INSPIREE - Indonesian Sport Innovation Review
Not a member yet
107 research outputs found
Sort by
Dampak Bentuk Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar di Universitas Bhayangkara
The purpose of the study. To find out: a) The effect of the Jigsaw cooperative learning bentuk on learning achievement in sports physiology. b) The influence of motivation on learning achievement in Sports Physiology. c) The interaction between the Jigsaw cooperative learning bentuk and motivation on learning achievement in Sports Physiology.
Materials and methods. The population was students of the Department of Sport Science and Sports Coaching, Faculty of Sports and Health, Bhayangkara University Greater Jakarta. The sample is the third semester students consisting of two classes, namely class A as treatment and class B as control. Because the population is small, there is no sampling. Data collection techniques using motivation questionnaires and learning achievement tests. The data analysis technique used two-way analysis of variance.
Results. The results The results of the analysis a) The learning achievement of students taught with the Jigsaw cooperative learning bentuk (mean = 60.81) was better than students taught with the conventional bentuk (mean = 60.21) obtained a statistical value of 7.234 with a significance of 0.002. b) The learning achievement of students with high motivation (mean = 71.05) is better than students who study with low motivation (mean = 50.00) obtained a statistical value of 146.905 with a significance of 0.000. c) There is an interaction of influence between learning bentuks and motivation in increasing learning achievement in the Sports Physiology course, the statistical value is 12.342 with a significance of 0.001.
Conclusions. So from the results of this study it can be concluded that the Jigsaw type of cooperative learning bentuk is better than the conventional bentuk, and high learning motivation is better than low learning motivationThe purpose of the study. To find out: a) The effect of the Jigsaw cooperative learning bentuk on learning achievement in sports physiology. b) The influence of motivation on learning achievement in Sports Physiology. c) The interaction between the Jigsaw cooperative learning bentuk and motivation on learning achievement in Sports Physiology.
Materials and methods. The research was conducted from April to December 2019. The population was students of the Department of Sport Science and Sports Coaching, Faculty of Sports and Health, Bhayangkara University Greater Jakarta. The sample is the third semester students consisting of two classes, namely class A as treatment and class B as control. Because the population is small, there is no sampling. Data collection techniques using motivation questionnaires and learning achievement tests. The data analysis technique used two-way analysis of variance.
Results. The results The results of the analysis a) The learning achievement of students taught with the Jigsaw cooperative learning bentuk (mean = 60.81) was better than students taught with the conventional bentuk (mean = 60.21) obtained a statistical value of 7.234 with a significance of 0.002. b) The learning achievement of students with high motivation (mean = 71.05) is better than students who study with low motivation (mean = 50.00) obtained a statistical value of 146.905 with a significance of 0.000. c) There is an interaction of influence between learning bentuks and motivation in increasing learning achievement in the Sports Physiology course, the statistical value is 12.342 with a significance of 0.001.
Conclusions. So from the results of this study it can be concluded that the Jigsaw type of cooperative learning bentuk is better than the conventional bentuk, and high learning motivation is better than low learning motivatio
Efect Bobot Lemak Tubuh dalam Hasil belajar Lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category)
Tujuan Penelitian. Dalam penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh langsung Bobot Lemak Tubuh dalam Hasil belajar Lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category) mahasiswa semester 1 Penjaskesrek Universitas Pahlawan.
Metode Penelitian. Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai populasi sasaran (target population) berjumlah 54 mahasiswa. Teknik analisis menggunakan pendekatan analisis jalur dalam penelitian yang mengkaji dan menganalisis keterkaitan antar variabel penelitian. penelitian maka untuk mendapatkan data yang diolah dalam penelitian ini, maka instrumen yang digunakan adalah (1) Instrumen lompat jauh (Y) dengan mengukur hasil belajar mahasiswa, (2) Instrumen bobot lemak tubuh (X2) menggunakan skinfold callipers.
Hasil. Hasil penelitian yang diperoleh dapat dihasilkan bahwa pengaruh yang positif dan signifikan bobot lemak tubuh sebesar (r = 0.511) dan (r2 = 0.511 = 0.5112 = 0.2611) dengan sumbangan bobot lemak tubuh memberikan kontribusi sebesar 26.11% terhadap hasil lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category)
Kesimpulan. Hasil belajar lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category) sangat dipengaruhi oleh variabel bobot lemak tubuh dan singkatnya, semakin ideal tubuh seseorang maka akan semakin bagus dalam melaksanakan aktivitas olahraga atletik kategori lompat jauh.Tujuan Penelitian. Dalam penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh langsung Bobot Lemak Tubuh dalam Hasil belajar Lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category) mahasiswa semester 1 Penjaskesrek Universitas Pahlawan.
