Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
    3817 research outputs found

    MODIFIKASI MESIN ROLL BENDING PLAT MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK DAN EFISIENSI KERJA DI DIVISI STEEL CENTER PT NAYATI INDONESIA

    No full text
    PT Nayati Indonesia merupakan perusahaan manufaktur dan perdagangan dibidang stainless steel yang menjual produk food service equipment. Tujuan penelitian adalah untuk menurunkan waktu proses, menurunkan produk NG, dan meningkatkan kenyamanan pada postur tubuh pekerja. Latar belakang dalam penelitian adalah pada proses roll bending masih menggunakan tenaga manusia untuk memutar spindle dalam pengerollannya, sehingga menyebabkan hasil radius atau benda kerja yang dirol memiliki ukuran yang tidak beraturan, waktu proses menjadi relatif lama sehingga masih kurang efektif dan efisien. Metode penelitian menggunakan Root Cause Analysis dan Sighley,s. Pengujian dilakukan menggunakan 3 parameter jenis plat dengan tebal 0,5 mm, 0,8 mm, dan 2 mm. Hasil penelitian mesin roll bending plat setelah dilakukan improvement memiliki penurunan waktu proses sebesar 54,54% untuk tebal plat 0,5 mm, 51,91 % untuk tebal plat 0,8 mm, serta 40,8 % untuk tebal plat 2 mm, menurunkan produk NG 46,73 % untuk tebal plat 0,5 mm, 23,37 % untuk tebal plat 0,8 mm, dan 6,67 % untuk tebal 2 mm, serta peningkatan terhadap kenyamanan pada postur tubuh pekerja sebesar 75% dari analisis menggunakan metode Rapid Entire Body Assestment.Kata kunci : Hasil Radius, Mesin Roll Bending Plat, Produk NG, Waktu Proses

    Analisa Waktu Optimasi Perawatan Mesin CNC Milling dengan Pendekatan Value Stream Mapping Serta Perbaikan dengan Failur Mode and Effect Analysis pada Mesin CNC Milling

    Get PDF
    Dalam industri manufaktur modern, mesin CNC (Computer Numerical Control) memainkan peran penting dalam proses produksi yang efisien dan akurat. Pemeliharaan adalah aspek penting untuk memastikan kinerja optimal dan masa pakai mesin CNC. Studi ini bertujuan untuk mengoptimalkan waktu pemeliharaan untuk mesin penggilingan CNC dengan menggunakan pendekatan pemetaan aliran nilai dan analisis mode dan efek kegagalan (FMEA) untuk meningkatkan efisiensi produksi. Studi ini menggunakan observasi dan tinjauan literatur sebagai metode pengumpulan data. Desain penelitian mengikuti pendekatan sistematis, termasuk analisis mode dan efek kegagalan (FMEA), analisis pohon logika keandalan (LTA), dan pemilihan tugas berdasarkan pemeliharaan berpusat pada keandalan (RCM). FMEA mengidentifikasi komponen-komponen kritis dengan Risk Priority Numbers (RPN) tinggi seperti pisau cakram dan baut. LTA mengategorikan 55% komponen sebagai masalah gangguan, yang dapat menyebabkan kegagalan dalam sistem secara keseluruhan atau sebagian. Tindakan pemeliharaan yang diusulkan termasuk pemeliharaan yang diarahkan kondisi (CD) untuk komponen-komponen tertentu guna mendeteksi tanda-tanda kegagalan secara dini. Penelitian ini memberikan wawasan tentang mengidentifikasi dan menganalisis potensi kegagalan dalam sistem produksi mesin penggilingan CNC dan mengusulkan metode pemeliharaan baru untuk meningkatkan keandalan dan ketersediaan

    Experimental and Numerical Study of Shock Absorber Characterization and The Implication on The Dynamics of Half Vehicle Suspension System Model

    Get PDF
    This study aimed to characterized shock absorber damping for passenger comfort. The riding comfort of the vehicle has direct correlation to the damping characteristic of the shock absorber of the suspension system. Two different shock absorbers were experimentally evaluated, and their damping characteristics were integrated into a half-car model to study the vehicle's dynamic response to harmonic road disturbances. The investigation involved numerical simulations of the half-car model subjected to harmonic road disturbances, represented by a set of ordinary differential equations solved using the Dormand-Prince method. Experimental data yielded average damping forces of 502.77 N for shock-absorber #1 and 192.03 N for shock-absorber #2. Calculations resulted in damping coefficients of 3888.57 N ·s/m for shock-absorber #1 and 1397.85 N ·s/m for shock-absorber #2, with corresponding damping ratios of 0.29 and 0.105. These damping ratios generally aligned with typical values for passenger car shock absorbers, except for shock-absorber #2, which deviated from the expected range. The study found that at 60 km/h and 90 km/h, shock-absorber #1 with ζ=0.29 exhibited superior performance in reducing displacement amplitude compared to shock-absorber #2 at ζ=0.105. However, at 120 km/h, both shock-absorbers displayed similar responses, with shock-absorber #1 slightly surpassing shock-absorber #2 in displacement amplitude

