Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
    3817 research outputs found

    Design and Analytical Study of a Force Plate for Ground Reaction Forces (GRF) and Center of Pressure (CoP) Measurement

    Get PDF
    Force plate digunakan dalam analisis pergerakan manusia untuk mengukur gaya reaksi tanah (GRF), pusat tekanan (CoP) dan turunan besaran kinetik yang diperlukan dalam bidang rehabilitasi medik. Penerapan force plate di berbagai bidang biomekanik, seperti analisis gaya berjalan, telah banyak disarankan dan diteliti di masa lalu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang force plate yang ekonomis namun memiliki keandalan yang serupa dengan produk komersial. Force plate dirancang menggunakan sistem load cell sebagai penerima beban bila digunakan untuk mengukur gaya reaksi tanah yang terjadi pada saat manusia melakukan gerak berjalan. Terdapat empat load cell yang diterapkan pada force plate yang dirancang, dimana masing-masing load cell mampu menerima beban sebesar 50 kg, sehingga total beban yang dapat diterima force plate tersebut adalah 200 kg atau 2000N. Kekuatan load cell dalam menahan beban disimulasikan menggunakan metode elemen hingga. Hasil menunjukkan bahwa load cell 3 memiliki beban tertinggi di semua titik beban, kecuali titik beban 2 dan 6. Load cell 4 memiliki beban terendah di semua titik beban, kecuali titik beban 2 dan 6. Hasil perancangan ini diharapkan dapat diimplementasikan dan memiliki keandalan yang serupa dengan produk komersial

    Implementation Of IoT In Nila Fish Cultivation With Bioflock System

    Get PDF
    In cultivating tilapia using the biofloc system, maintaining water quality (temperature, pH, turbidity) is not only for the health of the fish but also for the reproduction of the biofloc. So that water quality is known, sensors connected to IoT are installed. Sensor output data is processed by Arduino and sent to a data base server via the internet network so that water quality parameters can be monitored at any time via the internet network. This system was created in research entitled "Optimizing Tilapia Cultivation of Biofloc Systems with the Internet of Things". The pool has a diameter of 2m, height 1m, airator 500 liters/min, 4 airstones @ 30 liters/min. After the pond is assembled and the biofloc has grown (made from 375 ml multi-probiotic, 300 ml molasses, 150 gram dolomite, 60 gram nitrobacter), proceed with adding 150 tilapia fish seeds 5-6 cm long (weight 22.2 gr/fish). After 2 months the growth of the tilapia became 12-13 cm long (weighing 100 g/fish), with 2% mortality. The sensor measurement results displayed on the website are as follows: average pH values (5.6-7.5), temperature (27-29), turbidity (225-354) ppm, floc density (20-25) ml/liter. Hiprofit 781-3 feed is 13.4 kg. The research results show that IoT implementation can display the water quality of biofloc tilapia ponds in real time. pH fluctuations from 5.6-7.5 indicate that biofloc can function well

    PENERAPAN SISTEM SIMPAN PINJAM PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO GAPOKTAN TANI MANUNGGAL

    Get PDF
    Mitra dalam program ini adalah Lembaga Keuangan Mikro Gapoktan Tani Manunggal yang beralamat di Desa Gesing, Kabupaten Temanggung. Program ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem simpan pinjam hasil rancang bangun, meningkatkan keterampilan mitra dalam mengoperasikan program aplikasi, dan meningkatkan kinerja mitra. Dua puluh kelompok tani telah membentuk koperasi bernama Lembaga Keuangan Mikro Gapoktan Tani Manunggal. Bidang usahanya adalah simpan pinjam. Permasalahan dengan mitra terjadi pada setiap akhir periode rapat anggota tahunan. Pengelola harus membuat laporan simpan pinjam kepada peserta dengan cara merekap seluruh transaksi mulai dari awal. Hasil rekap seluruh transaksi dalam satu periode terkadang menimbulkan ketidaksesuaian. Pengelolaan simpanan pinjam masih manual, hanya menggunakan catatan di buku tabungan. Cara pelaksanaan program ini adalah dengan menginstal aplikasi sistem simpan pinjam pada komputer mitra, pelatihan pengoperasian program aplikasi, penanganan kesalahan program, dan pengadaan printer untuk mencetak laporan hasil simpan pinjam. Kesimpulan dari program ini adalah kinerja mitra meningkat, mitra telah menerapkan sistem simpan pinjam hasil rancang bangun, mitra mampu membuat laporan kepada anggota secara akurat dan cepat

