EKSIBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan - E-Journal)
Not a member yet
250 research outputs found
Sort by
Determinasi Pembiayaan Bermasalah Menggunakan Maqosid Syariah Index (Studi Terhadap BMT Di Kota Tasikmalaya)
Baitul Mall Wa Tamwil (BMT) is a micro-level financial institution that operates as an intermediary for Muslim communities in particular and society in general for business sustainability and welfare. The purpose of this research is to analyze the factors that cause problematic financing at BMT in Tasikmalaya City using the Maqodid Syariah Index (MSI) method. The method used is qualitative with a descriptive concept where researchers go to the field by making observations, interviews involving seven BMT leaders in Tasikmalaya City. The approach method used is the Maqosid Syariah Index (MSI) which measures in terms of Tahzib Al Fardi, Iqamah Al Adalah, Jalb Al Maslahah. The results of this study indicate that BMT has difficulty in meeting its liquidity. There are two factors that cause problematic financing, namely internal factors including negligence of the financing examiner, the existence of a fraud attitude of employees, misappropriation of funds by the management, not using collateral, weaknesses in inspection and others. Meanwhile, external factors are customer defaults, lack of guidance and customer assistance, unwillingness to pay, bad business, fictitious domicile, the covid-19 epidemic which causes congestion in business. Even so, the BMT still considers the need for maqosid Sharia in running its business.Baitul Mall Wa Tamwil (BMT) merupakan lembaga keuangan tingkat mikro yang beroperasi sebagai intermediasi masyarakat muslim secara khusus dan masyarakat pada umumnya untuk keberlangsungan dan kesejahtreaan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang menimbulkan pembiayaan bermasalah pada BMT di Kota Tasikmalaya yaitu dengan menggunakan metode Maqodid Syariah Index (MSI). Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan konsep deskriptif dimana peneliti terjun ke lapangan dengan melakukan pengamatan, wawancara dengan melibatkan yang tujuh pimpinan BMT di Kota Tasikmalaya. Metode pendekatan yang dilakukan adalah dengan Maqosid Syariah Indek (MSI) yang mengukur dari sisi Tahzib Al Fardi, Iqamah Al Adalah, Jalb Al Maslahah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BMT mengalami kesulitan dalam memenuhi likuditasnya. Terdapat dua faktor yang menyebabkan pembiaayaan bermasalah yaitu faktor internal diantaranya kelalaian pihak pemeriksa pembiayaan, adanya sikap fraud dari karyawan, penyelewengan dana oleh pengurus, tidak memakai jaminan, kelemahan dalam pemeriksaan dan lain-lain. Sedangkan dari faktor ekternal adalah wan prestasi dari nasabah, kurangnya pembinaan dan pendampingan nasabah, ada itikat tidak mau bayar, macet usaha macet, domisili fiktif, adanya wabah covid-19 yang menyebabkan kemacetan dalam usaha. Meskipun demikian pihak BMT masih menggap perlu maqosid Syariah dalam menjalankan bisnisnya
Analisis Efektivitas Penyaluran Dana Zakat Melalui Program Banjar Sehat Di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjar
Baznas Kabupaten Banjar has been trusted to manage and distribute zakat funds in order to prosper the community which is insufficient in terms of economy. To be able to prosper the community, especially in the field of health services, Baznas must certainly channel its funds effectively. One of the programs initiated by Baznas Banjar Regency is the Banjar Sehat ProgramThis study aims to determine the effectiveness and distribution of zakat funds through the Banjar Sehat program in Baznas, Banjar Regency. The research used is a qualitative research method by taking the type of field research. Data collection method, the authors conducted interviews. It was then analyzed using the effectiveness measure proposed by Sondang P. Siagian. The results of the data analysis concluded that the distribution of zakat funds through the Banjar Sehat program in Baznas, Banjar Regency, was carried out in two ways, namely active and passive stages. As for the effectiveness of the Banjar Sehat program in its distribution, it can does the program to be effective because it has fulfilled all the elements or effectiveness benchmarks stated by Sondang P. Siagian.Baznas Kabupaten Banjar telah dipercaya untuk mengelola dan menyalurkan dana zakat agar bisa mensejahterakan masyarakat yang tidak mencukupi dari segi perekonomian. Untuk bisa mensejahterakan masyarakat khususnya dibidang layanan kesehatan Baznas tentu harus menyalurkan dananya secara efektif. Salah satu program yang inisiasi oleh Baznas Kabupaten Banjar ialah Program Banjar Sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan penyaluran dana zakat melalui program Banjar Sehat di Baznas Kabupaten Banjar. Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Dengan mengambil jenis penelitian lapangan. Metode pengumpulan data, penulis melakukan wawancara. Kemudian dianalisis menggunakan ukuran efektivitas yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian. Hasil dari analisis data menyimpulkan penyaluran dana zakat melalui program Banjar Sehat di Baznas Kabupaten Banjar dilakukan dengan dua cara yaitu tahapan aktif dan pasif. Sedangkan untuk efektivitas program Banjar Sehat dalam penyalurannya sudah bisa dikatakan efektif karena telah memenuhi semua unsur-unsur atau tolak ukur efektivitas yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian
Implementation of Khiyar Rights in Online Buying and Selling on Shopee Tokba.id Sellers
Buying and selling is not only done offline, but also online. Shopee marketplace online transactions have more potential for the process of implementing khiyar rights, namely there are several factors that can allow continuing or canceling transactions. One of the users of the shopee marketplace is the Tokba.id shop. Buying and selling at the Tokba.id store can also be done with a wholesale system, this wholesale system is considered prone to errors because the goods ordered are more numerous and the process of checking the goods will be more difficult, so the risk of defective or damaged goods is greater. The purpose of this study is to analyze the application of khiyar rights in the process of buying and selling Tokba.id products on the shopee marketplace. This research uses a descriptive qualitative approach. With data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. Informants were determined using Purposive Sampling, namely the owner and manager of Tokba.id. The results of this study conclude that the buying and selling process at the Tokba.id store includes several stages, namely the product sales process and the product purchase process. Meanwhile, the implementation of khiyar rights at the Tokba.id store is in accordance with several khiyars which are the focus of this research, namely khiyar conditions at the Tokba.id store imposing returns with several conditions that have been imposed by shopee and also the Tokba.id store such as the buyer receiving the goods ordered, the buyer can submit a return of goods with approximately 3 days of the shopee warranty period. Khiyar \u27aib by enforcing returns if there are \u27aib or defects in the goods received such as errors in size, color. Khiyar ru\u27yah at the Tokba.id shop, namely the seller applies for the return of goods, if the buyer buys goods that are received not according to the description listed on the Tokba.id shopee storefront. Khiyar ta\u27yin at the Tokba.id store, buyers can check the availability of goods at the Tokba.id storefront which includes color, size. Meanwhile, khiyar majlis at the Tokba.id store cannot be applied. Because there is no place or majlis which is used as a meeting place for the two parties to the contract or sale and purchase transaction.Jual beli tidak hanya dilakukan dengan cara offline, melainkan juga secara online. Transaksi online marketplace shopee lebih berpotensi terjadinya proses implementasi hak khiyar, yaitu terdapat beberapa faktor yang dapat memungkinkan terjadinya melanjutkan atau membatalkan transaksi. Salah satu pengguna marketplace shopee adalah toko Tokba.id. Jual beli di toko Tokba.id juga bisa dilakukan dengan sistem grosir, sistem grosir ini dianggap rentan kesalahan karena barang yang dipesan lebih banyak dan proses pengecekan barang akan lebih sulit, sehingga beresiko terjadinya barang mengalami kecacatan atau rusak semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisis penerapan hak khiyar pada proses jual beli produk Tokba.id pada marketplace shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan ditentukan menggunakan Purposif Sampling yaitu pemilik dan pengelola Tokba.id. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa proses jual beli pada toko Tokba.id meliputi beberapa tahapan yaitu proses penjualan produk dan proses pembelian produk. Sedangkan implementasi hak khiyar pada toko Tokba.id memiliki kesesuaian dengan beberapa khiyar yang menjadi fokus pada penelitian ini yaitu khiyar syarat pada toko Tokba.id memberlakukan pengembalian dengan beberapa syarat yang telah diberlakukan oleh pihak shopee dan juga toko Tokba.id seperti pembeli menerima barang yang dipesan maka pembeli dapat mengajukan pengembalian barang dengan waktu kurang lebih 3 hari masa garansi shopee. Khiyar ‘aib dengan memberlakukan pengembalian jika terdapat ‘aib atau cacat pada barang yang diterima seperti kesalahan size dan warna. Khiyar ru’yah pada toko Tokba.id yaitu penjual memberlakukan pengembalian barang, jika pembeli membeli barang yang diterima tidak sesuai deskripsi yang tertera pada etalase toko shopee Tokba.id. Khiyar ta’yin pada toko Tokba.id pembeli bisa mengecek ketersediaan barang pada etalase toko Tokba.id yang meliputi warna dan size. Sedangkan khiyar majlis pada toko Tokba.id tidak bisa diterapkan. Karena tidak adanya tempat atau majlis yang dijadikan sebagai tempat bertemunya kedua belah pihak yang melakukan akad atau transaksi jual beli
