Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
3817 research outputs found
Sort by
LITERASI PAYUNG PELINDUNG TENAGA KERJA UNTUK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI TAIWAN MELALUI EDUKASI HUKUM
Program pemberdayaan dan edukasi hukum bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan menyoroti sektor informal, khususnya pekerja rumah tangga dan nelayan. PMI menghadapi tantangan serius seperti diskriminasi hukum, terbatasnya akses informasi, dan kerentanan terhadap kejahatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum melalui seminar, diskusi terbuka, dan workshop yang dilaksanakan secara offline di Taiwan bekerja sama dengan Gerakan Masyarakat Sadar Baca dan Sastra (GEMAS). Metode yang digunakan meliputi persiapan awal, keterlibatan komunitas, diskusi terbuka, monitoring, dan disseminasi informasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan identifikasi beberapa masalah hukum ketenagakerjaan yang sering dihadapi PMI. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa literasi hukum sangat penting bagi PMI untuk memperjuangkan hak-hak mereka dan meningkatkan kualitas hidup. Melalui program ini, diharapkan PMI dapat lebih berdaya dan memiliki keberanian untuk melapor jika menghadapi masalah hukum, serta mampu mengambil peran aktif dalam upaya perlindungan dan pemberdayaan diri mereka sendiri. Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi dalam memberikan solusi praktis bagi masalah-masalah yang dihadapi PMI di Taiwan
PERBAIKAN SISTEM PENCAHAYAAN SESUAI SNI GUNA MENUNJANG KENYAMANAN PROSES PEMBELAJARAN PADA TAMAN KANAK-KANAK CUT NYAK DHIEN SUROKONTO WETAN
Permasalahan pencahayaan di TK Cut Nyak Dhien Surokonto Wetan mengganggu proses belajar mengajar dan kesehatan mata murid serta guru. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pencahayaan agar sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-6575-2001. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu metode gabungan transfer ilmu dan penerapan ilmu. Perbaikan dilakukan dengan mengukur intensitas cahaya menggunakan lux meter, perencanaan sistem pencahayaan, dan mengatur ulang sistem pencahayaan sesuai dengan hasil perencanaan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa ruang kelas Taman Kanak-kanak Cut Nyak Dhien Surokonto Wetan sudah sesuai dengan SNI dimana intensitas pencahayaan yang semulanya 100 lux menjadi 250 lux. Proses pembelajaran menjadi lebih nyaman karena para murid dapat membaca dengan lebih jelas. Lighting Power Density (LPD) tercapai pada 3,589 W/m ², jauh di bawah batas maksimum 20 W/m ², menunjukkan efisiensi energi yang tinggi. Dari Hasil perbaikan sistem pencahayan dapat disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kenyamanan proses pembelajaran, mendukung kesehatan para siswa, dan mencapai efisiensi energi. Saran untuk program lanjutan meliputi pemeliharaan rutin, edukasi berkelanjutan, dan penerapan di sekolah lain dengan menggandeng ahli pencahayaan
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMASARAN PRODUK MENGGUNAKAN ECOMMERCE PADA UMKM DI DESA MANGUNHARJO, KECAMATAN Jati Nugroho 1)* TEMBALANG, KOTA SEMARANG
Pengabdian Masyarakat Pratama di Desa Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang bertujuan untuk membantu memberikan solusi permasalahan di bidang pemasaran dan peningkatan usaha yang dihadapi para pelaku UMKM, agar dapat meningkatkan pendapatan. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM AnekaKerupuk dan Keripik Desa Mangunharjo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang adalah kurangnyakemampuan para pelaku UMKM dalam menguasai IPTEK, berpikir kreatif dan berinovasi dalam memasarkanproduknya. Solusi yang akan diberikan; Memberikan pemahaman akan arti pentingnya media sosialkhususnya e-commerce dalam memperluas wilayah pemasaran secara nasional dan internasional gunameningkatkan omzet penjualan, menciptakan ide-ide baru dari media-media online dan pendampinganpembuatan akun e-commerce seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan e-commerce lainnya serta membantu pemasangan iklan pada e-commerce tersebut . Metode yang digunakan adalah dengan memberikan sosialisasi, pelatihan dan pendampingan penerapan teknologi pemasaran secara online menggunakan e-commerce. Penerapan Teknologi Pemasaran Produk Menggunakan e-commerce pada UMKM di Desa Mangunharjo,Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, akan berpengaruh terhadap perluasan wilayah pemasaran,peningkatan omzet penjualan dan peningkatan keuntungan bagi pelaku UMKM. Sebagai pendidik, hal inimerupakan