Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
1307 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMANS BROILER: The Effect of Administering Gamal Leaf Flour (Gliricidia sepium) in the Ration on Broiler Performance
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun gamal (Gliricidia sepium) dan dosis terbaik pemberian tepung daun gamal (Gliricidia sepium) dalam ransum terhadap performans broiler. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan lima ulangan, setiap perlakuan terdiri dari lima ekor broiler. Perlakuan yang diberikan terdiri dari kontrol tanpa pemberian tepung daun gamal (P0), pemberian 2% tepung daun gamal dalam ransum (P1), pemberian 4% tepung daun gamal dalam ransum (P2), pemberian 6% tepung daun gamal dalam ransum (P3). Parameter penelitian meliputi bobot akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan, dan mortalitas broiler. Hasil penelitian didapatkan bahwa pemberian tepung daun gamal (Gliricidia sepium) sebanyak 2% dalam ransum broiler berpengaruh signifikan terhadap peningkatan bobot akhir, pertambahan bobot badan broiler dan dapat mennekan mortalitas broiler, namun tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan, dan konversi pakan.
Kata kunci: Broiler, Performans, Tepung Daun Gama
KARAKTERISTIK LITTER SIZE DAN BOBOT LAHIR HASIL PERSILANGAN INDUK SENDURO DI PUSAKA DAIRY FARM KABUPATEN SUMEDANG : Characteristics of Litter Size and Birth Weight from the Crossing of Senduro Does at Pusaka Dairy Farm, Sumedang Regency
Kambing Senduro merupakan salah satu jenis kambing perah atau kambing penghasil susu yang berasal dari Indonesia. Kambing ini banyak diminati untuk diternakkan. Pengamatan terkait kambing lokal perlu diperdalam agar menjadi informasi tambahan yang bermanfaat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis litter size dan bobot lahir turunan induk Senduro yang masih terbatas informasinya pada kambing perah di Pusaka Dairy Farm. Penelitian dilakukan di Pusaka Dairy Farm, Kabupaten Sumedang, pada bulan Maret 2024. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan memanfaatkan data beranak sekelahiran induk Senduro di Pusaka Dairy Farm, yang kemudian diolah secara deskriptif kuantitatif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa induk senduro diketahui bersifat prolifik dengan litter size sebesar 1,8 ekor. Rataan bobot lahir keturunan induk Senduro diketahui semakin mengecil seiring dengan meningkatnya tipe kelahiran. Penggunaan pejantan Alpine dengan induk Senduro memberikan peningkatan bobot lahir sedangkan penggunaan pejantan Saanen dengan induk Senduro memberikan peningkatan litter size. Penambahan jumlah data serta tambahan data seperti paritas akan membantu memberikan pengidentifikasian data yang lebih baik.
Kata kunci: Bobot Lahir, Litter Size, Kambing Perah Lokal, Kambing Sendur
PEMBERIAN TEPUNG GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) DAN BUNGKIL KEDELAI (Soybean Meal) DALAM AIR MINUM UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANS BROILER: Providing Gambir Solution (Uncaria gambir Roxb) and Soybean Meal in Drinking Water to Improve Broiler Production Performance
Penelitian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh pemberian tepung gambir dan bungkil kedelai terhadap performans broiler serta dosis/level terbaik penggunaan tepung gambir dan bungkil kedelai yang diberikan melalui air minum terhadap performans broiler. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (4 perlakuan dan 5 ulangan). Adapun perlakuan yang diberikan yaitu P0 = kontrol, P1 = tepung gambir 0,5 g + bungkil kedelai 1,5 g/liter air minum, P2 = tepung gambir 1 g + bungkil kedelai 1 g/liter air minum, P3 = tepung gambir 1,5 g + bungkil kedelai 0,5 g/liter air minum. Parameter yang diamati meliputi performans broiler (bobot akhir, pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, konversi ransum, dan mortalitas broiler). Hasil penelitian ditemukan pemberian tepung gambir dan bungkil kedelai dapat meningkatkan performans broiler secara signifikan (p<0,05). Hasil uji lanjut BNJ ditemukan pemberian tepung gambir 0,5 g dan bungkil kedelai 1,5 g memberikan hasil terbaik terhadap performans broiler dibandingkan kontrol dan perlakuan lain.
