Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
463 research outputs found
Sort by
Persepsi Guru terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap guru SD yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam persepsi guru terhadap Kurikulum Merdeka, termasuk tantangan dan manfaat yang mereka alami dalam penerapannya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana guru memandang dan menghadapi perubahan kurikulum dalam konteks pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar
Implementasi Model Problem Based Learning Berbantuan Media Visual terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 1B
Pembelajaran bahasa Indonesia di kelas 1B cenderung mendapatkan hasil belajar yang rendah dikarenakan kurangnya melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran dan masih menggunakan metode yang konvensional (teacher centered). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran problem based learning dengan bantuan media visual dalam meningkatkan hasil belajar kelas 1B SD Supriyadi Semarang. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian tindakan kelas dengan melaksanakan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas 1B SD Supriyadi, terdiri atas 17 laki-laki dan 11 perempuan dengan total 28 peserta didik. Data hasil belajar peserta didik didapatkan melalui metode tes berupa isian. Data penelitian kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model problem based learning berbantuan media visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik dari setiap siklus. Ditunjukkan dengan rata-rata hasil belajar pra-siklus adalah 56 dan ketuntasan belajar 25%. Sikus 1 menunjukkan peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 74 dengan ketuntasan belajar 57%. Hasil belajar siklus 2 menunjukkan peningkatan dengan rata-rata 88 dan ketuntasan belajar 89%
Konsep Pendidikan Anak dalam Perspektif Nasih Al-Ulwan dan Ibnu Sina
Islam sejak awal menekankan pentingnya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggarisbawahi pentingnya pendidikan dalam Islam, khususnya sejak usia dini, serta menganalisis makna simbolis dari tradisi mengumandangkan adzan pada bayi. Islam sejak awal telah menempatkan pendidikan sebagai pilar penting dalam kehidupan umat. Hal ini tercermin dalam berbagai ajaran dan praktik keagamaan, salah satunya adalah tradisi mengumandangkan adzan di telinga bayi yang baru lahir. Metodologi/Temuan: Melalui kajian hadits dan literatur terkait, penelitian ini menemukan bahwa tradisi mengumandangkan adzan pada bayi memiliki makna mendalam. Hal ini menggarisbawahi pentingnya bagi umat Islam sejak usia muda. Prinsip ini dicontohkan dalam sebuah hadits dimana Nabi menganjurkan mengumandangkan adzan di telinga bayi yang baru lahir, seperti yang diriwayatkan oleh Abu Rafi' dari ayahnya. Amalan ini memastikan bahwa kata-kata pertama yang didengar anak mengagungkan Allah dan meneguhkan syahadat. Selain itu, azan juga berfungsi sebagai pelindung anak, menangkal kekuatan jahat. Pada hakikatnya Islam menanamkan ajaran tauhid sejak lahir. Nashih Ulwan menggarisbawahi fokus Islam pada pendidik, yang memikul tanggung jawab penting dalam membimbing, mengajar, dan merawat anak-anak, bersama dengan orang tua dan pendidik formal di sekolah dan lembaga keagamaan
Pengaruh Keterlibatan Kerja dan Semangat Kerja terhadap Prestasi Kerja Pegawai
Menganalisis pengaruh keterlibatan kerja dan semangat kerja terhadap prestasi kerja pegawai pada Kantor Damri Sorong. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). untuk mengetahui pengaruh keterlibatan kerja terhadap prestasi kerja pada Kantor DamrSi Kota Sorong; 2). untuk mengetahui pengaruh semangat kerja terhadap prestasi kerja pada Kantor Damri Kota Sorong; 3). untuk mengetahui pengaruh keterlibatan kerja dan semangat kerja terhadap kantor Damri Kota Sorong. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada seluruh pegawai Kantor Damri Sorong. Sampel sebanyak 30 Responden dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode analisis data menggunakan uji analisis regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa: 1). nilai t hitung sebesar 11.132 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel keterlibatan kerja pengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja pegawai; 2). nilai t hitung sebesar 11.217 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja; 3). variabel keterlibatan kerja dan semangat kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai F hitung sebesar 646.750 dan nilai F tabel sebesar 2,92. Dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,828 menunjukkan bahwa keterlibatan kerja pegawai sebesar 82,8% sedangkan sisanya 17,2% diterangkan oleh factor-faktor lain diluar model regresi yang dianalisis
