Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram
Not a member yet
    63 research outputs found

    Pengembangan Home Industry Berbasis Minyak Tumbuhan Atsiri di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara

    Get PDF
    Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan persentase penduduk miskin tertinggi mencapai 28,83%. Kejadian gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Lombok Utara (KLU) tahun 2018 berdampak nyata pada penurunan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk memulihkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat diantaranya melalui pembukaan kesempatan kerja atau berusaha. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal yang tersedia menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Salah satu jenis sumber daya alam yang banyak tersedia di Kabupaten Lombok Utara, khususnya Desa Genggelang, Kecamatan Gangga yang menjadi pilihan lokasi kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah tumbuhan penghasil minyak atsiri seperti kayu putih dan cengkeh. Pemanfaatan tumbuhan-tumbuhan tersebut sudah sangat dikenal luas sebagai sumber utama minyak atsiri baik sebagai minyak wangi maupun pemanfatan lainnya dalam bidang kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diarahkan untuk membina masyarakat desa dalam mengisolasi minyak atsiri dengan cara pemberian pemaparan mengenai teknik destilasi uap dan membuat produk kimia berbasis minyak kayu putih dan limbah daunnya seperti sabun, lotion dan lulur. Sehingga, dengan keterampilan ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha keluarga berbentuk industry rumah tangga (home industry) yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat

    SOSIALISASI ZERO WASTE DI DESA KEDIRI KABUPATEN LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Sampah menjadi persoalan tersendiri di desa Kediri Kecamatan Kediri, kabupaten Lombok Barat. Hal ini dikarenakan tiap harinya di Lomboka Barat mencapai 175, 4 ton produksi sampah, namun kemampuan pengelolaan hanya ada 60.83%, Sebanyak 101,76 ton atau 58,01% diangkut diangkut ke  tempat pembuangn akhir. Kemudain 2,82% diolah dengan pola 3R.  Dari sekian banyak di antaranya merupakan sampah Organik, Sampah Anorganik dan sampah 9,95% sampah yang sulit terurai berupa sampah plastic dan sampah B3. Adanya peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam pengelolaan sampah maka pembekalan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah perlu digalakkan. Berdasarkan analisis situasi, permasalahan yang dihadapi diwilayah tersebut belum sepenuhnya memiliki pengetahuan mengenai konsep Zero Waste serta minimnya ketrampilan dalam pengelolaan sampah Organik, sampah Anorganik, dan Sampah B3, sehingga pengelolaan sampah tidak maksimal. Adapun tujuan dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah (1) Membekali pengetahuan masyarakat umumnya mengenai konsep Zero Waste dengan penerapan prinsip 5R (Refuse, Reduse, Reuse, Recycle, Rot). (2) Memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai bahaya dari sampah, (3) Meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatan sampah. Penyuluhan dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dengan materi berupa; (1)Pengenalan tentang zerowaste (2) Pengenalan Produk Hasil dengan 5R (3) Pengenalan peralatan untuk pengolahan sampah dengan Prinsip 5R.Hasil kegitan menunjukkan bahwa masyarakat yang hadir telah mendapat pengetahuan dan wawasan tentang Zero Watse, Pengolahan sampah dengan prinsip 5R yang dapat mengatasi masalah limbah rumah tangga dan mengubah limbahh tersebut menjadi berbagai produk yang mempunyai nilai ekonomi. Sehinga secara luas dapat mengatasi masalah sampah di Desa Kediri, Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat

    PEMBUATAN BRIKET CANGKANG KEMIRI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF BAGI MASYARAKAT PEDALAMAN DI KABUPATEN ALOR

    Get PDF
    Cangkang kemiri merupakan bagian dari buah kemiri yang telah menjadi limbah bagi sebagianmasyarakat, terutama penduduk desa penghasil buah kemiri. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan praktek pembuatan briket dengan memanfaatkan limbah cangkang kemiri sebagai bahan baku utama. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat Desa Maikang Kecamatan Alor Selatan Kabupaten Alor-NTT telah memperoleh pengetahuan tentang peluang pemanfaatan cangkang kemiri dalam pembuatan briket sebagai alternatif bahan bakar sekaligus telah memperoleh pengetahuan tentang cara pembuatan briket

