EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
    250 research outputs found

    Pengaruh Pembiayaan Musyarakah Terhadap Pendapatan Bank BRI Syariah Indonesia Periode 2014-2020

    Get PDF
    Consumer financing is one of the focuses of BRI Syariah financing distribution because it has a low risk. This is because consumer financing is based on mortgages and multi-purpose financing. This study aims to determine the effect of Musyarakah Financing on Income. This research was conducted at Bank BRI Syariah Indonesia for the period 2014 to 2020. This method uses a descriptive quantitative approach. The development of Islamic banking is also marked by an increase in the distribution of financing. Financing is very important because this financing factor is the key to the development of Islamic banks in the future. Ideally, Islamic bank financing is dominated by musharaka contracts which are run with a profit-sharing system. The data used in this study is secondary data derived from annual reports that can be accessed through the Financial Services Authority website in the form of an annual time series from 2014-2020. This study applies a simple linear regression data analysis method. Based on the results of research using the SPSS Version 20 statistical program, Musyarakah Financing (X) has a positive and significant effect on Income (Y).Pembiayaan konsumer menjadi salah satu fokus penyaluran pembiayaan BRI Syariah karena memiliki risiko yang rendah. Hal ini dikarenakan pembiayaan konsumer ini berdasarkan KPR dan pembiayaan multi guna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembiayaan Musyarakah Terhadap Pendapatan. Penelitian ini dilakukan pada Bank BRI Syariah Indonesia periode 2014 sampai 2020. Metode ini menggunakan deskriptif pendekatan kuantitatif. Perkembangan perbankan syariah ini ditandai pula dengan peningkatan penyaluran pembiayaan. Pembiayaan menjadi sangat penting karena faktor pembiayaan inilah yang menjadi kunci perkembangan bank syariah dimasa mendatang. Idealnya pembiayaan bank syariah didominasi oleh akad musyarakah yang dijalankan dengan sistem bagi hasil. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari annual report yang dapat diakses melalui website Otoritas Jasa Keuangan dalam bentuk deret waktu pertahun dari 2014-2020. Penelitian ini menerapkan metode analisis data regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan program statistik SPSS Version 20, Pembiayaan Musyarakah (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan (Y)

    Implementasi Denda Pada Akad Murabahah Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Di BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS)

