear Regression Analysis. The results of this study indicate that job training (X1), financial compensation (X2), and career development (X3), is assumed to be equal to 0 (zero), then employee performance (Y) will increase. The results of this study indicate that job training (X1), financial compensation (X2), and career development (X3) is assumed to be equal to 0 (zero), then employee performance (Y) will increase. Test the significance of multiple correlation using the F test, simultaneously job training, financial compensation and career development have a positive and significant effect on employee performance. The significance test uses the t test, partially job training, financial compensation and career development have a positive and significant effect on employee performance at the CV Best Indonesian Gift Company
Analisis Kemampuan Guru PAI dalam Merancang Media Pembelajaran Berbasis Digital di MAN 1 Medan
Media Pembelajaran merupakan salah satu metode atau alat belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk merangsang model pembelajaran agar dapat mendukung keberhasilan proses belajar mengajar, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat secara efektif mencapai tujuan yang diinginkan. Seorang Guru harus mampu memanfaatkan teknologi dan komunikasi agar menunjang kemampuan guru untuk memilih dan mengembangkan media pembelajaran. Jenis Penelitian menggunakan kualitatif memperoleh data utama dari observasi. Dari penelitian ini diharapkan mampu mengetahui bagaimana kemampuan guru dalam merancang media pembelajaran berbasisdigital di MAN I Medan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa MAN 1 Medan termasuk sekolah yang baik dalam penerapan media pembelajaran digital sehingga layak menjadi contoh bagi sekolah yang lain dalam menerapakan proses pembelajaran yang melibatkan media pembelajaran berbasis digital. Karena sudah banyak media pembelajaran berbasis Digital di MAN 1 Madan, seperti TV Digital, INFOKUS, Classroom, Canva Digital serta Google. Apalagi MAN 1 Medan baru saja di lounching sebagai Madrasah Digital pertama di Sumatera Utara
The Implementation of Anagram Technique to Enhance the Seventh Grade Students Vocabulary Mastery
This research was mainly conducted in order to prove that anagram technique could improve students’ vocabulary mastery of the seventh grade students of SMP Santo Thomas Medan in the Academic Year of 2021/2022 and to describe their responses towards the implementation of anagram technique during the processes of learning teaching. The quantitative data analysis showed the mean score increases from 78 in Pre-test with 65% of the students got score ≥ 75, to do the post test one with 74% of the students got score ≥ 75. From post test one 80 risen up to 92 in post test two with 97% of the students got score ≥ 75. Nearly all the students pass the minimum completion criterion which is 75. Their mean score is much higher than that. As for the qualitative data, they throwed their enthusiasm in learning with anagram technique because above 60% of students agree and 23% of students are strongly agree. The research findings showed that teaching vocabulary by using anagram technique to the seventh grade students of SMP Santo Thomas 3 Medan could improve their vocabulary mastery significantly
ENGDAKTU sebagai Media Evaluasi Pendidikan Karakter dalam Pendidikan Pramuka Penggalang di Sekolah Dasar
Pembelajaran pramuka diperlukan beberapa aspek pendukung proses pembelajaran yang dapat mencakup materi pembelajaran pramuka maupun cara-cara penggunaan alat pramuka, untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran pramuka, penulis menerapkan penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif yang bernama ENGDAKTU (Engklek Dadu Kartu) sebagai media evaluasi dalam menempuh SKU tingkat Ramu pada Golongan Pramuka Penggalang, sehingga dapat meningkatkan minat siswa dalam pramuka.Dalam penelitian ini, Metode yang penulis gunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisa data dalam penelitian menggunakan metode statistik deskriptif, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket skala likert 1–5, observasi, studi dokumentasi. Hasil penelitian, berdasarkan analisis data dari hasil jawaban reponden bahwa penggunaan ENGDAKTU dapat mempengaruhi Minat Siswa dalam mengikuti kegiatan pramuka. Dari sekian hasil angket dari uraian indikator minat anggota terhadap gerakapan pramuka yang dijabar didapat rerata keseluruhan yaitu sebesar 1,32 yang mana sesuai dengan pedoman kategori rata-rata skor penilaian responden menunjukan kriteria “Sangat Baik”
Strategi Inovasi Kepala Sekolah dalam Perencanaan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Penelitian ini bertujuan untuk membahas permasalahan Implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menyiapkan beberapa instrument penelitian, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa strategi inovasi kepala sekolah sebagi penggerak dan pengambil kebijakan terangkum dalam tujuh uraian; (a) Menyusun program kerja kepala sekolah, meliputi program kerja harian, mingguan, bulanan, satu semester, dan satu tahun, semua itu tertulis, dibuat dalam model besar dan dipajang pada dinding ruang kepala sekolah; (b) Menyiapkan visi misi sekolah, secara tertulis, dipajang pada bagian depan pintu masuk ruang sekolah. Visi misi ini wajib disosialisasikan ke guru, TU, dan siswa bahkan ke orangtua siswa; (c) Mempersiapkan sarana dan prasarana penunjang; (d) Melakukan pendekatan terhadap seluruh anggota sekolah terutama guru-guru yang mendapat tugas sebagai wakil kepala sekolah (e) Menjaga komonikasi dengan baik terhadap seluruh komponen yang ada dalam sekolah; (f) Saling menyambangi, silaturrahim ke ruang guru, ruang TU, dan ruang BK; (g) Melibatkan guru dalam hal kebutuhan guru saat KBM sebagai acuan dalam penyusunan rencana anggaran, serta berusaha transparasi dalam hal pendanaan
Potensi Model PJBL (Project-Based Learning) dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMP Azzainiyyah Nagrog Sukabumi
Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan gaya belajar berbeda yakni gaya belajar visual, audio dan kinestetik. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMP Azzainiyyah Nagrog Sukabumi. Penentuan yang menjadi sampel penelitian dilakukan dengan cara random sampling. Instrumen penelitian terdiri atas tes esay untuk mengukur motivasi belajar Pendidikan agama islam peserta didik. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik, sedangkan interaksi antara model pembelajaran PjBL tidak berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa PjBl efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik