Jurnal Indonesia Sosial Teknologi (JIST)
Not a member yet
1322 research outputs found
Sort by
Education, Knowledge, And Attitudes Impacting 1 House 1 Jumantik Implementation: A Study In The Kenten Laut Health Center's Working Area In 2019
Dengue hemorrhagic fever is a major global problem because 2.5 to 3 billion people are at risk of developing this disease. Aedes Aegypti is the primary epidemic vector, an illness that usually affects urban areas but is starting to affect rural areas, estimated at around 50-100 million cases yearly. Dengue fever is transmitted through the bite of a female Aedes aegypti / Aedes albopictus, which carries the virus from other dengue fever sufferers. Therefore, dengue fever often causes death for sufferers. Given the danger of dengue fever, there needs to be a comprehensive eradication effort. The government has issued a Mosquito Nest Eradication policy (PSN 3M-Plus) to tackle dengue fever. This is the primary way considered effective, efficient, and economical to eradicate the vector of Dengue Dengue disease transmission, considering that drugs and vaccines that kill the dengue virus have not been found. Research method with a cross-sectional design, a sample of 100 households that meet the inclusion and exclusion criteria in the work area of the Kenten Laut Health Center. Data analysis with chi-square. The results of the study obtained There is a relationship between education (0.03), knowledge (0.041), and the implementation of the One House 1 Jumantik movement at the Kenten Laut Health Center. The puskesmas is advised to develop the One House 1 Jumantik movement so that the community is more responsible with their respective homes and can assist the Jumantik coordinator in implementing PJB
Implementation Of Next-Generation Firewalls To Protect Applications From Malware Attacks
Based on the rapid development of technology that has a positive and negative impact; one of the negative impacts is the leakage of data, called cybercrime. To overcome this, in this study, the design of the next-generation firewall (NGFW) protects technology and information systems from threats and malware attacks on technology and information systems. In this study, the Palo Alto firewall is implemented by configuring the firewall and testing the attack using malware. This test's results aim to prevent data loss, material loss, and paralysing of public services. Moreover, it is efficient and effective in scanning for variations of attacks without affecting network performance. The results' implications are expected to solve the problems faced perfectly. NGFW takes precautions by blocking malware access to its network traffi
Transforming Leadership, Effective Communication, And Patient Safety Culture: The Role Of Trust Among Hospital X East Jakarta Nurses
The importance of leadership and communication styles in upholding a safety culture in a health service. This research aims to analyse the influence of transformational leadership effective communication on patient safety culture with trust as mediation in nursing personnel in general hospital X. This study used a questionnaire involving 98 respondents with a cross-sectional quantitative research design using Structural Equation Modeling (SEM) with Smart Partial Least Square (PLS) software. The results of the study found that transformational leadership has a significant effect on patient safety culture, then effective communication has a significant effect on patient safety culture. Where the highest dimension of transformational leadership is inspirational motivation (89.9%), the highest dimension of effective communication is context (86.8%), the highest dimension in patient safety culture is a non-punitive response to error incidents (79.6%), while the highest dimension of trust is integrity (85.5%). The research concludes that transformational leadership and effective communication exert influence on trust-mediated patient safety cultur
Pengelolaan Website Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kabupaten Simeulue Sebagai Media Informasi Publik
Website saat ini menjadi salah satu media yang dimanfatkan oleh instansi daerah dalam menyalurkan informasi kepada masyarakat. Namun pemanfaatan website oleh masyarakat sangatlah sedikit bahkan ada yang tidak memahami cara penggunaan website serta ada beberapa masyarakat yang tidak memanfaatkan website. Pengelolaan website oleh pemerintah daerah sudah sangat baik hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang mana kebutuhan masyarakat akan informasi tidak dapat dihindari atau dibatasi., akan tetapi dari kurangnya pemanfaatan webite oleh masyarakat, hal ini menjadi suatu permasalahan yang penting untuk lihat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana website simeuluekab.go.id dikelola dan kendala apa saja yang