Sricommerce - Journal of Sriwijaya Community Service
Not a member yet
    129 research outputs found

    Edukasi Menjaga Kebersihan dan Lingkungan Sejak Dini di Kalangan Sekolah Pinggiran Sriwijaya

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak usia dini kepada anak-anak sekolah dasar yang berada di wilayah pinggiran Sriwijaya, Kota Palembang. Masalah lingkungan dan kurangnya kesadaran akan pentingnya hidup bersih masih menjadi tantangan, terutama di kawasan dengan keterbatasan akses terhadap pendidikan lingkungan. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta didik dari sekolah pinggiran yang dibantu oleh relawan muda dari organisasi amal. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif, permainan edukatif, praktik memilah sampah, dan demonstrasi sederhana mengenai daur ulang limbah rumah tangga. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar. Anak-anak menjadi lebih mengenal jenis-jenis sampah, dampak negatif sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta manfaat daur ulang. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kreativitas siswa dalam menciptakan produk sederhana dari bahan bekas yang memiliki nilai guna. Program ini tidak hanya memberikan edukasi dasar tentang lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan sikap peduli terhadap lingkungan sejak usia dini sebagai bekal menuju masa depan yang lebih berkelanjutan

    Pemberdayaan Pelaku UMKM melalui Pelatihan Teknologi Pengemasan Vacuum Sealer Tanpa Listrik di Desa Burai Kabupaten Ogan Ilir

    No full text
    Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di Desa Burai Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir Sumater Selatan. Tujuan pelatihan ini adalah memperkenalkan pembuatan alat vacuum sealer sederhana serta bahan-bahannya mudah didapat dengan harga terjangkau serta diharapkan peserta mengerti pentingnya produk untuk dikemas secara baik, yaitu dengan menghilangkan udara dalam kemasan melalui sedot udara atau vakum, serta timbul niat untuk membuat sendiri alat vakum ini untuk mengemas produknya. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan ceramah dan demonstrasi kepada para pelaku UMKM. Setelah dilakukan pelatihan diketahui peserta dapat memahami pentingnya menyimpan dan mengawetkan makanan dengan teknik vakum dan dapat membuat alat vakum sederhan seperti yang diajarkan. Namun demikian selama masa pendampingan masih sedikit peserta yang sukses menerapkan pemakainannya untuk menyedot/vacuum udara dari dalam kemasan. Hal ini disebabkan oleh kemasan plastik dan plester yang digunakan tidak sesuai dengan yang disarankan

    Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan UMKM Pokdarwis Sungai Jawi Desa Agrowisata di Kecamatan Kalidoni

    No full text
    Perencanaan dan pengelolaan keuangan usaha bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sangat penting mengingat rendahnya tingkat pengetahuan keuangan di kalangan kelompok usaha ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Sabtu, 31 September 2024, bertempat di Pokdarwis Sungai Jawi, Desa Agrowisata, Kecamatan Kalidoni, dengan peserta sasaran sebanyak 24 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Pokdarwis. Program ini berlangsung selama empat bulan, menggunakan model kegiatan berupa penyuluhan dan pendampingan. Penyuluhan mencakup materi tentang perencanaan keuangan, seperti evaluasi kondisi keuangan usaha, pemisahan keuangan usaha dan rumah tangga, edukasi tentang dana darurat, serta perlindungan usaha. Pendampingan melibatkan praktik pencatatan keuangan yang meliputi arus kas, baik pemasukan maupun pengeluaran. Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa pemahaman peserta mengenai fungsi uang, pencatatan arus kas, serta penyusunan anggaran kas masuk dan keluar telah meningkat lebih dari 70%, atau tepatnya 80%-100% secara signifikan. Ke depan, kegiatan serupa dapat difokuskan pada pendampingan pemilihan instrument investasi yang memiliki karakteristik berbeda

    Upaya Meminimalisir Volume Sampah dan Menambah Nilai Ekonomi

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat, yang turut mendorong peningkatan volume sampah, khususnya sampah plastik. Sampah plastik menjadi ancaman serius bagi lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terdegradasi secara alami. Permasalahan ini juga dirasakan di Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam mengelola sampah plastik melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kerajinan tangan. Produk kerajinan yang dihasilkan antara lain bros dari botol plastik, tas, kursi, meja, dan berbagai produk daur ulang lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam pengurangan sampah plastik. Namun, terdapat beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian, antara lain rendahnya tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat secara merata, keterbatasan infrastruktur pengolahan sampah, serta kurangnya dukungan kebijakan dan regulasi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk mewujudkan pengelolaan sampah plastik yang efektif dan berkelanjutan

