Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
    1307 research outputs found

    Penerapan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dalam Analisis K3 di Proyek Kontruksi PT. W

    Get PDF
    This research studies the analysis of occupational safety and health on the PLTU unit 9-10 Java Suralaya construction project using the FMEA method at PT. W. In companies there are still risks that cause work accidents to occur frequently based on company data. The aim of this research is to identify and provide recommendations for the risk of work accidents for workers in the company. The methodology used in this research is FMEA. The results of this research are that there are 5 types of work accidents, namely material scratches, material impacts, slips, electric shocks and falls from heights, with the highest RPN being material scratches (24.28); and the lowest RPN value is Falling from a Height (18.24). There is 1 critical category (scratched by material) and 4 non-crisis categories (struck by material, slipped, electrocuted, fell from a height). Keywords: FMEA, Fishbone Diagram, Occupational Health, Occupational Safety, Risk Priority Numbe

    STUDI ANALISIS EFEK SAMPING KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2023: STUDY ANALYSIS OF SIDE EFFECTS OF CHEMOTHERAPY IN BREAST CANCER PATIENTS AT DR. H. ABDUL MOELOEK LAMPUNG PROVINCE YEAR 2023

    Get PDF
    The high mortality rate in breast cancer and with the most malignancy attacking women, therapy is needed in the treatment of breast cancer by chemotherapy. Chemotherapy works by killing rapidly dividing cancer cells. However, due to its non-selective nature, chemotherapy also affects healthy cells and causes side effects that affect the patient\u27s quality of life. This study aims to determine the side effects of chemotherapy in breast cancer patients at Dr. H. Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province in 2023. This type of research is a qualitative descriptive observational study with a cross-sectional design and accidental sampling data collection techniques. Data analysis was done descriptively in the form of a percentage. The sample in this study was 41 patients. The results of the study based on the characteristics of female gender were 41 patients (100%) and male patients were 0 patients (0%), the age of the diagnosed patients was in the age range of 36-45 years as many as 13 patients (31.7%), 46-55 years as many as 13 patients (31.7%), and 56-65 years as many as 13 patients (13.7%), based on the patient\u27s occupation with the occupation of a housewife (IRT) as many as 24 patients (58.5%), treatment with the TdCar regimen (Taxane (docetaxel), Carboplatin) as many as 13 patients (26.9%) and the AC regimen (Doxorubicin, Cyclophosphamide) as many as 11 patients (21.2%). The conclusion of this study is the side effects using the Naranjo algorithm, the score obtained is between 1-4 (possible) which means that there may be an ADR. The most common side effects suffered by breast cancer chemotherapy patients at Dr. Soetomo Hospital. H. Abdul Moeloek Lampung Province in 2023 was hair loss (87.8%). Keywords: Side Effects, Breast Cancer, Chemotherapy, Cross-sectionalAbstrak   Carcinoma mammae atau kanker payudara adalah penyakit dengan keganasan yang paling banyak menyerang wanita. Penyakit ini disebabkan karena terjadinya pembelahan sel-sel tubuh secara tidak teratur sehingga pertumbuhan sel tidak dapat dikendalikan dan akan tumbuh menjadi benjolan tumor (kanker). Cara pengobatan kanker payudara salah satunya kemoterapi. Efek samping kemoterapi bervariasi tergantung regimen kemoterapi yang diberikan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek samping kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional dengan metode penelitian secara observasional dengan pengambilan data secara accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 41 pasien. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik jenis kelamin perempuan sebanyak 41 pasien (100%) dan laki-laki sebanyak 0 pasien (0%), usia pasien terdiagnosis adalah rentang usia 36-45 tahun sebanyak 13 pasien (31,7%), 46-55 tahun sebanyak 13 pasien (31,7%), dan 56-65 tahun sebanyak 13 pasien (13,7%), berdasarkan pekerjaan pasien dengan pekerjaan ibu rumah tangga (IRT) sebanyak 24 pasien (58,5%), pengobatan dengan regimen TdCar (Taxane (docetaxel), Carboplatin) sebanyak 13 pasien (26,9%) dan regimen AC (Doxorubicin, Cyclophosphamide) sebanyak 11 pasien (21,2%). Kesimpulan pada penelitian ini efek samping dengan menggunakan algoritma Naranjo, skor yang didapatkan antara 1-4 (possible) yang berarti mungkin kejadian ADR. Efek samping yang paling sering diderita oleh pasien kemoterapi kanker payudara di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023 adalah kerontokan rambut (87,8%).   Kata Kunci: Efek Samping, Kanker Payudara, Kemoterapi &nbsp