    Pengaruh Kecepatan Potong Mesin CNC Laser Cutting terhadap Akurasi Potong untuk Efisiensi Proses Blanking

    Get PDF
    Saat ini proses blanking dapat digantikan dengan mesin laser cutting. Namun proses laser cutting dapat memotong lebih cepat atau lambat bergantung waktu pemotongan. Jika waktu pemotongan tidak tepat, maka hasil pemotongan bisa tidak sesuai. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kecepatan porong terhadap akurasi pemotongan. Dalam rangka mendukug penelitian ini, maka dibuatlah rancang bangun mesin laser cutiing yang dilengkapi dengan motor stepper, motherboard, coupling, dan input sumbemya. Proses pengujian pertama CNC laser cutting diode dengan daya laser 20 watt mampu melakukan cutting pada bahan akrilik berwarna hitam ketebalan 2 mm dengan waktu tercepat yaitu 56 detik, dan mampu melakukan cutting pada bahan akrilik berwarna hitam ketebalan 4 mm dengan waktu tercepat yaitu 102 detik. Proses evaluasi/pengujian kedua yaitu pemotongan akrilik dengan tebal 2 mm dan 4 mm menggunakan daya 100% diperoleh data sebagai berikut; hasil ukuran dari pemotongan tebal 2 mm mendapatkan akurasi sebesar 99,40% dengan kecepatan potong 120 hingga 220 mm/menit, dan hasil ukuran dari pemotongan tebal 4 mm mendapatkan akurasi sebesar 99,50% dengan kecepatan potong 60 hingga 110 mm/menit. Fase akhir presentasi menghasilkan pemodelan mesin CNC laser cutting diode daya 20 watt dengan dimensi mesin 570 × 550 × 18 mm, work area 400 × 430 × 18 mm dan bobot mesin 6 kg, dapat dijalankan dengan PC/laptop melalui software Lightburn dan Laser GRBL

    Effect of Knowledge Management and Learning Orientation on Process Innovation in Mitra Group

    Get PDF
    This study is about human resource management which aims to analyze the effect of knowledge management and learning orientation as independent variables on process innovation as the dependent variable, either partially or simultaneously. The population in this study are the employee of Mitra Group, with 42 respondents who are selected using a census sampling technique as the sample. The data used in this study is primary data obtained through the distribution of questionnaires. This research is in line with research on knowledge management conducted by du Plessis (2007), Al-Sa”™di et al. (2017), and learning orientation by Zayed & Alawad (2017). The data analysis method starts from the validity test, reliability test, and continues with the classical assumption test which is processed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 25. The results of this study indicate that simultaneously and significantly all independent variables have an effect on the dependent variable seen from the results of the simultaneous significance test (F test) with a significance of 0,003 which is worth less than the standard significance of 0,025. The results of the partial significance test (t test) on the knowledge management variable on process innovation have a significant result of 0,002, while the learning orientation variable on process innovation has a non-significant result of 0,922. The result of the coefficient of determination (R2) shows that 25,2% of innovation is influenced by independent variables in this study, and 74,8% is influenced by other factors. The result of multiple linear regression analysis is Y= 1,194 + 0,638X1 + 0,022X2 which shows the positive equation of knowledge management and learning orientation on process innovation

    PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAMPU JOULE THIEF BAGI PENERIMA MANFAAT (PM) DI PANTI PELAYANAN SOSIAL PGOT “MARDI UTOMO” SEMARANG

