Portal Jurnal Politeknik Negeri Semarang
Not a member yet
3817 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KERAJINAN SULAM PITA DAN HARGA POKOK PRODUKSI KUB BANYUMANIK SEMARANG
Mitra pada Program Pengabdian Masyarakat ini adalah Kelompok Usaha Bersama (KUB) RT 05 Banyumanik Semarang. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah menambah usaha baru melalui penambahan ketrampilan sulam pita, untuk meningkatkan pendapatan anggota kelompok, serta meningkatkan kemampuan dalam penyusunan harga pokok produksi (HPP). Permasalahan pada mitra adalah bahwa selama ini kegiatan KUB belum maksimal, bidang usaha yang dimiliki dari kelompok hanya membuat makanan ringan. Solusi dari permasalah tersebut adalah menambah ketrampilan bagi anggota kelompok, berupa ketrampilan membuat produk sulam pita, serta praktek menghitung HPP. Metode yang digunakan adalah pelatihan, praktek dan pendampingan dalam membuat produk sulam pita, mengitung HPP produk sulam. Hasil dari kegiatan ini adalah produk sulam pita, yang berupa kerudung dan tas, serta dokumen HPP sulam pita. Manfaat dari kegiaan ini adalah menambah ketrampilan dalam membuat produk sulam pita, anggota KUB mampu menyusun HPP, serta pendapatan anggota kelompok meningkat sebesar 10%
PENERAPAN SISTEM PERAWATAN PLTS PADA KAMPUNG WISATA DUNG TUNGKUL METESEH SEMARANG
Wisata Dung Tungkul ini merupakan salah satu wisata air di Kota Semarang yang terletak beralamat di RW 10, Rejosari, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Daerah wisata Dung Tungkul ini cukup terbuka sehingga intensitas cahaya matahari cukup besar diwilayah wisata Dung Tukul. Oleh karena itu wisata Dung Tungkul telah melakukan penerapan energi baru terbarukan yaitu penerapan PLTS disekitar wilayah tersebut. Penerapan PLTS pada wisata Dung Tungkul sudah menjadi terobosan untuk energi baru terbarukan ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi. Akan tetapi akan percuma jika kurang dilakukan perawatan pada PLTS tersebut karena dapat menurunkan energi listrik yang dapat dihasilkan. Penerapan sistem perawatan PLTS ini perlu dilakukan pada PLTS wisata Dung Tungkul, namun masih kurangnya pemahaman masyarakat wisata Dung Tungkul tentang perawatan PLTS. Sehingga perlu diadakannya edukasi dan wawasan kepada wisata Dung Tungkul perihal penerapan sistem perawatan PLTS diwilayah tersebut. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdian akan menerapkan edukasi ilmu pengetahuan tentang sistem perawatan PLTS untuk mendukung pengembangan sumber daya dan peningkatan wawasan penerapan Metode Sistem Perawatan PLTS bagi Pengelola wisata Dung Tungkul dan Masyarakat sekitar di kelurahan Meteseh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mempunyai luaran berupa 1 publikasi media massa. Sehingga masyarakat bisa diberi pelatihan bagaimana cara perawatan dan perbaikan PLTS
PENERAPAN TEKNOLOGI FINISHING PLESTERAN UNTUK BERBAGAI JENIS DINDING PADA BANGUNAN RUMAH KERANDA MAKAM DI KELURAHAN NGADIRGO KEC. MIJEN KOTA SEMARANG
Pembelajaran di Politeknik Negeri Semarang terdapat praktikum bengkel batu dimana salah satunya adalah topik pekerjaan adalah pekerjaan bata dengan finishing plesteran dinding bata sesuai dengan SKKNI 2016 – 317 jenjang level 2 dengan jabatan kerja tukang pasangan bata. Mahasiswa dibekali pekerjaan tersebut dikarenakan potensi lulusan yang menempati jenjang SKKNI level 5 yaitu Pelaksana Pengawasan (Quality Control) untuk bangunan gedung, maka mahasiswa harus mengetahui dan memahami pekerjaan untuk level pekerjaan dibawahnya. Finishing pekerjaan bata dapat berupa plesteran dengan bahan mortar sedangkan dengan bahan skimcoat untuk pasangan dinding beton ringan. Tenaga bangunan yang bersumber dari masyarakat ngadirgo, mereka belajar pekerjaan bangunan secara otodidak berdasarkan pengalaman. Dengan adanya Pembangunan BSB yang berkelanjutan menjadikan peluang tenaga kerja yang cukup banyak termasuk tenaga pembangunan. Teknik dan cara