Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
    3817 research outputs found

    Elaboration of Green Supply Chain Management to Improve Green Process Innovation Performance in UMKM Batik Lasem

    Full text link
    The Batik Lasem industry, known for its rich cultural heritage, faces significant challenges in achieving sustainability amidst increasing environmental concerns and global market competition. This study aims to evaluate the implementation of Green Supply Chain Management (GSCM) to enhance Green Process Innovation Performance in Batik Lasem MSMEs. Using a mixed-method approach, the research collected data from 100 MSMEs in Rembang, Central Java, combining quantitative surveys and qualitative interviews to gain comprehensive insights. The findings indicate that GSCM significantly reduces waste, optimizes resource utilization, and minimizes environmental impact, thus improving operational efficiency and competitiveness. Key components such as green purchasing, waste reduction, and eco-friendly manufacturing processes emerged as critical drivers of innovation. Moreover, the study highlights the importance of stakeholder collaboration, digital transformation, and policy support in fostering long-term sustainability. The paper concludes that effective GSCM practices not only enhance the financial performance of MSMEs but also strengthen their market position by meeting the growing demand for environmentally responsible products. This research provides practical recommendations for MSMEs seeking to balance economic growth with environmental responsibility, promoting resilience in an increasingly competitive global marketplace.   Industri Batik Lasem, yang dikenal dengan warisan budayanya yang kaya, menghadapi tantangan yang signifikan dalam mencapai keberlanjutan di tengah meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan dan persaingan pasar global. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Green Supply Chain Management (GSCM) untuk meningkatkan Kinerja Inovasi Proses Hijau di UMKM Batik Lasem. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, penelitian ini mengumpulkan data dari 100 UMKM di Rembang, Jawa Tengah, dengan menggabungkan survei kuantitatif dan wawancara kualitatif untuk mendapatkan wawasan yang komprehensif. Temuan menunjukkan bahwa GSCM secara signifikan mengurangi limbah, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, dan meminimalkan dampak lingkungan, sehingga meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. Komponen-komponen utama seperti pembelian ramah lingkungan, pengurangan limbah, dan proses manufaktur yang ramah lingkungan muncul sebagai pendorong inovasi yang sangat penting. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya kolaborasi pemangku kepentingan, transformasi digital, dan dukungan kebijakan dalam mendorong keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik-praktik GSCM yang efektif tidak hanya meningkatkan kinerja keuangan UMKM, tetapi juga memperkuat posisi mereka di pasar dengan memenuhi permintaan yang terus meningkat akan produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi UMKM yang ingin menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan tanggung jawab terhadap lingkungan, serta mendorong ketahanan di pasar global yang semakin kompetitif

    Liability and Responsibility for Misuse of Digital Technology by Start-Up Companies in Legal Actions to the Public: Case Study of Toko Pedia Semarang Region

    Full text link
    The advancement of digital technology has significantly transformed the economic sector, particularly through the emergence of e-commerce. However, behind these conveniences lies a legal challenge concerning the misuse of personal data by digital-based companies such as start-ups. This study aims to examine the legal liability and responsibility of start-up corporations in cases of digital technology misuse, with a case study focusing on the data breach involving Tokopedia users in the Semarang area. Employing a normative juridical approach, this research analyzes relevant legal frameworks, including the Law on Electronic Information and Transactions, Government Regulation No. 71 of 2019, and Law No. 27 of 2022 on Personal Data Protection. The findings indicate that Tokopedia, as an Electronic System Operator, has a legal obligation to safeguard user data and provide transparent notification in the event of a data breach. Tokopedia’s failure to protect the personal data of 91 million users constitutes a form of negligence that may be subject to legal sanctions. This study recommends both preventive and corrective measures for the government, particularly the Ministry of Communication and Informatics and the Central Java Communication Office, to strengthen regulations and oversight regarding personal data protection within the national digital ecosystem.   Kemajuan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam sektor ekonomi, khususnya melalui kehadiran e-commerce. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul persoalan hukum terkait penyalahgunaan data pribadi pengguna oleh perseroan berbasis digital seperti startup. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek tanggung jawab hukum (liability and responsibility) perseroan start-up dalam penyalahgunaan teknologi digital, dengan studi kasus kebocoran data pribadi pengguna Tokopedia di wilayah Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menelaah peraturan perundang-undangan yang relevan, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2019, dan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tokopedia sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik memiliki kewajiban hukum untuk menjaga keamanan data pengguna dan memberikan pemberitahuan secara transparan apabila terjadi pelanggaran. Kegagalan Tokopedia dalam melindungi 91 juta data pengguna merupakan bentuk kelalaian yang dapat dikenai sanksi hukum. Penelitian ini merekomendasikan langkah preventif dan korektif bagi pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Dinas Kominfo Jawa Tengah, guna memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap pelindungan data pribadi dalam ekosistem digital nasional

