Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
Not a member yet
    1307 research outputs found

    STRATEGI PUBLIC RELATIONS DALAM MENINGKATKAN CITRA DAN REPUTASI PERUSAHAAN

    No full text
    Citra dan reputasi perusahaan merupakan aset strategis yang berperan besar dalam membangun kepercayaan publik serta menentukan keberhasilan bisnis, terutama di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Dalam konteks ini, Public Relations (PR) memiliki peran penting sebagai pengelola komunikasi yang efektif untuk membangun, mempertahankan, dan memperkuat citra perusahaan. Komunikasi yang dijalankan oleh PR tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan dalam menjalin hubungan yang baik dan saling menguntungkan antara perusahaan dan publiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Public Relations dalam membentuk dan menjaga citra positif perusahaan, strategi komunikasi yang digunakan, kendala yang dihadapi, serta kontribusinya dalam meningkatkan kepercayaan publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR berperan strategis dalam membangun citra perusahaan melalui pembentukan, pemeliharaan, serta penguatan citra yang telah dibentuk. Selain itu, dalam perannya sebagai pihak yang membangun citra positif, Public Relations juga harus menjalankan perannya itu dengan sistematis, berkelanjutan, serta menggunakan berbagai strategi komunikasi, seperti strategi dalam berhubungan dengan media, dalam manajemen acara, publikasi, serta pengelolaan krisis.Citra dan reputasi perusahaan merupakan aset strategis yang berperan besar dalam membangun kepercayaan publik serta menentukan keberhasilan bisnis, terutama di tengah persaingan yang semakin kompetitif. Dalam konteks ini, Public Relations (PR) memiliki peran penting sebagai pengelola komunikasi yang efektif untuk membangun, mempertahankan, dan memperkuat citra perusahaan. Komunikasi yang dijalankan oleh PR tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan dalam menjalin hubungan yang baik dan saling menguntungkan antara perusahaan dan publiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Public Relations dalam membentuk dan menjaga citra positif perusahaan, strategi komunikasi yang digunakan, kendala yang dihadapi, serta kontribusinya dalam meningkatkan kepercayaan publik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PR berperan strategis dalam membangun citra perusahaan melalui pembentukan, pemeliharaan, serta penguatan citra yang telah dibentuk. Selain itu, dalam perannya sebagai pihak yang membangun citra positif, Public Relations juga harus menjalankan perannya itu dengan sistematis, berkelanjutan, serta menggunakan berbagai strategi komunikasi, seperti strategi dalam berhubungan dengan media, dalam manajemen acara, publikasi, serta pengelolaan krisis

    Strategi Pemasaran Melalui Word of Mouth (WoM) Dalam Meningkatkan Brand Awareness Pabrik Tahu Kalitaman Salatiga

    No full text
    Penelitian ini menganalisis mengenai strategi pemasaran melalui Word of Mouth (WoM) dalam meningkatkan brand awareness Pabrik Tahu Kalitaman Salatiga. Faktanya bahwa pabrik tahu ini masih kurang dikenal oleh masyarakat luas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik observasi dan wawancara terstruktur kepada pemilik dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan traditional word of mouth (rekomendasi langsung) efektif digunakan dalam meningkatkan brand awareness. Namun pemanfaatan electronic word of mouth (media digital) masih belum dimaksimalkan dalam pemasarannya. Di sisi lain, penggunaan hybrid of mouth gabungan traditional dan electronic word of mouth berpotensi untuk mempercepat dan memperluas jangkauan pasar, sehingga dapat meningkatkan brand awareness. Dalam penelitian ini peneliti merekomendasikan agar Pabrik Tahu Kalitaman dapat memanfaatkan media digital dalam strategi pemasarannya.Penelitian ini menganalisis mengenai strategi pemasaran melalui Word of Mouth (WoM) dalam meningkatkan brand awareness Pabrik Tahu Kalitaman Salatiga. Faktanya bahwa pabrik tahu ini masih kurang dikenal oleh masyarakat luas. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan teknik observasi dan wawancara terstruktur kepada pemilik dan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan traditional word of mouth (rekomendasi langsung) efektif digunakan dalam meningkatkan brand awareness. Namun pemanfaatan electronic word of mouth (media digital) masih belum dimaksimalkan dalam pemasarannya. Di sisi lain, penggunaan hybrid of mouth gabungan traditional dan electronic word of mouth berpotensi untuk mempercepat dan memperluas jangkauan pasar, sehingga dapat meningkatkan brand awareness. Dalam penelitian ini peneliti merekomendasikan agar Pabrik Tahu Kalitaman dapat memanfaatkan media digital dalam strategi pemasarannya