    Get PDF
    Murabaah payments can be made in cash and installments. However, often in the installment process, banks are faced with various problems, especially bad loans. The problem that often occurs in banking is customers who are able but deliberately delay their obligations to the bank. This has resulted in the possibility of the bank experiencing material and non-material losses. in sharia banks in accordance with the DSN-MUI fatwa No. 17 of 2000, if the customer intentionally delays payment for no apparent reason, the sharia financial institution has the right to impose a fine on him in accordance with the previously agreed upon agreement. The purpose of this study was to determine the system of fines on sharia financing products at BMT PAS and to determine the implementation of fines on murabahah contracts in a sharia economic perspective at BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS). This type of research is field research, the data is obtained in the field, meaning that it is direct research to obtain data from the facts that occur on the BMT PAS with a qualitative descriptive approach. The data collection technique is done by triangulation (combined), data analysis is a deductive method, namely a method that departs from general knowledge about a phenomenon (theory) and is based on general knowledge that wants to assess specific things. The results of this study indicate that the penalty system for sharia financing products at BMT PAS is by giving policies to members affected by fource majeur by freeing them to pay their financing installments. If it is found that the economic condition of the member is able to pay the debt but does not obey the installments, then the BMT PAS will impose sanctions on the member. If the analyzed member is really economically incapable, then the BMT PAS does not impose a fine or sanction on the member. The Penalty System for Sharia Financing Products at BMT PAS is in accordance with fatwa No. 17/DSN-MUI/IX/2000 concerning Sanctions for Able Customers Who Delay Payments. Because BMT PAS considers Fource majeur to be a disaster, BMT PAS will provide a solution to the member by being retrained if it cannot be fostered, then BMT PAS releases members from paying the installments and is considered to be a loss from BMT PAS. Likewise, the BMT PAS has applied fines to members who can afford it but delay payments. Sanctions in the form of fines are based on the principle of ta\u27zir, which aims to make customers more disciplined in carrying out their obligations. in allocating the BMT PAS fines, it also clarifies that the fines are used for social funds or community needs, both for compensation, disaster relief infrastructure and so onPembayaran murabaḥah dapat dilakukan secara tunai dan cicilan. Namun, seringkali dalam proses cicilan, bank dihadapkan dengan berbagai macam problem, terutama kredit macet. Persoalan yang sering terjadi di perbankan adalah nasabah yang mampu namun sengaja menunda kewajibannya kepada pihak bank. hal ini yang mengakibatkan kemungkinan bank mengalami kerugian materil maupun non materil. di bank syariah dalam ketentuannya sesuai fatwa DSN-MUI No 17 Tahun 2000, jika nasabah sengaja untuk menunda-nunda pembayaran tanpa alasan yang jelas, maka pihak lembaga keuangan syarīah berhak untuk mengenakan denda kepadanya sesuai dengan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem denda pada produk pembiayaan syariah di BMT PAS dan untuk mengetahui implementasi denda pada akad murabahah dalam perspektif ekonomi syariah Di BMT Purwakarta Amanah Sejahtera (PAS). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), data diperoleh di lapangan, artinya adalah penelitian langsung guna memperoleh data dari fakta-fakta yang terjadi pada pihak BMT PAS dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data bersifat metode deduktif, yaitu metode yang berangkat pada pengetahuan yang bersifat umum mengenai suatu fenomena (teori) dan bertitik tolak pada pengetahuan umum itu hendak menilai hal-hal yang bersifat khusus. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem denda pada produk pembiayaan syariah di BMT PAS yaitu dengan cara memberi kebijakan kepada anggota yang terkena fource majeur dengan cara membebaskan dalam membayar angsuran pembiayaannya. Jika ditemukan kondisi ekonomi anggota mampu untuk membayar utang tetapi malah tidak taat bayar angsuran, maka Pihak BMT PAS akan mengenakan sanksi kepada anggota tersebut. Jika anggota yang dianalisis benar-benar tidak mampu secara ekonomi, maka pihak BMT PAS tidak mengenakan denda atau sanksi kepada anggota tersebut. Sistem Denda Pada Produk Pembiayaan Syariah di BMT PAS sudah sesuai dengan fatwa No: 17/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Sanksi Atas Nasabah Mampu Yang Menunda-Nunda Pembayaran. Karena BMT PAS menganggap Fource majeur termasuk sebuah musibah jadi pihak BMT PAS akan memberi solusi kepada anggota tersebut dengan cara dibina kembali jika tidak bisa dibina maka BMT PAS membebaskan anggota dalam membayar angsuran tersebut dan dianggap ini termasuk kerugian dari BMT PAS. Begitupun dari pihak BMT PAS sudah menerapkan sanksi denda kepada anggota yang mampu tetapi menunda-nunda pembayaran. Sanksi berupa denda ini didasarkan atas prinsip ta’zir, yaitu bertujuan agar nasabah lebih disiplin dalam melaksanakan kewajibannya. dalam mengalokasikan uang denda BMT PAS juga memperjelaskan bahwa uang denda tersebut di pergunakan untuk dana sosial atau kebutuhan kemasyarakatan baik santunan, infrastruktur bantuan bencana dan lain sebagainya

    Pendampingan UKM : Sosialisasi Pemasaran Topi di Desa Karangmukti, Kec. Bungursari Purwakarta