    Get PDF
    Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Lampu Joule Thief Bagi Penerima Manfaat (PM)di Panti Pelayanan Sosial PGOT “Mardi Utomo” Semarang I Tembalang Semarang adalah kegiatan yang berupa pelatihan perakitan dan pembuatan lampu Joule Thief denganmemanfaatkan komponen-komponen bekas dari charger HP rusak. Joule Thief (JT) adalahlampu darurat yang dinyalakan dari batere 1,5 Volt untuk menyalakan lampu AC 220 V.Kegiatan pelatihan ini bertempat di Panti Pelayanan Sosial PGOT “Mardi Utomo” diikuti20 warga Penerima Manfaat (PM) berjenis kelamin laki-laki yang berumur antara 20sampai dengan 50 tahun dan berlangsung dalam 1 hari penuh dengan pendamping yangterdiri dari 10 Dosen dan 4 Mahasiswa. Dengan metode pelatihan meliputi teori danpraktik, para peserta diberikan pengenalan komponen yang digunakan berikut cara mengujikerusakan komponen dengan menggunakan Multimeter. Untuk pembuatan lampu JouleThief setiap peserta diberi kesempatan membuat masing-masing 1 buah lampu denganmetoda meniru hasil yang sudah dirakit sebelumnya oleh tim pendamping. Dari pelatihanini dihasilkan lampu Joule Thief dengan daya 3 Watt (AC) yang dicatu dari batere 3 Voltseri AA sebanyak 20 buah yang dapat langsung dapat dimanfaatkan oleh para peserta,terutama ketika terjadi pemadaman aliran listrik di lingkungan panti

    STRUKTUR DAN KOHERENSI ABSTRAK DI DALAM 5 JURNAL SINTA 5 DI POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

    Get PDF
    Sebagai karya pengantar kandungan sebuah jurnal, abstrak hendaknya disusun dengan baik agar mudah dipahami. Unsur-unsur pembangun abstrak dalam jurnal disusun agar memberikan informasi lengkap tentang materi atau pokok bahasan di dalam jurnal. Layaknya sebuah paragraf, susunan kalimat di dalam abstrak hendaknya berhubungan dengan baik antara satu kalimat dengan kalimat yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur dan koherensi yang mendukung pembentukan abstrak dalam 5   jurnal Sinta 5 Politeknik Negeri Semarang. Secara random, diambil 2 abstrak pada masing-masing jurnal yang terbit antara tahun 2017-2022. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif.   Pemilihan sumber data menggunakan teknik purposive sampling. Untuk menguji struktur abstrak digunakan pedoman penulisan jurnal dari penerbit Elsevier dan Sage. Untuk meneliti koherensi paragraph digunakan peranti koherensi sebagai parameternya.   Hasil analisis terhadap abstrak menunjukkan bahwa tidak semua abstrak tersebut disusun dengan semua unsur pembangun sebuah abstrak. Pola terbanyak pada struktur abstrak adalah ^Latar Belakang^Tujuan^Metode^Hasil^ (sebanyak 9 abstrak atau 36% dari keseluruhan abstrak yang dianalisis). Hasil penelitian ini dapat direkomendasikan kepada pengelola jurnal sebagai masukan untuk penulis dalam menyusun abstrak. Di samping itu, secara luas, hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai informasi bagi penulis-penulis pemula dalam menyusun abstrak pada karya tulis ilmiah/jurnal.Kata kunci : abstrak, struktur, coherence, jurnal Sinta 5As an introduction to the content of a journal, the abstract should be well structured so that it is easy to understand. The abstract building elements to provide complete information about the material or subject matter in the journal. The integration in the abstract is built with the element of coherence in its composition. The purpose of this study was to determine the structure and coherence that support the formation of abstracts in the 5 journals of Sinta 5 Semarang State Polytechnic. Randomly, 2 abstracts were taken in each journal published between 2017-2022. The research was conducted using a qualitative descriptive method. Selection of data sources using purposive sampling technique. To test the abstract structure, the guidelines for writing scientific papers Elsevier and Sage publication. To examine paragraph coherence, coherence tools are used as parameters. The results of the analysis of the abstracts showed that not all of the abstracts were composed with all the building blocks of an abstract. The most pattern in the abstract structure is ^Background (B)^Purpose (P)^Method(M)^Results (R)^ (9 abstracts or 36% of the total analyzed abstracts).   The results of this study can be used as information for novice writers in compiling abstracts in scientific papersKeywords : abstract, structure, coherence, the journal Sinta

    ANALISIS PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN EMKM DI KELURAHAN PADASUKA

    Get PDF
    The Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Entities (SAK-EMKM) are accounting standards prepared to meet the reporting needs of micro, small and medium entities. This research was conducted to produce a simple financial report format based on SAK EMKM for UMKM and to find out what factors are the obstacles that UMKM have not implemented SAK EMKM. The object of this research is UMKM around the Padasuka village. This study uses a descriptive approach and data collection techniques used are interviews and literature study. From the results of the research conducted, it can be concluded that the financial statements of UMKM in Padasuka Village are still not able to apply SAK EMKM because the financial records are only simple records of cash expenditures and receipts. While the factors that become obstacles so that these MSMEs have not implemented SAK EMKM are the lack of knowledge of accounting, lack of understanding of SAK EMKM, and the existence of SAK EMKM which is felt to be less influential on a decision and lack of supervision from the government and related institutions

