Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram
Not a member yet
    63 research outputs found

    PENERAPAN REAKTOR KUBAH TETAP (FIXED DOME) SEBAGAI UPAYA PENDUKUNG PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN TERNAK DI KELOMPOK TANI TERNAK DI KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Get PDF
    Pengoptimalan peran ternak terhadap pendapatan dengan menggunakan kotoran ternak sebagai bahan biogas merupakan pilihan yang tepat.  Dengan teknologi sederhana ini, kotoran ternak yang tadinya hanya mencemari lingkungan dapat diubah menjadi sumber energi terbarukan yang sangat bermanfaat.    Biogas adalah gas mudah terbakar (flammable) yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri bakteri anaerob (bakteri yang hidup dalam kondisi kedap udara). Pada dasarnya semua jenis bahan organik bisa di proses untuk menghasilkan biogas, namun demikian hanya bahan organik (padat, cair) homogen seperti kotoran dan urine (air kencing) hewan ternak  yang cocok untuk sistem biogas sederhana. Biogas merupakan salah satu solusi teknologi energi untuk mengatasi kesulitan masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), teknologi ini bisa segera diaplikasikan, terutama untuk kalangan masyarakat pedesaan yang memelihara hewan ternak sapi. Biogas yang menggunakan bahan kotoran ternak menghasilkan api berwarna biru bersih, tidak menghasilkan asap maupun bau sehingga kebersihan dapur terjaga. Biogas dapat digunakan 24 jam nonstop tidak akan berhenti sepanjang   bahan baku kotoran ternak rutin dipasok ke dalam digester.  Untuk memasak air dengan biogas membutuhkan waktu 15 menit lebih cepat dibandingkan menggunakan kayu bakar atau minyak tanah.  Biaya menjadi lebih irit. Keluarga yang sudah menggunakan biogas tidak membutuhkan pembelian bahan bakar karena sudah bisa terpenuhi kebutuhannya dari kotoran ternak yang dipeliharanya. Menerapkan teknologi baru kepada masyarakat desa dilihat dari aspek sosio kultural merupakan suatu tantangan tersendiri akibat rendahnya latar belakang pendidikan, pengetahuan dan wawasan yang mereka miliki. Oleh karena itu diperlukan sosialisasi dan pelatihan secara terus menerus. Apabila secara ekonomi tidak menguntungkan masyarakat maka aplikasi teknologi tersebut akan gagal.   Aplikasi biogas menjadikan kotoran ternak sangat berharga, oleh karena itu para petani akan rajin merawat ternaknya sehingga kondisi kandang menjadi bersih  dan  kesehatan  ternak  menjadi  lebih  baik.  Secara  tidak  langsung  akhirnya  akan membawa keuntungan dengan penjualan ternaknya yang sehat, lebih cepat besar dan harga jualnya menjadi lebih tinggi

    PENINGKATAN KAPASITAS PETANI MELALUI PELATIHAN PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM

    Get PDF
    Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mensosialisasikan pentingnya cara merawat dan memelihara budidaya jamur tiram agar terhindah dari hama dan serangga, dengan khalayak sasaran masyarakat di desa Tanjung Gunung kelurahan Gerung Selatan. Metode Applied Group Discuss (AGD) yang digunakan mencakup kegiatan ceramah, demonstrasi dan praktik, pembinaan dan evaluasi. Materi kegiatan meliputi teknik perawatan kumbung jamur, penyiangan baglog, pemeliharaan pertumbuhan jamur dan teknik pemanenan. Diakhir kegiatan dilakukan evaluasi melalui observasi diperoleh sebanyak 80% peserta memahami materi yang disampaikan, sebanyak 65% peserta memahami teknik perawatan dan pemeliharaan jamur tiram, dan sebanyak 70% peserta termotivasi untuk menerapkan hasil pelatihan pada usaha budidaya jamur tiram mereka

    PEMBERDAYAAN EKONOMI KELOMPOK PEREMPUAN MELALUI BUDIDAYA HORTIKULTURA SECARA ORGANIK DALAM POLYBAG DI LAHAN PEKARANGAN DESA TANAK AWU KECAMATAN PUJUT LOMBOK TENGAH

