OJS Untika Luwuk (Universitas Tompotika)
Not a member yet
    161 research outputs found

    Respon pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) terhadap pemberian kompos sampah organik pasar

    No full text
    Tujuan dari Penelitian ini, untuk mengetahui respon pertumbuhan bibit kakao (Theobrama cacao L.) terhadap pemberian kompos sampah organik pasar. Penelitian ini di laksanakan di Kelurahan Hanga-Hanga Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai bulan September-November 2018. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yang masing-masing terdiri dari 6 perlakuan dan 5 ulangan, dengan masing-masing perlakuan sebagai berikut : P0 = Tanpa pemberian kompos sampah organik pasar (Kontrol), P1 = tanah + kompos sampah organik pasar ( 1:1), P2 = tanah + kompos sampah organik pasar (2:1), P3 = tanah + kompos sampah organik pasar (3:1), P4 = tanah + kompos sampah organik pasar (4:1), P5 = tanah + kompos sampah organik pasar (5:1). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan diameterbatang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos sampah organik pasar berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibi kakao. Perlakuan P1 = tanah + kompos sampah organik pasar (1:1) memberikan respon terbaik terhadap pertumbuhan tinggi, jumlah daun, lebar daun dan diameterbatang tanaman

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KELAPA DALAM DI DESA SOBOL BARU KECAMATAN MANTOH KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Kelapa (Cocos nucifera ) merupakan  salah  satu tanaman yang terpenting dalam perekonomian Indonesia. Ditunjau dari biologi tanaman kelapa termasuk jenis plamae yang berumah satu. Batang tanaman tumbuh lurus ke atas dan tidak bercabang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor Internal  dan faktor Eksternal serta mengetahui strategi pengembangan usahatani kelapa dalam yang ada di Desa Sobol Baru Kecamatan Mantoh Kabupaten Banggai. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Maret 2020 di Desa Sobol Baru Kecamatan Mantoh Kabupaten Banggai dengan menggunakan Analisis SWOT. Pemilihan sampel petani dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (Random Sampling). Jika populasi lebih dari 100 orang maka dapat diambil sampel acak sederhana dengan taraf kesalahan 10%, 15%, 20% atau lebih dari jumlah populasi. Jumlah keseluruhan petani kelapa dalam di Desa Sobol Baru Kecamatan Mantoh sebanyak 158 petani. Jadi sampel yang diambil yaitu 2 orang pedagang, 1 orang penyuluh pertanian, 1 orang pemerintah desa (Kepala Desa) dan 22 orang petani, sehingga jumlah sampel keseluruhan sebanyak 26 orang. Hasil penelitian bahwa usahatani kelapa dalam di Desa Sobol Baru Kecamtan Mantoh Kabupaten Banggai terdapat  pada posisi strategi atau kuadran I yaitu mendukung strategi agresif yaitu S – O (Strenghts – opportunities) dengan skor yang diperoleh 3.1 yaitu  meningkatkan pengembangan usahatani dengan mamanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada

    DIMENSI KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM TINDAK PIDANA KORUPSI

    No full text
    Tindak pidana korupsi memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan tindak pidana lainnya karena adanya unsur kerugian keuangan negara. Kerugian keuangan negara memiliki dimensi normatif sesuai dengan asas legalitas, sehingga berkepastian hukum. Pembuktian terhadap adanya kerugian keuangan negara tidak semata-mata mengacu pada analisis teknis yuridis, namun analisis audit terhadap kerugian keuangan negara perlu adanya analisis akuntansi forensic, sehingganya kerugian keuangan negara dalam bentuk kuantitas dan kualitasnya dapat diketahui secara obyektif, dan akhirnya pengembalian terhadap kerugian keuangan negara dapat dilakukan dengan upaya hukum perdata (civil procedure) maupun melalui upaya pidana (criminal procedure). Corruption has very different characteristics from other criminal acts because of the element of financial loss to the state. State financial losses have a normative dimension in accordance with the principle of legality, so that they have legal certainty. Proof of the existence of state financial losses does not merely refer to juridical technical analysis, but audit analysis of state financial losses requires forensic accounting analysis, so that state financial losses in the form of quantity and quality can be objectively known, and ultimately the return to state financial losses. can be done by means of civil law (civil procedure) or through criminal procedure (criminal procedure)