    PENERAPAN TEKNOLOGI SMART FARMING BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MELON MADU DI AGROWISATA PURWOSARI

    Get PDF
    Agrowisata Purwosari merupakan wisata perkebunan milik Pemerintah Kota Semarang yang penyiraman, pemupukan, pemantauan kelembapan tanah, kadar pH, suhu, dan kelembapan lingkungannya masih dilakukan secara manual, terutama pada tanaman melon madu yang memerlukan perhatian khusus agar mampu memberikan hasil panen yang maksimal. Hal tersebut menyebabkan petugas harus berulang kali menuju lokasi tanam (greenhouse 2) untuk menjaga kestabilan kondisi pada area tersebut. Penerapan teknologi ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem smart farming berbasis Internet of Things (IoT) pada budi daya tanaman melon madu di Agrowisata Purwosari. Metode penelitian yang digunakan merupakan metode waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, desain sistem, pembuatan perangkat keras dan lunak, pengujian alat, dan penerapan sistem. Sistem ini terdiri dari sensor DHT22, sensor YL-69, sensor kadar pH, sistem penyiraman otomatis, sistem pemantauan kelistrikan, dan laman web berbasis IoT sebagai media pemantauan jarak jauh. Melalui implementasi dan pengujian sistem ini, menunjukkan hasil berupa peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya, optimalisasi kondisi pertumbuhan tanaman melon madu, dan kemudahan dalam pemantauan jarak jauh. Sistem ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pertanian yang cerdas dan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian.Kata Kunci : Internet of Things, melon madu, smart farming, sistem pemantauanPurwosari Agrotourism is a plantation tourism owned by the Semarang City Government where watering, fertilizing, monitoring soil moisture, pH levels, temperature and environmental humidity are still done manually, especially for honey melon plants which require special attention to be able to provide maximum harvest results. This causes officers to have to repeatedly go to the planting location (greenhouse 2) to maintain stable conditions in the area. The application of this technology aims to design and develop a smart farming system based on the Internet of Things (IoT) for the cultivation of honey melon plants in Purwosari Agrotourism. The research method used is the waterfall method which includes needs analysis, system design, hardware and software creation, tool testing, and system implementation. This system consists of a DHT22 sensor, YL-69 sensor, pH level sensor, automatic watering system, electrical monitoring system, and an IoT-based web page as a remote monitoring medium. Through the implementation and testing of this system, results have been shown in the form of increased efficiency in resource use, optimization of growth conditions for honey melon plants, and ease of remote monitoring. This system contributes to the development of smart and sustainable agricultural technology to increase productivity and efficiency in the agricultural sector.Keywords : Internet of Things, melon madu, smart farming, sistem pemantaua

    Unjukkerja Panel Surya Tipe Terapung untuk Pembangkit Listrik

    Get PDF
    Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) membutuhkan lahan/daratan yang memiliki nilai ekonomis, padahal Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki potensi energi surya dan negara kepulauan dengan luas sebesar 2/3 berupa perairan dan danau di daratan yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit energi surya. Pemanfaatan PLTS terapung tidak memerlukan lahan/daratan, dapat mengurangi evaporasi, serta sebagai media pendingin modul PV untuk meningkatkan efisiensi. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem PLTS pada kolam budidaya dengan memanfaatkan sumber energi surya. Penelitian dimulai dengan mengukur potensi energi matahari selanjutnya perancangan dan pemilihan komponen yang memiliki kapasitas sesuai. Setelah melakukan beberapa pengamatan di daerah tersebut, PLTS yang cocok digunakan untuk menghidupkan aerator adalah PLTS off grid. PLTS 200 Wp mampu untuk menghidupkan aerator 120 W selama 12 jam pada siang hari dan aerator 100 W selama 8 jam pada malam hari. Pada kondisi pengosongan baterai, tegangan output panel rata-rata sebesar 12,89 V dan arus rata-rata sebesar 6,2 A dan pada kondisi pengisian baterai, tegangan output panel rata-rata sebesar 12,39 V dan arus rata-rata sebesar 6,6 A. Efisiensi sistem tertinggi pada kondisi pengosongan baterai sebesar 99%. Hal ini dikarenakan pada sore hari radiasi matahari rendah sehingga arus yang dihasilkan panel surya rendah dan mendapatkan supply dari baterai

    3,302

    full texts

    3,817

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