Jurnal Khazanah Intelektual
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Pengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Berdasarkan Komponen Sektor Pendidikan
Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia..Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, dunia pendidikan tengah berada dalam kekacauan. Kualitas pendidikan di suatu wilayah dapat dilihat dari nilai Angka Partisipasi Sekolah (APS), Angka Partisipasi Murni (APM), Angka Partisipasi Kasar (APK). Nilai-nilai tersebut juga merupakan indikator tercapainya pembangunan dalam bidang pendidikan di suatu wilayah. Metode yang digunakan pada penelitian kali ini adalah metode single lingkage. Berdasarkan algoritma cluster yang dilakukan diperoleh hasil bahwa dari 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi terkelompok 4 cluster yaitu cluster 1 terdiri dari Kerinci dan Kota Sungai Penuh, cluster 2 terdiri dari Merangin, Tanjung Jabung Barat, Bungo dan Tebo, cluster 3 terdiri dari Sarolangun, Batanghari, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi dan cluster 4 terdiri dari Kota Jambi. Keempat cluster tersebut diurutkan berdasarkan tingkatannya yaitu cluster 1 sangat baik, cluster 2 cukup baik, cluster 3 baik dan cluster 4 lebih baik
A Analisis Determinan Kinerja Pegawai Dari Aspek Motivasi Pada Tenaga Honor Oganisasi Pemerintah Daerah
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa tinggi tingkat motivasi dan kinerja tenaga kerja honor. Fenomenanya di entitas pemerintah tinggkat motivasi kerja tenaga kerja honor sulit di jelaskan, dan aspek motivasi kerja mereka rendah. Dari sisi tanggungjawab, tupoksi dan gaji tidak memiliki kesamaan dengan tenaga kerja tetap. Perbedaan ini menjadi gap yang perlu dijelaskan dalam mengukur kinerja tenaga honor. Secara teori motivasi tinggi dipengaruhi oleh aspek kebuetuhan yang berasal dari dorongan eksternal dan internal diri sesorang. Namun penelitian fokus pada aspek motivasi kebutuhan eksternal. Model penelitian regresi berganda, dengan pengumpulan data memberikan kuisioner kepada 100 tenaga kerja honorer pada 20 Organisasi Pemerintah Daerah Jambi dengan purposive sampling. Analisa data deskriftif dan analisis tabulasi silang (Crosstab) regresi berganda menggunakan software SPSS 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi mempengaruhi tingkat kinerja honor di OPD moderat, yaitu sebesar 59,2 % dengan kontribusi tertinggi oleh motivasi fisiologis. Rekomendasi untuk peningkatan kinerja tenaga kerja honor dengan memberikan motivasi terkait kebutuhan fisiologi, rasa aman dan pengakuan.
 
Analsisi Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Dan upah Minimum Provinsi Terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka Di Provinsi Jambi
Abstrak
Penelitian ini berjudul "Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Dan Upah Minimum Provinsi Terhadap Tingkat Penyangguran Terbuka Di Provinsi Jambi". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dan pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Provinsi dan Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jambi. Penelitian ini menggunakan data secara berkala (time series) dari tahun 2003-2019 dengan metode analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa selama periode tahun 2003-2019 Indeks Pembangunan Manusia tidak berpengaruh dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jambi. Sedangkan Upah Minimum Provinsi berpengaruh dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jambi
Kata kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum Provinsi dan Tingkat Pengangguran Terbuka
Model Efektivitas Promosi Produk Lokal Agroindustri Menggunakan Platform Sosial Media
Abstrak
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan factor yang berkontribusi meningkatkan efektifitas media sosial menggunakan akun instagram sebagai media promosi produk agrobisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan empat dimensi yaitu empathy, persuasion, impact, dan communication (EPIC). Sampel penelitian sebanyak 96 responden yang di peroleh dari Follower Instagram distanhanpangan_kotajambi. Metode Analisa data manggunakanregresi berganda dan dianalisa dengan program SPSS versi 28. Hasil Penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh terbesar yaitu empathy, dibandingkan faktor persuasion, impact dan communication, namun secara keseluruhan disterminan masih berada dalam skala efektif
Psychological Well-Being of Parents in Assisting Children in Online Learning : Phenomenological Study of Parents with ADHD Children in Late Childhood
