EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
250 research outputs found
Sort by
Sosialisasi Pemasaran Islami Kepada Petani Ikan Lele di Desa Salamjaya Pondoksalam Purwakarta
The majority of the livelihoods of the people of Salamjaya Village are farmers, both rice, vegetable, fruit farmers, including catfish farmers. Catfish farmers in Salamjaya Village are still relatively rare, this is caused by several indicators such as expensive feed, not having land for maintenance, and even still confused about marketing catfish. Perhaps many people already know the conventional marketing system, but there is still little public knowledge about the Islamic Marketing system, including catfish farmers who are still taboo about Islamic Marketing. The lack of studies on muamalah fiqh in the regions makes people only understand the fiqh of prayer worship, muamalah fiqh is usually based on the understanding of ancestors that has been passed down from generation to generation, which still needs to be studied in terms of its sharia suitability. The purpose of this PKM is to socialize Islamic Marketing to catfish farmers in Salamjaya Pondoksalam Village, Purwakarta. The method used in this PKM is socialization and discussion. The results of this PKM on the Socialization of Islamic Marketing to Catfish Farmers in Salamjaya Pondoksalam Village, Purwakarta are going well and smoothly, it can be seen that catfish farmers feel very helped by this PKM program. Catfish farmers can know and understand the importance of Islamic Marketing, because it has an impact on a person\u27s body and behavior, and Plotting business locations as a means of increasing the number of consumers, as well as increasing income. Apart from that, the supporting programs are no less interesting and are implemented smoothly and well, namely activities for making Business Identification Numbers (NIB), playing and Jarsik with KKN, and teaching in PAUD.Mata pencaharian masyarakat Desa Salamjaya mayoritas sebagai petani baik petani padi, sayuran, buah-buahan termasuk petani ikan lele. Petani ikan lele di Desa Salamjaya masih terbilang jarang, hal ini disebabkan oleh beberapa indikator seperti pakan yang mahal, tidak mempunyai lahan perawatan, dan bahkan masih bingung pemasaran lele. Sistem pemasaran konvensional mungkin banyak masyarakat yang sudah tahu, tetapi masih minim pengetahuan masyarakat tentang sistem pemasaran islami, termasuk petani ikan lele masih tabu terhadap pemasaran islami. Minimnya kajian tentang fiqih muamalah di daerah-daerah membuat masyarakat hanya memahami fiqih ibadah shalat saja, fiqih muamalah biasanya berpatokan pada pemahaman nenek moyang secara turun temurun, yang masih perlu dikaji dari sisi kesesuaian syariahnya. Tujuan PKM ini untuk melakukan sosialisasi pemasaran islami kepada petani lele di Desa Salamjaya Pondoksalam Purwakarta. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah sosialisasi dan diskusi. Hasil PKM ini tentang Sosialisasi Pemasaran Islami Kepada Petani Lele Di Desa Salamjaya Pondoksalam Purwakarta berjalan dengan baik dan lancar, terlihat petani ikan lele merasa terbantu sekali dengan adanya program PKM ini. Petani ikan lele bisa mengetahui dan memahami terhadap pentingnya pemasaran islami, karena berdampak terhadap tubuh dan tingkah laku seseorang, dan Plotting lokasi usaha sebagai sarana meningkatkan jumlah konsumen, serta meningkatkan pendapatan. Selain itu, program penunjang pun tidak kalah menarik dan terlaksanakan dengan lancar dan baik, yakni kegiatan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), bermain dan Jarsik with KKN, dan mengajar di PAUD
Magnet Analisa Fundamental Di Kalangan Mahasiswa Generasi Z Menjadi Investor GISBEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon
This research is motivated by the development of investors among students in managing finances, namely by investing in Islamic stock investments. This study aims to find out how the fundamental strategy is carried out by students at IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The research method used is qualitative research using interviews, observation and qualitative descriptive data analysis techniques. The results of this study are that there are several fundamental techniques used in trading Islamic stocks, namely by looking at news related to the development and performance of the company, the company\u27s financial statements, the use of SOTS and RTI Business applications. The conclusion in this study is that in using fundamental analysis, students will use different strategies and are tailored to their respective investment goals.