    Pemberdayaan Ekonomi secara Integrasi melalui Pemanfaatan Tanaman Lotus (Nelumbo nucifera) di Indralaya Raya

    No full text
    Indralaya Raya yang merupakan bagian dari Kabupaten Ogan Ilir mempunyai potensi rawa yang paling besar di wilayah Sumsel, sehingga perlu adanya kegiatan pelayanan terpadu mulai dari akademisi, mahasiswa, dan perangkat desa serta masyarakatnya (Kelompok PKK/Karang Taruna, UMKM) untuk memanfaatkan potensi rawa khususnya tanaman rawa biji lotus melalui produk olahan lotus (Silky Pudding dan Bolu Nanas) yang dapat dikembangkan sebagai upaya pemberdayaan perekonomian warganya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelayanan terpadu ini memberikan dampak seperti peningkatan pengetahuan dan wawasan mengenai potensi pengolahan penggunaan teknologi sederhana sebesar 50,8% dan diperolehnya rumusan alternatif strategi melalui pendekatan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threat) yang bersifat kualitatif. Kebijakan pengembangan program Kecamatan Indralaya Raya dapat dilaksanakan dari hasil kegiatan pengabdian dengan penuh komitmen dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat

    Enhancing Healthcare Service Accessibility through Signage Implementation at Griya Sehat Alfarisy, Ciledug

    No full text
    Poor navigation within healthcare facilities can cause treatment delays, increase patient anxiety, and burden medical staff. One crucial factor affecting healthcare accessibility is the presence of clear and effective signage. This activity aims to enhance healthcare service accessibility at Griya Sehat Alfarisy, an alternative medicine clinic, by implementing an improved signage system. The methodology includes a comprehensive needs assessment, strategic signage design, and systematic implementation at key locations within the clinic. The study evaluates the effectiveness of the signage based on user feedback and direct observation, focusing on improvements in navigation efficiency, patient satisfaction, and staff workload reduction. Results indicate that the newly implemented signage system significantly enhances visitor wayfinding, with 85% of patients reporting improved navigation, 70% finding the signage visually appealing, and 90% of clinic staff experiencing reduced wayfinding-related inquiries. The new signage also minimizes staff interventions for directional assistance, improving workflow efficiency. These findings highlight the importance of well-designed signage in healthcare facilities, particularly in smaller clinics that often lack structured wayfinding systems. Additionally, this activity emphasizes the role of visual communication in reducing patient stress and optimizing clinic operations. Integrating user-centered design principles ensures that the signage remains functional, aesthetically cohesive, and accessible to a diverse range of visitors. Future research may explore the implementation of multilingual signage or digital wayfinding solutions to enhance patient navigation in healthcare environments further. This activity reinforces the significance of continuous evaluation improvements in healthcare signage systems

    Implementasi Integrated Farming Pada Kelompok Wanita Tani Kahuripan Aisyiyah Ranting Karang Tengah

    No full text
    Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan merupakan bentuk pendampingan terkait implementasi integrated farming pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kahuripan Aisyiyah Ranting Karang Tengah. Integrated farming merupakan pendekatan pertanian terpadu yang mengintegrasikan berbagai kegiatan agribisnis seperti budidaya tanaman, peternakan, dan pengolahan limbah untuk meningkatkan efisiensi sumber daya dan produktivitas. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program, dampaknya terhadap keberdayaan ekonomi anggota, dan keberlanjutan lingkungan. Tahapan kegiatan meliputi observasi lapangan, sosialisasi teknik integrated farming, sosialisasi manajemen limbah, dilanjutkan dengan monitoring evaluasi pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan. Berdasarkan serangkaian kegiatan yang telah dilakukan, secara umum KWT Kahuripan mampu menerapkan integrated farming yang dapat dibuktikan dengan adanya panen buah dan sayur yang cukup melimpah hingga mampu dipasarkan di Rumah Makan Langon Asri dan ikut berkontribusi dalam kegiatan sedekah sayur di Masjid terdekat. KWT Kahuripan juga mampu memproduksi magot dari hasil pengolahan sampah rumah tangga, serta pupuk bokasi dari kotoran kambing yang ada di lingkungan KWT Kahuripan. Salah satu contoh dari analisis usaha pupuk bokasi berhasil memperoleh keuntungan yang cukup besar. Dengan demikian, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi secara menyeluruh, KWT Kahuripan telah berhasil mengembangkan usaha dan tercipta kelompok masyarakat yang mampu meningkatkan ketahanan pangan dan mampu memberdayakan ekonomi masyarakat, serta mendukung praktik pertanian ramah lingkungan. Rekomendasi diberikan untuk pengembangan lebih lanjut, termasuk pelatihan teknologi tepat guna dan dukungan kebijakan pemerintah