    Get PDF
    UKM pengrajin topi di desa karangmukti memili area pasar yaitu di pertemuan perjalanan jakarta-jawa tengah di Jalur pantura. Dengan kondisi tersebut area pemasaran menjadi baik, hal ini di  karenakan ramainya lalu lintas kendaraan pribadi maupun umum yang melewati kawasan tersebut. Pemasaran topi di lakukan oleh pedagang sekitar yang berdagang di lingkunagn tersebut. Namun hadirnya tol cipali memperkirakan penjualan akan berkurang di karenakan lalu lintas kendaraan tidak melewati jalur tersebut danberalih melewati tol cipali. Untuk itu perlu di lakukan model pemasaran lain agar penjualan bisa di kendalikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian Kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan kemampuan dan keterampilan lain dalam aspek pemasaran produk usaha.model pengabdian ini di lakukan dengan pelatihan dan pendampingan. Pada tahapan pertama yaitu pelatihan peserta diberiakn materi berupa teori dan praktek tentang internet marketing dan tahapan kedua dari kegiatan pkm ini adaalah melakukan pendampingan terhadap peserta pelatihan dalam membangun dan menjalankan pemasaran online.UKM pengrajin topi di desa karangmukti memili area pasar yaitu di pertemuan perjalanan jakarta-jawa tengah di Jalur pantura. Dengan kondisi tersebut area pemasaran menjadi baik, hal ini di  karenakan ramainya lalu lintas kendaraan pribadi maupun umum yang melewati kawasan tersebut. Pemasaran topi di lakukan oleh pedagang sekitar yang berdagang di lingkunagn tersebut. Namun hadirnya tol cipali memperkirakan penjualan akan berkurang di karenakan lalu lintas kendaraan tidak melewati jalur tersebut danberalih melewati tol cipali. Untuk itu perlu di lakukan model pemasaran lain agar penjualan bisa di kendalikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian Kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan kemampuan dan keterampilan lain dalam aspek pemasaran produk usaha.model pengabdian ini di lakukan dengan pelatihan dan pendampingan. Pada tahapan pertama yaitu pelatihan peserta diberiakn materi berupa teori dan praktek tentang internet marketing dan tahapan kedua dari kegiatan pkm ini adaalah melakukan pendampingan terhadap peserta pelatihan dalam membangun dan menjalankan pemasaran online

    Praktek Jual Beli Barang Sistem Arisan di Desa Gardusayang Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang Dalam Perspektif Ekonomi Syariah

    Get PDF
    This research was conducted in Gardusayang Village, Cisalak District, Subang Regency. bermuamalah is one form of convenience for humans to fulfill everything related to their daily needs as living creatures and social beings, among the actions of the community to meet material needs is social gathering, but members still do not understand the practice of buying and selling goods arisan system in Islamic economic perspective. This study aims to provide a description of the implementation of the sale and purchase of social gathering system items, a review of the sharia economy on the sale and purchase of social gathering system goods and the impact of the sale and purchase of social gathering system goods. This research is a qualitative type with an empirical approach, data collection techniques used are observation, interviews, documentation. In this study the data source consisted of primary data and secondary data. From the results of the study that the practice of buying and selling goods arisan system in the Village of Gardusayang Cisalak-Subang in the implementation of the social gathering members have been willing and agreed to accept the social gathering system made by the head of the social gathering that the members are willing to pay the social gathering according to a mutually agreed period of time. In this economic review of arisan sharia, it is permissible in Islamic Shari\u27a because it brings more benefits to arisan participants as a means of mutual assistance between them, so that it can have an effect or impact on improving family welfare, because through this arisan they can meet various his necessities such as buying something that might be difficult to buy if he only relied on the opinion of his familyPenelitian ini dilaksanakan di Desa Gardusayang Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang. bermuamalah adalah salah satu bentuk kemudahan bagi manusia untuk memenuhi segala sesuatu yang berhubungan dengan kebutuhan hidupnya sehari-hari sebagai mahluk hidup maupun mahluk sosial, diantara tindakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan materi ialah arisan, namun anggota masih belum memahami tentang praktek jual beli barang sistem arisan dalam perspektif ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan jual beli barang sistem arisan di Desa Gardusayang Cisalak-Subang, dan untuk mengetahui tinjauan ekonomi syariah terhadap jual beli barang sistem arisan di Desa Gardusayang Cisalak-Subang, serta untuk dampak pelaksanaan jual beli barang sistem arisan di Desa Gardusayang Cisalak-Subang. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif dengan pendekatan empiris, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obsevasi, wawancara, dokumentasi. Dalam penelitian ini sumber data terdiri dari, data primer dan data sekunder. Dari hasil penelitian bahwa praktek jual beli barang sistem arisan di Desa Gardusayang Cisalak-Subang dalam pelaksanaanya anggota arisan sudah rela dan sepakat untuk menerima sistem arisan yang dibuat oleh pihak ketua arisan bahwa anggota bersedia membayar arisan sesuai kesepakatan bersama dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Dalam tinjauan ekonomi syariah arisan ini di pebolehkan dalam syariat Islam karena lebih banyak mendatangkan manfaat bagi peserta arisan sebagai salah satu sarana untuk saling tolong-menolong diantara mereka, sehingga dapat memberikan pengaruh atau dampak terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga, karena Melalui arisan ini mereka dapat memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya seperti membeli sesuatu barang yang mungkin sulit dibeli kalau hanya mengandalkan pendapat keluarga