    BUILDING MENTAL HEALTH SYSTEMS IN LAMPUNG: LESSONS FROM DATA AND PRACTICE: BUILDING MENTAL HEALTH SYSTEMS IN LAMPUNG: LESSONS FROM DATA AND PRACTICE

    No full text
    Mental disorders are the result of a long and complex psychosocial development process, influenced by family factors, the environment, and individual social conditions. Data from the 2007-2018 Riskesdas and the 2023 Indonesian Health Survey (IHS) show fluctuations in the prevalence of mental disorders in Indonesia, including in Lampung Province. Schizophrenia as a severe mental disorder and mental emotional disorders such as stress, anxiety, and depression are still major problems. Major challenges also arise in the form of the widespread practice of shackling and low access to mental health services. Although the coverage of administrative services is quite high, the quality of services and the success of long-term rehabilitation are not optimal. Low public literacy, lack of health resources, and limited facilities are significant obstacles. The integration of the Mental Health Law into the Health Law No. 17 of 2023 is expected to become a legal umbrella that strengthens an inclusive and sustainable mental health service system. Handling mental disorders needs to involve a cross-sectoral approach that is not only curative, but also promotive and preventive, to ensure the recovery of social functions and the overall quality of life of patients. Family support, community support, and a strong health system are key in tackling the burden of mental disorders in Indonesia. Keywords: Anxiety, Depression, Lampung, Mental Disorders, SchizophreniaMental disorders are the result of a long and complex psychosocial developmental process, influenced by familial, environmental, and individual social factors. Data from the Basic Health Research (Riskesdas) 2007–2018 and the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) reveal fluctuating prevalence rates of mental disorders in Indonesia, including in Lampung Province. Schizophrenia, as a severe mental illness, along with emotional mental disorders such as stress, anxiety, and depression, remain major public health concerns. Significant challenges also persist in the form of widespread shackling practices (pasung) and limited access to mental health services. Despite relatively high administrative service coverage, the quality of care and success of long-term rehabilitation remain suboptimal. Low mental health literacy, limited healthcare resources, and inadequate facilities continue to pose significant barriers. The integration of the Mental Health Act into Health Law No. 17 of 2023 is expected to serve as a legal framework to strengthen an inclusive and sustainable mental health system. Addressing mental disorders requires a cross-sectoral approach that goes beyond curative measures to include promotive and preventive strategies, ensuring full recovery of social functioning and quality of life for patients. Strong support from families, communities, and a resilient health system is key to overcoming the burden of mental illness in Indonesia

    TAKTIK HUMAS DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS DESTINASI WISATA GOA GONG DI DESA KESAWEN KABUPATEN PURWOREJO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi taktik humas yang diterapkan oleh desa Kesawen dalam membangun kesadaran merek melalui media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian untuk validitas data menggunakan trianggulasi teknik yaitu dengan membandingkan hasil wawancara dengan hasil observasi dan juga media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa ini telah menerapkan taktik humas dalam membangun brand awareness. Written Tactic, yaitu mempublikasikan informasi melalui buletin atau koran (the newsletter); Spoken Tactics menggunakan kesempatan berbicara dengan menjawab pertanyaan wartawan (special types of speaking opportunities) dan komunikasi antarpribadi (word of mouth); Visual Tactics yaitu pemanfaatan elemen visual seperti penggunaan foto dan video (Televisi dan Still Photography atau Foto) melalui media sosial yang dimiliki. Meskipun desa Kesawen memiliki akun media sosial yaitu Instagram, penggunaannya tidak optimal, dan informasi mengenai desa ini masih kurang tersebar luas. Dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk tingkat brand awareness desa tersebut sebagai destinasi wisata dapat dijadukan dasar bagi pemerintah desa Kesawen dalam merancang pengembangan desa wisata. Dalam hal tersebut taktik humas berperan penting mulai dari promosi hingga sarana komunikasi yang efektif.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi taktik humas yang diterapkan oleh desa Kesawen dalam membangun kesadaran merek melalui media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian untuk validitas data menggunakan trianggulasi teknik yaitu dengan membandingkan hasil wawancara dengan hasil observasi dan juga media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa ini telah menerapkan taktik humas dalam membangun brand awareness. Written Tactic, yaitu mempublikasikan informasi melalui buletin atau koran (the newsletter); Spoken Tactics menggunakan kesempatan berbicara dengan menjawab pertanyaan wartawan (special types of speaking opportunities) dan komunikasi antarpribadi (word of mouth); Visual Tactics yaitu pemanfaatan elemen visual seperti penggunaan foto dan video (Televisi dan Still Photography atau Foto) melalui media sosial yang dimiliki. Meskipun desa Kesawen memiliki akun media sosial yaitu Instagram, penggunaannya tidak optimal, dan informasi mengenai desa ini masih kurang tersebar luas. Dari penelitian ini menegaskan bahwa untuk tingkat brand awareness desa tersebut sebagai destinasi wisata dapat dijadukan dasar bagi pemerintah desa Kesawen dalam merancang pengembangan desa wisata. Dalam hal tersebut taktik humas berperan penting mulai dari promosi hingga sarana komunikasi yang efektif