    PENYULUHAN TENTANG MOTIVASI DAN PENGEMBANGAN USAHA PEMULA PADA JAMAAH SANTREN AL-BADRY KARANG BARU REMPUNG LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Pengelolaan dan pengembangan usaha pemula dimaksudkan untuk penggalian potensi-potensi kemandirian dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi dalam pengelolaan sumber daya potensial secara berkelanjutan. Terkait dengan hal itu, penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan motivasi, pengetahuan dan teknik dalam memulai usaha  yang dijalani, baik secara individu maupun berkelompok bagi masyarakat. Dengan berlandaskan pada substansi yang dimaknai bahwa penataan dan pengembangan usaha pemula kecil berlandaskan pada ketersediaan sarana produksi lokal, pengolahan dan penataan output yang dikendalikan oleh masyarakat secara mandiri dan berkesinambungan. Subyek dari kegiatan ini adalah kelompok maupun individu para pelaku usaha dan usaha pemula Jamaah Santren Al-Badry Karang Baru Rempung Lombok Timur. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini menggunakan metode diskusi, ceramah, dan ramah tamah. Hasil dari kegiatan ini adalah banyaknya hal yang diungkapkan oleh peserta dalam memulai usaha, seperti bagaimana memulai usaha, apa persiapannya, bagaimana dengan permodalan, pemasarannya kemana dan lain-lain. Karena itu tim mengajak mereka untuk membangun kemitraan usaha bersama untuk menampung permasalahan usaha yang mereka tekuni. Selanjutnya dipaparkan tentang bagaimana memulai suatu usaha dan dilanjutkan dengan penjelasan tentang pengetahuan manajemen usaha. Akhirnya harapan tim penyuluh, mereka bisa memulai usaha dengan pemahaman perencanaan usaha serta mereka termotivasi untuk mulai terjun dalam membangun suatu usaha dengan baik dan bisa berkembang.

    PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING CAIR UNTUK MENINGKATKAN PELUANG WIRAUSAHA IBU RUMAH TANGGA DI DESA MALAKA LOMBOK UTARA

    Get PDF
    Kurangnya pengetahuan masyarakat dalam proses pembuatan sabun cuci piring cair menyebabkan tertutupnya peluang bisnis di Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu sebagai upaya pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga yang notabene sebagian besar bekerja sebagai buruh tani, dengan cara memberikan penyuluhan dan pelatihan secara langsung tentang proses pembuatan sabun cuci piring cair sehingga nantinya dapat membuka peluang wirausaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Metode yang digunakan yaitu melalui ceramah, diskusi dan praktik atau demonstrasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mampu membuat sabun cuci piring cair sendiri atau secara mandiri sehingga peluang untuk membuka usaha semakin terbuka lebar

    PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN SKRENING SINDROM METABOLIK DI DESA PA’LALAKANG KABUPATEN TAKALAR

    Get PDF
    Sindroma metabolik adalah kondisi seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi, obesitas sentral, dan dislipidemia, dengan atau tanpa hiperglikemik. Sindrom metabolik telah menjadi salah satu masalah kesehatan di masyarakat. Salah satu upaya untuk mencegahnya adalah dengan melakukan skrening secara dini. Kader dusun merupakan salah satu komponen masyarakat yang dapat menjadi agen untuk melakukan skrening tersebut. Sebagai kegiatan pengabdian pada masyarakat, maka pelatihan kader dusun dapat menjadi upaya pencegahan sindrom metabolik. Tujuan dari pelatihan adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada kader dusun untuk melakukan skrening sindrom metabolik di masyarakat. Pelatihan dilakukan dengan pemberian materi dan demonstrasi tentang cara melakukan skrening sindrom metabolik  dan diikuti oleh 34 orang peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan jumlah kader dusun yang memiliki pengetahuan dalam kategori baik sebesar 43,2%. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan saat pendampingan, kader dusun yang dilatih dapat melakukan skrening sindrom metabolik  seperti yang diharapkan. Kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dusun dalam melakukan skrening sindrom metabolik di Kabupaten Takalar