    FAKTOR-FAKTOR KENAKALAN REMAJA DI DESA KAWALO KECAMATAN TALIABU BARAT KABUPATEN PULAU TALIABU

    No full text
    ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja kenakalan remaja di Desa Kawalo Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu dan upaya apa saja yang sudah dilakukan orang tua untuk mengatasi kenakalan remaja dan upaya yang sudah dilakukan pihak Pemerintah Desa untuk mengatasi kenakalan remaja di Desa Kawalo. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor kenakalan remaja di Desa Kawalo yaitu: 1). Kurangnya perhatian dan rasa cinta orang tua dan lingkungan terhadap anaknya karena sibuk dengan pekerjaan mereka, 2). Kondisi keluarga yang tidak nyaman karena sering bertengkarnya kedua orang tua dan faktor perceraian kedua orang tua, faktor Lingkungan sekolah yang tidak kondusif karena sarana prasarana sekolah yang tak memadai, kondisi masyarakat yang cuek dengan keadaan remaja. 3). Terpengaruhnya para remaja terhadap lingkungan masyarakat sekitar disebabkan oleh perasaan gengsi dan malu jika teman lain mengatakan dirinya kampungan dan ketinggalan zaman, dan 4). Kurangnya pemanfaatan waktu luang, karena remaja yang bermalas-malasan dan tidak mau berkembang, tidak mematuhi perkataan dan perintah orang tua

    PELAKSANAAN TEKNIK SELF INTERACTION DALAM MENANGANI KELAMBANAN BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTS DDI KILONGAN

    No full text
    Pelaksanaan teknik Self Interaction Dalam menangani kelambanan belajar peserta didik di MTs DDI Kilongan Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. Skripsi Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Tompotika Luwuk. Pembimbing I Awaldin Lambause , S.Pd M.Pd dan Pembimbing II Asnarita Nento, S.Pd M.Pd.               Penelitian  ini bertujuan untuk  mengetahui dan menggambarkan tentang pelaksanaan teknik self interaction  dalam menangani kelambanan belajar peserta didik di MTs Ddi kilongan Luwuk utara. Dengan indikator: Tahapan-tahapan teknik self interaction, 1) tahapan pengumpulan informasi yang berkaitan dengan konseptualisasi masalah yang dihadapi. 2) Tahap konseptualisasi terhadap masalah. 3) tahap pengumpulan informasi tentang konseptualisasi masalah. 4) Tahap melakukan perubahan langsung. Penelitian ini menggunakan metodw kualitatif dan data penelitian diperoleh dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah merapikan datat, mereduksi atau perangkuman data, kategorisasi, sintesisasi, serta menyusun hipotesis kerja. Berdasarkan uraian hasil temuan penelitian dan pembahasan hasil penelitian tentang Pelaksanaan teknik self interaction dalam menangani kelambanan belajar peserta didik di MTs DDI kilongan, maka dapat dikemukakan kesimpulan sebagai berikut: Dalam melakukan konseptualisasi terhadap masalah, belum efektifnya guru BK dalam merencanakan intervensi dalam konteks melakukan observasi yakni masih bersifat seadanya atau belum ada pengembangan konsep dari prosedur yang seharusnya dalam melakukan konseptualisasi terhadap masalah kelambanan belajar peserta didik sehingga data hasil observasi yang diperoleh dari proses pengumpulan informasi tersebut masih kurang valid

    PENGARUH DISIPLIN MENGAJAR GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 BATUI KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat asosiatif, bertujuan untuk mengetahui disiplin mengajar guru terhadap prestasi belajar Peserta didik di SMA Negeri 1 Batui. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Batui berjumlah 170 Orang, dengan jumlah sampel ditetapkan sebanyak 42 orang. Data penelitian adalah kuantitatif yang dikumpul melalui observasi dan menggunakan instrumen berupa angket yang dibuat kedalam 23 butir   dengan skala pengukuran menggunakan skala likert. Data selanjutnya diolah dan dianalisis, dengan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan analisis product moment, peneliti dapat menyimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif antara disiplin mengajar guru  terhadap  prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Batui, dengan nilai r hitung yang diperoleh adalah r = 0,278, apabila harga koefisien korelasi yang diperoleh tersebut diinterpretasikan dengan kategori yang telah ditentukan, berada pada kategori pengaruh yang rendah. Nilai r2 adalah 77% terhadap prestasi belajar peserta didik. Adapun disiplin mengajar guru memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik, hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai t hitung (th) = 1,532 yaitu lebih kecil dari nilai t tabel (tt) = 2,048, (1,532 < 2,048) dengan db = 28 dalam nilai distribusi t pada taraf signifikan 5%. Artinya koefisien korelasi tersebut tidak dapat digeneralisasikan atau tidak dapat berlaku pada seluruh populasi dimana sampel berjumlah 30 orang diambil. Dengan demikian peneliti dapat menyimpulkan bahwa hipotesis “Diduga ada Pengaruh yang positif dan signifikan antara disiplin mengajar guru terhadap prestasi belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Batui Kabupaten Banggai” “ditolak”