    Get PDF
    Desa Tanak Awu  adalah salah satu desa di Kecamatan Pujut-Kabupaten Lombok Tengah dan merupakan tempat Bandara Internasional Lombok. Sumber mata pencaharian penduduk Desa Tanak Awu adalah sebagai petani lahan kering meskipun produktivitas dan pendapatan dari sistem pertanian ini rendah sehingga mengakibatkan kemiskinan. Kemiskinan dan rendahnya produktivitas pertanian di desa ini mengakibatkan kurangnya kemampuan pengadaan modal untuk aplikasi input pertanian secara optimal dan untuk pengupahan tenaga kerja. Namun,  berdasarkan hasil penelitian yang terkait dengan model pemberdaayaan kelompok perempuan  yang disuluhkan pada kegiatan ini ditemukan kondisi kontra-produktif tradisi patriarhi yang dianut masyarakat. Kelompok perempuan tidak bekerja di lahan pertaniannya, partisipasinya sebatas penyedia makanan untuk pekerja liar keluarga. Secara kultural peran mencari nafkah terbeban mutlak di kelompok laki-laki dan potensi produktif perempuan terpendam meskipun kekurangan tenaga kerja untuk mengelola usahataninya. Untuk itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan potensi kerja kelompok perempuan melalui pengembangan kegiatan produktif-ekonomi yang selaras tradisi.  Tradisi tersebut memilik potensi positip yakni tersedianya banyak waktu luang kelompok perempuan diantara aktivitas domestikasi dan disuluhkan untuk pengembangan sistem pertanian organik tanaman hortikultura dalam wadah polybag di halaman pekarangan. Sistem binaan ini selaras tradisi serta hemat lahan dan waktu pengelolaan sehingga lebih optimal perolehan produksi dan pendapatannya. Implikasinya adalah kelompok perempuan dapat berkontribusi secara ekonomi untuk membebaskan keluarganya dari kemiskinan

    PENINGKATAN KAPASITAS BUMDES DALAM PENYUSUNAN BUSINESS PLAN BAGI PENGELOLAAN KAWASAN EKOWISATA HUTAN BERKELANJUTAN DI DESA SESAOT KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Dalam rangka melibatkan masyarakat desa dalam pengembangan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dalam beberapa tahun terakhir, BUMDes Sesaot sudah mengelola ekowisata Sesaot tetapi belum optimal antara lain karena belum memiliki business plan yang memungkinkan BUMDes untuk memaksimalkan peluang keberhasilan dari pengelolaan ekowisata berkelanjutan ke depan. Dengan adanya business plan tersebut  sekaligus juga sebagai alat untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dalam hal pendanaan, pembinaan, dam pengembangannya agar usaha yang dijalankan dengan kelayakan ekonomi, sosial dan lingkungan. Melalui program pengabdian pada masyarakat kapasitas BUMDES dan stakeholders dalam penyusunan business plan ditingkatkan melalui penyuluhan dan fasilitasi. Kegiatan pengabdian  ini telah dilaksanakan di desa Sesaot Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat dengan melibatkan 31 orang partisipan yang terdiri dari pengelola BUMDes serta pelaku usaha lain, serta instansi/lembaga lain yang terlibat dalam pengelolaan kawasan ekowisata serta petani pesanggem yang ikut memanfaatkan kawasan hutan sekitar. Pelaksanaan kegiatan melalui tahap-tahap persiapan, koordinasi dengan BUMDes dan pihat terkait di lapangan, sosialisasi dan penyuluhan, serta fasilitasi penyusunan, dan evaluasi kegiatan sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta tentang teknik penyusunan business plan, serta menghasilkan draft business plan pengelolaan kawasan ekowisata Sesaot oleh BUMDes Desa Sesaot Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat

    PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH PLASTIK KRESEK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN BURUH WANITA PENGANGKUT PASIR DI DESA MARONG JAMAQ KECAMATAN SELAPARANG MATARAM NUSA TENGGARA BARAT

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan khalayak buruh wanita pengangkut pasir di Desa Marong Jamaq Kelurahan Karang baru Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, telah selesai dilaksanakan. Tujuan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan dan mengasah keterampilan membuat produk dekoratif berbahan dasar sampah plastik kresek, memotivasi warga untuk mengembangkan kreativitas dan membuat usaha mandiri berbasis keterampilan mengolah sampah plastik kresek. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Focus Group Discussion, yang mencakup pelatihan, pembinaan dan evaluasi untuk memantau keberhasilan kegiatan menggunakan metode observasi. Materi yang disampaikan meliputi bahaya sampah plastik kresek bagi kesehatan dan lingkungan, upaya penanganan sampah plastik kresek skala rumah tangga, melatih pembiasaan dalam menciptakan lingkungan bersih, alternatif pemanfaatan sampah plastik kresek, aneka olahan sampah plastik kresek menjadi bahan dekoratif. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan ini, sebanyak 100% peserta memahami materi yang disampaikan, sebanyak 85% peserta memahami cara pembuatan bahan dekoratif dari sampah plastik kresek, sebanyak 95% peserta termotivasi untuk menerapkan dan mengembangkan aneka model produk dekoratif, dan sebanyak 90% peserta termotivasi untuk memasarkan produk dekoratif yang telah dibuat

