Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
3817 research outputs found
Sort by
Brand Image and E-Service Quality's Effect on Gen Z's Repurchase Intention: The Mediating Role of E-Trust
E-commerce has experienced rapid development in Indonesia over last few years due to technological developments in the digital era and followed by trends in people”™s lifestyles which are always changing and following technological developments. This research aims to examine consumer preferences or references towards repurchase intention in e-commerce, particularly in relation to brand image, e-service quality, and e-trust as mediators, in light of the phenomena that have been presented, research results that are still inconsistent, and this relationship to increasing repurchase intention. The sample of this study is Gen Z and data were analyzed use PLS. Result of this study found that brand image and E-service quality are not have significant effect on Gen Z's repurchase intention. E-trust has direct effect on Gen Z's repurchase intention. E-trust also have mediating role on effect of brand image and E-service quality toward Gen Z's repurchase intention. This study reveal E-trust has an important role on Gen Z's behavior to repeat their transaction through an e-commerce
Influence of Work Culture, Work Motivation and Job Satisfaction on Organizational Commitment
This study aims to analyze the influence of work culture, work motivation, and job satisfaction on organizational commitment in employees of the Prambanan District Office. The specific objectives of this study are: 1) to analyze the influence of work culture on organizational commitment; 2) analyze the influence of work motivation on organizational commitment; 3) analyze the influence of job satisfaction on organizational commitment; and 4) analyze the simultaneous influence of work culture, work motivation, and job satisfaction on organizational commitment. The method used is a survey with the distribution of questionnaires as a primary data collection tool. This research was carried out in January 2024 at the Prambanan District Office, with a population of 50 employees, all of whom were respondents using the census method. Data was collected through a questionnaire based on the Likert scale, which measures positive and negative responses to research statements. Data analysis was carried out using Multiple Linear Regression. The results showed that work culture had a significant positive influence on organizational commitment, while work motivation and job satisfaction did not show a significant influence on organizational commitment. However, simultaneously, work culture, work motivation, and job satisfaction have a significant influence on organizational commitment. These findings provide insight into the factors that affect organizational commitment in the government office environment
Influence of Workload and Coworker Support on the Emloyees”™ Performance at PT Mitra Kargo Indonesia
In a competitive work environment, companies need to effectively monitor and manage employees”™ performance to achieve sustainable business success. Workload and coworker support are crucial factors that affect employees”™ performance. This study aims to analyze the impact of workload and coworker support on employees”™ performance at PT Mitra Kargo Indonesia, a freight forwarder company in Semarang. A quantitative approach was applied in this research, with data obtained from questionnaires.observations, and literature studies. The questionnaire used a semantic differential scale with scores ranging from 1 to 10. The research population included 38 employees of PT Mitra Kargo Indonesia, and the sampling method used was saturated sampling. Data analysis included classical assumption tests, multiple linear regression analysis, F-test, t-test, and coefficient of determination, all conducted using SPSS version 25. The results revealed that workload and coworker support significantly influence employees”™ performance, contributing a total of 61.4%. The remaining 38.6% of employees”™ performance is influenced by other variables not tested in this study
ANALISIS DYADIC DATA PADA MODEL BALANCED SCORECARD: STUDI PENGARUH PERILAKU ORGANISASI TERHADAP PERILAKU PELANGGAN
Beberapa penelitian yang menguji pengaruh dua kelompok sampel internal dan eksternal organisasi, masih menggunakan teknik analisis tradisional seperti regresi berganda. Kondisi ini menyebabkan kesalahan estimasi. Oleh karenanya studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh perspektif sumber daya manusia terhadap perspektif konsumen dalam kerangkan model Balanced Scorecard. Penelitian ini menerapkan penelitian gabungan kuantitatif dan Research and Development (R&D). Sampel pada perspektif pembelajaran & pertumbuhan adalah 100 pegawai tetap, sedangkan sampel perspektif pelanggan adalah 100 peserta magang di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan data berpasangan (dyadic data). Hasil studi menjelaskan teknik analisis SEM pada Balanced Scorecard, mampu menjelaskan keberhasilan penggunaan Balanced Scorecard untuk pengukuran kinerja organisasi. Kebaruan dari studi ini adalah ditemukannya faktor kunci untuk analisis dyadic data (data berpasangan) pengaruh kepuasan kerja karyawan terhadap kepuasan pelanggan. Faktor kunci pada model perilaku organisasi disebut learn and growth core perspective, faktor kunci perilaku pelanggan dinamakan customer core perspective
PENINGKATAN EFISIENSI PENYEMPROTAN PESTISIDA MELALUI PENERAPAN SPRAYER MOTOR DC PADA TANAMAN PADI DI DUSUN KETANON