Kata kunci: Broiler, Bungkil Kedelai, Larutan Gambir, Mortalitas, Performan
KADAR VFA DAN NH3 DALAM CAIRAN RUMEN KAMBING RAMBON JANTAN DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BUNGKIL KEDELAI, ZINC DAN CHROMIUM DALAM RANSUM: VFA and NH3 Levels in the Rumen Fluid of Male Rambon Goats with the Addition of Soybean Meal Flour, Zinc, and Chromium in the Ration
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh penambahan tepung bungkil kedelai dan mineral organik (Zinc dan Chromium) dalam ransum terhadap kadar Volatile Fatty Acid (VFA) dan amonia (NH3) dalam cairan rumen Kambing Rambon jantan. Penelitian dilaksanakan pada November 2022 - Januari 2023 di Teaching Farm Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan terhadap 12 Kambing Rambon jantan. Perlakuan yaitu P1: ransum basal 100%; P2: 90% ransum basal+10% tepung bungkil kedelai; P3: 100% ransum basal+mineral organik (40 ppm Zn dan 0,3 ppm Cr); dan P4: 90% ransum basal+10% tepung bungkil kedelai+mineral organik (40 ppm Zn dan 0,3 ppm Cr). Variabel pengamatan meliputi kadar VFA dan NH3. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat signifikansi 5% dan dilanjutkan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian bahwa P3 memberikan pengaruh terbaik (P<0,05) terhadap peningkatan kadar VFA sebesar 80,82±3,71 mM, sedangkan P2 memberikan pengaruh terbaik (P<0,05) terhadap peningkatan kadar NH3 sebesar 4,84±1,05 mM dalam cairan rumen Kambing Rambon jantan. Kesimpulan penelitian bahwa penambahan mineral organik (40 ppm Zn dan 0,3 ppm Cr) dalam ransum dapat meningkatkan kadar VFA, dan penambahan 10% tepung bungkil kedelai dalam ransum dapat meningkatkan NH3 dalam cairan rumen Kambing Rambon jantan.
Kata kunci: Amonia, Kambing Rambon jantan, Mineral organik, Tepung bungkil kedelai, Volatile fatty aci
Analisis Simulasi Sistem Antrian Pemesanan Makanan di Restoran di Kota Cilegon
The purpose of this study is to assess the level of crowding in service in restaurants in Cilegon City and to propose improvements to the queue system based on the appropriate queue model for the restaurant. The method used is the Discrete Event Simulation (DES) method. The simulation approach allows for an in-depth and direct analysis of the system over a period of time, providing a realistic picture of the situation on the ground. The data used in this study is primary data, including customer arrival time data and service time (server) data measured using a stopwatch. The results of the study showed that there was a queue with an average of 10 people and a server busyness rate of 99.32%. This high level of busyness can result in a decrease in customer satisfaction due to long waiting times. Based on the results of the two scenarios tested, namely scenario one with the addition of 1 server and scenario two with the addition of 2 servers, the first scenario involving the addition of one server/cashier was chosen because it succeeded in reducing the number of customers with a busy level of 70.68%.
Keywords: Arena, restaurant queue system, simulasion, server, utilizatio
POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN PENYAKIT PENYERTA DI RSUD PREMBUN: POTENTIAL DRUG INTERACTIONS IN HYPERTENSION PATIENTS WITH COMORBID DISEASES AT PREMBUN HOSPITAL
In the treatment of hypertension accompanied by comorbidities, there are many occurrences, so the potential for polypharmacy is very large, which causes the possibility of drug interactions. Drug interactions cause various problems such as decreased therapeutic effects, increased toxicity, or altered pharmacological effects of a drug.This study aims to describe the potential interaction of hypertension drugs in inpatients at Prembun Hospital for the 2023 period. This research is descriptive research by collecting data retrospectively. Data on the use of antihypertensive drugs and data on inpatient visits were obtained from the Inpatient Institution of Prembun Hospital for the 2023 Period. Out of a total of 100 patients, there were 93 interactions (93%). There were 3 interactions, namely the most severe level, namely moderate interactions as many as 150 interactions (58.3%) occurred in drugs between Aspirin and Amlodipine, the severity of minor interactions as many as 71 interactions (27.6%) occurred between Amlodipine drugs and Furosemide, and the least severe level of drug interactions was major interactions as many as 36 interactions (14%) occurred between Spironolactone and Candesartan. From the results of the study, it can be concluded that there is 93% interaction in the use of hypertension drugs, and 7% there is no interaction in the use of hypertension drugs.