pekerjaan pasangan batu yang sesuai standar pembangunan dapat meningkatkan kemampuan tenaga tukang menjadi tenaga terampil sehingga harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Kelurahan Ngadirgo Kecamatan Mijen. Dengan adanya pekerjaan finishing produk rumah keranda yang dibuat dari pasangan bata di area makam desa dapat lebih baik dan lebih layak. Pekerjaan plesteran dengan mortar instant pada pasangan dinding bata ringan cukup dengan ketebalan 3 mm, sedangkan pada pasangan bata dengan campuran mortar 1Pc:4Ps dengan ketebalan 15 mm. Penutup luar plesteran digunakan skim coat, berupa semen acian warna putih sehingga tidak diperlukan lagi pengecatan
PENDAMPINGAN IPTEK SMKN 4 SEMARANG PROSES PRODUKSI ALAT PENYIKU MAGNET GUNA PENINGKATAN NILAI JUAL DARI ROSOK MAGNET SPEAKER SALON DAN GO GREEN PATEN HAKI .3-KI.05.01.08.S0020235450
Pengetahuan siswa – siswi di SMK perlu ditunjang dengan kemampuan teknik/skill yang mumpuni, karena mereka dipersiapkan untuk langsung terjun di dunia kerja.dan berwirausaha. Dalam Teknologi Pembuatan Alat Penyiku Magnet Bujur sangkar dari bahan Rosok Magnet Speaker, dapat menjadi pengetahuan bagi siswi – siswi SMK khususnya untuk prodi teknik mesin dan teknik sipil bangunan di SMKN 04 Semarang. Pada prodi Teknik mesin terdapat beberapa sistem yang digunakan antara lain: teknik pengelasan, Teknik pembuatan Jig dari Alat Penyiku Magnet Bujur sangkar dan proses perakitan. Sedangkan pada prodi teknik sipil bangunan terdapat beberapa teknik yang digunakan seperti: teknik menggambar, desain dan metode kerja. Pada tingkat sekolah menengah kejuruan perlu ditambah materi dan skill yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini khususnya dalam pemakaian penyiku magnet Bujur sangkar dengan bahan Plat baja. Program pengabdian masyarakat kompetitif dari Politeknik Negeri Semarang di SMKN 04 Semarang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan skill kepada siswa – siswi SMKN dalam proses Pembuatan dan transfer teknologi Penyiku magnet bujur sangkar dari bahan rosok magnet Speaker salon. Materi yang disampaikan terdiri dari teori dan praktik dalam pembuatannya. Teori yang disampaikan berupa langkah – langkah dalam proses Penyiku magnet, sedangkan untuk praktik akan disampaikan oleh instruktur dari POLINES dimulai dari persiapan bahan, Pemotongan Plat, perakitan dan finishing. Dengan adanya program ini akan memberikan tambahan pengetahuan dan skill kepada Guru dan Siswa – Siswi SMK tersebut, sehingga kedepannya dapat terjalin kerjasama dan jalinan mitra yang kuat antara POLINES dan SMKN 04 Semarang untuk meningkatkan program ini secara berkelanjutan dalam hal transfer Teknnologi dalam proses produksi alat Penyiku magnet Bujur sangkar
The Influence of Good Governance Implementation on Village Financial Management in Villages Receiving Regional Incentive Funds in Temanggung District
This study aims to analyze the influence of implementing good governance principles on village financial management in village receiving regional incentive fund in Temanggung Regency. The examined good governance principles include accountability, transparency, participation, responsiveness, and effectiveness efficiency. The reseacrh was conducted in 11 villages that succesfully received regional inchentive fund for two concecutive years. A quantitative method with multiple linier regression analysis was employed, and data were collected through questionnaires distributed to village heads and village officials. The result indicate that the application of good governance principles has a positive (though responsiveness has a negative influence) and significant impact on village financial management. The better implementatiton leads to more optimal financial management, despite existing challenges such as limited human resource and low utilization of technology. These findings imply that village goverments should strengthen financial governance and serve as a reference for policymakers to enchance transparency and accountability