Rahn (Gadai) Dalam Perspektif Tafsir Dan Hadits Serta Implementasinya Pada Lembaga Pegadaian Syariah
The writing of this article is based on the idea that Sharia economic law is part of the Islamic legal system which originates from the Koran and al-hadith. The purpose of this study is to find out the opinion of scholars about the interpretation of QS. Al-Baqarah paragraph 283, and to find out the suitability of the interpretation of QS. Al-baqarah verse 283 with the Rahn concept in the Sharia Pawnshop Institution. The type of research used is library research. The results of this study stated 1). Rahn is making an item that has an asset value in the view of syara\u27 as collateral for a debt, which makes it possible to take all or part of the debt from the item, this is also in line with Article 1150 of the Civil Code. Textually Rahn is contained in the Al-Qur\u27an Surah Al-Baqarah Verse 283, in this verse some of the salaf scholars say that the pawning law is not enforced except when traveling, but in general the scholars are of the opinion that the content of this verse does not require that collateral is only permissible on trips, muamalah transactions not in cash, and also there is no one who is used as a writer. However, basically this paragraph only requires that in such conditions muamalah activities may be carried out by providing a guarantee. 2). The practice of pawning at Islamic pawnshops refers to the Fatwa of the National Sharia Council number: 25/DSN-MUI/III/2002 dated June 26 2002 concerning rahn and is declared to have conformity with Sharia principles, as well as technically refers to OJK Regulation Number 31/Pojk.05 /2016 Concerning Pawn Business.Penulisan artikel ini didasari pemikiran bahwa Hukum ekonomi Syariah merupakan bagian dari system hukum Islam yang bersumber pada Alquran dan al-hadits. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapat ulama tentang tafsiran QS. Al-baqarah ayar 283, dan untuk mengetahui kesesuaian tafsiran QS. Al-baqarah ayar 283 dengan konsep Rahn pada Lembaga pegadaian Syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Kepustakaan (Library Research). Hasil penelitian ini menyatakan 1). Rahn adalah menjadikan suatu barang yang mempunyai nilai harta dalam pandangan syara’ sebagai jaminan utang, yang memungkinkan untuk mengambil seluruh atau sebagian utang dari barang tersebut, ini juga sejalan dengan Pasal 1150 KUHPerdata. Secara tekstual Rahn terdapat di dalam Al-qur’an Surat Al-baqarah Ayat 283, ayat tersebut sebagian ulama salaf mengatakan syariat gadai tidak diberlakukan kecuali diperjalanan, namun secara umum para ulama berpendapat bahwa kandungan ayat ini tidak mensyaratkan jaminan tersebut hanya dibolehkan di perjalanan, transaksi muamalah dengan tidak secara tunai, dan juga tidak terdapat seseorang yang dijadikan sebagai penulis. Akan tetapi pada dasarnya ayat ini hanya mensyaratkan dalam kondisi seperti tersebut kegiatan muamalah boleh dilakukan dengan memberikan jaminan. 2). Praktek gadai pada Lembaga pegadaian Syariah mengacu pada Fatwa Dewan Syariah Nasional nomor: 25/DSN-MUI/III/2002 tanggal 26 Juni 2002 tentang rahn dan dinyatakan sudah memiliki kesesuaian dengan prinsip Syariah, begitupun secara teknis mengacu Peraturan OJK Nomor 31 /Pojk.05/2016 Tentang Usaha Pergadaian
Pengaruh Financial Literacy Terhadap Minat Masyarakat Menggunakan Produk Perbankan PT. BPR Araya Arta