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan investor di kalangan mahasiswa dalam pengelolaan keuangan yakni dengan berinvestasi pada investasi saham syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi fundamental di kalangan mahasiswa generasi Z menjadi Investor GISBEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode wawancara, obeservasi dan teknik analisis data bersifat deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah ada beberapa teknik fundamental yang dilakukan dalam melakukan trading saham syariah yakni dengan melihat berita-berita yang terkait dengan perkembangan dan kinerja perusahaan, laporan keuangan perusahaan, penggunaan aplikasi SOTS dan RTI Business. Kesimpulan dalam penelitian ini dalam menggunakan analisis fundamental, mahasiswa akan menggunakan strategi yang berbeda dan disesuaikan dengan tujuan investasi masing-masing
Pengaruh Persepsi dan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Minat Menjadi Nasabah Bank Syariah
The potential for the development of Islamic banks in Sidoarjo Regency is very large because there are 18 sub-districts with a majority of Muslim populations, one of which is Sukodono. However, the amount of potential is not in line with the growth of Islamic banking. This is due to the low perception of Muslims towards Islamic banking, which is due to the lack of knowledge about the Islamic banking system which ultimately has an impact on the low interest in becoming Islamic banking customers. The purpose of this study is to determine and test the influence of public perception and knowledge on interest in becoming Islamic bank customers. This study used quantitative methods by giving questionnaires to 103 people in Sukodono District. The results of the study were processed using SPSS software version 22 which showed that perception directly affects interest in becoming Islamic bank customers with significance value (0.00 < 0.05), public knowledge directly affects interest in becoming Islamic bank customers with significance value (0.00 < 0.05) and public perception and knowledge simultaneously affect interest in becoming Islamic bank customers with significance value (0.00 < 0.05). Thus, it can be interpreted that the influence of public perception and knowledge on interest in becoming Islamic bank customers is 69,9% while the remaining 31,1% is influenced by other variables.Potensi perkembangan bank syariah di Kabupaten Sidoarjo sangat besar disebabkan terdapat 18 Kecamatan dengan mayoritas penduduk beragama Islam salah satunya yaitu Kecamatan Sukodono. Akan tetapi, besarnya potensi tidak seiring dengan pertumbuhan perbankan syariah. Hal ini disebabkan karena rendahnya persepsi umat Islam terhadap perbankan syariah, yang disebabkan minimnya pengetahuan mengenai sistem perbankan syariah yang akhirnya berdampak pada rendahnya minat menjadi nasabah perbankan syariah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menguji pengaruh persepsi dan pengetahuan masyarakat terhadap minat menjadi nasabah bank syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan memberikan kuesioner kepada 103 masyarakat Kecamatan Sukodono. Hasil penelitian diolah menggunakan software SPSS versi 22 yang menunjukkan bahwa persepsi berpengaruh secara langsung terhadap minat menjadi nasabah bank syariah dengan nilai signifikansi (0,00 < 0,05), pengetahuan masyarakat berpengaruh secara langsung terhadap minat menjadi nasabah bank syariah dengan nilai signifikansi (0,00 < 0,05) serta persepsi dan pengetahuan masyarakat berpengaruh secara simultan terhadap minat menjadi nasabah bank syariah dengan nilai signifikansi (0,00 < 0,05). Sehingga, dapat diartikan pengaruh persepsi dan pengetahuan masyarakat terhadap minat menjadi nasabah bank syariah sebesar 69,9% sedangkan sisanya 31,1% dipengaruhi oleh variabel lain
Analisis Prosedur Dan Persyaratan Pembiayaan Mudharabah di Bank Syariah Indonesia KCP Ujung Berung1
The distribution of financing is provided by the bank to anyone who needs it, both for individuals and the business world, by taking into account two principles, namely trust and prudence (prudent banking principle). The bank will ask for guarantees in order to ensure the ability and ability of its customers to pay off debts according to the agreed contract. In operation, the requirement to provide this guarantee is to ensure that the mudharib does not make any deviations in managing the funds provided by the bank. The purpose of this study was to find out the procedures and requirements for mudharabah financing at the Indonesian Sharia Bank KCP Ujung Berung1. The method used in this study uses a qualitative approach. The results of this study are that the procedures and requirements for mudharabah financing at Bank Syariah Indonesia KCP Ujung Berung1 comply with the provisions of fatwa 07/DSN-MUI/IV/2000 concerning Mudharabah Financing, and OJK standards regarding mudharabah financing. Mudharabah