    PENGOLAHAN DAUN KELOR DI DESA SIGAR PENJALIN KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA

    Get PDF
    Tanaman kelor merupakan salah satu tanaman yang memiliki manfaat tidak hanya bagi kesehatan, namun juga memiliki nilai ekonomi. Seluruh bagian tanaman kelor mulai daun, kulit batang, buah dan bijinya bermanfaat bagi kesehatan. Tanaman ini dapat diolah menjadi berbagai obat herbal hingga bahan baku produk perawatan kulit. Tanaman kelor dapat tumbuh baik di daerah tropis, seperti halnya di Lombok, Nusa Tenggara Utara. Salah satu daerah yang banyak ditumbuhi tanaman kelor yaitu di Dusun Rongsot Timur, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Kelor diketahui memiliki banyak khasiat bagi kesehatan karena mengandung kandungan protein, kalsium, zat besi, vitamin A dan flavonoid. Namun sayangnya pemanfaatan tanaman kelor masih sebatas sebagai olahan sayur dan belum menjadi produk olahan yang menarik, berdaya saing dan bernilai ekonomi tinggi, dikarenakan masih terbatasnya informasi dan wawasan mitra mengenai pengolahan kelor. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan penyuluhan kepada mitra yang berada di Dusun Rosok, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Pemenang Barat, Kabupaten Lombok Utara mengenai pengolahan kelor. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu Fokus Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dialakukan diperoleh bahwa mitra belum mengenal manfaat, khasiat dan cara pengolahan tanaman kelor. Selain itu warga belum mengetahui berbagai produk olahan kelor. Namun setelah mengikuti kegiatan ini, mitra dapat mengetahui dengan baik manfaat, khasiat serta berbagai produk olahan kelor yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu, keterampilan mitra pun meningkat setelah melakukan praktek langsung pengolahan daun kelor kering menjadi bubuk kelor

    PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DENGAN POLA USAHA BERSAMA DI DESA BELANTING SAMBALIA LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Pengembangan ekonomi masyarakat terutama yang bergerak di level ekonomi usaha kecil dan mikro dimaksudkan untuk penggalian potensi-potensi kemandirian dan pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan dan pengembangan ekonomi strategis dalam pengelolaan sumber daya potensial yang berkelanjutan. Dengan harapan penguasaan, kontrol, dan pengelolaan usaha akan lebih mandiri. Kegaiatan ini dilakukan pada kelompok maupun individu para pelaku usaha di Desa Belanting Lombok Timur. Pelaksanaan penyuluhan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan ramah tamah. Pada prinsipnya pengembangkan ekonomi strategis berbasis potensi lokal berdasarkan akar budaya/lokal, dan kearifan lokal masyarakat, sehingga perlu menumbuh-kembangkan model-model pengembangan ekonomi berbasis rakyat kecil atas dasar keswadayaan dan kemandirian. Penguatan-penguatan institusi dan kelembagaan ekonomi masyarakat dalam rangka menumbuhkan sistem perekonomian kolektif dan penguatan permodalan secara swadaya dan mandiri menjadi sangat penting untuk dibangun. Oleh karena itu, pola usaha bersama dalam wadah kelompok sangat penting dibangun untuk mengatasi kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan usahanya. Materi inilah yang menjadi penekanan saat penyuluhan, disamping memberikan pengetahuan tentang manajemen usaha dan proses produksinya. Dengan demikian mereka diharapkan lebih baik dan mampu mengelola usahanya secara mandiri dan lebih berkembang

    PENGUATAN TEKNIK BUDIDAYA IKAN LELE (Clarias sp) SISTEM KOLAM TERPAL BERBASIS PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN DI DESA PATIHAN KECAMATAN WIDANG KABUPATEN TUBAN