Pengaruh Kompensasi dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada PT. Dipa Puspa Labsains Jakarta Selatan)
The aim of this research is to determine the effect of compensation and workload on the performance of PT Dipa Puspa Labsains South Jakarta employees, both partially and simultaneously. The method used is quantitative. The sampling technique used the Slovin formula and a sample of 99 respondents was obtained. Data analysis uses validity tests, reliability tests, classical assumption tests, regression analysis, correlation coefficients, coefficients of determination and hypothesis testing. The results of this research show that partially there is a positive and significant influence between compensation on employee performance with the simple linear regression equation Y= 24.957 + 0.367X1. The correlation value is 0.576 and the tcount value is 6.948 > ttable 1.985 with a significance of 0.000 <0.05. Partially there is a positive and significant influence between workload on employee performance with the simple linear regression equation Y = 15.317 + 0.602X2. The correlation value is 0.536 and the tcount value is 6.259 > ttable 1.985 with a significance of 0.000 <0.05. Simultaneously there is a positive and significant influence between compensation and workload on employee performance with the multiple linear regression equation Y = 16.210 + 0.253X1 + 0.332X2. The coefficient of determination value is 62.3%. And the Fcount value is 30.428 > Ftable 3.09 with a significance level of 0.000 < 0.05
Pengembangan Media Pembelajaran Replika Peta Budaya pada Siswa Sekolah Dasar
Media pembelajaran Replika Peta Budaya merupakan alat bantu yang digunakan untuk memudahkan siswa dalam proses pembelajaran, materi memuat berisi gambar rumah adat, pakaian adat, tarian tradisional, dan makanan khas disetiap provinsi di Indonesia untuk siswa kelas IV SDN 12 Dompu. Tujuan Penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran replika peta budaya dan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, keefektifan pengembangan media pembelajaran replika peta budaya siswa kelas IV SDN 12 Dompu. Metode penelitian yang digunakan adalah ADDIE (Analisys, Design, Development, implemention, Evaluation). Hasil rekapitulasi kevalidan media pembelajaran replika peta budaya yaitu 84% dengan kategori “sangat valid”. Hasil rekapitulasi kepraktisan media replika peta budaya yaitu 92,5% kategori “sangat praktis”. Hasil rekapitulasi belajar kognitif siswa dengan nilai ketuntasan klasikal 90%, tes hasil belajar afektif siswa, terdapat 4 orang siswa yang termasuk kategori “Sangat Berkembang” dengan persentase 40%, 4 orang siswa yang termasuk kategori “Berkembang Sesuai Harapan” dengan persentase 40%, 2 orang siswa yang termasuk kategori “Mulai Berkembang” dengan persentase 20%, hasil belajar psikomotor, diketahui bahwa hasil psikomotor siswa terdapat 2 orang siswa termasuk kategori “Sangat Berkembang” dengan persentase 20% dan 5 orang siswa termasuk kategori “Berkembang Sesuai Harapan” dengan persentase 30%
The Efforts of Implementing the 21st Century Learning in English Education
This research aims to reveals the efforts of implementing 21st century learning and the challenges faced by respondents in applying 21st century learning in English Education Study program at STAIN Bengkalis. This study was a survey research. The findings indicated that several efforts to implement 21st century learning conducted by lecturers in the English Education Study Program at STAIN Bengkalis included: 1) In general, the lecturers have implemented 21st century learning models such as Collaborative Learning, Project Based Learning, and Problem Based Learning; 2) Lecturers employed student-centered learning methods; and 3) Digital literacy was utilized by lecturers in the teaching processes. Meanwhile, some challenges faced are: 1) Inadequate facilities and infrastructure; 2) Many students still lack proficiency in digital literacy; 3) Students face difficulties in mastering the 4C skills (Critical Thinking and Problem Solving, Communication Skills, Creativity and Innovation Skills, and Collaboration Skills); and 4) The concept and principles of 21st century learning are not fully understood by lecturers and students. In order to support better implementation of 21st century learning, institution should provide enough facilities and a workshop about how to implement 21st learning