    THE POWER OF OVERSIGHT AND INCLUSION: EXAMINING THE ROLE OF GOVERNANCE AND FINANCIAL DIRECTOR DIVERSITY IN ENSURING FINANCIAL INTEGRITY

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kebijakan tata kelola perusahaan terhadap keakuratan laporan keuangan. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis peran moderasi keragaman direktur keuangan dalam hubungan antara kebijakan tata kelola perusahaan dan keakuratan laporan keuangan. Studi ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2021–2023. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling, yang menghasilkan 74 perusahaan dengan sejumlah pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi berganda untuk menguji hubungan antara variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keakuratan laporan keuangan. Sebaliknya, keberadaan komisaris independen memiliki dampak positif terhadap keakuratan laporan keuangan. Selain itu, temuan penelitian mengungkap bahwa keberadaan direktur keuangan wanita dapat memperkuat hubungan positif antara komite audit dan kepemilikan institusional dengan keakuratan laporan keuangan

    ANALISIS PELAKSANAAN ANGGARAN FLEKSIBEL SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI PADA UMKM MINUMAN TIMOTEA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan anggaran fleksibel sebagai alat pengendalian biaya produksi pada UMKM Timotea, sebuah usaha minuman berbasis Thai Tea dengan berbagai varian rasa seperti Milo, Taro, dan Cokelat, yang berlokasi di Jl. Raya Dermo No. 9, Dau, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah mix metode yaitu metode kuantitatif dan kualitatif dengan membandingkan anggaran statis dan fleksibel, serta mengevaluasi selisih antara anggaran dan realisasi biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggaran statis tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi operasional yang dinamis, terutama akibat faktor eksternal seperti penurunan permintaan saat cuaca buruk, masa libur mahasiswa, serta kendala pasokan bahan baku. Analisis varians mengindikasikan ketidakefisienan dalam pengendalian biaya, khususnya pada komponen biaya bahan baku langsung dan tenaga kerja langsung, yang ditandai dengan varians tidak menguntungkan. Dengan demikian, penerapan anggaran fleksibel dinilai lebih efektif dalam membantu UMKM Timotea mengelola biaya produksi secara adaptif terhadap fluktuasi volume penjualan dan kondisi pasar

    ABSS (ASIAN BUSINESS SOFTWARE SOLUTION) ACCOUNTING V25 DALAM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DAN PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN PADA UMKM VERMAKKU

    Full text link
    Laporan keuangan yang dihasilkan pada UMKM Vermakku masih dilakukan secara manual menggunakan microsoft excel. Hal ini menimbulkan beberapa masalah antara lain kehilangan bukti transaksi dan perhitungan pencatatan yang belum memenuhi standar akuntansi. Aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ABSS Accounting V25. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif yang melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan pengelola UMKM Vermakku. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan dari bulan Januari-Maret 2025. Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan software akuntansi ABSS Accounting V25 dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam penyusunan laporan keuangan serta mempermudah proses pencatatan transaksi harian dibandingkan dengan pencatatan secara manual. Selain itu, analisis rasio keuangan yang dilakukan setelah implementasi software akuntansi ABSS Accounting V25 menunjukkan perbaikan dalam kinerja keuangan yang tercermin dari rasio likuiditas, profitabilitas, dan solvabilitas yang berada dalam kondisi baik

    Media Pembelajaran Interaktif untuk Mengoptimalkan Pembelajaran Sanggar Belajar di Malaysia

    Full text link
    Dalam era digital yang terus berkembang, penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menjadi semakin penting. Salah satunya di negara Malaysia, banyak sanggar belajar berusaha untuk mengintegrasikan teknologi dalam metode pengajaran mereka untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu inovasi yang menjanjikan adalah penggunaan media pembelajaran interaktif melalui aplikasi permainan. Media pembelajaran interaktif menawarkan berbagai keunggulan dalam proses belajar-mengajar. Metode ini mampu menarik minat siswa melalui elemen interaktif dan gamifikasi, yang dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi dapat lebih cenderung untuk terlibat aktif dalam pembelajaran dan dapat meningkatkan retensi informasi. Aplikasi permainan sebagai media pembelajaran juga memberikan kesempatan untuk pembelajaran yang lebih personalisasi. Siswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan mereka sendiri dan mendapatkan umpan balik langsung, yang membantu mereka memahami konsep dengan lebih baik. Pengabdian masyarakat di sanggar belajar Malaysia berlangsung dengan sangat baik. Motivasi guru dan siswa dalam proses pembelajaran interaktif, meningkat. Peningkatan hasil dari pembelajaran interaktif dapat dilihat pada survei hasil kepuasan peserta terhadap metode pembelajaran ini. Survei kepuasaan menghasilkan nilai 19% puas, dan 81% sangat puas, terhadapa kegiatan ini