Online learning events carried out for students with ADHD certainly cause children to experience more difficulties, but parents also experience complex problems in assisting children's online learning during Covid-19. According to Ryff, mental well-being consists of six distinct dimensions. This study aims to determine the mental well-being of parents of ADHD children aged 6-12 years who are undergoing online learning based on Ryff's theory. This study uses a qualitative research design. The results of this study indicate that the parents' condition of mental well-being is quite low. Parents are still able to organize and make decisions when there is online learning. However, online learning affects the acceptance of their situation, fosters good relationships with others, manages and takes advantage of existing opportunities, sees the meaning of experiences before and after accompanying children to learn online and is not aware of their potential
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Pada Sekolah Menengah Pertamadi Desa Tertinggal
Abstract
School-based management is important for one-roof State Junior High Schools, especially those in disadvantaged areas, because it is useful in efforts to improve the quality of education. The problem faced is that the implementation of SBM is not optimal. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was done by interview, observation, and documentation methods. The method of analysis using triangulation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study found that, (1) Leaders did not fully know about school-based management and its implementation. (2) Community participation has not been maximized in various school activities, especially to support learning activities. (3) Parents do not facilitate and provide learning assistance for students at home, especially reading activities. (4) Supervision to evaluate the implementation of school-based management in One Roof Junior High School has not been optimal. Likewise, the implementation of teacher supervision in the learning process carried out by the principal is still limited. It is recommended for further research to find tips or strategies as a solution to improve the implementation of school-based management in one-roof Junior High Schools. Stakeholders must make a program of strengthening or technical guidance for school-based management with participants from school principals, teachers and school committees.
Keywords: School-Based Management, Quality of Education, One Roof Junior High Schoo
Implementasi Kebijakan Response Time Tujuh Menit Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Surabaya
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya termasuk dalam jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dengan banyak prestasi dari berbagai ajang penghargaan di bidang inovasi. Pada gelaran Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2022 yang diadakan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, salah satu inovasi yang dicetuskan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau DPKP Kota Surabaya bernama Response Time 7 Menit Layanan Pemadam Kebakaran di Surabaya terpilih menjadi Top 45 Inovasi Terpuji kategori Umum. Artikel ini membahas tentang inovasi tersebut di aspek formulasi, implementasi, evaluasi, dan reformasi birokrasi. Teori yang digunakan adalah konsep kebijakan publik yang dipopulerkan oleh Hayat. Metode dalam studi ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa Response Time 7 Menit yang dilakukan DPKP Surabaya diterapkan melalui tahapan-tahapan yang sesuai dengan alur teoritik yang digariskan para pakar. Kebijakan Response Time 7 Menit ini bisa dirasakan oleh semua kalangan di masyarakat karena sasarannya adalah seluruh warga tanpa sekat golongan/kelompok tertentu, dan selaras pula dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs yang diresolusikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa
Analisis Volume Penjualan Gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (Mmscf) Di Indonesia, 2010-2020
