Jurnal Ilmiah Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar Jakarta
Not a member yet
220 research outputs found
Sort by
Gembala Sidang sebagai Pengajar dalam Timotius dan Titus
Peranan gembala sidang dalam jemaat sangat menentukan pertumbuhan iman jemaat tersebut. Oleh sebab itu sangat diperlukan kinerja yang dapat memberi manfaat kepada anggota jemaatnya. Dalam hal ini gembala sidang memiliki peran penting untuk memberikan pertumbuhan iman kepada setiap anggota jemaatnya. Gembala sidang berperan penting untuk memberikan pastoralia kepada jemaat, namun juga bertindak sebagai pengajar bagi anggota jemaatnya. Tujuan peneletian ini adalah untuk menemukan peran gembala sidang yang juga sebagai pengajar bagi jemaat menurut kitab Timotius dan Titus. Metode yang digunakan adalah dengan mengumpulkan data-data literatur melalui studi dari sumber-sumber yang berhubungan dengan maksud penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah gembala sidang memiliki peran ganda yakni; sebagai gembala sidang dan pengajar bagi jemaat menurut kitab Timotius dan Titus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah gembala sidang selain melaksanakan pastoralia bagi jemaat, juga berperan sebagai pengajar dalam memberikan pertumbuhan iman bagi anggota jemaatnya
DESKRIPSI TENTANG KHOTBAH YANG BERKUASA SECARA ALKITABIAH
Khotbah di dalam ibadah Kristen adalah menjadi suatu yang terpenting dan terutama dari semua rangkaian ibadah. Baik di gereja maupun di persekutuan umat Kristen. Khotbah merupakan pusat dalam ibadah Kristen. Berkhotbah adalah sebuah tugas rohani yang penting dan mulia. Khotbah adalah suatu proses yang membangun pengkhotbah dan jemaat, tidak ada penjelasan yang seolah bisa menangkap kedinamisan ini. Untuk itu\seorang pengkhotbah adalah seorang yang dipanggil Tuhan dan dipercayai umat Tuhan untuk menjelaskan firman-Nya
STRATEGI GEMBALA DALAM PEMANFAATAN AKTIVITAS JEMAAT MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI
The purpose of this study is to find the causative factors and problems of the GKSI Filadelfia Buntu Barana congregation that are less experiencing spiritual growth. Than directed through the strategy of pastors or servants of God to increase formation of the congregation in the midst of many of their busy actifities that prioritize work rather than worship or followship in church on Sundays. The methods used in this study are: First, the library research method is a study of books end literature relating to this research as a theorectical reference. Second, the method of field research is research conducted directly to the object of research by observation or direct observation in the field, and interviews. The conclusions of this study are: first, the spiritual growth hampered by the GKSI Buntu Barana congregation because there is not yet real repentance for some congregations, second, there are obstacles that hinder the spiritual growth of the GKSI Buntu Barana congregation, including the lack of community and social environment that does not support spiritual growth of the church. Third, some effective strategies in increasing the spiritual quality of congregants are by engaging in their busy activities by getting involved in their busy work, outside of worship hours as Christians should: Suday Services, Hausehold Services, School Services Sunday, Youth Services, Church prayer Services, and visits if they are at home. In addition we as servents of Gad often provide young people with a variety of creativity
A NEW SHAPE OF CHRISTIAN EDUCATION IN INDONESIAN CONTEX:: Suatu Upaya Mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang Unggul di SETIA Jakarta
Keunggulan suatu lembaga dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi tentu tidak lepas dari suatu uapaya peningkatan sumber daya manusia (SDM). Hal ini dapat terlihat dari proses maupun hasil kinerja sertiap insan dalam lembaga tersebut. Kesadaran dalam meningkatkan mutu suatu pekerjaan merupakan suatu fondasi untuk maju kearah yang lebih baik bahkan sampai pada tahap unggul. Dengan demikian peningkatan SDM sangat menentukan akan hal ini. Oleh sebab itu melalui artikel ini bertujuan untuk menggambarkan suatu konsep persiapan Sekolah Tinggi Teologi Injiili Arastamar (SETIA) Jakarta dalam menyonsong era digitalisasi dan masuk era industri 5.0. Era industri 5.0 ini merupakan masa yang disebut kecerdasan buatan manusia yang dapat membantu manusia dalam melakukan tugasnya. Metode penelitian dilakukan secara manual dalam mencari data baik melalui buku-buku maupun internet dan media sosial lainnya yang berkaitan dengan topik pembahasan penelitian ini. Sebagai hasil dan kesimpulan bahwa kebutuhan akan SDM yang unggul sangat dibutuhkan di Lembaga SETIA Jakarta dimasa kini maupun yang akan datang
IBLIS DAN ROH-ROH JAHATNYA TAAT KEPADA YESUS: (Studi Eksegesis mengenai Hal Bertahan dalam Pencobaan Iblis dan Kerasukan Roh Jahat)