    ANALISIS SEMIOTIKA PADA TAGLINE SUPERINDO SUPER SEGAR PT LION SUPERINDO DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF

    No full text
    PT Lion Superindo merupakan perusahan yang bergerak di bidang retail, yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat, PT Lion Superindo tersebar di seluruh Indonesia, terdapat 4 gerai Superindo di Provinsi Lampung dan salah satunya yang akan peneliti teliti adalah pada Superindo KMG ( Kemiling ), yang beralamat pada di Jalan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung 35155, Pemahaman masyarakat terhadap kesegaran produk seperti sayur, buah, daging dan lain lain, hal ini berdampak pada citra perusahaan dan hambatan bagi pencapaian tujuan perusahaan karena itu Humas PT. Lion Superindo menggunakan tagline sebagai metode semiotika kepada pelanggan bahwa produk fresh superindo adalah produk yang segar / fresh dengan tagline “Superindo super segar”. Tujuan penelitian ini dilakukan karna peneliti tertarik dalam waktu 2 tahun setelah gerai pertama berdiri di Provinsi Lampung, Superindo telah berkembang cukup baik dengan mendirikan 2 gerai baru dibandingkan dengan kompetitor Superindo lainnya seperti Lotte Mart, Indogrosir dan Super Market Lainnya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara, kemudian data tersebut di analisis dengan menggabungkan 2 teori yaitu teori semiotika roland barthez Signifier (Penanda), Signified (Petanda), Denotative Sign (Tanda Denotatif  ), Conotative Signifier (Penanda Konotatif), Conotative Signified (Petanda Konotatif) Conotative Sign (Tanda Konotatif), dengan teori meningkatkan citra Frank Jefkins Citra eksklusif, Citra inovatif, Citra murah meriah, keduanya sangat relevan dengan penggunaan tagline sebagai semiotika untuk membangun citra perusahaan yang eksklusif, inovatif, dan murah meriah, yang dilakukan oleh PT. Lion Superindo.PT Lion Superindo merupakan perusahan yang bergerak di bidang retail, yang merupakan kebutuhan pokok masyarakat, PT Lion Superindo tersebar di seluruh Indonesia, terdapat 4 gerai Superindo di Provinsi Lampung dan salah satunya yang akan peneliti teliti adalah pada Superindo KMG ( Kemiling ), yang beralamat pada di Jalan Beringin Raya, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung 35155, Pemahaman masyarakat terhadap kesegaran produk seperti sayur, buah, daging dan lain lain, hal ini berdampak pada citra perusahaan dan hambatan bagi pencapaian tujuan perusahaan karena itu Humas PT. Lion Superindo menggunakan tagline sebagai metode semiotika kepada pelanggan bahwa produk fresh superindo adalah produk yang segar / fresh dengan tagline “Superindo super segar”. Tujuan penelitian ini dilakukan karna peneliti tertarik dalam waktu 2 tahun setelah gerai pertama berdiri di Provinsi Lampung, Superindo telah berkembang cukup baik dengan mendirikan 2 gerai baru dibandingkan dengan kompetitor Superindo lainnya seperti Lotte Mart, Indogrosir dan Super Market Lainnya. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dan wawancara, kemudian data tersebut di analisis dengan menggabungkan 2 teori yaitu teori semiotika roland barthez Signifier (Penanda), Signified (Petanda), Denotative Sign (Tanda Denotatif  ), Conotative Signifier (Penanda Konotatif), Conotative Signified (Petanda Konotatif) Conotative Sign (Tanda Konotatif), dengan teori meningkatkan citra Frank Jefkins Citra eksklusif, Citra inovatif, Citra murah meriah, keduanya sangat relevan dengan penggunaan tagline sebagai semiotika untuk membangun citra perusahaan yang eksklusif, inovatif, dan murah meriah, yang dilakukan oleh PT. Lion Superindo