    PERMASALAHAN INFESTASI EKTOPARASIT PADA PETERNAKAN DI KELURAHAN MULYAHARJA : Ectoparasite Infestation Problems in Livestock in Mulyaharja Subdistrict

    Get PDF
    Mulyaharja merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kota Bogor. Pekerjaan masyarakatnya sebagai petani dan juga peternak. Beternak domba dan kambing dilakukan secara tradisional tanpa memiliki pengetahuan. Permasalahan dihadapi peternak di Kelurahan Mulyaharja yaitu infestasi ektoparasit. Tujuan dari penelitian yaitu mengidentifikasi infestasi ektoparasit pada domba dan kambing pada peternakan rakyat di Kelurahan Mulyaharja. Penelitian menggunakan 48 ekor domba dan 14 ekor kambing. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan secara natif. Hasil pemeriksaan menunjukkan ditemukannya kutu Bovicola ovis, dan tungau Sarcoptes scabiei. Kutu Bovicola ovis ditemukan pada domba dan kambing, sedangkan infestasi Sarcoptes scabiei hanya ditemukan pada satu ekor kambing. Bovicola ovis merupakan kutu pengunyah dan pengigit pada domba namun dapat menginfestasi kambing. Penyebarannya sangat cepat dalam satu kandang. Sarcoptes scabiei merupakan tungau yang hidup dibawah kulit dan membentuk terowongan. Tungau Sarcoptes scabiei Β bersifat zoonosis. Infestasi ektoparasit merupakan salah satu permasalahan peternakan di Kelurahan Mulyaharja. Β  Kata kunci: Domba, Damalinia ovis, kambing, Oribatid mite, Sarcoptes scabiei

    PENGARUH PROSES ENSILASE TERHADAP KUALITAS FISIK DAN pH SILASE BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) DENGAN PENAMBAHAN STARTER DAN CAMPURAN BAHAN PAKAN YANG BERBEDA : The Effect of the Ensiling Process on the Physical Quality and pH of Clitoria ternatea Silage with the Addition of Starter and Different Feed Ingredient Mixtures

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses ensilase terhadap kualitas fisik dan pH silase Bunga telang (Clitoria ternatea) dengan penambahan starter dan bahan pakan yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 ulangan yaitu P1 = Clitoria ternatea 100% + 0% StarterΒ ; P2 = Clitoria ternatea 100% + 4% Starter; P3 = Clitoria ternatea 50%Β + Tebon Jagung 50% + 0% Starter; P4 = Clitoria ternatea 50% + Ampas tahu 50% + 0% Starter; P5 = Clitoria ternatea 50%Β + Tebon Jagung 50% + 4% Starter; P6 = Clitoria ternatea 50% + Ampas tahu 50% + 4% Starter. Variabel yang diamati adalah warna, aroma, tekstur, dan ada tidaknya jamur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan penambahan tebon jagung, ampas tahu dan starter (EM4) memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna, aroma, tekstur, keberadaan jamur dan pH. Silase yang dihasilkan dengan penambahan tebon jagung dan starter (P3 dan P5) menunjukkan kualitas fisik yang lebih baik dibandingkan silase dengan penambahan ampas tahu (P4 dan P6). Sementara itu, pH silase yang baik diperoleh dari seluruh perlakuan, dengan P6 menghasilkan nilai pH terendah. Dengan demikian, terbukti bahwa penambahan campuran bahan pakan tebon jagung 50% dan starter 4% (P5) menghasilkan kualitas fisik dan pH silase terbaik. Β  Kata kunci: Bunga telang (Clitoria ternatea), silase, pH, kualitas fisi

    PEMANFAATAN NITRAT (NO3-) SEBAGAI SUPLEMEN PAKAN TERNAK RUMINANSIA: STUDI META ANALISIS IN VITRO: Utilization of Nitrat (NO3-) as a Feed Supplement in Ruminant Nutrition: A Meta-Analysis Study