tuntutan untuk dapat membantu Pemerintah, dengan melakukan kegiatan pengabdian pada UMKMAneka Kerupuk dan Keripik pada Desa Mangunharjo, Kec. Tembalang, Kota Semarang sehingga tarafhidupnya menjadi lebih baik.Perubahan perilaku pemasaran dari konvensional ke pemasaran online melalui e-commerce harus diimbangidengan kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi pemasaran online. UMKM dipercayamampu memacu perekonomian Indonesia. Pemanfaatan konsep pemasaran berbasis teknologi digital menjadiharapan bagi UMKM agar dapat berkembang menjadi pusat kekuatan ekonomi. Media pemasaran onlinediharapkan menjadi pilihan yang efektif bagi pelaku UMKM agar dapat menjangkau wilayah pemasaran yanglebih luas, meningkatkan omzet penjualan, sehingga akan berdampak pada peningkatan tingkat keuntunganUMKM Aneka Kerupuk dan Keripik Desa Mangunharjo, Kec. Tembalang, Kota Semarang. Media promosikonvensional yang banyak membutuhkan biaya dan jauh lebih rumit dengan sendirinya tidak lagi menjadiperhatian utama bagi pelaku UMKM dengan adanya digital marketing
PENINGKATAN KOMPETENSI MENGOLAH PRODUK IKAN PINDANG UNTUK PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DI RT.04/ RW.02 BANYUMANIK SEMARANG
Community Service "Increasing Competency in Processing Pindang Fish Products to Empower PKK Women in RT.04/RW.02 Banyumanik Subdistrict, Semarang" is an activity carried out in an effort to empower women to participate in improving community welfare by increasing family welfare by improving product processing skills pindang fish. Apart from being used for personal consumption to increase the family's healthy food intake, pindang fish products can also be an additional business opportunity that can be introduced and socialized so that it is hoped that it will also be able to provide added economic value to the family and the community itself. This processed pindang fish product is an added economic value for improving family welfare. For this reason, community service activities are needed by carrying out counseling, training, practice and mentoring. The output target of this activity is to increase community competence in making pindang fish products, popularize the manufacture of pindang fish products to empower women to be financially independent, provide added economic value through processing pindang fish products as a potential additional business opportunity. The results of the community service activities that have been carried out are the realization of counseling, training and practice in making pindang fish products in RT.04/RW.02, Banyumanik District, Semarang, the realization of increasing the competence of residents in making pindang fish products to empower women to be financially independent
PELATIHAN PENINGKATAN DAYA JUAL MELALUI DIGITAL MARKETING DAN PENCATATAN KEUANGAN PADA UMKM
This service aims at training on increasing sales power through digital marketing and financial recording for MSMEs (Esha Scarf Kudus) in RT.04/RW.02, Madu, Cendono, Dawe, Kudus Regency, Central Java 59353. Limitations in digital marketing and financial recording encourages service teams to take part in efforts to support the growth and development of MSMEs. The results of this community service activity are the owner and employees of Esha Scarf, whose initial recording of MSME finances and marketing was still not structured and still used manuals and this service activity can have an impact on the development of existing knowledge and implementation using online marketing using e-commerce. -commerce that is on the internet and currently focuses more on marketing using Tiktokshop and Shopee and for recording it is structured using Excel in financial reporting
THE EFFECT OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT BPJS KETENAGKERJAAN SEMARANG
This study aims to determine the effect of good corporate governance on employee performance at BPJS Ketenagakerjaan Semarang. This research uses a quantitative approach. The population of this study were employees of BPJS Ketenagakerjaan Semarang. Data collection techniques were conducted by interview, questionnaire, and observation. The data analysis used in this research is multiple regression analysis with the help of SPSS version 22. The results of this study indicate that the principles of Transparency, Independency, Accountability, and Fairness have no effect on employee performance. While the principle of Responsibility affects employee performance. Based on the test results simultaneously the five principles of Good Corporate Governance affect employee performance.