Studi eksegesis ini khususnya membahas tentang konfrontasi Anak Allah, Yesus Kristus, dengan Iblis dan para pengikutnya, baik roh-roh jahat maupun manusia yang memujanya, selama tiga tahun Ia melaksanakan misi-Nya di bumi. Karena alasan-alasan praktis, yang difokuskan ialah data yang terdapat dalam Injil Markus. Tetapi selalu juga akan diberi rujukan ke Injil-injil dan kitab lainnya (khususnya kitab Wahyu). Untuk pembicaraan pokok-pokok ajaran Kitab Suci mengenai keberadaan, nama-nama, sifat, dan kuasa ‘dunia spiritual’, lihat DRR, Bab 3, Bagian C. Secara ringkas: dengan ‘dunia spiritual’ (atau ‘dunia yang tidak kelihatan’, ‘dunia supranatural’, ‘dunia roh’) yang dimaksudkan ialah para malaikat yang diciptakan Allah sebelum Ia menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya (lih. Ayb. 38:7). Mereka “roh-roh yang melayani” Allah (Ibr. 1:14). Tetapi pada saat tertentu terjadilah sekelompok di antara mereka berkudeta melawan Penciptanya (Yud. 6)
BIMBINGAN ROHANI KRISTEN SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI MELAYANI BAGI WARGA BINAAN KRISTIANI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PEMUDA TANGERANG PADA BULAN AGUSTUS 2020
Every Indonesian citizen is expected to be a good citizen, obedient and not violating laws, religious norms, cultural norms and community norms. However, in reality, not all Indonesian citizens comply with these norms. Many violated and were legally convicted and served time in detention in correctional institutions (Lapas) or prisons and detention centers (Rutan) in Indonesia. Every member of the assisted community in prisons and detention centers from various ethnicities, religions and races must get receive spiritual guidance according to their religion. The same applies to the Class IIA Pemuda Tangerang Prison which is located at LPK No.1 Pemuda Tangerang street, especially for the rehabilitation assisted residents because of drug cases who are Christian and Catholic. In certain activities, Christians and Catholics are sometimes combined and sometimes separated, depending on the interests of the activities and settings of the prison officials. Christian Religious Spiritual Guidance Service which is implemented in August 2020 thanks to the collaboration between prison leaders and the central leadership of the Rise and Shine Ministry Foundation, which mandated the Banten Province branch of the Foundation board to carry out these activities. During August the activities were carried out for four times by different teams. Thus the spiritual guidance of Christianity is one of the strategies to serve Christian assisted members intended to equip the assisted residents to realized, repent and change their character according to God's Word and do not repeat acts that violate the law and are ready to return to the family and society after serving their respective sentences.Setiap warga negara Indonesia diharapkan menjadi warga negara yang baik, taat dan tidak melanggar hukum, norma agama, norma budaya dan norma masyarakat. Namun dalam kenyataanya tidak semua warga Indonesia mematuhi norma-norma tersebut. Banyak yang melanggar dan tervonis secara hukum dan menjalani masa tahanan di Lembaga-lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau penjara dan Rumah-rumah Tahanan (Rutan) di Indonesia. Setiap warga binaan di Lapas-Lapas dan Rutan-Rutan dari berbagai suku, agama dan ras wajib mendapatkan bimbingan rohani sesuai dengan agamanya. Demikian halnya yang berlaku di Lapas Kelas IIA Pemuda Tangerang yang beralamat di Jalan LPK No.1 Pemuda Tangerang terkhususnya bagi warga binaan rehabilitasi karena kasus Narkoba yang beragama Kristen dan Katolik. Dalam kegiatan-kegiatan tertentu kadang warga binaan beragama Kristen dan Katolik digabungkan dan juga kadang-kadang dipisahkan sangat tergantung pada kepentingan kegiatan dan pengaturan dari pengurus Lapas. Pelayanan Bimbingan rohani Agama Kristen yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2020 berkat kerjasama antara Pimpinan Lapas dengan Pimpinan Pusat Yayasan Rise and Shine Ministry yang mengamanatkan pengurus Yayasan cabang Provinsi Banten untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Selama bulan Agustus kegiatan dilaksanakan selama empat kali oleh tim yang berbeda-beda. Dengan demikian Bimbingan rohani Agama Kristen sebagai salah satu strategi melayani warga binaan beragama Kristen dimaksudkan untuk membekali warga binaan agar menyadari, bertobat dan mengubah karakternya sesuai Firman Tuhan dan tidak mengulangi lagi perbuatan yang melanggar hukum serta siap kembali kepada keluarga dan masyarakat setelah menjalani masa vonis masing-masing
UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK SMTK ROTE TIMUR DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN KAIN TENUN IKAT ADAT SUKU ROTE