financing requirements with the flow of inspection as follows: a) The business feasibility of the customer is in accordance with BSI provisions; b) Mudharabah financing will be processed if the account officer and Branch Manager meet the requirements, and contact the prospective mudharib to determine when to review the business location and collateral location; c) The account officer prepares a financing analysis report, visit data, collateral review results; d) Analysis of mudharabah financing carried out according to procedures using the "5C" principle; e) The decision on the application for financing is given after the submission of the application for financing is deemed feasible to be financed\u27; f) Mudharabah Financing Agreement, g) Disbursement of Mudharabah Financing is carried out after the contract process is completed, either with the mudharib or with other parties, namely Notaries and insurance parties; h) Supervision in the management of financing from the provision of financing to repayment by the customer. i) Return of Mudharabah FinancingPenyaluran pembiayaan diberikan bank kepada siapa saja yang memerlukannya baik untuk individu maupun dunia usaha, dengan memperhatikan dua prinsip yaitu kepercayaan dan kehati-hatian (prudent banking principle). Bank akan meminta jaminan dalam rangka meyakinkan atas kemampuan dan kesanggupan nasabahnya untuk melunasi hutang sesuai akad yang disepakti. Dalam operasionalnya persyaratan memberikan jaminan ini untuk memastikan agar mudharib tidak melakukan penyimpangan dalam mengelola dana yang diberikan oleh pihak bank. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Prosedur Dan Persyaratan Pembiayaan Mudharabah di Bank Syariah Indonesia KCP Ujung Berung1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini bahwa prosedur dan persyaratan pembiayaan mudharabah di Bank Syariah Indonesia KCP Ujung Berung1 menyesuaikan dengan ketentuan fatwa 07/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Pembiayaan Mudharabah, dan standar OJK tentang pembiayaan mudharabah. Persyaratan pembiayaan Mudharabah dengan alur pemeriksaan sebagai berikut: a) Kelayakan Usaha nasabah telah sesuai dengan ketentuan BSI; b) Pembiayaan Mudharabah akan diproses jika account officer dan Pimpinan Cabang telah memenuhi syarat, dan menghubungi calon mudharib untuk menentukan kapan peninjauan ke lokasi usaha dan lokasi jaminan; c) Account officer membuat laporan analisis pembiayaan, data hasil kunjungan, hasil peninjauan agunan; d) Analisis pembiayaan mudharabah yang dilakukan sesuai prosedur menggunakan prinsip “5C”; e) Keputusan Permohonan Pembiayaan diberikan setelah pengajuan permohonan pembiayaan dinilai layak unruk dibiayai’; f) Akad Pembiayaan Mudharabah, g) Pencairan Pembiayaan Mudharabah dilaksanakan setelah proses akad selesai baik dengan mudharib maupun dengan pihak lainnya yaitu Notaris dan pihak asuransi; h) Pengawasan dalam pengelolaan pembiayaan sejak pemberian pembiayaan hingga pelunasan oleh nasabah. i) Pengembalian Pembiayaan Mudharaba
Pendampingan Pemasaran Digital Kepada Pelaku UMKM Abon Ikan Patin di Desa Jatimekar Kecamatan Jatiluhur
In order to increase the income of fishermen, one of them is processing fish catches to be used as food ingredients, so that processing has added value for fishermen to meet their daily needs. After the fish was successfully made into shredded catfish, further problems arose related to the marketing of the shredded catfish product, especially during the Covid-19 pandemic, all community activities were limited. This marketing problem is often a major problem for MSME players who are not literate or keep abreast of technological developments, including the shredded catfish MSME actors who still do not understand the use of social media as an effective marketing medium in generating many profits. The aim of the PKM is to help increase the sales of MSME actors in Shredded catfish in Jatimekar Jatiluhur Village, Purwakarta. The method used in this PKM program uses socialization and mentoring methods. The results of this PKM technically have been successfully implemented. The shredded catfish MSME actors have experienced changes both in terms of understanding and in terms of marketing. Initially, the shredded catfish MSME actors were still unfamiliar with digital marketing, now they understand digital marketing, including stages by stages in digital marketing. In addition, the MSME actors of shredded catfish, which previously used traditional methods in marketing the shredded catfish product, are now starting to use several marketplaces and Websites, even though the Website is still affiliated with the village.Dalam rangka meningkatkan pendapatan para nelayam salah satunya mengolah hasil tangkapan ikan untuk dijadikan bahan