    Cover, Daftar Isi, Redaksi_April 2023

    No full text
    Cover, Daftar Isi, Redaksi_April 202

    KUALITAS AMBIEN DENGAN PARAMETER CO DI PERSIMPANGAN DAERAH SEMARANG

    Get PDF
    Dari pemantauan kualitas udara pada pada persimpangan bersinyal jalan diharapkan dapat memberi masukan kepada Pemberi Kebijakan pengaturan lama waktu merah dan geometrik / kemiringan jalan tiap lengan persimpangan agar supaya pencemaran / kualitas udara yang dihasilkan dari akibat jumlah kendaraan bermotor tetap memenuhi standar kesehatan. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah CO meter. Dalam survey ini yang dicatat adalah jumlah tundaan (kendaraan ) selamawaktu merah dan jumlah kadar CO dalam udara serta kelandaian dari tiap lengan persimpangan. Data hasil pengukuran dikompilasi dilanjutkan dianalisa pada tiap lengan persimpangan yang mempunyai kelandaian tertentu. Analisis yang dilakukan meliputi yaitu menganalisis antara jumlah kandungan CO dalam udara dengan jumlah tundaan (jumlah kendaraan tertunda/berhenti) selama waktu merah pada simpang bersinyal dengan kemiringan lengan tertentu Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan jumlah CO terhadap jumlah tundaan untuk kemiringan lengan lebih tajam (kemiringan +) dibandingkan dengan kelandaian lengan yang tidak tajam (kelandaian -). Peningkatan jumlah CO yang cukup signifikan terjadi pada jam jam sibuk yaitu jam 7.00 -8.00 dan jam 16.00 ”“ 17.00 pada lengan simpang utama jalan raya , tetapi memberikan hasil semua nya di bawah ambang batas yaitu 15.000 μg/Nm3 atau 26,19 ppm. Dari data diperoleh kadar CO yang paling tinggi pada simpang Banyumanik yaitu sebesar 7,5 ppm pada lengan jalan Jln. Jendral Anton Sujarwo . Sedang apad simpang Ungaran yang paling besar pada lengan simpang Jln. Gatot Subroto dr semarang ke Solo sebesar 12,64 ppm. Dari kedua persimpang ini kadar CO dalam udara masih aman

    PERILAKU MEKANIK BETON RINGAN AGREGAT STYROFOAM DENGAN VARIASI PENAMBAHAN FLY ASH

    Get PDF
    Menurut SKSNI Beton 2002 beton ringan adalah beton yang mengandung agregat ringan yang mempunyai berat jenis tidak lebih dari 1900kg/m3. Penggunaan material lain yang memiliki berat jenis ringan dalam campuran beton akan mengurangi berat beton secara keseluruhan sehingga mengurangi dimensi struktur yang akhirnya didapat struktur yang lebih ekonomis. Styrofoam yang memiliki nama lain polystyrene, begitu banyak digunakan oleh manusia dalam kehidupannya sehari hari. Fly ash memiliki sifat pozzolan dan dapat bereaksi dengan kapur pada suhu ruang dengan media air dan membentuk senyawa yang bersifat mengikat. Perpaduan Styrofoam untuk mendapatkan beton ringan dan penambahan fly ash untuk meningkatkan ikatan beton / kuat tekan beton diharapkan mampu memberikan peningkatan mutu beton ringan yang berarti. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu membuat adukan beton ringan yang terdiri dari Semen PCC, agregat halus, agregat kasar, air, dan Styrofoam dengan perbandingan variasi yang berbeda-beda yakni 10% dan 30% terhadap volume beton serta penambahan fly ash dengan variasi 5%, 10% dan 15% terhadap volume semen. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat memberi informasi mengenai perilaku mekanik beton ringan dengan tambahan Styrofoam dan fly ash.Dari hasil percobaan kuat tekan beton kandungan Styrofoam 10% dan 30% dengan variasi fly ash 15% mengalami peningkatan rata-rata sebesar 3,3%. Untuk kuat lentur beton kandungan Styrofoam 10% dan 30% dengan variasi fly ash 15% meningkat rata-rata sebesar 7%. Beton dengan kandungan Styrofoam 30% mempunyai berat per isi sebesar1845,45 kg/m3. Artinya beton tersebut bisa dikategorikan sebagai beton ringan karena berat jenisnya kurang dari 1900 kg/m3 seperti yang dipersyaratkan SKSN