    No full text
    Kebutuhan akan pakan sumber protein bagi ternak ruminansia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya produktivitas ternak. Kondisi tersebut menjadi suatu tantangan bagi peternak ruminansia mengingat terbatasnya ketersediaan pakan sumber protein dengan harga yang terjangkau. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan pakan sumber protein alternatif yang didapatkan dari Nitrogen Non-Protein (NPN). Nitrat (NO3-) merupakan salah satu NPN yang berpotensi untuk menyediakan sumber amonia yang penting bagi sintesis protein mikroba di dalam rumen. Akan tetapi, pengaruh konsentrasi nitrat terhadap fermentasi rumen masih belum dapat disimpulkan secara pasti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nitrat terhadap karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan nutrien in vitro dengan pendekatan meta analisis. Sebanyak 38 publikasi yang mencakup 99 studi in vitro dimasukkan dalam penelitian ini menjadi suatu database dan dianalisis secara statistik dengan menggunakan model campuran, di mana percobaan yang berbeda dianggap sebagai efek acak dan faktor terkait nitrat dianggap sebagai efek tetap. Hasil menunjukkan bahwa suplementasi nitrat secara signifikan (P <0,05) meningkatkan NH3-N, menurunkan kecernaan protein kasar (KcPK) dan TVFA/gram BK, serta cenderung berpengaruh signifikan (P = 0,09) menurunkan kecernaan bahan kering (KcBK). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan nitrat dalam pakan ternak ruminansia dapat memodulasi karakteristik fermentasi rumen dan kecernaan nutrien. Kata kunci: Karakteristik fermentasi rumen, kecernaan nutrien, nitrat, produksi gas metan, produksi gas total

    PENGARUH LEVEL PUPUK ORGANIK CAIR TOP G2 TERHADAP KANDUNGAN KALSIUM (Ca), FOSFOR (P) DAN KALIUM (K) RUMPUT GAJAH MINI (Pennisetum purpureum cv. Mott) PADA PANEN KEDUA: Effect of Top G2 Liquid Organic Fertilizer Level on Content of Calcium, Phosphorus and Potassium of Dwarf Elephant Grass (Pennisetum purpureum cv. Mott) on Second Harvest

    No full text
    Penelitian dilakukan di kebun Belarasa Keuskupan Agung Ende untuk mengetahui adanya pengaruh POC TOP G2 terhadap kandungan mineral Ca, P dan K rumput gajah mini (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada panen kedua. Digunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yaitu M0=kontrol, M1=10 ml POC TOP G2/1 liter air, M2= 20 ml POC TOP G2/1 liter air dan M3=30 ml POC TOP G2/ 1 liter air. Perlakuan diulang empat kali sehingga diperoleh 16 unit percobaan. Variabel yang diteliti adalah kalsium, fosfor dan kalium. Analisis data menggunakan ANOVA. Hasil dari penelitian diperoleh kadar kalsium dari terendah ke paling tinggi yaitu M0=1.15%, M3= 1.58%; fosfor M0=1.13%, M3=1.56% dan Kalium M0=1.16%, M3=1.6%. Berdasarkan hasil analisis ragam, POC TOP G2 dengan level berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan kalsium, fosfor, dan kalium tanaman rumput gajah mini pada panen kedua. Kesimpulannya, POC TOP G2 dengan dosis berbeda meningkatkan kandungan kandungan kalsium, fosfor dan kalium tanaman rumput gajah mini pada panen kedua. Perlakuan M3 adalah dosis pemupukan terbaik karena menghasilkan kalsium, fosfor dan kalium tertinggi.   Kata kunci: Fosfor, Kalium, Kalsium, Pupuk Organik Cair TOP G2, Rumput Gajah Min

    PEMANFAATAN SOLID SEBAGAI BAHAN PAKAN SAKURA BLOCK PLUS TERHADAP PRODUKSI ASAM LEMAK BERCABANG (BRANCHED FATTY ACID/BCFA) CAIRAN RUMEN: Utilization of Solid as a Feed Ingredient in Sakura Block Plus Towards Branched Fatty Acid (BCFA) Production in Rumen Fluid