makanan, sehingga dari pengolahan tersebut mempunyai nilai tambah bagi para nelayam untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Setelah ikan berhasil dibuat jadi abon ikan patin, permasalahan selanjutnya muncul terkait pamasaran dari produk abon ikan patin tersebut, apalagi saat pandemic covid-19 semua kegiatan masyarakat dibatasi ruang geraknya. Masalah pemasaran ini kerap menjadi masalah utama bagi pelaku UMKM yang tidak melek atau mengikuti perkembangan teknologi, termasuk pelaku UMKM Abon Ikan Patin ini masih belum paham terhadap penggunaan media sosial sebagai media pemasaran yang jitu dalam menghasilkan banyak keuntungan. Tujuan dari PKM untuk membantu meningkatkan penjualan pelaku UMKM Abon Ikan Patin di Desa Jatimekar Jatiluhur Purwakarta. Metode yang digunakan dalam program PKM ini menggunakan metode sosialisasi dan pendampingan. Hasil PKM ini secara teknis telah berhasil di laksanakan. Pelaku UMKM Abon Ikan Patin sudah mengalami perubahan baik dari segi pemahaman maupun dari segi pemasaran, awalnya pelaku UMKM Abon Ikan Patin masih awam terhadap pemasaran digital, sekarang sudah paham tentang pemasaran digital termasuk tahapan demi tahapan dalam pemasaran digital. Selain itu, pelaku UMKM Abon Ikan Patin yang tadinya masih menggunakan metode tradisional dalam pemasaran produk abon ikan patin ini, sekarang sudah mulai menggunakan beberapa marketplace dan Website, walaupun Websitenya masih bergabung dengan des
Strategi Pemasaran Islami Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Vegetables al-Muhajirin Farm
Vegetables Al-Muhajirin Farm memproduksi Sayuran hidroponik, Lele Frozen, Simping Vege, dan Nugget Vege. Seperti yang kita ketahui sayuran hasil hidroponik masih jarang peminatnya, hanya kalangan-kalangan tertentu yang bisa mengkonsumsinya, karena harga hasil olahan sayuran hidroponik relative mahal. Oleh karena itu, hasil olahan sayuran hidroponik membutuhkan strategi khusus dalam memasarkan produknya, salah satunya dengan strategi pemasaran islami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis strategi pemasaran islami dalam meningkatkan penjualan produk Vegetables al-Muhajirin Farm. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Strategi Pemasaran Islami Dalam Meningkatkan Penjualan Produk Vegetables al-Muhajirin Farm meliputi Shiddiq (benar dan jujur), Amanah (terpercaya, kredibel), Fathanah (cerdas), dan Tabligh (komunikatif). Selain itu karakteristik pemasaran islami meliputi Nilai-nilai ketuhanan, Nilai akhlak, Nilai realita, dan nilai humanistis
Pengaruh Persepsi Masyarakat, Lokasi, dan Religiusitas terhadap Minat menjadi Nasabah di Bank Syariah (Studi Kasus Masyarakat Desa Moyoketen Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung)
This research is motivated by the rapid development of Islamic banking. Factors such as public perception, location, and religiosity are important to study, because Islamic banking institutions need to evaluate and develop in order to increase their existence by recruiting new customers and retaining existing customers. The purpose of this study was to determine and test the effect of community perception, location and religiosity on the interest of the people of Moyoketen Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency to become customers in Islamic banks. The research approach used is quantitative with associative types. The population of this study was the community in Moyoketen Village aged 18-56 years as many as 1454 and the sample used was 94 respondents. The results of the study were processed using SPSS software version 25 which shows that people\u27s perceptions are influential. The data used in this study are primary data obtained by using a questionnaire. The data analysis used in this research is validity test, reliability test, classic assumption test, multiple linear regression analysis, f test, t test, and the coefficient of determination with the help of SPSS version 25. The results of this study indicate that public perceptions have a direct effect on interest people become customers in Islamic banks with significance (0.00 <0.05), location has a direct effect on people\u27s interest in becoming customers in Islamic banks with significance (0.00 <0.05), and religiosity has a direct effect on public interest being a customer in an Islamic bank with a significance (0.01 <0.05) and community perceptions, location, and religiosity simultaneously influence the public\u27s interest in becoming a customer in an Islamic bank with a significance value (0.00 <0.05). Thus, it can be interpreted that the influence of public perception, location, and religiosity on the intention to become a customer at an Islamic bank is 65.4% while the remaining 34.6% is influenced by other variables. The results