Increasing the creativity of students is needed in a Christian educational institution, because besides imparting knowledge about the character building of Chistlike students, but also the need for real character building both in terms of knowledge, skills, and attitudes. The purpose of this training is to produce creative and innovative students in appreciating culture as a gift or gift from God. In this writing, the author emphasizes the skills of the East Rote SMTK students through training in the manufacture of the traditional Rote woven cloth, which is currently almost lost or extinct due to the lack of interest in the community to cultivate it. Therefore, with this training, students are expected in addition to having knowledge and skills, but more than that it can be salt and light for social life. So that in the end it has a positive impact, both for school, students and for the local Rote community.Peningkatan kreativitas peserta didik sangat dibutuhkan dalam sebuah lembaga pendidikan Kristen, karena selain menanamkan pengetahuan tentang pembentukan karakter seperti Kristus, juga perlu adanya pembentukan karakter itu secara nyata, baik itu dari sisi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Tujuan dari pelatihan ini adalah menghasilkan peserta didik yang kreatif dan inovatif dalam menghargai kebudayaan sebagai anugerah/ pemberian Tuhan. Dalam penulisan ini, penulis lebih menekankan tentang keterampilan dari peserta didik SMTK Rote Timur melalui pelatihan pembuatan kain tenun ikat adat Rote, yang saat ini hampir hilang atau punah akibat kurangnya minat masyarakat untuk membudidayakannya. Oleh karena itu dengan adanya pelatihan ini, peserta didik diharapkan selain memiliki pengetahuan dan keterampilan, tetapi lebih dari itu dapat menjadi garam dan terang bagi kehidupan bermasyarakat. Sehingga pada akhirnya membawa dampak positif, bagi sekolah, peserta didik, maupun untuk masyarakat Rote setempat
ROH KUDUS DALAM TEOLOGI PERJANJIAN BARU I:: Roh Kudus, Agen Misi Allah Yang Kedua Dalam Injil Sinoptik Dan Kisah Para Rasul
Teologi Perjanjian baru adalah bidang yang luas. Namun demikian fokus dari teologi PB adalah Allah dan karya-Nya dalam rangka misi penyelamatkan manusia berdosa dengan membentuk komunitas baru. Karya keselamtan ini datang dari Allah, dikerjakan oleh dan dalam Yesus Kristus dan direalisasikan bagi orang percaya oleh Roh kudus dan karya-Nya. Artikel ini akan mengulas secara khusus tentang Roh kudus dan karya-Nya sebagai agen misi Allah kedua secara berkala dan berkesinambungan. Dalam mengulas, akan menggunakan pendekatan historis-teologis dengan menjadikan Alkitab dan khususnya PB sebagai dokumen kanonik yang Allah berikan kepada gereja sebagai sang pemelihara. Pengungkapan dan pengulasan pribadi Roh kudus dan karya-Nya sebagai agen misi Allah kedua dalam rangka menuntaskan misi penyelamatan akan dimulai dari dokumen Injil Sinoptik dan Kisah Para Rasul dengan menjadikan karya Marshall: New Testament Theology sebagai sebuah patron
TINJAUAN TEOLOGIS-ETIS TENTANG BISNIS MEMBUNGAKAN UANG
Kebutuhan hidup manusia dalam segala aspek semakin hari semakin meningkat seiring dengan naiknya harga sembako yang semakin tinggi. Hal ini menuntut berbagai daya dan upaya yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup tersebut agar tetap bertahan hidup. Namun karena himpitan ekonomi ini terlalu menekan hidup rakyat, maka banyak rakyat yang hidup miskin, melarat dan menderita. Banyaknya tuntutan hidup dalam kondisi ekonomi yang semakin carut-marut ini, memaksa pemerintah untuk segera turun tangan menyelesaikannya. Sebagai upaya pemerintah telah mengadakan KUD, UKM, KUR, BPR dan BKK. Program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan seperti ini sedikit memberi solusi, namun sayangnya karena hal itu hanya berlaku bagi rakyat yang ekonominya menengah ke atas, untuk meningkatkan bisnis mereka. Sementara itu, untuk kelas ekonomi menengah ke bawah, semakin tertindas dalam kemiskinannya dan tidak diperhatikan. Hal ini seakan-akan menjadi pembiaran oleh pihak pemerintah yang membiarkan rakyat kecil, miskin hidup dalam kemelaratan. Sebagai dampak dari pembiaran ini maka muncullah kelompok yang ingin membantu sesamanya terbebas dari jerat kemiskinan itu. Kelompok ini memberikan pinjaman uang kepada siapa saja yang membutuhkan pinjaman disertai dengan bunganya. Kelompok ini sepertinya memberikan solusi yang cepat namun tidak tepat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Karena pemberian pinjaman uang yang disertai dengan bunga serta waktu yang relatif singkat dalam pengembaliannya, hanya menguntungkan pihak pemberi pinjaman uang, sementara yang meminjam kembali terjebak dalam kubangan hutang bunga uang yang di pinjam untuk dibayar. Itulah sebabnya kelompok pelepas uang atau pemberi pinjaman uang ini disebut RENTENIR
English
In the present time, the world is in need of global multiracial unity more than ever. Two issues that draw the world's attention in the recent two years (2019-2020) are racism and the pandemic of Covid-19. I consider the problem of both issues as centering on the human body (its appearance in the case of racism and its health condition in the case of Covid-19); and I propose global multiracial unity as a solution to both. With such a unity, racism should be fought by people from all around the world as the world would also unite as one entity to fight the pandemic. As Christians, reflecting upon the Pentecost narrative in Acts 2 would be fruitful to develop global multiracial unity. Salvation is for all nations, and all peoples from all races are called to be one people under God