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan solid sebagai bahan baku sakura block terhadap produksi asam lemak bercabang (Branched Fatty Acid/BCFA), isobutirat (iC4), isovalerate (iC5), valerat (nC5) dan total bakteri pada cairan rumen secara invitro. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan yaitu sakura block komersial sebagai control (P0), dan sakura block yang diperkaya dengan solid 2% (P1), 4% (P2), 6% (P3), 8%(P4), 10% (P5), 12% (P6), 14% (P7), 16% (P8), 18% (P9), 20% (P10) dan 22% (P11). Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan secara fluktuatif produksi BCFA, isobutirat, isovalerate, valerat dan total bakteri pada cairan rumen. Kesimpulan penggunaan solid taraf 18% pada Sakura block menghasilkan produksi tertinggi dari semua perlakuan.   Kata kunci: Sakura block, Asam lemak bercabang (BCFA), Isobutirat dan isovalerate, Fermentasi cairan rumen inβ€―vitro, Total bakteri rume

    Analisis dan Peramalan Volume Produksi Semen Bulk Menggunakan Metode Time Series di PT. VT

    Get PDF
    PT VT is a company engaged in the cement industry, particularly in the distribution of bulk cement through the Jetty Department. To enhance operational efficiency, PT. VT aims to forecast the volume of bulk cement for the upcoming period and determine the most effective forecasting method to utilize. This study will employ three forecasting methods: Moving Average (MA), Weighted Moving Average (WMA), and Single Exponential Smoothing (SES). Historical data on bulk cement volume over the past 11 months were analyzed, and the accuracy of the forecasts was evaluated using Mean Squared Error (MSE). The analysis results indicate that the Moving Average method produced an MSE of 678,038, the Weighted Moving Average yielded 587,301, and the Single Exponential Smoothing resulted in 493,586. Based on these findings, the Single Exponential Smoothing method is identified as the best forecasting method due to its lowest error rate compared to the other methods. By implementing this method, PT. VT can enhance forecasting accuracy, optimize distribution schedules, and minimize operational risks such as overstock or stock shortages. Consistent application of this method is expected to support supply chain sustainability and improve the company\u27s overall operational efficiency. Keywords: Bulk Cement, Forecasting, Mean Squared Error, Operational Efficienc

    A COMPARATIVE STUDY OF ANTIBIOTIC KNOWLEDGE BETWEEN PHARMACY STUDENTS AT INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA: A COMPARATIVE STUDY OF ANTIBIOTIC KNOWLEDGE BETWEEN PHARMACY STUDENTS AT INSTITUT TEKNOLOGI SUMATERA

    No full text
    Abstract Knowledge about antibiotics is one of the key factors that can increase awareness for the appropriate use of antibiotics. Pharmacy students, as part of health-related academic programs, are expected to take on a role in educating the public about appropriate use of antibiotics. This study aims to assess the level of antibiotic knowledge among second-semester and sixth-semester pharmacy students. The research used an observational design with a cross-sectional approach. The study subjects were pharmacy students from the Faculty of Science at Institut Teknologi Sumatera. The research instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability, and it was distributed online via Google Forms. A total of 219 respondents participated in this study. Data analysis was conducted by comparing the mean total knowledge scores between the two groups using the Mann-Whitney test. The results showed that sixth-semester students had higher knowledge scores compared to second-semester students. Statistically, a significant difference was found (p < 0.001) between the two groups. These findings indicate that the academic level influences knowledge improvement, as senior students have undergone a longer educational and academic process. Overall, pharmacy students have acquired adequate knowledge regarding the proper use of antibiotics. Keywords:Β  antibiotic, knowledge, pharmacy, studentPengetahuan tentang antibiotik menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan kesadaran untuk dapat menggunakan antibiotik secara benar. Mahasiswa farmasi merupakan mahasiswa jurusan kesehatan yang nantinya akan mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang antibiotik pada mahasiswa farmasi semester dua dan semester enam. Rancangan penelitian ini yaitu observasional dengan pendekatan secara potong lintang. Subjek penelitian adalah mahasiswa farmasi di Fakultas Sains Institut Teknologi Sumatera. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan disebarkan secara daring melalui google form. Sejumlah 219 responden dilibatkan dalam penelitian ini. Analisis dilakukan dengan membandingkan rata-rata skor pengetahuan total masing-masing kelompok menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan skor pengetahuan mahasiswa semester enam lebih tinggi dibandingkan pada mahasiswa semester dua. Secara statistik, terdapat perbedaan yang signifikan (p<0,001) antara kelompok mahasiswa semester dua dan kelompok mahasiswa semester enam. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat semester berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan karena semakin senior mahasiswa menandakan mahasiswa telah memperoleh proses pembelajaran dan pengalaman akademik yang lebih lama. Mahasiswa farmasi sudah memperoleh pengetahuan yang cukup tentang penggunaan antibiotik yang benar