of this study can contribute to an understanding of the factors that influence the village community\u27s interest in becoming customers in Islamic banksPenelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan perbankan syariah yang semakin pesat. Faktor-faktor seperti persepsi masyarakat, lokasi, dan religiusitas menjadi penting untuk diteliti, karena lembaga perbankan syariah perlu melakukan evaluasi dan pengembangan agar dapat meningkatkan eksistensinya dengan merekrut nasabah baru dan mempertahankan nasabah yang sudah ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui serta menguji pengaruh persepsi masyarakat, lokasi dan religiusitas terhadap minat masyarakat Desa Moyoketen Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung menjadi nasabah di bank syariah. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kuantitatif dengan jenis asosiatif. Adapun populasi penelitian ini adalah masyarakat di Desa Moyoketen yang berusia 18 – 56 tahun sebanyak 1454 dan sampel yang digunakan ialah sebanyak 94 responden. Hasil penelitian diolah menggunakan software SPSS versi 25 yang menunjukan bahwa persepsi masyarakat berpengaruh data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji f, uji t, dan koefesien determinasi dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi masyarakat berpengaruh secara langsung terhadap minat masyarakat menjadi nasabah di bank syariah dengan signifikansi (0,00 < 0,05), lokasi berpengaruh secara langsung terhadap minat masyarakat menjadi nasabah di bank syariah dengan signifikansi (0,00 < 0,05), dan religiusitas berpengaruh secara langsung terhadap minat masyarakat menjadi nasabah di bank syariah dengan signifikansi (0,01 < 0,05) serta persepsi masyarakat, lokasi, dan religiusitas berpengaruh secara simultan terhadap minat masyarakat menjadi nasabah di bank syariah dengan nilai signifikansi (0,00 < 0,05). Sehingga, dapat diartikan pengaruh persepsi masyarakat, lokasi, dan religiusitas terhadap minat menjadi nasabah di bank syariah sebesar 65,4% sedangkan sisanya 34,6% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat desa menjadi nasabah di Bank Syariah
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan Pada Minat Berwirausaha Mahasiswa PTKIN di Provinsi Lampung
This abstract section provides a brief summary of the contents of the paper, the main objectives of the study, the methods used, the results obtained and the main conclusions. The number of unemployed people in Indonesia is relatively high, including in Lampung province. Moreover, by the year 2030, there will be a demographic bonus, where the productive age group will reach 64% of the total population, making it necessary to cultivate young entrepreneurs to face this situation. Universities can play a role in increasing the number of entrepreneurs through Entrepreneurship Education by offering entrepreneurship courses. The aim of this research is to determine the influence of entrepreneurship education on students\u27 entrepreneurial interest. This study was conducted in all Islamic State Universities in Lampung province using a quantitative research method with a questionnaire as the data collection instrument. The sample consisted of 90 students who were enrolled in entrepreneurship courses. The results showed that entrepreneurship education affects student entrepreneurial interest. This is indicated by the value of tcount> ttable (5.709> 1.66196) and the coefficient of determination of 0.334 (r square of 0.334 or 33.4%). So that the more optimal entrepreneurship education, the more interest in student entrepreneurship will increase by 33.4%.Jumlah pengangguran di Indonesia tergolong tinggi termasuk di Provinsi Lampung, terlebih tahun 2030 akan mengalami bonus demografi dimana angka produktif mencapai 64% dari total penduduk sehingga perlu membentuk wirausaha muda agar dapat menghadapi hal tersebut. Perguruan tinggi dapat berperan dalam meningkatkan jumlah wirausaha dalam bentuk pendidikan pewirausahaan melalui mata kuliah kewirausahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di seluruh PTKIN Provinsi Lampung dengan metode penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 mahasiswa dimana merupakan mahasiswa yang mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai thitung > ttabel (5,709 > 1,66196) dan koefisien determinasi sebesar 0,334 (r square sebesar 0,334 atau 33,4%). Sehingga semakin maksimal pendidikan kewirausahaan maka semakin meningkat minat mahasiswa berwirausaha sebesar 33,4%
Perspektif Ekonomi Islam Pada Transaksi Uang Tip Jasa Bongkar Muat Barang di PD. Mustika Dewi, Pasar Induk Beras Johar Karawang