    Analisis Kesehatan Bank Dengan Menggunakan Metode RGEC Pada PT. Bank Mega Syariah Tbk. Periode 2016-2019

    Get PDF
    The level of health of the bank is very important for various related parties. Because it becomes information as a material evaluation of the performance of a bank. Bank Indonesia has issued rules as a basis for assessing the bank\u27s health level. The method that is now widely used is RGEC consists of Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital. In this method is assessed using predetermined provisions and comsits. In this study aims to analyze the level of health of banks in PT. Bank Mega Syariah Tbk for the period 2016-2019. The approach used is descriptive with quantifiable data from the annual report downloaded from the official web. The results of the study based on aspects of the bank\u27s Risk Profile assessment measured by NPF are included in the healthy category, and then measured also by using FDR within four years included in the healthy category. In the good corporate governance (GCG) aspect, the bank is included in the composite two, namely healthy. Then on the overall Earnings aspect for four years the bank is included in the very healthy category. Then on the overall Earnings aspect for four years the bank is included in the very healthy category. Lastly on the Capital aspect the bank belongs to the very healthy category. Overall PT. Bank Mega Syariah Tbk within four years is at a composite value of 2 which means it falls into the healthy category.Tingkat kesehatan bank sangat penting untuk berbagai pihak terkait. Karena menjadi informasi sebagai bahan evaluasi kinerja sebuah bank. Bank Indonesia telah mengeluarkan aturan sebagai landasan dalam penilaian tingkat kesehatan bank. Metode yang kini banyak digunakan yaitu RGEC terdiri dari Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital. Dalam metode ini dinilai menggunakan ketentuan dan kompsit yang telah ditentukan. Pada penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan bank pada PT. Bank Mega Syariah Tbk periode 2016-2019. Pendekatan yang digunakan yaitu pendeketan deskriptif dengan data kuantitaif dari laporan tahunan yang di unduh dari web resmi. Hasil penelitian berdasarkan aspek penilaian Risk Profile bank di ukur dengan NPF termasuk dalam kaetgori sehat, lalu diukur juga dengan menggunakan FDR dalam kurun empat tahun termasuk pada kategori sehat. Pada aspek Good Corporate Governance (GCG) bank termasuk dalam komposit dua yaitu sehat. Lalu pada aspek Earnings keseluruhan selama empat tahun bank termasuk pada akategori sangat sehat. Terakhir pada aspek Capital bank termasuk pada kategori sangat sehat. Secara keseluruhan PT. Bank Mega Syariah Tbk dalam kurun waktu empat tahun berada pada nilai komposit 2 yang berarti termasuk dalam kategori sehat

    Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekonomi Kreatif Di Desa Wanakerta Kec. Bungursari Purwakarta