    POTENSI BUNGKIL INTI SAWIT SEBAGAI BAHAN PAKAN SUBTITUSI DEDAK PADI TERHADAP PERFORMA DAN INCOME OVER FEED COST BROILER: Potential of Palm Kner Meal as a Substitution of Rice Bran Feed Material on Broiler Performance and Income Over Feed Costl

    No full text
    Penggunaan bungkil inti sawit (BIS) dalam pakan broiler pada penelitian bertujuan untuk mengetahui respon konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, konversi pakan dan IOFC ayam ras pedaging (broiler). Sebanyak 40 ekor broiler ditempatkan di dalam kandang unit percobaan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi: P1= Pakan Basal, P2= Pakan Basal + 10% BIS, P3= Pakan Basal + 10% BISF, P4= Pakan Basal + 15% BISF dan P5= Pakan Basal + 20% BISF. Berdasarkan hasil statistik menggunakan analisis sidik ragam menunjukkan perlakuan tidak memberikan pengaruh yang nyata P<0,05) pada konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan, namun memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada Income Over Feed Cost. Penggunaaan bungkil inti sawit terfermentasi (BISF) tidak memberikan pengaruh yang buruk sampai 20%, sehingga dapat dijadikan sebagi bahan pakan sibtitusi dedak padi.   Kata kunci: bungkil inti sawit, performa, ayam ras pedaging, Income Over Feed Cos

    Rancang Bangun Sistem Keamanan Kolam Ikan Berbasis IoT dan Sensor Gerak Passive  Infra-Red (PIR)

    No full text
    Theft and disturbance of wild animals in fish ponds is still a serious challenge that has not been optimally handled by conventional security systems. This research designed an IoT-based security system using Arduino Uno R3, PIR sensors, buzzers, and LEDs as an effective and economical solution. The method used is research and development (R&D) with the stages of design, implementation, and testing. The results of the functional test showed that the PIR sensor detected movement up to 7 meters with a response of 0.2 seconds, while the notification system worked effectively. Field simulations recorded 87% accuracy and the system remained stable in the operational conditions of the pool. User surveys resulted in an average score of 4.5 out of 5. The system offers novelty in simple yet reliable integration for an open environment. Implicitly, this technology can significantly improve pond safety and is easily adopted by small-scale fish farmers. Keywords: Arduino, PIR sensor, Pool security  

    Formulasi Dan Penentuan Nilai SPF Lip Balm Kombinasi Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comusus L. Merr) dan Kulit Wortel (Daucus carota L.)