    Edukasi Lingkungan Sebagai Sarana Pemberdayaan: Jejak Final Project Amaliah Future Leader Internship Batch 1 di 26 Ilir, Palembang

    No full text
    Jejak Final Project Amaliah Future Leader Internship hadir sebagai bentuk implementasi nyata dari pembekalan yang telah diterima peserta program, kemudian di implementasikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Final project ini dilaksanakan di Kampung Literasi 26 Ilir, Palembang. Dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat serta anak-anak, mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini melibatkan 20 orang dewasa dan 15 anak-anak dengan menggunakan pendekatan partisipatif agar mereka tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga berperan aktif dalam setiap proses. Aktivitas yang dilakukan meliputi penyuluhan interaktif tentang kesehatan lingkungan, demonstrasi pembuatan kompos takakura sebagai solusi pengelolaan limbah dapur rumah tangga, serta praktik membuat celengan sederhana dari botol plastik yang dikolaborasikan dengan edukasi pentingnya menabung sejak dini. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan dan pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, final project ini menegaskan bahwa keterlibatan pemuda dalam pengabdian masyarakat mampu menjadi katalis positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat perkotaan di kawasan padat penduduk

    Well Water Purification and Clean Water Distribution in the School Area of Yayasan Perguruan Serasan Muara Enim

    No full text
    Water is one of the natural resources that has a very important function. The existence of clean water in an area is very important, including in the school area. To support the availability of clean water in the school area at Yayasan Perguruan Serasan Muara Enim (YPS), namely by utilizing rainwater reservoirs, in addition to PDAM. However, the provision of clean water has not been able to meet water needs because the source of PDAM pipes is far away, and the distribution network pipes are not yet available. This often causes schools that are the furthest away not to get water flow so that they often must buy clean water which results in high school operational costs. There is one well to anticipate water needs, but the condition of the well water is cloudy yellowish and slightly smelly so it needs to be clarified first so that it can be used. The installation of a simple water purification device needs to be designed so that the water is suitable for use before being collected and distributed. The method used is to create a series of simple water purification devices consisting of an arrangement of adsorbents in the form of activated charcoal, sand, gravel, coral stone, and coconut fiber arranged in a tank. The result of this community service activity, the provision of clean water for school activities can be met, so that the academic community can enjoy clean water more easily and cheaper than before with better quality, quantity and continuity. The results of the analysis of well water after being clarified showed a reduction in the levels of Total Suspended Solid (TSS) which caused turbidity, with clean water quality that has met the requirements

    Pelatihan Kewirausahaan Digital Bagi Wirausaha Binaan Universitas di Malaysia

    No full text
    Kemampuan berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa lulusan perguruan tinggi. Salah satu ciri dari edupreneur yang banyak dikembangkan adalah kewirausahaan yang berbasis pendidikan dan pada beberapa daerah diharapkan dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perkembangan dunia kewirausahaan dan usaha mikro kecil di dalam kampus dan masyarakat luas. Tujuan kewirausahaan ini adalah agar mahasiswa membantu mewujudkan masyarakat yang berkualitas dan mandiri. Pelatihan ini dilakukan di Pertubuhan Peladang Kawasan Seri Pulau, Penang Malaysia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dalam pelaksanaannya akan menggunakan metode pendampingan manajemen dan teknis dengan teknik pelatihan serta tanya jawab atau diskusi. Pelatihan kewirausahaan digital ini telah diikuti oleh 30 orang pelaku usaha. Tahap pertama pelatihan, peserta diberikan pendampingan manajemen mengenai konsep berwirausaha digital. Pada tahap kedua dari pelatihan dilakukan praktek pemaksimalan penggunaan sosial media sebagai media komunikasi pemasaran yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Respon positif telah diberikan oleh peserta pelatihan selama kegiatan berlangsung seperti berpartisipasi aktif mengikuti materi dan praktek yang dilakukan

    99

    full texts

    129

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sricommerce - Journal of Sriwijaya Community Service
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