Understanding of financial literacy needs to be constantly improved in order to create opportunities for financial transactions in the banking world. Financial literacy education for the community plays an important role in banking because financial literacy will help the community in good financial management to avoid financial problems. Corona Virus 19 has an impact on the banking sector due to restrictions. The aim is to determine the effect of financial literacy on people\u27s interest in using banking products. The population of this research is PT. Deposits at BPR Araya Arta for the last two years. The method used is descriptive quantitative with a sample of 100 respondents taken by purposive sampling. The analytical tool used is simple linear analysis with the help of the SPSS 25 program. The results of this study indicate that there is a significant influence between financial literacy and interest in PT. BPR Araya Arta is 31.7%, which means that financial literacy will have an impact on the use of products and services or transactions in financial institutions.Pemahaman Financial literacy perlu selalu ditingkatkan agar tercipta peluang transaksi keuangan pada dunia perbankan. Adanya edukasi Financial literacy bagi masyarakat memegang peranan penting dalam perbankan karena Financial literacy akan membantu masyarakat dalam manajemen keuangan yang baik agar terhindar dari permasalahan financial. Corona Virus 19 berdampak pada sektor perbankan dikarenakan adanya pembatasan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap minat masyarakat dalam menggunakan produk perbankan. Populasi penelitian ini adalah pelanggan PT. Deposito BPR Araya Arta selama dua tahun terakhir. Metode yang digunakan deskripstif kuantitatif dengan sampel 100 respoden yang diambil secara purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis linier sederhana dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara Financial literacy dan minat pada PT. BPR Araya Arta sebesar 31,7%, yang artinya adanya Financial literacy akan berdampak pada penggunakan produk-produk dan jasa atau transaksi di Lembaga keuanga
Pengaruh Strategi Digital Marketing Oleh Pelaku UMKM Terhadap Keputusan Pembelian Masyarakat Muslim di Provinsi Jambi
Digital marketing is a medium and method that is currently widely used by MSME players in encouraging their business activities, especially in promoting a product through internet media with a wider range of consumers. With this digital marketing, it turns out that it results in the decision of the Muslim community towards digital marketing, where there are factors that influence the purchasing decisions of Muslim communities in online media such as service, promotion and price. The purpose of this research is to find out how the influence of digital marketing strategies on the purchasing decisions of Muslim communities on online media in Jambi Province. This study uses quantitative methods with a population of Muslim communities in Jambi Province. Data collection by distributing questionnaires to 400 samples of residents of Jambi Province which are divided into 11 districts. The aspects examined in this study, namely the digital marketing strategy, are service, promotion, price and interest factors. The results of this study indicate the results of the digital marketing variable validity test on all statement items rhitung (0.529)> rtabel (0.098) so that the 6 statement items in the digital marketing variable are declared valid. In the validity test of the purchasing decision variable, it is known that all question items rcount (0.394) > rtable (0.098) with a significance value (p value) <0.05 so that the 2 statement items in the purchasing decision variable are declared valid. Based on the results of the simple regression test, it shows that the digital marketing variable has a tcount value (1.187)> ttable (0.098) with a probability value of 0.000, which is smaller than 0.05, so Ha is accepted. This means that digital marketing has a significant effect on the purchasing decisions of the Muslim community of Jambi Province on online media. The output results also obtained a coefficient of determination (R Square) of 0.735, which means that 73.5% digital marketing is able to attract the buying interest of the Jambi Province Muslim community in online media. While the remaining 26.5% is influenced by other factors not examined in this studyDigital marketing merupakan sebuah media dan cara yang saat ini banyak digunakan oleh pelaku UMKM dalam mendorong kegiatan bisnisnya, terutama dalam mempromosikan suatu produk melalui media internet dengan jangkauan konsumen yang lebih luas. Dengan adanya digital marketing ini ternyata mengakibatkan keputusan masyarakat muslim terhadap digital marketing, dimana hal tersebut terdapat faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian masyarakat muslim pada media online seperti pelayanan, promosi dan harga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh strategi digital marketing terhadap keputusan pembelian masyarakat muslim pada media online di Provinsi jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi masyarakat muslim Provinsi Jambi. Pengumpulan data dengan menyebarkan kuisioner kepada 400 sampel penduduk Provinsi Jambi yang terbagi menjadi 11 Kabupaten. Aspek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu pada strategi digital marketing terdapat faktor pelayanan, promosi, harga dan minat. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis sederhana dengan bantuan program SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil uji validitas variabel digital marketing pada semua item pernyataan rhitung (0,529) > rtabel (0,098) sehingga ke-6 item pernyataan dalam variabel digital marketing dinyatakan valid. Pada uji validitas variabel keputusan pembelian diketahui bahwa semua item pertanyaan rhitung (0,394) > rtabel (0,098) dengan nilai signifikansi (p value) < 0,05 sehingga ke-2 item pernyataan dalam variabel keputusan pembelian dinyatakan valid. Berdasarkan hasil uji regresi sederhana menunjukkan bahwa variabel digital marketing memiliki nilai thitung (1,187) > ttabel (0,098) dengan nilai probabilitas sebesar 0,000 berarti lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima. Artinya digital marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian masyarakat muslim Provinsi Jambi Pada media online. Hasil output tersebut juga diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,735 yang artinya 73,5 % digital marketing mampu menarik minat beli masyarakat muslim Provinsi Jambi pada media online. Sedangkan sisanya 26,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini
Pendampingan Pemasaran Dan Branding Produk UMKM Simping Di Desa Mekargalih Kec. Jatiluhur Purwakarta
The number of MSMEs in the village of Mekargalih, Kec. Jatiluhur Purwakarta is quite a lot, such as scallop SMEs, various chips SMEs, pot craft SMEs, and others. Of the many MSMEs, there are several MSME actors who still market their products in the traditional way and still use simple labels/brands, making it difficult to attract consumers\u27 buying interest. The reason they haven\u27t marketed their products online is due to the lack of understanding of MSME actors on the importance of online marketing and product branding, as well as their limited ability in the world of technology (IPTEK). The aim of this PKM is to maximize the Marketing and Branding of MSME Simping Products in Mekargalih Village, Kec. Jatiluhur Purwakarta from the traditional system assisted by a digital system, as well as rebranding product appearance from a simple display to an attractive display or label in order to increase consumer appeal. The method used by this PKM uses the method of providing material, rebranding labels, and mentoring. The conclusion of community service activities with the title marketing assistance and branding of MSME scallop products in Mekargalih Village, Kec. Jatiluhur Purwakarta, the increase in sales of MSME scallop products, which were only a few packs a day, now has reached 50-200 packs a day. In addition to marketing and branding assistance programs for MSME scallop products, the PKM team also has other supporting programs, namely recitation at the Al-Mustaba Mosque, Private English and Calistung, and teaching at RA Al-Irfan. These programs involve children around the village of Mekargalih, their response is very enthusiastic and they feel helped by this support program, besides being able to play they can also learn to improve their writing, reading and speaking English skills.Jumlah UMKM yang ada di desa Mekargalih Kec. Jatiluhur Purwakarta lumayan banyak, seperti UMKM simping, UMKM aneka keripik, UMKM kerajinan pot, dan lain-lain. Dari sekian banyak UMKM terdapat beberapa pelaku UMKM yang masih memasarkan produknya secara tradisional dan masih menggunakan label/merk yang sederhana sehingga sulit untuk menarik minat beli konsumen. Alasan mereka belum memasarkan poduknya secara online karena kurangnya pemahaman para pelaku UMKM terhadap pentingnya pemasaran secara online dan branding produk, serta keterbatasan kemampuan mereka terhadap dunia teknologi (IPTEK). Tujuan PKM ini untuk memaksimalkan Pemasaran Dan Branding Produk UMKM Simping Di Desa Mekargalih Kec. Jatiluhur Purwakarta dari sistem tradisonal dibantu dengan sistem digital, serta melakukan rebranding tampilan produk dari tampilan sederhana menjadi tampilan atau label yang menarik agar meningkatkan daya tarik konsumen. Metode yang digunakan PKM ini menggunakan metode pemberian materi, rebranding label, dan pendampingan. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul pendampingan pemasaran dan branding produk UMKM simping di Desa Mekargalih Kec. Jatiluhur Purwakarta meningkatnya jumlah penjualan produk UMKM simping yang tadinya hanya beberapa bungkus saja dalam sehari, sekarang sudah mencapai 50-200 bungkus sehari. Selain program pendampingan pemasaran dan branding pada produk UMKM simping, tim PKM juga memiliki program penunjang lainnya yaitu pengajian di Mushola Al-Mustaba, Private Inggris dan Calistung, dan mengajar di RA Al-Irfan. Program-program tersebut melibatkan anak-anak di sekitar desa Mekargalih, responnya mereka sangat antusias sekali dan merasa terbantu dengan adanya program penunjang ini, selain mereka bisa bermain mereka pun bisa sambil belajar meningkatkan kemampuan menulis, membaca dan berbahasa inggris