    No full text
    Lips are susceptible to ultraviolet (UV) exposure because they lack melanin, sweat glands, and hair follicles. To protect and moisturize lips, lip balm is widely used; however, it generally contains synthetic ingredients that can cause side effects. Therefore, a safe and effective natural-based alternative is needed. Pineapple peel (Ananas comusus L. Merr.) contains flavonoids and tannins that function as natural sunscreens. In contrast, carrot peel (Daucus carota L.) is rich in β-carotene, vitamin E, and flavonoids with antioxidant and natural coloring properties. The combination of these ingredients is considered complementary and has the potential to be used as natural active components in lip balm formulations. This study aims to determine the formulation and SPF value of lip balms containing pineapple and carrot peel extracts as UV protection agents. Four formulations were prepared: F0 (0% extract), F1 (10% pineapple peel extract), F2 (10% carrot peel extract), and F3 (combination of both extracts). The evaluation included organoleptic testing, homogeneity testing, stability testing, determination of the melting point, pH measurement, and SPF testing. Data were analyzed using the Kruskal-Wallis test method. The results showed that all formulations met the characteristics of a good lip balm, with SPF values of 1.028, 8.791, 8.949, and 25.672, respectively. Formulation F3 showed the highest SPF value with “ultra” protection, indicating strong potential as a natural UV-protective lip balm. Keywords:  Pineapple peel, carrot peel, lip balm, formulation, SPF value.Bibir sangat sensitif terhadap paparan sinar ultraviolet (UV) karena tidak memiliki melanin, kelenjar keringat, maupun folikel rambut. Untuk melindungi dan melembapkan bibir, lip balm banyak digunakan, namun umumnya masih mengandung bahan sintetis yang berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alami yang aman dan efektif. Kulit nanas (Ananas comusus L. Merr) mengandung flavonoid dan tanin yang berfungsi sebagai tabir surya alami, sementara kulit wortel (Daucus carota L.) kaya akan β-karoten, vitamin E, dan flavonoid dengan sifat antioksidan dan pewarna alami. Kombinasi bahan-bahan ini dianggap saling melengkapi dan berpotensi sebagai komponen aktif alami dalam formulasi lip balm. Studi ini bertujuan untuk menentukan formulasi dan nilai SPF lip balm yang mengandung ekstrak kulit nanas dan wortel sebagai agen pelindung UV. Empat formulasi disiapkan: F0 (0% ekstrak), F1 (10% ekstrak kulit nanas), F2 (10% ekstrak kulit wortel), dan F3 (kombinasi kedua ekstrak). Evaluasi meliputi uji organoleptik, homogenitas, stabilitas, titik leleh, pH, dan uji SPF. Data dianalisis menggunakan metode Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa semua formulasi memenuhi karakteristik lip balm yang baik, dengan nilai SPF masing-masing 1,028, 8,791, 8,949, dan 25,672. Formulasi F3 menunjukkan nilai SPF tertinggi dengan perlindungan “ultra”, menunjukkan potensi yang kuat sebagai lip balm pelindung UV alami

    PEMANFAATAN INSTAGRAM DAN LINKEDIN UNTUK BRAND AWARENESS: STUDI KASUS PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA INTERNATIONAL

    No full text
    Media sosial merupakan sarana untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada audiens melalui konten visual maupun tekstual yang berfungsi memperkuat identitas perusahaan. Makalah ini mengkaji bagaimana PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) memanfaatkan Instagram dan LinkedIn untuk meningkatkan brand awareness di industri telekomunikasi global. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Instagram berperan dalam membangun familiaritas merek melalui konten visual yang menarik, sedangkan LinkedIn memperkuat kredibilitas merek dengan penyampaian pesan yang profesional dan berorientasi bisnis. Integrasi kedua platform tersebut melalui prinsip Integrated Marketing Communication (IMC) memungkinkan terciptanya pesan yang konsisten dan efektif, sehingga mampu memperkuat brand awareness serta meningkatkan kepercayaan pelanggan.Media sosial merupakan sarana untuk menyampaikan pesan dari komunikator kepada audiens melalui konten visual maupun tekstual yang berfungsi memperkuat identitas perusahaan. Makalah ini mengkaji bagaimana PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) memanfaatkan Instagram dan LinkedIn untuk meningkatkan brand awareness di industri telekomunikasi global. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Instagram berperan dalam membangun familiaritas merek melalui konten visual yang menarik, sedangkan LinkedIn memperkuat kredibilitas merek dengan penyampaian pesan yang profesional dan berorientasi bisnis. Integrasi kedua platform tersebut melalui prinsip Integrated Marketing Communication (IMC) memungkinkan terciptanya pesan yang konsisten dan efektif, sehingga mampu memperkuat brand awareness serta meningkatkan kepercayaan pelanggan

    PENINGKATAN PEMAHAMAN HAK PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA

    No full text
    Partisipasi masyarakat menjadi aspek krusial dalam proses pembangunan. Adanya otonomi yang dimiliki oleh desa berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menuntut desa untuk turut berkontribusi dalam upaya pembangunan. Pembangunan yang dilakukan desa perlu mengakomodir dan mengaktualisasikan hak partisipasi masyarakat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi mengenai partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Dengan demikian, sasaran khalayak dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan perwakilan masyarakat di desa. Lokasi kegiatan dilaksanakan di Desa Way Huwi, Kabupaten Lampung Selatan. Pemerintah Desa Way Huwi sebagai mitra pengabdian berperan dalam memfasilitasi peserta dan lokasi kegiatan sehingga proses kegiatan pengabdian dapat berjalan lancar dan berhasil. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui ceramah, dan diskusi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, yaitu terbentuknya Peningkatan Pemahaman Hak Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa

    1,011

    full texts

    1,307

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