RANCANG BANGUN ALAT PENGUBAH RPM DARI PULSA ENCODER KE TEGANGAN
Abstrak Encoder adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk mendeteksi jumlah putaran poros encoder yang direpresentasikan dalam bentuk pulsa. Setiap encoder memiliki jumlah pulsa per putaran (PPR) tertentu sesuai spesifikasinya. Berdasarkan PPR ini, jumlah putaran poros dapat dihitung. Pada penelitian ini, Arduino Uno diprogram untuk mengubah jumlah pulsa yang dihasilkan encoder menjadi kecepatan putarannya (RPM). RPM yang diatur pada kisaran 0 ”“ 5000 diubah menjadi tegangan sebesar 0 ”“ 5 Volt. Karena Arduino Uno tidak memiliki pin output analog, maka proses konversi RPM ke tegangan dilakukan menggunakan modul Digital to Analog Converter (DAC) 12-bit MCP4725. Proses ini menghasilkan grafik RPM fungsi tegangan. Berdasarkan grafik ini persamaan matematis yang mewakili proses konversi dari tegangan ke RPM dapat ditentukan. Hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata persentase error antara RPM nyata dari mikrokontroler dengan RPM dihitung dari persamaan grafik adalah sekitar 0.83% Abstract An encoder is an electronic device used to detect the number of revolutions of its shaft which is represented in the form of pulses. Each encoder has a specific number of pulses per revolution (PPR). Based on this PPR, the number of revolutions of the shaft can be calculated. In this research, the Arduino Uno is programmed to convert the number of pulses produced by the encoder into its rotational speed (RPM). The RPM, which is set within the range of 0 ”“ 5000, is then converted into its respective voltage of 0 ”“ 5 Volts. Since the Arduino Uno does not have an analog output pin, the process of converting from RPM to voltage is carried out using the 12-bit MCP4725 Digital to Analog Converter (DAC) module. This process results in a graph of RPM as a function of voltage. Based on this graph the mathematical equation representing the conversion from voltage to RPM can be determined. The results show that the average percentage error between the real RPM obtained from the microcontroller and the calculated RPM from the graph equation is about 0.83 %.
PEMODELAN PENINGKATAN KADAR AIR AKIBAT INFILTRASI DITINJAU DARI PARAMETER KEKUATAN TANAH
Tanah merupakan salah satu aspek penting dalam konstruksi yang memerlukan perhatian saat perencanaan yang berhubungan dengan daya dukung pondasi, stabilitas lereng, tekanan tanah lateral serta bangunan sipil lainya. Sehingga banyak kejadian kegagalan struktur geoteknik terjadi saat kondisi tanah paling kritis. Oleh sebab itu, penelitian ini dirancang untuk mempelajari bagaimana pengaruh variasi kadar air terhadap kekuatan tanah pada kondisi normal dan jenuh sempurna. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental di Laboratorium Mekanika Tanah Politeknik Negeri Semarang. Peningkatan variasi nilai infiltrasi dilakukan dengan cara merendam sampel tanah dalam cawan. Setelah dilakukan pemeraman, kemudian sampel tanah diuji triaksial UU. Penelitian menunjukkan bahwa pada awal penjenuhan penyerapan air maksimum akan tercapai (19,6%) dan akan berkurang sebanding dengan lama penjenuhan. Nilai kadar air bertambah mendekati nilai 100% saat penjenuhan berlangsung selama 10 hari. Parameter kuat geser tanah (kohesi) akibat penjenuhan sebesar 0,39 kg/cm2; 0,28 kg/cm2 dan 0,35 kg/cm2. Sedangkan semakin jenuh tanah maka nilai sudut gesek dalam tanah juga menurun mendekati nilai nol, yaitu 11,80o; 12,17o dan 2,76o. Bertambahnya nilai kadar air pada tanah mengakibatkan menurunnya nilai kohesi dan sudut gesek dalam pada tanah. Semakin jenuh tanah (semakin lama penjenuhan) maka sudut gesek dalam tanah mendekati nol dan kohesi tanah lebih kecil dibanding kondisi tanah asli. Sehingga semakin jenuh tanah maka nilai daya dukung tanah tersebut semakin kecil
ANALISIS KUAT TEKAN BETON DENGAN BAHAN TAMBAH TETES TEBU (MOLASSE) DAN KAPUR ALAM