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis volume penjualan gas alam melalui saluran pipa menurut jenis pelanggan (mmscf) di indonesia, 2010-2020. Perkembangan volume penjualan Gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (MMSCF) di Indonesia, 2010-2020 adalah rata-rata sebesar 5,08% dengan rata-rata volume penjualan gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (MMSCF) di Indonesia adalah sebesar 326.837 ton dimana untuk kondisi perkembangan volume penjualan gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (MMSCF) di Indonesia paling tinggi terjadi pada tahun 2012 yaitu sebesar 21,82% atau dengan nilai volume sebesar 300.556 ton meningkat tajam dibandingkan tahun 2011 yaitu sebesar 212.975 ton. Sedangkan untuk kondisi volume penjualan gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (MMSCF) di Indonesia paling rendah terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 12,47% atau dengan nilai volume sebesar 333.315 ton. Volume penjualan Gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (MMSCF) di Indonesia, 2010-2020 yang paling tinggi terdapat pelanggan industry yaitu sebesar 85,46% sedangkan untuk nilai kontribusi paling rendah untuk jenis pelanggan terhadap volume penjualan Gas Alam Melalui Saluran Pipa Menurut Jenis Pelanggan (MMSCF) di Indonesia, 2010-2020 terdapat di rumah tangga yaitu sebesar 0,23% disusul pelanggan SPBE/SPBG yaitu sebesar 0,41%
Tren Pemberitaan Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Media Online
Kajian ini membahas tentang tren pemberitaan Covid-19 yang berkenaan dengan pemerintah provinsi Jawa Timur di media online. Tren yang dimaksud adalah muatan berita, narasumber berita, dan topik pemberitaan. Teori yang digunakan adalah komunikasi kehumasan dalam cakupan komunikasi publik. Teori tersebut dipakai untuk melihat bagaimana posisi pemerintah provinsi Jawa Timur pada pemberitaan-pemberitaan di media online. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan perspektif analisis konten audit komunikasi. Data yang teliti berasal artikel berita dari media online www.detik.com, sebagai representasi media nasional, dan www.beritajatim.com, sebagai representasi media lokal Jawa Timur. Berita-berita yang diteliti adalah yang terbit pada rentang Maret hingga November 2020, tiap bulan dipilih empat berita dari www.detik.com dan empat berita dari www.beritajatim.com sebagai sample, sehingga total ada 72 berita yang diteliti. Hasil dari kajian ini, pertama, dari sejumlah 72 berita, sebagian besar atau 29 berita bermuatan positif. Disusul 24 berita bermuatan netral dan 19 berita bermuatan negatif. Kedua, dari sejumlah 72 berita, sebagian besar atau 28 berita (39 persen) memakai narasumber utama dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur, disusul 19 berita yang narasumbernya dari kalangan masyarakat, 9 berita dari kalangan Pemerintah Daerah, 7 dari kepolisian, 6 dari pemerintah pusat, dan 3 dari lembaga negara. Dari sejumlah 72 berita, sebagian memiliki topik tentang kampanye melawan Covid-19 sebanyak 16 berita sama dengan berita tentang inovasi penanganan Covid-19 yang banyaknya 16 berita. Disusul berita tentang bidang-bidang lain terdampak Covid-19 sebanyak 12 berita, kondisi pasien 11 berita, dan urgensi penambahan fasilitas rumah sakit 5 berita. Kajian ini diharapkan bisa menambah khazanah penelitian di bidang ilmu komunikasi kehumasan, komunikasi publik, dan tren media online
Pemanfaatan Kitosan Cangkang Bekicot Sebagai Adsorben Logam Tembaga (Cu)
Cangkang bekicot merupakan limbah yang dapat mencemari lingkungan, salah satu cara untuk mengurangi limbah tersebut adalah dengan mengolahnya menjadi kitosan yang dapat menyerap logam berbahaya yang banyak terdapat pada limbah industri seperti logam tembaga. Logam tembaga dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, ginjal, saraf sentral dan circhosis hati. Kitosan dapat sebagai adsorban dikarenakan memiliki pasangan elektron bebas dari nitrogen dan oksigen sehingga dapat membentuk kompleks dengan logam tembaga. Untuk mengolah cangkang bekicot menjadi kitosan melalui tiga proses yaitu deproteinasi yang bertujuan untuk menghilangkan protein, demineralisasi untuk menghilangkan mineral, dan deasetilasi untuk menghilangkan gugus asetil.. Dari 100 buah cangkang bekicot (45,5034 gram bubuk cangkang bekicot) diperoleh kitosan sebesar 22,9012 gram atau sebesar 51,87%. Dari uji dengan AAS menunjukkan bahwa pada konsentrasi ion logam tembaga 0,5 ppm dengan penambahan kitosan masing-masing sebesar 1mg; 2mg; dan 3mg, diperoleh bahwa penurunan konsentrasi berturut-turut 12,8 %; 30,6 %; 37,6 %. Sedangkan pada konsentrasi ion tembaga 1,0 ppm dengan penambahan semakin banyak kitosan kitosan masing-masing sebesar 1mg; 2mg; dan 3mg, diperoleh bahwa penurunan konsentrasi berturut-turut 7,7 %; 19,8 %; 28,5 %. Dan pada konsentrasi ion tembaga 1,5 ppm dengan penambahan semakin banyak kitosan kitosan masing-masing sebesar 1mg; 2mg; dan 3mg, diperoleh bahwa penurunan konsentrasi berturut-turut 10,13 %; 21,87 %; dan 27,73 %. Maka didapat bahwa kondisi optimum kitosan sebagai adsorban adalah pada massa kitosan 3 m