    PENINGKATAN PRODUKSI USAHA TANI PADI DI KECAMATAN GUNUNGSARI MELALUI PENYULUHAN TEKNOLOGI PRODUKSI

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan diseminasi informasi (sosialisasi) dan advokasi tentang teknologi produksi dalam pelaksanaan. Pengabdian ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Gunungsari, yaitu di Desa Tamansari, sedangkan tempat kegiatan ditentukan berdasarkan kesepakatan antara Tim Penyuluh dengan Warga sasaran. Demikian juga waktu pelaksanaan kegiatan ditentukan berdasarkan kesepakatan. Pada hari-H kegiatan Tim mendatangi lokasi kegiatan tepat waktu.   Materi penyuluhan disampaikan oleh seluruh anggota Tim secara bergiliran yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, serta menggunakan model Pendidikan Orang Dewasa (POD). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta penyuluhan umumnya memiliki pemahaman yang baik terhadap materi yang disampaikan oleh Tim Penyuluh. Hal ini mengindikasikan tentang cukup efektifnya penyuluhan ini dalam upaya penyebarluasan informasi mengenai teknologi produksi padi dalam rangka pelaksanaan Program Upsus Pajale. Penggunaan metode ceramah dan diskusi dalam kegiatan penyuluhan ini memungkinkan terjadinya proses komunikasi dua arah antara narasumber dengan audiens secara langsung dan bertatap muka. Melalui tatap muka di kelas, audiens dapat menyampaikan pertanyaan, pendapat dan saran kepada para narasumber secara langsung dan para narasumber pun dapat memberikan umpan balik (feedback) secara langsung, sehingga terjadi komunikasi yang bersifat dialogis antara narasumber dengan para peserta, yang pada gilirannya komunikasi antara keduanya menjadi efektif. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa respons peserta penyuluhan terhadap pelaksanaan penyuluhan ini tergolong positif. Umumnya peserta penyuluhan menilai bahwa baik metode, media maupun bahasa pengantar yang digunakan oleh para narasumber dalam kegiatan penyuluhan mendukung terwujudnya pemahaman yang baik bagi peserta penyuluhan itu sendiri mengenai materi yang disampaikan oleh Tim Penyuluh

    WORKSHOP ISU-ISU STRATEGIS DALAM ALJABAR UNTUK PEMINAT ALJABAR DI KOTA MATARAM

    Get PDF
    Matematika merupakan salah satu ilmu yang sangat penting dalam perkembangan peradaban kehidupan manusia. Khususnya aljabar yang merupakan salah satu bidang dalam matematika merupakan tonggak utama dalam perkembangan bidang-bidang ilmu lainnya. Akan tetapi, jumlah hasil-hasil tulisan ilmiah pada bidang ini sangatlah sedikit jumlahnya, khususnya dari kampus-kampus yang ada di Kota Mataram. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang perkembangan penelitian di bidang aljabar dan aplikasinya. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, minat dan pengetahuan khususnya peminat aljabar di Kota Mataram untuk melakukan penelitian dalam bidang aljabar dan aplikasinya. Metode pendekatan yang akan diterapkan adalah melalui workshop yang berisi isu-isu dalam aljabar yang sedang hangat dibicarakan dan beberapa aplikasinya

    PENERAPAN MESIN PENGADUK DODOL OTOMATIS GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KUALITAS DODOL NANGKA DI DESA SURANADI LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Dodol nangka sudah lama dikenal masyarakat Lombok dan sering dijadikan sebagai oleh-oleh para wisatawan yang berkunjung ke pulau ini. Selama ini proses pengolahan dodol nangka masih dilakukan secara konvensional, sehingga kualitas produk sangat rendah. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan melakukan penerapan mesin pengaduk dodol otomatis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas dodol nangka. Ada dua UKM yang dijadikan mitra pada kegiatan ini yaitu UKM Warna Sari dan Edelwais. Target luaran yang ingin dicapai adalah terjadinya peningkatan kualitas produk. Metode yang digunakan untuk mencapai target tersebut adalah melakukan introduksi mesin pengaduk dodol nangka otomatis untuk peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mesin pengaduk dodol otomatis yang telah diterapkan kepada mitra dapat meningkatkan produktivitas dari 10 kg/hari menjadi 20 kg/hari. Produk yang dihasilkan juga lebih higienis, gurih, dan lezat jika dibandingkan sebelum menggunakan mesin ini. Khalayak sasaran telah terampil mengaplikasikan teknologi yang telah diberikan dan sangat berminat dan mau mengaplikasikan teknologi ini untuk keberlanjutan usaha pengolahan dodol nangka