    Get PDF
    This shift in the orientation of the world economy that prioritizes human resource assets has led to extraordinary competition in the creative world (global competition of talents). Rural development through agricultural industrialization or increasing food production based on regional development and based on economic growth. Wanakerta Village, Bungursari Sub-district, Purwakarta Regency is a village based on agriculture and plantations, and several potentials exist for Micro and Small Enterprises including character lamp craftsmen, Bead Bags, and Banana Chips. And at this time in the village it is very necessary for appropriate business developments. The implementation of community assistance and development is one of the goals of PKM activities which are expected to be able to solve problems that exist in the Wanakerta Village community, both in the economic, religious, social and cultural fields, village government, as well as in the fields of education and health. Through assistance to the community, this PKM activity collects data on problems or conditions of the surrounding community which is then formulated in the form of a work program and its realization which is expected to answer problems that exist together with the community. Then the formulated work program has been realized approximately 90% according to the ability of PKM participants, although there are still obstacles in its implementation.Pergeseran orientasi ekonomi dunia yang mengedepankan aset sumber daya manusia ini menyebabkan persaingan luar biasa dalam dunia kreatif (global competition of talents). Pembangunan pedesaan melalui industrialisasi pertanian atau peningkatan produksi pangan berbasikan penegembangan wilayah serta berbasiskan pertumbuhan ekonomi. Desa Wanakerta Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta adalah desa yang berbasis pertanian dan perkebunan, dan beberapa potensi ada Usaha Mikro dan Kecil diantaranya pengrajin lampu karakter, Tas Manik, dan Kripik Pisang. Dan saat ini di desa tersebut sangat diperlukan adanya pengembangan-pengembangan usaha yang tepat guna. Pelaksanaan pendampingan dan pengembangan masyarakat merupakan salah satu tujuan dari kegiatan PKM yang diharapkan mampu untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat Desa Wanakerta, baik di bidang perekonomian, keagamaan, sosial dan budaya, pemerintahan desa, maupun di bidang pendidikan dan kesehatan. Melalui pendampingan terhadap masyarakat, kegiatan PKM ini melakukan penggalian data tentang persoalan atau kondisi masyarakat sekitar yang selanjutnya dirumuskan dalam bentuk program kerja dan realisasinya yang diharapkan dapat menjawab persoalan yang ada bersama dengan masyarakat. Kemudian program kerja yang dirumuskan telah terealisasi kurang lebih 90% sesuai dengan kemampuan peserta PKM, meskipun masih terdapat kendala dalam pelaksanaannya

    Mekanisme Absensi Karyawan Departemen Lab Inspection di PT. Metro Pearl Indonesia

    Get PDF
    Adanya persaingan bisnis mendorong suatu perusahaan untuk menciptakan suatu inovasi untuk bersaing unggul dalam kondisi apapun. Salah satu cara untuk dapat mencapai perusahaan yang unggul dimulai dari diterapkannya sistem manajamen operasional dalam perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Mekanisme Absensi Karyawan Departemen Lab Inspection di PT. Metro Pearl Indonesia. Mekanisme Absensi Karyawan Departemen Lab Inspection di PT. Metro Pearl Indonesia dilakukan beberapa sistem terhadap setiap laporannya, beberapa diantaranya yaitu penjadwalan jam kerja karyawan, lemburan, sistem laporan absensi harian, mingguan dan perubahan jadwal jam kerja karyawan yang tiap harinya diinput dan diupdate melalui email yang dikirimkan ke attandance dengan atas sepengetahuan dan persetujuan manajer Departemen Lab Inspection

    Prosedur Pembiayaan Paket Masa Depan (PMD) Di BTPN Syariah MMS Rengasdengklok, Karawang