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE BERPIKIR BERPASANGAN

    No full text
    Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif  Peserta Didik Kelas VII A  di MTs Al - Ikhlas Tontouan pada materi segitiga. Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut diantaranya pada pada dasarnya Peserta Didik kurang perhatian pada proses pembelajaran, malu bertanya pada guru serta kurangnya latihan dalam menyelesaikan soal sehingga peserta didik kesulitan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan materi segitiga. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, peneliti melakukan penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian tindak kelas ini mengacu pada model pembelajaran Spiral Kemmis dan Taggrat menurut Arikunto yang dilakukan dua siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, (4) refleksi. Penelitian ini dilakukan Kelas VII A di MTs Al - Ikhlas Tontouan pada Tahun Ajaran 2016/2017. Berdasarkan hasil tes tindakan, terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif Peserta Didik. Mulai dari tes awal sampai tes akhir tindakan siklus II. Peningkatannya dapat dilihat dari 69,91% pada siklus I menjadi 89,35% pada siklus II. Untuk hasil observasi peserta didik dan guru terjadi peningkatan dari sikus I sampai sikus II. Peningkatan hasil observasi peserta didik dapat diihat  dari 62,50% pada sikus I menjadi 94,45% pada siklus II,dan peningkatan hasil observasi guru dapat dilihat dari 77,78% dari sikus I menjadi 97,22% pada siklus II. Hal ini menunjukan bahwa penerapan model berpikir berpasangan pada materi segitiga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematika  Peserta Didik Kelas VII A di MTs Al - Ikhlas Tontouan Kabupaten Banggai

    DEVELOPING SPEAKING SKILL THROUGH CLT IN AN EFL CLASSROOM: PROBLEMS, INSTRUCTIONAL MATERIALS, AND IMPLICATIONS

    No full text
    Penelitian ini berupaya menerapkan Pendekatan Pengajaran Bahasa Komunikatif (CLT) guna mengembangkan keterampilan berbicara diantara pembelajar Bahasa Inggris di tingkat Universitas. Penggunaan Pengajaran Bahasa Komunikatif (CLT), khususnya yang terkait pengembangan kemampuan berbicara mahasiswa sangat cocok digunakan di ruang kelas. Dalam Penelitian ini, data diperoleh melalui angket untuk menemukan masalah-masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dalam berbicara Bahasa Inggris. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian ini sebanyak 20 mahasiswa yang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang berasal dari satu kelas.  Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan menghitung jumlah respon yang diberikan oleh mahasiswa, kemudian dipresentasikan dalam persen. Tujuan penelitian ini adalah penyelidikan terhadap masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa, serta mengembangkan keterampilan berbicara dengan mendesain materi pembelajaran dalam aktifitas di ruang kelas dengan mengadopsi prinsip-prinsip CLT. Bagian terakhir studi ini adalah memberikan implikasi dalam pengajaran berbicara bagi mahasiswa

    HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA

    No full text
    Hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai koefisien korelasi (r)  =  atau 65,40% adalah angka positif. Hal ini menunjukkan hubungan antara kemampuan berpikir kreatif dengan hasil belajar matematika Di SMP Negeri 2 Luwuk adalah positif dan berada pada interprestasi antara 0,60 - 0,799 yang dimaknai dengan tingkat hubungan kuat. Adapun Nilai KD = 42,76% menunjukan besar hubungan antara kemampuan berpikir kreatif terhadap  Hasil Belajar matematika di SMP Negeri 2 Luwuk, sebesar 42,76%. Sedangkan nilai thitung = 4,812, Dengan derajat  kebebasan (db) = 60 – 2 = 58 dan taraf signifikansi  0,05 = 2,00 sehingga, thitung  lebih dari pada  ttabel atau  4,812 > 2,00 maka korelasi yang terjadi adalah berarti atau signifikan sehingga korelasinya adalah adanya hubungan kemampuan berpikir kreatif derngan  Hasil Belajar matematika di SMP Negeri 2 Luwuk. Dengan demikian hipotesis diterima

    PENGEMBANGAN MODUL TRIGONOMETRI TERINTEGRASI ISLAM DI MADRASAH ALIYAH NEGERI LUWUK

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh modul trigonometri  yang efektif dan layak digunakandalam pembelajaran sesuai dengan kondisi sekolah tersebut yakni sekolah madrasah/agama, yang dengan itu bisa meningkatkan minat atau ketertarikan peserta didik untuk belajar matematika dan dapat memperbaiki hasil belajarnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D). Prosedur Pengembangan modul pada penelitian ini merupakan modifiksi pengembangan model yang dikemukakan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel  (Abbas, 2002: 18)  four-D models (4-D model) yang terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil dari penelitian ini diperoleh modul Trigonometri yang sistematikanya terbagi menjadi 3 bagian yaitu: Bagian Pendahuluan, Bagian pembahasan dan Bagian Penutup. Bentuk integrasi islam dari modul inni tampak pada uraian materi seperti pada penerapan trigonometri dalam dalam menentukan arah kiblat. Selain itu, Integrasi nilai-nilai keislaman juga terlihat pada dikemukakannya ilmuan-ilmuan muslim yang memiliki sumbangsi besar terhadap perkembangan matematika terutama ilmu trigonometri seperti Alkhawarizmi, AlFarabi, Albiruni, dan sebagainya

    0

    full texts

    161

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS Untika Luwuk (Universitas Tompotika)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