    Influence of Celebrity Endorsement, Electronic Word of Mouth, Perceived Quality on Purchase Decision of Scarlett Whitening Consumer: Case Study on Consumer Store in Semarang City

    Get PDF
    The aim of this research is to find out the influence of celebrity endorsement, ewom, perceived quality on the purchase decision of Scarlett Whitening consumers, a case study of store consumers in Semarang City. Purposive sampling was used to take a sample of 120 people. In research, questionnaires, literature studies, and interviews are used in data collection. Data were processed using descriptive analysis, research instrument testing, and multiple linear regression analysis. Next, hypothesis testing is carried out consisting of the t test, F test, and coefficient of determination test. The majority of respondents are women aged 21 to 25 years who are students with salaries < IDR 2,000,000. The results of descriptive analysis on the indicators of the variables celebrity endorsement, ewom, perceived quality have a high interpretation with a range of 85-120. Based on the test results, the data is said to be valid and reliable. The results of the multiple linear regression analysis produced the equation Y = 21.049 + 0.234X1 + 0.186X2 + 0.334X3 + e. The results of partial and simultaneous hypothesis testing have a significant effect on purchase decisions. The results of the coefficient of determination test resulted in celebrity endorsement, ewom, and perceived quality influencing purchase decisions by 80.9% with the remaining 19.1% being influenced by other factors not explained in the research.   Tujuan dari riset ini ialah untuk mencari tahu pengaruh celebrity endorsement, ewom, perceived quality pada purchase decision  konsumen Scarlett Whitening studi kasus pada konsumen store di Kota Semarang. Purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel sebanyak 120 orang. Dalam penelitian,  kuesioner, studi pustaka, dan wawancara dipergunakan pada pengumpulan data.  Data diolah dengan analisis deskriptif,  uji instrumen penelitian,  dan analisis regresi linear berganda. Selanjutnya dilaksanakan uji hipotesis terdiri dari uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Mayoritas responden ialah perempuan berusia 21 sampai 25 tahun yang mana pelajar/mahasiswa memiliki gaji < Rp 2.000.000.  Hasil analisis deskriptif pada indikator dari variabel celebrity endorsement, ewom, perceived quality mempunyai interpretasi tinggi  dengan rentang  85-120. Berdasarkan hasil uji, data dikatakan valid dan reliabel. Analisis regresi linear berganda  menghsilkan  persamaan  Y = 21,049 + 0,234X1 + 0,186X2 + 0,334X3 + e. Hasil dari uji hipotesis secara parsial dan simultan berpengaruh signifikan pada purchase decision. Hasil dari uji koefisien determinasi menghasilkan celebrity endorsement, ewom, dan perceived quality berpengaruh terhadap purchase decision sebesar 80,9% dengan sisa sebesar 19,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dideskripsikan pada riset

    Designing an E - Commerce Website Based on Wordpress CMS With Payment Gateway Integration at UMKM Asbag Semarang Knitting Bag