Analisis Manajemen Sumber Daya Manusia Islami Terhadap Komitmen Karyawan PT Kinenta Indonesia
Manajemen sumber daya manusia berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Tanpa adanya sumber daya manusia yang tepat maka perusahaan akan sulit maju. Oleh karena itu, manajemen sumber daya manusia merupakan hal esensial yang perlu diperhatikan, salah satunya memperhatikan nilai-nilai Islami di dalamnya. Nilai-nilai Islami dalam manajemen sumber daya manusia sangat jarang diperhatikan karena sudut pandang dan pemikiran ilmu barat yang mendominasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis manajemen sumber daya manusia Islami terhadap komitmen karyawan di PT Kinenta Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat indikator Islami dalam manajemen sumber daya manusia yang sudah berjalan di PT Kinenta Indonesia yaitu proses rekrutmen dilakukan dengan cara adil dan tanggung jawab, seleksi dilakukan secara adil, jujur, mengutamakan kandidat kompeten dan beragama Islam, adanya pelatihan dan pengembangan karyawan yang menerapkan adab menuntut ilmu dalam Islam, penilaian terhadap karyawan dilakukan secara objektif, adil, tidak dzalim. Selanjutnya, dalam hal pembayaran kompensasi rasional, layak, dan disiplin. Proses manajemen sumber daya manusia Islami di PT Kinenta Indonesia memiliki dampak terhadap peningkatan komitmen karyawa
Sosialisasi Literasi Ekonomi Syariah Bagi Masyarakat di Desa Tanjungsari Kecamatan Pondoksalam Purwakarta
The majority of rural communities at this time, according to the identity of the population data of Tanjungsari Village, are more dominated by Muslims, so all activities carried out on a daily basis should be in accordance with sharia. Seeing that there are still many community economic activities in Tanjungsari Village, Pondoksalam District, Purwakarta Regency which are not based on knowledge of sharia economics, in which some of them still carry out activities in ribawi, gharar and maisyir transactions and other transactions. So with this dedication it is considered important enough to socialize sharia economic literacy in the people of Tanjungsari Village, Pondoksalam District, Purwakarta Regency. This PKM program aims to provide an understanding of the Islamic economy for the community in Tanjungsari Village, Pondoksalam District, Purwakarta. This PKM method uses a lecture and discussion approach. PKM results on the socialization of "Sharia Economic Literacy" in Tanjungsari Village, Pondoksalam District, Purwakarta Regency "Alhamdulillah it went well, well and smoothly, it can be seen that the participants who took part were very focused on enjoying and listening to this socialization event carefully, besides that the community also felt helped by there are activities to socialize sharia economic literacy in solving problems in economic activity transaction contracts, which according to him so far these daily activities are not in accordance with sharia. The response from the people of Tanjungsari Village was very good, although some people felt they already understood, this outreach activity was far more relevant to the discussion of the problems of daily economic activities originating from the Koran, Hadith, Ijma and Qiyas and explained through examples. his life. Finally, there are people who want to deepen their understanding of Islamic economic literacy.Mayoritas masyarakat pedesaan saat ini, sesuai identitas dari data kependudukan Desa Tanjungsari lebih didominasi beragama Islam, maka sudah seharusnya seluruh kegiatan aktivitas yang dijalankan kesehariannya sudah sesuai dengan syariah. Melihat masih banyak dari kegiatan aktivitas ekonomi masyarakat di Desa Tanjungsari Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta yang tidak didasari dengan ilmu tentang ekonomi syariah, yang mana didalamnya masih sebagian menjalankan kegiatan secara transaksi ribawi, gharar dan maisyir serta transaksi lainnya. Maka dengan pengabdian ini dirasa cukup penting untuk mensosialisasikan literasi ekonomi syariah pada masyarakat Desa Tanjungsari Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta. Program PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai ekonomi syariah Bagi Masyarakat di Desa Tanjungsari Kecamatan Pondoksalam Purwakarta. Metode PKM ini menggunakan pendekatan ceramah dan diskusi. Hasil PKM tentang sosialisasi “Literasi Ekonomi Syariah” di Desa Tanjungsari Kecamatan Pondoksalam Kabupaten Purwakarta” Alhamdulillah berjalan dengan sukses, baik dan lancar, terlihat pada peserta yang mengikuti sangat fokus untuk menikmati dan menyimak acara sosialisasi ini dengan seksama, selain itu juga masyarakat merasa terbantu dengan adanya kegiatan sosialisai literasi ekonomi syariah dalam penyelesaian persoalan akad-akad transaksi kegiatan ekonomi, yang menurutnya selama ini kegiatan keseharian tersebut tidak seseuai dengan syariah. Adapun respon masyarakat Desa Tanjungsari sangat baik, walaupun sebagian masyarakat yang merasa sudah paham, tetapi kegiatan sosialisasi ini jauh lebih relevan pada pembahasan masalah kegiatan aktivitas ekonomi sehari-hari yang bersumber dari al-Quran, Hadits, Ijma dan Qiyas serta dijelaskan melalui contoh-contoh kehidupannya. Akhirnya masyarakat ada yang ingin lebih memperdalam tentang literasi ekonomi syari’a
Peran Pondok Pesantren Al-Zaytun Dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Sekitar
Educational institutions in Indonesia consist of various types, one of which is Islamic boarding schools. Islamic boarding schools are the oldest Islamic educational institutions in Indonesia. The majority of Muslims in Indonesia have established many Islamic boarding schools in this country. The current role of Islamic boarding schools is not only as educational institutions, but also as institutions that can increase economic value through programs contained in Islamic boarding schools. The purpose of this study was to find out and analyze the role of the Ma\u27had Al-Zaytun Islamic boarding school in improving the economy of the surrounding community. This research was conducted at al-Zaytun Islamic Boarding School. This research is a descriptive qualitative research. Data sources were obtained from interviews, observations, and literature studies related to the research topic. The results of this study found that in addition to being an Islamic educational institution, the Al-Zaytun Islamic boarding school also has considerable resources, so that with these resources the Al-Zaytun Islamic boarding school can carry out various activities, one of which has economic centers both in agriculture, animal husbandry, fishery and cooperatives that can help improve the economy of the Al-Zaytun community and the surrounding community, such as providing loans and capital from the Ma\u27had Al-Zaytun Islamic boarding school cooperative; P3KPI provides land and capital for those who want to farm with a profit sharing system from the harvests obtained; Providing employment for the surrounding community, especially to manage Ma\u27had Al-Zaytun\u27s agriculture and plantations; and distribution of harakah zakat and harakah Qurban to the community around the Islamic boarding school.Lembaga Pendidikan di Indonesia terdiri dari berbagai macam jenis, salah satunya adalah pondok pesantren. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia. Mayoritas umat muslim di Indonesia mendirikan banyak pondok pesantren di negeri ini. Peran pesantren saat ini bukan hanya menjadi Lembaga Pendidikan, namun juga sebagai Lembaga yang dapat meningkatkan nilai ekonomi melalui program-program yang terdapat di pondok pesantren. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran pondok pesantren Ma’had Al-Zaytun dalam meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren al-Zaytun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan studi literatur terkait topik penelitian. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pondok pesantren Al-Zaytun selain menjadi Lembaga pendidikan Islam juga memiliki sumber daya yang cukup besar, sehingga dengan sumber daya tersebut pondok pesantren al-Zaytun dapat melaksanakan berbagai aktivitas, salah satunya memiliki sentra-sentra ekonomi baik dalam bidang pertanian, peternakan, perikanan dan koperasi yang dapat membantu meningkatkan ekonomi sivitas Al-Zaytun dan masyarakat sekitar seperti pemberian pinjaman dan permodalan dari Koperasi pondok pesantren Ma’had Al-Zaytun; P3KPI menyediakan lahan dan permodalan bagi mereka yang ingin bertani dengan sistem bagi hasil dari hasil panen yang diperoleh; Menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar khususya untuk mengelola pertanian dan perkebunan Ma’had Al-Zaytun; dan penyaluran harakah zakat dan harakah Qurban kepada masyarakat sekitar pondok pesantren