    PENDAMPINGAN OPERASIONAL MIKROSKOP DASAR DI SMA ISLAM AL AZHAR NW KAYANGAN

    Get PDF
    Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan jenis mikroskop dasar dan peningkatan keterampilan peserta terhadap penggunaan operasional mikroskop  dasar. Target kegiatan berupa transfer ilmu berupa pengenalan dan penggunaan mikroskop dasar sehingga peserta cakap cukup terampil dam pengoperasionalnya, serta mengenalkan berbagai macam bentuk sel dan jaringan makhluk hidup secara mikroskopis. Peserta kegiatan terdiri atas siswi kelas XII MA Annajah Yayasan Pendidikan Al-Halimy (12 orang), siswa-siswi SMA Islam Al Azhar NW Kayangan (10 orang), dan mahasiwa semester II FPMIPA IKIP Mataram sebanyak 25 orang. Kegiatan dilaksanakan mulai 10 sampai dengan 24 April 2019 bertempat Laboratorium Biologi FPMIPA IKIP Mataram. Tahapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri atas diskusi dengan mitra (guru dan dosen pengampu matakuliah), Penayangan video promosi dan profil IKIP Mataram, Sosialisasi makhluk hidup secara mikroskopis dan  operasional mikroskop dasar, simulasi penggunaan mikroskop dasar, pendampingan operasional mikroskop secara langsung, dan evaluasi respon kegiatan. Hasil rekapitulasi respon kegiatan menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap kegiatan sebesar 97% berkategori menarik dan menyenangkan, kebermanfaatan ilmu senilai 90% dan ketertarikan untuk mengikuti kegiatan sejenis sebesar 98%

    PEMBELAJARAN INTERAKTIF TENTANG PANGAN AMAN, BERGIZI DAN HALAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Anak-anak siswa Sekolah Dasar (SD) banyak mengakses maupun mengkonsumsi jajanan yang tidak jarang kurang memenuhi persyaratan pangan yang berkualitas, bahkan kadang bisa termasuk dalam kategori makanan dan minuman yang kurang aman untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan pemahamam anak-anak tentang pangan yang aman, bergizi dan halal sangat rendah. Tujuan kegiatan ini meliputi 1) memberikan pemahaman dasar kepada siswa sekolah dasar bagaimana cara memproduksi pangan secara baik, 2) memperkenalkan kepada siswa sekolah dasar masalah keamanan pangan khususnya boraks dan formalin yang terkandung di makanan ringan disekitar sekolah, 3) Memberikan pengetahuan dasar mengenai pangan halal kepada siswa sekolah dasar, termasuk didalamnya pentingnya label halal pada kemasan pangan, dan 4) memotivasi siswa sekolah dasar untuk memulai gaya hidup yang sehat dimulai dengan cara pengolahan pangan yang baik dan halal. Metode pendekatan yang dikembangkan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan menerapkan metode Roll Playing yakni metode pemberian materi dengan belajar sambil bermain sehingga tercipta suasana belajar yang ceria dan gembira. Kegiatan pengabdian untuk pembelajaran interaktif tentang pangan aman, bergizi dan halal yang telah dilakukan berjalan dengan lancar. Siswa SDIT Anak Sholeh 2 Mataram sangat antusias dalam mengikuti kegiatan dan bersemangat untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini perlu dilakukan karena dibutuhkan oleh siswa maupun masyarakat sebagai informasi dalam memilih pangan yang aman dan halal sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit. Dalam jangka panjang, pengetahuan yang diberikan dalam kegiatan pembelajaran interaktif ini diharapkan mampu menghasilkan generasi yang sehat, bergizi cukup dan peduli tentang keamanan dan kehalalan pangan yang dikosumsi. Selain itu, dilakukan juga uji boraks dan formalin pada sampel makanan. Hasil uji boraks dan formalin pada sampel bakso dan mie basah yang dibeli dipasaran menunjukkan bahwa mie basah positif mengandung boraks. Namun kedua sampel negatif mengandung formalin.

    62

    full texts

    63

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