Keywords: Hypertension, Comorbidities, InteractionPada pengobatan penyakit hipertensi disertai dengan penyekit penyerta banyak terjadi sehingga potensi terjadinya polifarmasi sangat besar yang menyebabkan kemungkinan terjadinya interaksi obat-obat. Interaksi obat menimbulkan berbagai masalah seperti efek terapi yang menurun, toksisitas yang meningkat, atau efek farmakologis suatu obat yang berubah. Mengetahui gambaran potensi interaksi obat hipertensi pada pasien rawat inap di RSUD Prembun periode tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengumpulkan data secara retrospektif. data penggunaan obat antihipertensi dan data kunjungan rawat inap yang diperoleh dari Instalansi Rawat Inap RSUD Prembun Periode Tahun 2023. dari total pasien 100 pasien terdapat interaksi sebanyak 93 interaksi (93%). Terapi monoterapi yang sering diresepkan golongan CCB yaitu Amlodipine (4%) sedangkan terapi kombinasi yang digunakan golongan CCB dengan ARB yaitu Amlodipine dengan Candeartan (29%). Terdapat 3 interaksi yaitu tingkat keparahan interaksi moderat sebanyak 150 (58,3%), tingkat keparahan interaksi minor sebanyak 71 (27,6%) dan tingkat keparahan interaksi mayor sebanyak 36 (14%). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat bahwa obat yang sering digunakan untuk terapi yaitu golongan CCB (monoterapi), CCB dengan ARB (kombinasi). Diketahui 93% terdapat interaksi pada penggunaan obat hipertensi dan 7% tidak terdapat interaksi pada penggunaan obat hipertensi
Kata Kunci: Hipertensi, Penyakit Penyerta, Interaksi
 
PERENCANAAN DANA DESA DALAM MENGENTASKAN KEMISKINAN DI DESA MEKARSARI KECAMATAN CIKAJANG KABUPATEN GARUT
ABSTRACT
This research is motivated by the high and increasing poverty rate in Mekarsari Village. Based on the Permendes PDTT number 7 of 2021 concerning the priority use of village funds in 2022, it states that village funds are prioritized for the achievement of village SDGs, one of which is poverty reduction. Mekarsari village has not been able to reduce the poverty rate of the community, so optimization is needed in Village Fund planning. The purpose of this study was to describe how the Village Fund planning in poverty alleviation in Mekarsari Village, Cikajang District, Garut Regency, using the management organizational planning theory of Ernie Tisnawati Sule and Kurniawan Saefullah. This study uses descriptive qualitative research methods with primary data obtained through observation and interviews, as well as secondary data through the study of documents and literature. Data analysis in this study was conducted through data reduction, presentation of data, as well as the affirmation of conclusions and verification. The results obtained from this study stated that the Village Fund planning in Mekarsari Village is still not effective, especially in the factual, flexible, commitment, and comprehensive dimensions so it needs to be optimized and improved again.
Keywords: Village Fund; Planning; Poverty; Villag
KOMUNIKASI MULTILATERAL DALAM G20 UNTUK PEMULIHAN EKONOMI GLOBAL PASCA PANDEMI COVID-19
Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap ekonomi global, menimbulkan krisis kesehatan yang meluas, serta memicu disrupsi sosial dan ekonomi di berbagai negara. Komunikasi multilateral di forum G20 dalam konteks pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19 memainkan peran krusial dalam mendukung pemulihan ekonomi global pasca pandemi mengingat peran strategis G20 dalam koordinasi kebijakan ekonomi dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan efektivitas G20 sebagai sarana koordinasi kebijakan ekonomi dan kesehatan dalam mendukung pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan studi kepustakaan, yang melibatkan analisis berbagai literatur dan dokumen resmi terkait G20 dan dinamika politik serta ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa G20 melalui komunikasi yang efektif, telah memainkan peran yang signifikan dalam merangsang pertumbuhan ekonomi global pasca pandemi Covid-19 melalui koordinasi kebijakan yang efektif. Namun, penelitian ini juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi G20, terutama dalam hal ketidakadilan representasi negara-negara berkembang. Meskipun G20 memiliki potensi besar dalam pemulihan ekonomi global, G20 perlu terus mendorong inklusivitas dalam pengambilan kebijakan serta memperkuat inovasi dalam bidang transformasi digital dan kesehatan, guna memastikan pemulihan ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam hubungan internasional dan ekonomi global, serta menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam memperkuat kerjasama multilateral di masa depan.Pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap ekonomi global, menimbulkan krisis kesehatan yang meluas, serta memicu disrupsi sosial dan ekonomi di berbagai negara. Komunikasi multilateral di forum G20 dalam konteks pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19 memainkan peran krusial dalam mendukung pemulihan ekonomi global pasca pandemi mengingat peran strategis G20 dalam koordinasi