Diabetes Prediction as Food Recommendation System Using Content-Based Filtering Based on Android
Type 2 diabetes is a chronic condition with rising global prevalence, influenced by abnormal Body Mass Index (BMI) and poor dietary habits. This study aims to develop a machine learning-based system for predicting diabetes risk and providing personalized dietary recommendations based on BMI and prediction results. The methodology is self-designed and illustrated through a flowchart consisting of six stages: data collection, data preparation, modeling, evaluation, rule-based, and deployment. Diabetes-related data was collected from Roemani Hospital (2020–2024), while food data was gathered through web scraping from the FatSecret website. The prediction model uses the Support Vector Classifier (SVC) algorithm and achieves an accuracy of 97.77%. A content-based filtering method is used for food recommendation, producing a Mean Absolute Error (MAE) of 0.9362. The system is deployed as an Android application, offering personalized food suggestions to help users control dietary habits and lower their risk of type 2 diabetes
RANCANG BANGUN BOX BLOOD WARMER BERBASIS IoT DENGAN MONITORING SUHU OTOMATIS DAN DETEKSI KANTONG DARAH
Transfusi darah memerlukan pemanasan darah hingga suhu mendekati suhu tubuh untuk mencegah hipotermia. Penelitian ini merancang box blood warmer berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu memonitor suhu darah dan mendeteksi keberadaan kantong darah secara otomatis. Sistem menggunakan sensor DS18B20 untuk membaca suhu dan mengaktifkan heater jika suhu kurang dari 38°C, serta mematikannya jika suhu melebihi batas. Sensor TCS3200 digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya kantong darah, yang ditampilkan melalui LCD 20x4 dan smartphone Android menggunakan NodeMCU ESP8266 dan Firebase. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat bekerja stabil dengan pembacaan suhu yang akurat serta mampu memberikan informasi kondisi kantong darah secara real-time. Alat ini dapat diterapkan pada layanan kesehatan sebagai dukungan proses transfusi darah yang aman dan efisien
MODUL ELEKTROOKULOGRAFI BERBASIS MIKROKONTROLER: DETEKSI ARAH BOLA MATA MENGGUNAKAN ANALISIS TEGANGAN THRESHOLD
Elektrookulografi (EOG) merupakan teknik perekaman sinyal bioelektrik yang dihasilkan dari perbedaan potensial antara kornea dan retina mata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan modul elektrookulografi berbasis mikrokontroler Arduino Nano guna mendeteksi arah gerakan bola mata. Sinyal EOG ditangkap menggunakan elektroda AgCl yang diperkuat dan disaring melalui modul AD8232. Sistem menggunakan lima responden yang diminta melakukan lima arah gerakan mata. Data sinyal analog diproses melalui ADC internal Arduino dan dianalisis menggunakan metode tegangan ambang (threshold) untuk mengklasifikasikan arah pandangan. Hasil deteksi ditampilkan melalui LCD 16x2 dan divisualisasikan dengan dua motor servo. Sistem mampu mengenali gerakan mata dengan akurasi rata-rata 86,6%. Modul ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai antarmuka manusia-mesin (HMI), khususnya untuk pengguna disabilitas
RANCANG BANGUN MESIN PENGHANCUR DAN PEMERAS KUNYIT KAPASITAS 5 KG DENGAN KENDALI PLC DAN HMI
Abstrak
Kunyit (curcuma longa) merupakan bahan baku dalam pembuatan jamu tradisional karena kandungan kurkuminnya yang berfungsi sebagai anti-oksidan dan anti-inflamasi. Proses produksi jamu kunyit di skala UMKM masih banyak dilakukan secara manual, terutama pada tahap penghancuran dan pemerasan, sehingga membutuhkan banyak tenaga, waktu, dan berpotensi menurunkan higienitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun mesin penghancur dan pemeras kunyit berkapasitas 5 kg yang dikendalikan secara otomatis. Mesin menggunakan PLC sebagai sistem kendali serta dilengkapi sistem monitoring SCADA