dihadapi dalam pengelolaannya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian lapangan kualitatif dengan fokus deskriptif. Teori informasi organisasi dan teori media baru yang digunakan dalam kerangka teori penelitian. Dinas Komunikasi Informatika dan Perandian (Diskominsa) Kabupaten Simeulue menjadi lokasi penelitian ini. Dari hasil temuan penelitian lapangan dapat di simpulkan bahwa Diskominsa Kabupaten Simeulue saat ini dalam menyebarluaskan informasi publik melalui website simeuluekab.go.id, sebagai pengelola website adalah Humas Diskominsa Kabupaten Simeulue dalam praktiknya, ada redaktur, pengurus, dan wartawan, dalam penyampaian dan penyebaran berita. Selain website, Diskominsa sudah memanfaatkan instagram untuk penyebaran informasi publik
Representasi Perempuan Di DPR-RI: Studi Perbandingan Sulawesi Utara Dan Kepulauan Bangka Belitung
Penelitian ini membahas tentang fenomena representasi perempuan di lembaga legislatif dengan merujuk pada perbandingan kasus di provinsi Sulawesi Utara dengan provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Adapun, perspektif teoritis yang dapat digunakan untuk menganalisis hal tersebut didasarkan pada konsepsi dari Anne Phillips yang menjelaskan tentang konsep representasi jender dengan menitikberatkan pada pemahaman terhadap dua konsep utama, yakni “politics of presence” (siapa yang merepresentasikan) dan “politics of ideas” (apa yang direpresentasikan). Menyangkut pada anggapan bahwa eksistensi perempuan dalam parlemen akan menjadikannya turut memperjuangkan kepentingan-kepentingannya, seperti yang salah satunya dapat dilihat dari kebijakan-kebijakan yang sensitif terhadap jender. Sedangkan terakhir adalah kecenderungan di mana melalui eksistensinya dalam politik, perempuan diproyeksikan akan memberikan pendapat atau warna yang berbeda dalam setiap kebijakan maupun keputusan yang akan diambil. Sementara itu, penelitian ini diproyeksikan menggunakan metode kualitatif dengan didukung teknik wawancara mendalam dan studi literatur untuk memperoleh data. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa ketika berhasil terpilih sebagai anggota DPR, sosok Hillary Brigitta Lasut melakukan simbolisasi sebagai perwakilan perempuan provinsi Sulawesi Utara serta turut mendorong dan memperjuangkan sejumlah isu yang berkaitan dengan perempuan, seperti dalam aspek partisipasi dan pencalonan diri, kesetaraan jender, kepentingan perempuan serta memberikan pendapat dalam setiap kebijakan maupun keputusan yang akan diambil oleh parlemen
Peran Dan Pengaruh Perempuan Dalam Dinamika Politik Di Indonesia
Pembahasan mengenai kesetaraan gender dalam dinamika politik mau tidak mau akan menyebabkan adanya pembahasan mengenai peran dan pengaruh perempuan dalam kontestasi politik di Indonesia. Konstruksi sosial di Indonesia yang cenderung partriarkis telah mendorong perempuan ke dalam pemetaan stereotipe ketidak-layakan dalam berkancah di sektor politik. Namun belakangan peran dan pengaruh perempuan dalam politik tidak dapat diabaikan, terutama akibat gagasan demokrasi yang mendorong adanya partisipasi politik yang lebih besar bagi perempuan di seluruh negeri. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau peran dan pengaruh perempuan dalam dinamika politik di Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan metode kepustakaan untuk mempelajari berbagai sumber pustaka, diantaranya buku, jurnal dan pustaka lainnya yang relevan. Analisa dilakukan secara kualitatif. Proses demokratisasi telah mendorong semakin meningkatnya partisipasi politik perempuan sebagai bentuk representasi dan akuntabilitas demokrasi di Indonesia. Hal ini didahului dengan pengesahan konstitusi yang mendorong peningkatan peran perempuan dalam kancah perpolitikan Indonesia. Hal ini kemudian diikuti dengan kemunculan tokoh-tokoh politik perempuan yang duduk di berbagai lembaga eksekutif dan legislatif negara. Namun kemudian masih terdapat keterbatasan dalam keterlibatan perempuan dinamika politik dilihat dari proporsi jumlah antara wanita dan laki-laki yang terlibat dalam ranah politik di Indonesia
Wewenang Kepala Desa Sebagai Hakim Pendamai Dalam Menyelesaikan Sengketa Tanah Warisan Di Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang
Salah satu fungsi kepala desa adalah menerapkan hukum sebagai sarana untuk mengendalikan dan memperbaharui masyarakat desa atau yang biasa disebut sebagai hakim perdamaian desa. Dalam penyelesaian sengketa warisan ini kepala desa biasanya tidak mengambil keputusan sendiri tetapi bersama para tokoh masyarakat, dan pamong desa lainnya ataupun sesepuh desa tersebut yang mengetahui riwayat dari antara ahli waris yang bersengketa tersebut dan harta peninggalan dari pewaris agar keputusan yang diambil dapat ditaati oleh para pihak dan tidak melenceng dari adat kebiasaan yang hidup di daerah tersebut.