    PENGGUNAAN DAPUR PEMANAS LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS INTI CETAKAN DI UKM PENGECORAN ALUMINIUM DI JUWANA PATI JAWA TENGAH

    Full text link
    UD BUDI JAYA LOGAM yang berlokasi di Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, merupakan salah satu sentra industri pengecoran aluminium yang telah berkembang pesat. Produk utama yang dihasilkan adalah burner kompor gas untuk kebutuhan ekspor, disertai berbagai produk tambahan seperti komponen kendaraan bermotor, perlengkapan rumah tangga, dan beragam kerajinan berbahan aluminium cor. Permasalahan utama yang masih dihadapi UKM ini terletak pada proses pemanasan inti cetakan berbahan resin coated yang masih menggunakan kompor gas. Proses manual tersebut menyebabkan ketidakteraturan suhu pemanasan, sehingga kekuatan inti cetakan tidak seragam dan waktu produksi menjadi lebih lama. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk menerapkan dapur pemanas listrik sebagai solusi inovatif yang mampu memberikan pemanasan lebih stabil, aman, dan efisien. Metode pelaksanaan meliputi tahapan survei dan identifikasi permasalahan, penilaian kelayakan UKM sebagai mitra, serta penerapan hasil rancangan alat di lokasi produksi. Diharapkan penerapan teknologi tepat guna ini dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi inti cetakan di UKM BUDI JAYA LOGAM. Luaran kegiatan meliputi prototipe dapur pemanas listrik, publikasi ilmiah nasional, publikasi media daring, serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sebagai bentuk keberlanjutan inovasi

    PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN PENIRIS MINYAK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS UMKM TAHU CRIPSY AYU JAYA KOTA SEMARANG

    Full text link
    Keluarahan Padangsari yang terletak di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang beberapa masyarakat di daerah tersebut memiliki pekerjaan sebagai produsen makanan ringan. Salah satu makanan ringan yang saat ini banyak digemari salah satunya adalah tahu crispy. UMKM Tahu Crispy Ayu Jaya yang memiliki lokasi usaha di Kelurahan Padangsari Kecamatan Banyumanik merupakan salah satu UMKM yang memproduksi tahu crispy untuk skala mikro/kecil. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah proses penirisan minyak pada saat ini masih dilakukan secara konvensional, belum adanya teknologi tepat guna yang dapat menunjang proses penirisan minyak. Solusi yang ditawarkan pada pengabdian ini adalah penerapan teknologi mesin peniris minyak untuk UMKM Tahu Crispy Ayu Jaya, Pelatihan penggunaan mesin peniris minyak. Metode yang digunakan untuk mencapai luaran tersebut adalah pembuatan mesin peniris minyak, penerapan mesin peniris minyak dan praktek dan pelatihan penggunaan mesin peniris minyak. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penerapan teknologi mesin peniris minyak, pelatihan penggunaan mesin peniris minyak. Dengan terselenggaranya kegaiatan pengabdian masyarakat ini produktivitas usaha dari mitra akan semakin meningkat

    RANCANG BANGUN MODUL PRAKTIKUM MEKATRONIKA BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER (PLC)-SCADA

    Full text link
    Salah satu kompetensi lulusan vokasi di bidang teknik elektronika adalah kemampuan mengoperasikan kontrol aktuator berbasis Programable Logic Controller (PLC). Untuk mendukung lulusan yang kompeten dibutuhkan tersedianya sarana modul praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan modul praktikum mekatronika yang lebih efisien dan praktis berbasis PLC-SCADA. Sebagai bentuk pengembangan modul praktikum digunakan motor AC, pnuematik, motor stepper, dan motor servo berbasis PLC SCADA untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik dari mahasiswa tentang aplikasi praktis dalam industri. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan desain rekayasa yang terdiri dari 3 tahapan: (1) Perancangan untuk menentukan kebutuhan modul praktikum; (2) Pembuatan modul praktikum ; (3) Pengukuran. PLC yang digunakan yaitu NA20DT-D. HMI digunakan sebagai antarmuka SCADA untuk memudahkan kontrol dan monitoring aktuator. Modbus RTU RS232 digunakan sebagai komunikasi antara PLC NA20DT-D terbukti dapat dengan mudah berkomunikasi dengan HMI Waintek. Hasil pengujian membuktikan bahwa modul praktikum ini dapat digunakan mahasiswa untuk melakukan percobaan praktikum mekatronika seperti perakitan, pengoperasian, dan pengujian berbasis PLC-SCADA