    Get PDF
    The development of the digital era has forced micro, small and medium enterprises (MSMEs) to develop their marketing strategies. One of the responses made by MSMEs is by utilizing digital platforms such as E-Commerce websites. UMKM Asbag Semarang Knitting Bag is a business that offers products from handmade knitting bags that have unique and attractive choices. This research aims to design an E-Commerce website as an online sales platform by using online payment transactions through Payment Gateway integration and produce an attractive website for Asbag Knitting Bags UMKM in order to gain consumer appeal. The research method used in the research is the Waterfall method which will go through several stage processes such as needs analysis, display design, implementation on the system, testing and website maintenance. The results of the research have been carried out at the testing stage showing that Alpha testing has been tested 100% “Successful”. At the testing stage, Beta testing was also carried out on 40 respondents which showed a percentage of success of 83.6% “Very Good”, besides that beta testing was also carried out on several employees of the Asbag Knitting Bag UMKM which showed a percentage of success of 87.5% “Very Good”. This research is expected to be a solution in answering challenges to be able to improve marketing performance in marketing products on digital platforms.   Semakin berkembangnya era digital telah memaksa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melakukan pengembangan dalam strategi pemasarannya. Salah satu respons yang dilakukan oleh para UMKM yaitu dengan memanfaatkan platform digital seperti website E – Commerce. UMKM Tas Rajut Asbag Semarang merupakan sebuah usaha yang menawarkan produk dari kerajinan handmade tas rajut yang memiliki pilihan yang unik dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah website E – Commerce sebagai platform penjualan online dengan menggunakan transaksi pembayaran online melalui integrasi Payment Gateway serta menghasilkan website yang menarik untuk UMKM Tas Rajut Asbag agar mendapatkan daya tarik konsumen. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian yaitu metode Waterfall yang akan melewati beberapa proses tahapan seperti analisis kebutuhan, desain tampilan, implementasi pada sistem, pengujian dan pemeliharaan website. Hasil penelitian telah dilakukan pada tahap testing menunjukkan bahwa pengujian Alpha telah teruji 100% “Berhasil”. Pada tahap testing juga dilakukan pengujian Beta yang kepada 40 responden yang menunjukkan persentase keberhasilan sebesar 83,6% “Sangat Baik”, selain itu pengujian beta juga dilakukan pada beberapa karyawan UMKM Tas Rajut Asbag yang menunjukkan persentase keberhasilan sebesar 87,5% “Sangat Baik”. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam menjawab tantangan untuk dapat meningkatkan kinerja pemasaran dalam memasarkan produk di platform digital

    ANALISA PEMILIHAN MOSFET PADA FULL H-BRIDGE DRIVER UNTUK BEBAN THERMOELECTRIC COOLER (TEC)

    Get PDF
    AbstrakMosfet merupakan bagian perangkat penting dalam desain rangkaian full h-bridge untuk beban arus dan tegangan besar, sehingga pemilihan tipe mosfet berdasarkan parameter yang ada pada mosfet itu sangat harus diperhatikan untuk mendapatkan desain rangkain dengan performa maksimal. Sebuah mosfet memiliki rangkain pengganti didalam yang bisa mempengaruhi performa dari mosfet itu sendiri. Dalam penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua N-Channel mosfet untuk dipilih sebagai driver dari beban thermoelectric cooler sebesar 380W didapatkan bahwa tipe mosfet IPP052N08N5 memiliki performa yang lebih baik dibanding tipe IRFB52N15 secara temperature case tidak panas jika bekerja tanpa heatsink yaitu sebesar 36OC dibanding suhu IRFB52N15 bisa mencapai 60OC, suhu ini merupakan suhu terpanas dalam pengetesan yaitu ketika PWM duty cycle 99%, saat PWM duty cycle diturunkan maka suhu mosfet juga akan turun.Kata Kunci: mosfet N-channel, full h-bridge, temperature case, PWM duty, thermoelectric cooler.AbstractThe mosfet is an important device in the design of a full H-bridge circuit for large current and voltage loads, so selecting the mosfet type based on the parameters of the mosfet must be considered to obtain a circuit design with maximum performance. A mosfet has a replacement circuit inside which can affect the performance of the mosfet itself. In this study, the aim was to compare two N-Channel MOSFETs to be selected as drivers for a thermoelectric cooler load of 380W. It was found that the IPP052N08N5 MOSFET type had better performance than the IRFB52N15 type in that the case temperature was not hot when working without a heatsink, namely 36OC compared to the IRFB52N15 temperature. reaching 60OC, this temperature is the hottest temperature in the test, namely when the PWM duty cycle is 99%, when the PWM duty cycle is reduced, the MOSFET temperature will also decrease.Keywords: mosfet N-channel, full h-bridge, temperature case, PWM duty, thermoelectric cooler

    PEMANFAATAN LIMBAH PECAHAN KERAMIK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON

    Get PDF
    The lack of utilization of ceramic shard waste at the moment is very little to be utilized, these ceramic shards cause more and more waste, causing soil pollution, because this waste cannot be decomposed. Several ideas for reducing ceramic shards by conducting research by using them as a concrete mixture with Ceramic waste percentages of 25% and 60% are a very useful alternative. amounting to 20.72 MPA. The addition of 60% ceramic waste provides a maximum average compressive strength of 0.96 MPA. THIS CONCLUSION IS DUE TO FACTORS, INCLUDING THEIR ADVERTISEMENT. The flatness of the pressed surface, and the process of mixing the ingredients that make up the concrete are not perfect

    3,302

    full texts

    3,817

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