    Get PDF
    Budidaya Ikan Lele Clarios bisa dilaksanakan di area sempit dengan metode kolam terpal mampu menjawab penguasaan skill bagi pebudidaya pemula, menambah penghasilan, serta bisa memanfaatkan lahan pekarangan kosong untuk kegiatan ekonomis produktif. Terlebih bagi desa-desa yang secara alami berkelimpahan air, baik dari sungai maupun dari sumber masyarakatnya perlu didorong untuk menguasai teknis budidaya yang bisa menambah manfaat bagi kegiatan ekonomi rumah tangganya. Salah satu budidaya yang mempunyai keunggulan dan bernilai ekonomi adalah Budidaya Lele dengan metode kolam terpal. Agar hal ini bisa dilakukan oleh masyarakat, maka perlu adanya sosialisasi melaui pelatihan dengan pola yang tepat. Selain diberikan pemahaman materi dengan presentasi ceramah, percontohan merupakan langkah tepat untuk menyempurnakan penguasaan skill para pebudidaya pemula. Di samping, didampingi serta dalam evaluasi selama pelaksanaan percotohan itu didiskusikan sehingga baik secara pencerapan pemahaman maupun penguasaan skill akan lebih tersempurnakan. Kegiatan ini memberikan hasil yang baik. Secara kenyataan, hasil panenan dari 3000 benih yang ditabur di kolam terpel tersebut, angka kematiannya 24,4%. FCR 1:1,09 dengan berat hasil panen 2.125 kg menghabiskan pakan 2.200 kg. Dalam satu kilo ikan yang dipanen berisi 10,09 ikan Lele atau dikatan size 10,09

    PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI PKM DIVERSIFIKASI GULMA ENCENG GONDOK MENJADI OLAHAN PAKAN TERNAK MANDIRI BERBASIS PPO DI DESA ASINAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG

    Get PDF
    UKM Upoyo Mina terletak di RT 02 RW 04 Desa Asinan Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. UKM ini merupakan usaha industri yang sangat berpotensi dan sumber penghasilan penduduk desa Asinan yang mempunyai kapasitas 500 kg/6 bulan (120 bal @ Rp.15.000,-). Sebelumnya di wilayah Asinan terdapat 6 industri pelet ikan, tetapi kini hanya tersisa 2 industri pelet ikan termasuk UKM Upoyo Mina. Salah satu bagian dalam proses pengolahan pelet ikan di UKM Upoyo Mina yang menjadi penghambat peningkatan kapasitas produksi adalah pada proses pencampuran bahan produksi (penepungan). Proses pencampuran bahan produksi dilakukan dengan cara penumbukan menggunakan alat tradisional, sehingga membutuhkan waktu 1 jam untuk 4 kg bahan produksi. Hal ini menyebabkan kapasitas produksi terbatas dan tidak dapat memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan peralatan yang mampu mengatasi permasalahan ini, yaitu berupa mesin penepung mekanis otomotis. Karena penumbukan masih dilakukan dengan alat tradisional, prosesnya juga membutuhkan waktu cukup lama. Oleh karenanya, ketika permintaan pasar tinggi hal ini menjadi faktor utama yang menyebabkan kapasitas produksi sulit ditingkatkan. Untuk itu perlu menerapkembangkan teknologi produksi berupa mesin penepung, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas UKM Upoyo Mina di Asinan. Namun demikian, UKM Upoyo Mina memiliki kapasitas industri pelet ikan yang relatif kecil, yaitu tiap hari hanya produksi 40 kg / bulan atau 5 kg/hari dengan harga Rp. 15.000,00/bungkus. Problem lainnya pada UKM Upoyo Mina adalah peralatan yang digunakan masih sangat sederhana, terutama yaitu proses pengeringan yang masih mengandalkan sinar matahri dengan kapasitas relatif kecil. Untuk itu, agar produktivitas meningkat, diperlukan penerapan teknologi tepat guna berupa alat pengering otomatis yang dilengkapi dengan pengatur panas

    62

    full texts

    63

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Abdi Mas TPB Unram
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