    ANALISIS KUANTITATIF KANDUNGAN MERKURI (Hg) PADA PRODUK BEDAK PEMUTIH YANG BEREDAR DI KOTA BATAM: QUANTITATIVE DETERMINATION OF MERCURY (Hg) LEVELS IN WHITENING POWDERS DISTRIBUTED IN BATAM CITY

    Get PDF
    Cosmetics are ingredients or mixtures of ingredients to be used on parts of the human body with the intention of cleansing, protecting to keep it in good condition and can play a role in healing and skin care. Facial cosmetic products that are currently often used are powder. There are various forms of powder, one of which is whitening powder which is widely discussed not only the product that floods the market, but also because of the impact of using the product which is able to whiten and brighten the face in a very short time. The content contained in these products also varies, some are formulated safe to use and dangerous when used. One of them is that mercury (Hg) is usually added intentionally or not very unjustified because it will be in direct contact with the skin and can be toxic. This study aims to identify the content of Mercury (Hg) in whitening surgery circulating in Batam City using the FIMS (Flow Injection Mercury System) test method. The results of research conducted on 10 whitening powder samples obtained mercury (Hg) levels with the largest average value, namely in the Px sample code with a value of 0.924 mg/kg, while the smallest average value was in the Lv sample code with a value of 0.021 mg/kg. In the test, there is a mercury content, but no one exceeds the maximum limit for cosmetics set by BPOM, which in BPOM regulations regarding metal contamination requirements in cosmetics containing mercury (Hg) is no more than 1 mg/kg, so it is safe to use. Keywords:Β  Cosmetics, whitening powder, mercury, FIMS (Flow Injection Mercury Β Β Β Β System), HgKosmetika merupakan bahan atau campuran bahan untuk dipergunakan pada bagian badan manusia dengan maksud untuk membersihkan, melindungi supaya tetap dalam keadaan baik dan dapat berperan dalam penyembuhan dan perawatan kulit. Produk kosmetik wajah yang saat ini sering digunakan adalah bedak. Ada berbagai macam bentuk bedak, salah satunya adalah bedak whitening yang ramai diperbincangkan bukan hanya produknya yang membanjiri pasaran, tetapi juga karena dampak dari pemakaian produk tersebut yang mampu memutihkan dan mencerahkan wajah dalam waktu sangat singkat. Kandungan yeng terdapat pada produk tersebut pun beragam, ada yang di formulasikan aman untuk digunakan maupun yang berbahaya saat digunakan. Salah satunya adalah merkuri (Hg) biasanya ditambahkan sengaja atau tidak sangat tidak dibenarkan karena akan kontak langsung dengan kulit dan dapat bersifat racun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan Merkuri (Hg) pada bedah whitening yang beredar di Kota Batam dengan menggunakan metode uji FIMS (Flow Injection Mercury System). Hasil penelitian yang dilakukan pada 10 sampel bedak whitening diperoleh kadar merkuri (Hg) dengan rata-rata nilai terbesar yaitu pada kode sampel Px dengan nilai sebesar 0,924 mg/kg, sedangkan rata-rata nilai terkecil yaitu pada kode sampel Lv dengan nilai sebesar 0,021 mg/kg. Pada pengujian tersebut terdapat kandungan merkuri, namun tidak ada yang melebihi batas maksimum untuk kosmetik yang telah ditetapkan oleh BPOM, yang mana dalam peraturan BPOM tentang persyaratan cemaran logam pada kosmetik yang mengandung merkuri (Hg) tidak lebih dari 1 mg/kg, sehingga aman untuk digunakan

    1,011

    full texts

    1,307

    metadata records
    Updated in lastΒ 30Β days.
    Portal Jurnal Online Universitas Tulang Bawang Lampung
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! πŸ‘‡