kebijakan ekonomi dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan efektivitas G20 sebagai sarana koordinasi kebijakan ekonomi dan kesehatan dalam mendukung pemulihan ekonomi global pasca pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan studi kepustakaan, yang melibatkan analisis berbagai literatur dan dokumen resmi terkait G20 dan dinamika politik serta ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa G20 melalui komunikasi yang efektif, telah memainkan peran yang signifikan dalam merangsang pertumbuhan ekonomi global pasca pandemi Covid-19 melalui koordinasi kebijakan yang efektif. Namun, penelitian ini juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi G20, terutama dalam hal ketidakadilan representasi negara-negara berkembang. Meskipun G20 memiliki potensi besar dalam pemulihan ekonomi global, G20 perlu terus mendorong inklusivitas dalam pengambilan kebijakan serta memperkuat inovasi dalam bidang transformasi digital dan kesehatan, guna memastikan pemulihan ekonomi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam hubungan internasional dan ekonomi global, serta menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam memperkuat kerjasama multilateral di masa depan
STRATEGI REBRANDING FRONT ONE GOSYEN HOTEL DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS
Perkembangan dunia bisnis menjadi dorongan untuk melakukan perkembangan di dunia perhotelan. Salah satu hotel di Salatigan melakukan pembaharuan/ Rebranding yaitu Front One Gosyen Hotel yang dahulunya adalah Salatiga Plaza. Namun sayangnya Masyarakat Salatiga belum sepenuhnya mengenal dengan keberadaan hotel baru tersebut. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisa Strategi Rebranding yang dilakukan Front One Goysen Hotel Salatiga dari Salatiga Plaza Hotel untuk membangun Brand awareness. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan obeservasi pada pihak management, serta masyarakat Kota Salatiga. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa Strategi Rebranding Front One Gosyen dalam menciptakan branding hotel harus melalui 4 tahapan utama antara lain (1) Perubahan Merek dari nama brand dari Salatiga Plaza menjadi Front One Gosyen (2) Pembaharuan Strategi Komunikasi yang aktif mememanfaatkan media sosial (3) Difersivikasi Produk atau Layanan produk yang update dan inovasi dari hotel sebelumnya serta (4) Aliansi atau Kemitraan Strategis yang bekerjasama dengan patnership termasuk bekerja sama dengan influencer. Pelaksanaan Strategi yang saling bersinambungan ini berdampak positif dan efektif dalam meningkatkan Brand Awareness.Perkembangan dunia bisnis menjadi dorongan untuk melakukan perkembangan di dunia perhotelan. Salah satu hotel di Salatigan melakukan pembaharuan/ Rebranding yaitu Front One Gosyen Hotel yang dahulunya adalah Salatiga Plaza. Namun sayangnya Masyarakat Salatiga belum sepenuhnya mengenal dengan keberadaan hotel baru tersebut. Tujuan dari penelitian ini, untuk menganalisa Strategi Rebranding yang dilakukan Front One Goysen Hotel Salatiga dari Salatiga Plaza Hotel untuk membangun Brand awareness. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan obeservasi pada pihak management, serta masyarakat Kota Salatiga. Hasil Penelitian memperlihatkan bahwa Strategi Rebranding Front One Gosyen dalam menciptakan branding hotel harus melalui 4 tahapan utama antara lain (1) Perubahan Merek dari nama brand dari Salatiga Plaza menjadi Front One Gosyen (2) Pembaharuan Strategi Komunikasi yang aktif mememanfaatkan media sosial (3) Difersivikasi Produk atau Layanan produk yang update dan inovasi dari hotel sebelumnya serta (4) Aliansi atau Kemitraan Strategis yang bekerjasama dengan patnership termasuk bekerja sama dengan influencer. Pelaksanaan Strategi yang saling bersinambungan ini berdampak positif dan efektif dalam meningkatkan Brand Awareness
Efektivitas Mesin Simpac Small Stamping 300 T dengan Metode Overall Equipment Effectiveness di PT. XYZ
The machine is the main component in carrying out the production process. Maintenance of production process facilities is an activity to support smooth production. The production process facility in the form of a machine is maintained in the same condition as when it was new or reasonable conditions to carry out operations, when the machine is damaged the production process will be affected and the most fatal process production process stopped Problems at PT. XYZ is a machine that often experiences downtime, after direct observation of problems at PT. XYZ must use the Overall Equipment Effectiveness method to determine the overall effectiveness of equipment with this method the problems of downtime, loss time, cycle time, defects, operation time, and loading time will be known how long the ineffectiveness is, Based on the January 2023 values of 90%, February 90%, and March 84%, and performance calculations in January 99%, February 64%, and March 100%, but in these three months it has not met the international standard in OEE of 85%.
Keywords: Down Time, Efektivitas, Loss Time, Overall Equipment Effectivenes