Kelompok tani Dusun Ketanon di Desa Krandon, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, memiliki banyak tantangan pada proses pertanian padi meliputi penanaman padi, pengairan, dan penyemprotan pestisida. Penanaman padi masih tradisional sehingga memerlukan banyak tenaga dan biaya, sedangkan pengairan pada musim kemarau terhambat karena sumber air yang terbatas. Penyemprotan pestisida yang masih menggunakan sprayer manual mengakibatkan kurang efisien dan memerlukan waktu serta tenaga yang lebih. Untuk mengatasi masalah ini, tim PKM-PI mengusulkan penggunaan teknologi tepat guna menggunakan sprayer berbasis motor DC. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi penyemprot dengan kapasitas dan jangkauan yang lebih besar, serta dapat dioperasikan dengan lebih mudah. Penerapan teknologi ini dilakukan dengan langkah pembuatan alat dan uji coba terlebih dahulu, yang dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan sprayer berbasis motor dc kepada kelompok tani Dusun Ketanon. Hasil dari penerapan teknologi ini menunjukkan peningkatan efisiensi penyemprotan pestisida dimana untuk melakukan penyemprotan pestisida pada 1 petak sawah dengan luas 300 m2 hanya memerlukan waktu 12 menit lebih 60 detik dibandingkan dengan sprayer manual yang membuthkan waktu 22 menit untuk menyelesaikan 1 petak sawah. Berdasarkan hasil penerapan teknologi ini disimpulkan bahwa sprayer berbasis motor dc dapat meningkatkan efisiensi penyemprotan pestisida pada tanaman padi di Dusun Ketanon
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MELALUI PEMBELAJARAN STEM BERBASIS ROBOT MAZE SOLVING: STUDI KASUS DI SMA TARAKANITA GADING SERPONG
Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan minat belajar siswa SMA melalui penerapan pembelajaran STEM berbasis robot maze solving di SMA Tarakanita Gading Serpong. Siswa kelas X berperan sebagai subjek penelitian. Pendekatan STEM yang digunakan menggabungkan sains, teknologi, teknik, dan matematika, dengan tujuan mengembangkan keterampilan berpikir kritis serta pemecahan masalah. Dalam pembelajaran ini, siswa memprogram robot untuk menyelesaikan labirin (maze solving), yang diharapkan meningkatkan keterlibatan dan antusiasme mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest, di mana data diperoleh melalui angket minat belajar, observasi, dan wawancara. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam minat belajar setelah siswa terlibat dalam pembelajaran berbasis robot maze solving. Siswa lebih termotivasi, aktif, dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep STEM. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan robot maze solving dapat meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran STEM, sehingga dapat menjadi strategi efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran di tingkat SMA
PENERAPAN TEKNOLOGI DALAM PEMAHAMAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM TARIF EFEKTIF RATA-RATA (TER) PPH 21 SESUAI PP NO. 58 TAHUN 2023
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan kepada Mahasiswa tentang peraturan perpajakan dengan sistem Tarif Efektif Rata-Rata (TER) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. %58 Tahun 2023 beserta implementasinya, serta upaya untuk menciptakan generasi yang memiliki daya saing yang baik. Metode pengabdian ini dilakukan dengan mengkombinasikan program sosialisasi dan pembelajaran yang menekankan pada pentingnya peningkatan pengetahuan tentang peraturan perpajakan dengan sistem tarif Efektif Rata-Rata (TER) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 58 Tahun 2023 beserta implementasinya, dengan penyampaian yang menyenangkan, dan memberikan panduan praktis dalam perhitungannya. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini meliputi tiga tahapan kegiatan yang saling berkaitan untuk menjamin pencapaian hasil yang maksimal, yaitu: (1) need assesment dan komunikasi mengenai kesediaan mitra untuk bekerjasama memberikan pelatihan; (2) penyampaian materi dengan metode ceramah dan tanya jawab yang menyenangkan; (3) melaksanakan latihan sesuai materi yang diberikan. Hasil dari Program ini ditunjukkan dengan peningkatan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa tentang peraturan perpajakan dan implementasi dari sistem Tarif Efektif Rata-Rata (TER) berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 58 Tahun 2023. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan mahasiswa ini, mampu menjadi indikator dalam menciptakan generasi yang memiliki daya saing yang baik
Analisis Pengembangan Produk Mesin Pengiris Keripik Pisang dengan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Wilayah Kabupaten Malang merupakan dataran tinggi yang dikelilingi oleh beberapa gunung pada ketinggian 250-500 meter di atas permukaan air laut. Adapun salah satu produk olahan yang paling populer di daerah tersebut adalah keripik pisang. Pembuatan keripik pisang melaui beberapa tahapan diantaranya pengupasan kulit, pengirisan, penggorengan dan pemberian bumbu. Diantara beberapa tahapan ini proses pegirisan membutuhkan waktu yang cukup lama dibandingkan proses yang lain. Permasalahan yang terjadi pada customer adalah hasil dari irisan kotor karena disebabkan getah dari buah pisang yang menempel pada pisau pengiris, dan kapasitas produksi masih terbatas. Mesin perajang yang pernah digunakan masih kurang aman, kapasitas terbatas dan membutuhkan daya listrik yang cukup tinggi. Sedangkan alat perajang manual yang digunakan saat ini juga mempunyai beberapa kekurangan diantaranya sering melukai tangan, hasil dari ketebalan rajangan tidak konsisten, kurang sempurna dan kapasitas produksi masih terbatas. Sehingga perlu adanya penelitian dengan tujuan untuk mengembangkan mesin pengiris keripik pisang yang sudah ada sesuai dengan kebutuhan produsesn keripik pisang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan mesin pengiris keripik pisang dengan metode Quality Function Deployment. Dalam pengaplikasian QFD kebutuhan dan keinginan konsumen atau sering disebut Voice of Customer (VoC) dipetakan dalam alat yang bernama House of Quality (HoQ). Setelah dilakukan interview kemudian pembentukan desain matriks pada model HoQ, ditemukan bahwa produsen keripik buah apel mengingiinkan perajang yang mampu menhasilkan tebal rajangan 1,5 - 3mm dengan kualitas dan performa yang lebih baik dibandingkan alat yang sudah ada. Kemudian hasil benchmarking menunjukkan produk yang dikembangkan memiliki keunggulan yang lebih baik dibandingkan produk yang sudah ada.Setelah dilakukan pengolahan data maka dapat disimpulkan bahwaterpilih konsep dengan kombinasi putaran rpm diatur menggunakan dimmer, ketebalan rajangan diatur dengan baut tekan, tuas pengarah menggunakan pegas tarik dan model mesin tipe vertikal