    PERILAKU BETON NORMAL TERHADAP KOMBINASI BAHAN SUBSTITUSI SEMEN MENGGUNAKAN ABU KELAPA DAN SICA FUME

    Full text link
    Abstrak Pembuatan beton sesuai standar sangat ditekankan terutama untuk menghasilkan kuat rencana yang diinginkan, seperti menggunakan standar untuk campuran beton normal dengan SNI 03-2834-2000. Standar pemilihan bahan campuran terutama semen merupakan bahan sangat penting terutama sebagai bahan pengikat antara agregat dengan air dalam membuat beton normal. Salah satu aspek yang paling penting untuk diketahui dari pembuatan beton adalah mengetahui kekuatan tekan betonnya. Dan kekuatan tekan beton sangat dipengaruhi oleh jenis semen yang digunakan, proporsi, dan rasio air-semen dalam campuran. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian laboratorium beton terhadap kombinasi bahan substitusi semen menggunakan abu kelapa dan sica fume untuk mengetahui kuat tekan betonnya dengan metode uji untuk kekuatan tekan spesimen beton silinder SNI.1974:2023. Kombinasi bahan substitusi semen menggunakan abu kelapa dan sica fume ini terdiri dari 5 variasi, yakni variasi 1 (100% semen), variasi 2 (94% semen, 3% abu kelapa, 3% sica fume), variasi 3 (90% semen, 5% abu kelapa, 5% sica fume), variasi 4 (86% semen, 7% abu kelapa, 7% sica fume), dan variasi 5 (80% semen, 10% abu kelapa, 10% sica fume). Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin bertambah umur beton maka nilai kuat tekan beton semakin bertambah, yakni di atas nilai rencana kuat tekan 25 MPa untuk umur beton 28 hari untuk variasi 1 sampai dengan variasi 5 dengan nilai rata-rata kuat tekan beton 35,93 MPa. Kemudian berdasarkan kombinasi bahan substitusi semen menggunakan abu kelapa dan sica fume menunjukkan variasi 4 dengan abu kelapa (7%) dan sica fume (7%) merupakan kombinasi terbaik yang direkomendasikan karena memiliki nilai kuat tekan beton pada umur beton 21 sebesar 40,93 MPa dan pada umur beton 28 hari sebesar 40,16 MPa tertinggi dibanding dengan variasi lainnya. Kata kunci: Beton normal, substitusi, kuat tekan Abstract The production of concrete according to standards is emphasized, especially to achieve the desired design strength, such as using the standards for normal concrete mixtures as outlined in SNI 03-2834-2000. The selection of mixture materials, particularly cement, is crucial as it serves as the binding agent between aggregates and water in creating normal concrete. One of the most important aspects to understand in concrete production is determining its compressive strength. The compressive strength of concrete is significantly influenced by the type of cement used, the proportions, and the water-cement ratio in the mixture. This study conducted laboratory testing on concrete with a combination of substitute materials using coconut ash and silica fume to determine the compressive strength of concrete through the testing method for cylindrical concrete specimens according to SNI 1974:2023. The combinations of substitute materials using coconut ash and silica fume consist of five variations: Variation 1 (100% cement), Variation 2 (94% cement, 3% coconut ash, 3% silica fume), Variation 3 (90% cement, 5% coconut ash, 5% silica fume), Variation 4 (86% cement, 7% coconut ash, 7% silica fume), and Variation 5 (80% cement, 10% coconut ash, 10% silica fume). The test results indicate that as the age of the concrete increases, the compressive strength also increases, exceeding the target design strength of 25 MPa at 28 days for Variations 1 through 5, with an average compressive strength of 35.93 MPa. Furthermore, based on the combinations of substitute materials using coconut ash and silica fume, Variation 4 with 7% coconut ash and 7% silica fume is recommended as the best combination, as it exhibits the highest compressive strength at 21 days of 40.93 MPa and at 28 days of 40.16 MPa compared to the other variations. Keywords: Normal concrete, substitution, compressive strengt

    3,302

    full texts

    3,817

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