Beton adalah massa seperti batu yang dibuat dengan menggabungkan pasir, kerikil, batu pecah, atau agregat lainnya dengan pasta yang terbuat dari semen dan air. Karena mengandung sukrosa 32%, glukosa 14%, dan fruktosa 16%, ampas tetes tebu berpotensi untuk ditambahkan ke dalam campuran beton. Batu kapur, juga dikenal sebagai kapur alam, adalah batuan sedimen yang terbentuk ketika organisme laut mati dan mengubah kalsium karbonat (CaCO₃). Batu kapur juga dikenal sebagai batu gamping. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan penggunaan kapur alam dan molase sebagai aditif dalam campuran beton. Pengujian material, desain campuran, pembuatan spesimen, pemeliharaan spesimen, pengujian spesimen, dan analisis data merupakan tahapan dari penelitian ini. Pada penelitian ini mengacu pada SNI 03-2834-2000 (BSN 2000) tentang proses rencana pembuatan campuran beton normal, berdasarkan acuan tersebut maka penelitian ini memiliki kuat tekan desain 33,2 MPa digunakan untuk membuat benda uji. Benda uji yang berbentuk silinder dan memiliki tinggi 300 mm dan diameter 150 mm. Sampel beton tersedia dalam tiga konsentrasi berbeda: 0,075% molasse dan 26% kapur alami,0,15% molasse dan 21% kapur alami, dan tidak ada sama sekali. Penelitian tentang kuat tekan beton umur 28 hari ditemukan bahwa beton dengan variasi 0% molasse dan 0% kapur alam menghasilkan 31,52 Mpa, variasi 0,075% molasse dan 26% kapur alam menghasilkan 37, 83 Mpa, variasi 0, 15% molasse dan 21% kapur alam menghasilkan 18,30 Mpa. Pada variasi penambahan 0,075% molasse dan 26% kapur alam dikatakan berhasil karena telah melewati hasil yang telah direncanakan
Influence of Word of Mouth, Brand Image and Product Quality on Purchase Decision: Case Study on Bango Soy Sauce Consumers
This research aims to analyze the influence of Word of Mouth Communication, Brand Image and Product Quality on Purchasing Decisions (Case Study of Bango Soy Sauce Consumers). The independent variables are, Word of Mouth Communication (X1), Brand Image (X2) and Product Quality (X3), while the dependent variable is, Purchase Decision (Y). This research involved 112 respondents as a sample of Bango soy sauce consumers in Semarang City. By applying a side non-probability method that focuses on purposive sampling to select samples. Data were analyzed using the SPSS version 26.0 program. The findings of this research suggest that the word-of-mouth communication variable partially has no significant effect on purchasing decisions, while the brand image variable and product quality variables partially have a significant effect on purchasing decisions. Furthermore, word of mouth communication variables, brand image and product quality simultaneously have a significant effect on purchasing decision variables. Testing the coefficient of determination produces an influence of word of mouth communication variables, brand image and product quality of 53% on purchasing decision variables. The implication of this research is, creating content that contains positive reviews about Bango soy sauce consumers when using products on various social media platforms owned by Bango soy sauce.
Penelitian yang dilakukan mempunyai tujuan menyelidiki dan menilai pengaruh Komunikasi dari Mulut ke Mulut, Citra Merek dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian (studi kasus pada konsumen kecap Bango). Variabel independennya yaitu, Komunikasi dari Mulut ke Mulut (X1), Citra Merek (X2) dan Kualitas Produk (X3) sementara variabel dependen yang digunakan ialah, variabel Keputusan Pembelian (Y). Penelitian ini melibatkan 112 responden sebagai sampel konsumen kecap Bango di Kota Semarang. Metode nonprobability samping dengan berfokus pada purposive sampling diterapkan guna memilih sampel, yang mempunyai kriteria responden yaitu telah mengkonsumsi produk kecap Bango setidaknya satu kali atau sudah menjadi pelanggan kecap Bango untuk dirinya sendiri. Data dianalisis menggunakan program pengujian statistik SPSS 26.0. Temuan penelitian ini mengemukakan komunikasi dari mulut ke mulut dengan cara parsial tidak berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian, selanjutnya citra merek melalui cara parsial berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian dan terakhir kualitas produk dengan cara parsial berpengaruh signifikan pada keputusan pembelian. Kemudian komunikasi dari mulut ke mulut, citra merek dan kualitas produk dengan cara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil koefisien determinasi menghasilkan pengaruh komunikasi dari mulut ke mulut, citra merek dan kualitas produk senilai 53% pada keputusan pembelian, sementara terdapat variabel yang lain dan tidak ada di model penelitian ini yang memberikan pengaruh 47%