Hubungan Kemandirian Belajar dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk Abstrak ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara tingkat kemandirian belajar dan hasil belajar siswa kelas IV B di SDN Sawah Besar 01, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi yang diambil terdiri dari 28 siswa kelas IV B di SDN Sawah Besar 01, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penggunaan angket dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, analisis korelasi sederhana, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara tingkat kemandirian belajar dan hasil belajar siswa. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kemandirian belajar siswa, semakin baik pula hasil belajarnya. Kontribusi variabel kemandirian belajar terhadap hasil belajar dikategorikan sebagai kuat. Implikasinya, perlu ditingkatkan aspek-aspek kemandirian belajar siswa guna meningkatkan prestasi akademik mereka. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perlunya perhatian dan pengembangan aspek kemandirian belajar siswa di kelas IV B SDN Sawah Besar 01, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, sebagai upaya meningkatkan hasil belajar secara efektif
Implementasi Metode Drill dalam Pembelajaran Tari di Unit Kegiatan Mahasiswa Bidang Tari Program Studi PGMI
Unit kegiatan mahasiswa (UKM) di sebuah institusi perguruan tinggi menampung minat dan bakat mahasiswa. Unit kegiatan mahasiswa dapat menjadi sarana untuk mengembangkan minat dan bakat mahasiswa. Unit kegiatan mahasiswa bidang tari Prodi PGMI STAI Sunan Pandanaran merupakan unit kegiatan mahasiswa bidang tari yang berada dibawah naungan perguruan tinggi berbasis pondok pesantren. Metode Pembelajaran Drill di unit kegiatan mahasiswa yang berada dibawah naungan pondok pesantren memiliki kekhasan dan keunikan karena pelatihan tari harus tetap memperhatikan norma-norma atau kaidah yang ada di pondok pesantren. Tujuan penelitian yaitu untuk memahami implementasi metode drill dalam pembelajaran tari di UKM bidang tari program studi PGMI. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian yaitu metode pembelajaran drill pada pembelajaran tari di unit kegiatan mahasiswa bidang tari prodi PGMI STAI Sunan Pandanaran pelaksanaannya memperhatikan dengan ketat aturan-aturan atau kaidah yang berlaku di pondok diantaranya mengenai aktivitas mahasiswa ketika melakukan gerakan tarian dan memperhatikan penggunaan pakaian sesuai peraturan institusi saat latihan. Metode drill dilakukan dengan cara melakukan latihan ragam gerak tari yang dilaksanakan secara berulang-ulang sampai mahasiswa memahami dan mampu melakukan gerakan dengan baik dan benar
Pembentukan Karakter Disiplin melalui Pembiasaan Shalat Dhuha (Studi pada Kelas VIII siswa SMP)
Pembentukan karakter merupakan aspek penting dalam pendidikan yang dapat mempengaruhi perkembanan siswa secara holistic. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembentukan karakter peserta didik melalui pembiasaan shalat dhuha di SMP Muhammadiyah 8 Laren. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Objek dari penelitian ini yaitu peserta didik di SMP Muhammadiyah 8 Laren pada kelas VIII A sejumlah 17 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan 14 hari dengan dimulai pada 3 Maret 2024 hingga 16 Maret 2024. Metode analisis data model Miles and Huberman, yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan ini tidak hanya berpengaruh pada aspek keagamaan, tetapi juga untuk membentuk disiplin waktu dan pengaturan diri. Salah satu contohnya berupa siswa lebih mampu untuk memngatur waktu yang dibutuhkan untuk persiapan ke sekolah dan menjadi terstruktur dalam melaksanakan shalat dhuha serta guru berpartisipasi dalam memberikan contoh perilaku mengikuti pembiasaan shalat dhuha bersama siswa