Penelitian ini merupakan penelitian empiris yaitu penelitian hukum yang menganalisis tentang penerapan hukum dalam kenyataannya terhadap individu, kelompok, masyarakat, lembaga hukum dalam masyarakat dengan menitikberatkan pada perilaku individu atau masyarakat, organisasi atau lembaga hukum dalam kaitannya dengan penerapan atau berlakunya hukum. Dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. hasil penelitian bahwa, Cara penyelesaian sengketa tanah sebagian besar mengadopsi cara mediasi, yaitu cara rekonsiliasi yang diajukan oleh kedua belah pihak yang bersengketa. Cara ini paling berhasil, karena mempunyai akibat hukum, terutama tanah dapat dipidana dengan sertifikat
Keberadaan Kasta Dalam Masyarakat Adat Di Sumba Timur Dalam Konteks Hak Asasi Manusia
Hasil Penelitian ini menunjukan bahsa sistem Maramba/Ata (Raja/Budak) di Kampung Raja Prailiu sudah ada sejak zaman dahulu hingga saat ini, karna adanya sistem Maramba/Ata (Raja/Budak) sehingga adanya kontraversi dengan Hak Asasi Manusia (HAM) yang diatur dalam Undang-Undang nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Sistem Maramba/Ata (Raja/Budak) yang memiliki aturan dan mekanisme adat tersendiri sehingga belum adanya pembebasan Hak Asasi Manusia yang utuh dalam hal ini belum adanya kemerdekaan pikiran, hati nurani dan beragama. Keberadaan kasta ini masih sangat kental sehingga membuat pemerintah masih sangat sulit untuk merespon masyarakat adat dan membuat pemerintah masih kesulitan untuk melakukan penyuluhan kemasyarakat setempat
Faktor Penyebab Dan Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pembuangan Limbah Bengkel Motor Tidak Pada Tempatnya Di Bengkel Maranu Kota Kupang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab tindak pidana pembuangan limbah bengkel motor tidak pada tempat seharusnya di Bengkel Maranu Kota Kupang dan upaya upaya penanggulangan mengatasi pembuangan limbah bengkel motor tidak pada tempat seharusnya di Bengkel Maranu Kota Kupang. Metode pendekatan ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan Faktor Penyebab Pembuangan Limbah Motor Tidak Pada Tempatnya ada dua yaitu: faktor internal dan faktor external. 1) Faktor Internal yang mempengruhi terjadinya pembuangan limbah bengkel motor tidak pada tempatnya: a). Ketersediaan kapasitas bak sampah umum yang kecil, b).Penumpukan sampah di setiap bak sampah umum, c).Meningkatnya sampah/limbah dalam waktu yang singkat, d). Ketersediaan tempat penampungan sampah yang relatif sempit/kecil, e). Luas ruangan/lahan relatif sempit/kecil, f). Minimnya ide untuk mendaur ulang sampah/limbah menjadi lebih berguna atau bernilai ekonomis. 2) Faktor External yang mempengaruhi terjadinya pembuangan limbah bengkel motor tidak pada tempatnya: a). Menurunnya kesadaran masyarakat akan hukum, b). Masyarakat tidak mendapatkan arahan atau penyuluhan secara berkala dari Badan Lingkungan Hidup Kota Kupang, c). Pemerintah tidak tegas dalam menuntut penegakan hukum, d). Kurangnya kinerja truk pengangkut sampah sehingga sampah terus-menerus menumpuk, e). Kesadaran hukum pelaku pembuangan limbah bengkel motor tidak pada tempat seharusnya
The Effect Of Motivation and Workload On Employee Performance By Mediating Organizational Commitment To The Blitar City Regional Secretariat
This research aims to analyse and prove the effect of work motivation on performance, work motivation on organisational commitment, workload on employee performance, workload on organisational commitment, organisational commitment on employee performance, work motivation on employee performance through organisational commitment and workload on performance employees through organisational commitment. The type of research used is explanatory research. Data collection used a questionnaire method, while the statistical analysis method used was PLS-SEM. The results of the research are that work motivation affects employee performance; work motivation does not affect organisational commitment; the workload does not affect employee performance; the workload affects organisational commitment, organisational commitment affects employee performance, organisational commitment has no effect in mediating work motivation on employee performance, organisational commitment influences mediating the influence of workload on employee performance