    Get PDF
    Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang berfungsi sebagai penghimpun dana, penyalur dana dan menyediakan jasa-jasa perbankan kepada masyarakat yang mana sistem operasionalnya sesuai dengan syariat Islam. Fungsi penyaluran dana pada masyarakat dalam bank yaitu dengan adanya pembiayaan. BTPN Syariah merupakan salah satu lembaga keuangan yang menyelenggarakan fungsi pembiayaan melalui produk Pembiayaan Paket Masa Depan, (PMD). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Prosedur Pembiayaan Paket Masa Depan (PMD) Di BTPN Syariah MMS Rengasdengklok, Karawang. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa paket Masa Depan adalah program terpadu BTPN Syariah yang diberikan kepada sekelompok perempuan di pedesaan yang ingin berusaha dan memiliki impian untuk merubah hidup, tetapi tidak memiliki akses ke layanan perbankan. PMD mengedepankan 4 (empat) prilaku efektif dalam menggapai mimpi mereka yaitu BDKS (Berani berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu). Syarat-syarat untuk menjadi nasabah PMD di bank BTPN Syariah, sebagai berikut: 1. Warga Negara Indonesia dan berkedudukan di Indonesia; 2. Perempuan dari keluarga pra / cukup sejahtera yang sudah memiliki usaha atau akan usaha; 4. Usia minimum 18 tahun dan maksimal 60 tahun; 5. Penduduk setempat, atau bertempat tinggal tetap (tidak kontrak/ kost); 6. Jika nasabah bertempat tinggal diatas tanah milik pihak ketiga, maka Tim MMS harus mengisi Form Verifikasi Rumah di atas lahan milik orang lain; 7. Jika dalam 1 (satu) rumah terdapat beberapa keluarga, maka yang diperkenankan menjadi nasabah hanya 1 (satu) nasabah

    Analisis Tugas Dan Tanggung Jawab Islami Pada Karyawan Toko Indomaret Veteran 162 Purwakarta

    Get PDF
    Tugas dan tanggung jawab karyawan toko adalah uraian pekerjaan yang harus dikerjakan oleh karyawan toko termasuk tanggung jawabnya terhadap barang-barang yang ada di toko. Dalam hal ini, yang penulis fokuskan adalah tugas dan tanggung jawab karyawan toko Indomaret, yang merupakan salah satu ritel minimarket yang terkemuka di Indonesia. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab karyawan di toko Indomaret Veteran 162 PT. Indomarco Prismatama Cabang Purwakarta, untuk mencari informasi mengenai permasalahan/ kendala yang sering terjadi, dan mencari solusi agar permasalahan pada karyawan di toko Indomaret Veteran 162 PT. Indomarco Prismatama Cabang Purwakarta dapat diselesaikan tanpa harus merugikan siapapun. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pembagian tugas dan tanggung jawab karyawan di toko atau gerai Indomaret Veteran 162 sudah sesuai dengan prinsip-prinsip Islam karena tugas yang dikerjakan sesuai dengan jabatan karyawan. Selain itu di Indomaret dalam bekerja benar-benar harus menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran dan keadilan, kerjasam tim, kemajuan melalui inovasi yang ekonomis, serta sangat mengutamakan kepuasan pelanggan dalam segala aspek transaksi yang dilakuka

    Mekanisme Pembiayaan Pemilikan Kendaraan Bermotor iB Maslahah Di PT. Bank BJB Syariah KCP Cikampek

    Get PDF
    Penelitian ini adalah untuk mengetahuai mekanisme Pembiayaan Kendaraan Bermotor di PT. Bank BJB Syariah KCP Cikmpek. Banyaknya manfaat yang bisa diperoleh oleh nasabah yang menggunakan pembiayaan ini, peneliti tertarik ingin meninjau lebih dalam lagi tentang prosedur dan proses penerapan akad murabahah pembiayaan kendaraan bermotor di PT Bank BJB Syariah Cikmpek. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor dan untuk menganalisa dari sudut pandang hukum ekonomi Islam tentang produk pembiayaan(PPKB). Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pembiayaan pemilikan kendaraan sepeda motor yang dimana calon nasabah harus memberikan simpanan wajib dan pokok sebagai pendaftaran calon nasabah Bank BJB Syariah, kemudian melengkapi persyaratan-persyaratan yang ada, dan juga melengkapi identitas diri si pemohon pembiayaan. pendaftaran Nasabah baru dengan memberikan simpanan wajib dan pokok serta memberikan uang muka sebesar 30% dari jumlah harga sepeda motor. Sisa 70% di angsur sesuai dengan kesepakatan di awal antara nasabah dengan pihak Bank

    227

    full texts

    250

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