Uang tip seringkali di jumpai di dalam aktivitas bongkar muat barang di perusahaan. Dalam aktivitas bongkar muat barang terdapat istilah receiving/delivery adalah pekerjaan memindahkan barang dari timbunan atau tempat penumpukan di gudang atau lapangan penumpukan dan menyerahkan sampai tersusun di atas kendaraan di pintu gudang atau lapangan penumpukan atau sebaliknya. Jika uang tip sudah bermaksud untuk sesuatu tujuan atau kepentingan tertentu akan berujung pada praktik risywah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui transaksi uang tip atas jasa bongkar muat barang di PD. Mustika Dewi, Kabupaten Karawang, dan untuk mengetahui perspektif ekonomi islam pada transaksi uang tip jasa bongkar muat barang di PD. Mustika Dewi, Pasar Induk Beras Johar Karawang. Penelitian ini menggunakan Penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa praktik transaksi uang tip atas jasa bongkar muat barang di PD. Mustika Dewi adalah sebagai berikut: 1). Proses bongkar muat barang di PD. Mustika Dewi terdiri dari : a) Kendaraan pengangkut beras dari berbagai kota menawarkan beras yang dibawanya kepada pihak toko; b) Setiap beras yang ingin di simpan di gudang maka ada pengecekan kualitas beras sesuai dengan FIFO (First In First Out); c) Muat barang beras untuk di distribusikan kepada konsumen dilakukan ketika terjadi kesepakatan jual beli antara toko dengan customer; d) Dalam aktivitas bongkar muat barang melibatkan beberapa pekerja harian lepas di luar karyawan PD. Mustika Dewi. 2) Motivasi pemberian uang tip oleh konsumen dan PD. Mustika Dewi berdasarkan helping servers yaitu tindakan sukarela, meniru orang lain, rasa empati dan rasa membantu serta rewarding service. Selanjutnya, transaksi uang tip atas jasa bongkar muat barang di PD. Mustika Dewi sudah sesuai dengan ekonomi islam, karena telah memenuhi rukun dan syarat dari akad hadiah
Kontribusi Perbankan Syariah Dalam Mendukung Terciptanya Green Finance Di Indonesia
Environmental pollution, air pollution and other related problems related to environmental pollution are economic problems. Therefore, policymakers require that economic development must truly implement a green vision in the new era. The proactive role of sharia banking is needed to support the creation of green finance as a lender that will stimulate industry to implement environmental management in concert to sharia maqosid. This research aims to provide a valuable contribution to the existing literature regarding sustainable sharia banking and green finance in the context of sharia banking. By using a qualitative and descriptive approach, this research aims to present an in-depth understanding of sharia banking practices that focus on sustainability and their impact on green finance through library research techniques by exploring the sustainability reports of 8 sharia banking institutions that consistently issue reports, namely : Bank Muamalat, Bank Mega Syariah, Bank Bukopin Syariah, Bank Victoria Syariah, BCA Syariah, BJB Syariah, BTPN Syariah and BSI in the 2020-2022 period. During 2020 – 2022. This research has the results that 8 Sharia Banking in Indonesia are committed to supporting sustainability through sustainable financing and participation in environmental initiatives. Some banks experienced fluctuations in financial performance, while others recorded significant increases in sustainable financing.Pencemaran lingkungan, polusi udara dan masalah terkait lainnya terkait pencemaran lingkungan merupakan masalah ekonomi. Oleh karena itu policy-makers mengharuskan pembangunan ekonomi harus benar-benar menerapkan green vission di era baru. Peran proaktif perbankan syariah diperlukan untuk mendukung terciptanya green finance sebagai pemberi pinjaman yang akan merangsang industri untuk melakukan pengelolaan lingkungan yang sesuai dengan maqosid Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi berharga pada literatur yang ada mengenai perbankan syariah berkelanjutan dan green finance di konteks perbankan syariah. Dengan mengusung pendekatan kualitatif dan deskriptif, penelitian ini bertujuan untuk menyajikan pemahaman mendalam tentang praktik-praktik perbankan syariah yang berfokus pada keberlanjutan dan dampaknya terhadap green finance melalui teknik riset pustaka (library research) dengan mengeksplorasi sustainability report 8 lembaga perbankan syariah yang konsisten mengeluarkan laporan yakni : BCA Syariah, Bank Muamalat, Bank Bukopin Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Victoria Syariah, BJB Syariah, BTPN Syariah dan BSI dalam periode 2020-2022. Selama tahun 2020 – 2022. Penelitian ini memiliki hasil bahwa 8 Perbankan Syariah di Indonesia memiliki komitmen dalam mendukung keberlanjutan melalui pembiayaan berkelanjutan dan partisipasi dalam inisiatif lingkungan. Beberapa bank mengalami fluktuasi dalam kinerja keuangan, sementara yang lain mencatat peningkatan yang signifikan dalam pembiayaan berkelanjutan