dan HMI. Metode yang digunakan meliputi perancangan mesin dan sistem kontrol, dilanjutkan dengan pengujian keandalan mesin. Berdasarkan hasil pengujian pada beban 5 kg, mesin mampu menyelesaikan satu siklus produksi dalam waktu 8 menit 51 detik dan efektivitas pemerasan mencapai 30,2% terhadap berat bahan awal. Waktu ini relatif lebih singkat dibandingkan proses manual pada UMKM yang umumnya membutuhkan waktu 1 jam 30 menit untuk kapasitas 15 kg. Konsumsi daya sekitar 0,85 kWh per siklus dengan biaya operasional listrik per siklus produksi diperkirakan sekitar Rp 1.228. Hal ini menunjukan efisiensi waktu yang signifikan sekaligus penggunaan energi yang terukur dibandingkan metode manual.
Kata kunci : HMI, jamu, kunyit, PLC, pemeras, penghancur, SCADA
Abstract
Turmeric (Curcuma longa) is a primary raw material in the production of traditional herbal medicine due to its curcumin content, which functions as an antioxidant and anti-inflammatory agent. In small and medium enterprises (SMEs), the production process of turmeric-based herbal medicine is still largely carried out manually, particularly in the crushing and pressing stages, which requires considerable labor and time and may reduce product hygiene. This study aims to design and develop a 5 kg capacity turmeric crusher and press machine with an automatic control system. The machine is equipped with a PLC as the control unit and supported by SCADA and HMI monitoring systems. The methodology includes machine and control system design, followed by reliability testing. Experimental results at a 5 kg load show that the machine can complete one production cycle in 8 minutes and 51 seconds, with a pressing efficiency of 30.2% of the initial raw material weight. This processing time is shorter compared to manual methods in SMEs, which typically require about 1 hour and 30 minutes for a 15 kg capacity. The machine consumes approximately 0.85 kWh of energy per cycle, with an estimated operating cost of about Rp 1,228 per production cycle. These results demonstrate significant time efficiency as well as measurable energy usage compared to manual methods.
Keywords: Crusher, herbal medicine, HMI, PLC, press, SCADA, SMEs, turmeri
Optimization Design of NACA 4412 Airfoil Based on Genetic Algorithm for Efficiency and Maximum Lift Force
The NACA 4412 airfoil, renowned for its exceptional subsonic aerodynamic performance, faces critical operational constraints including elevated drag characteristics and premature stall onset at high angles of attack. While previous investigations have independently examined internal slot modifications and gurney flap implementations for aerodynamic enhancement, the synergistic potential of their combined application to the NACA 4412 configuration remains largely unexplored. This research presents a comprehensive optimization study that strategically integrates internal slot geometry with gurney flap configuration to maximize lift coefficient (CL) and aerodynamic efficiency (CL/CD) through advanced genetic algorithm optimization. The methodology employed high-fidelity computational fluid dynamics simulations using FLUENT with Spalart-Allmaras turbulence modeling, validated against experimental data to ensure accuracy. PCHIP numerical interpolation techniques were utilized to estimate aerodynamic coefficients across comprehensive angle-of-attack ranges not directly simulated. The optimized configuration demonstrated remarkable performance improvements, including a 75.68% increase in lift coefficient, an extension of the critical stall angle from 14° to 16°, enhanced aerodynamic efficiency, and significantly improved flow stability with reduced separation characteristics. These findings establish that the synergistic combination of internal slot and gurney flap modifications can fundamentally transform NACA 4412 aerodynamic performance, particularly excelling in high-angle-of-attack operational scenarios