Metode Penelitian. Dalam penelitian ini yang digunakan sebagai populasi sasaran (target population) berjumlah 54 mahasiswa. Teknik analisis menggunakan pendekatan analisis jalur dalam penelitian yang mengkaji dan menganalisis keterkaitan antar variabel penelitian. penelitian maka untuk mendapatkan data yang diolah dalam penelitian ini, maka instrumen yang digunakan adalah (1) Instrumen lompat jauh (Y) dengan mengukur hasil belajar mahasiswa, (2) Instrumen bobot lemak tubuh (X2) menggunakan skinfold callipers.
Hasil. Hasil penelitian yang diperoleh dapat dihasilkan bahwa pengaruh yang positif dan signifikan bobot lemak tubuh sebesar (r = 0.511) dan (r2 = 0.511 = 0.5112 = 0.2611) dengan sumbangan bobot lemak tubuh memberikan kontribusi sebesar 26.11% terhadap hasil lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category)
Kesimpulan. Hasil belajar lompat jauh (Track and Field Long Jump Achievment Category) sangat dipengaruhi oleh variabel bobot lemak tubuh dan singkatnya, semakin ideal tubuh seseorang maka akan semakin bagus dalam melaksanakan aktivitas olahraga atletik kategori lompat jauh
PERBANDINGAN KETEPATAN MENENDANG KEARAH GAWANG DENGAN MENGGUNAKAN KURA-KURA BAGIAN DALAM DAN KURA-KURA BAGIAN LUAR KELAS XI PUTRA SMA NEGERI 1 DOMPU TAHUN PELAJARAN 2018/2019: Indonesia
The study purpose: The sport of football consists of various forms of movement and techniques in the game. Besides that, the understanding of kicking ball techniques properly and correctly has not been mastered so that beginners still seem to just kick without knowing what is obtained from the results of these kicks.
Materials and methods: In this study the total population is 100 people taken from classes XI.A, XI.B, XI.C, XI.D and from this population will be sampled in conducting research. The sample used in this study is 20%, therefore the number of samples is 20% x 100 people and so the number of samples is 20 people. Based on this comparison, it shows that the t-test result or the t-count value is smaller than the t-table
Results: "Accepted based on the results. Analysis of significant data, it can be concluded that "There is a comparison of the accuracy of kicking a ball into the goal with an inner foot turtle and an outer leg turtle in male students of class. the t-test result or the t-count value is smaller than the t-table showing 2.093> -0.59 (t-count <t-table).
Conclusions: Accepted based on the results. Analysis of significant data, it can be concluded that "There is a comparison of the accuracy of kicking a ball into the goal with an inner foot turtle and an outer leg turtle in male students.Abstrak : Permainan sepak bola merupakan olahraga yang berbentuk permainan yang dimainkan oleh anak – anak, pemuda, orang tua dan juga oleh anak – anak perempuan. Olahraga sepak bola itu terdiri dari bermacam-macam bentuk gerakan dan tekhnik dalam permainan. Dalam menendang bola anak – anak masih mengalami kesulitan dalam melakukan tekhnik menendang tersebut. Disamping itu pula pemahaman tekhnik menendang bola dengan baik dan benar belum dikuasai sehingga para pemula masih kelihatan asal menendang saja tanpa mengetahui apa yang didapat dari hasil tendangan tersebut. Dalam penelitian ini jumlah populasinya dalah 100 orang yang diambil dari kelas XI.A,XI.B,XI.C,XI.D dan dari jumlah populasi tersebut akan dijadikan sampel dalam melakukan penelitian. sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 20% maka dari itu jumlah sampelnya adalah 20% x 100 orang dan jadi jumlah sampelnya adalah 20 orang. Berdasarkan perbandingan tersebut, menunjukan bahwa hasil uji t atau nilai t-hitung lebih kecil dari penunjukkan t-tabel 2,093>-0.59 (t-hitung < t-tabel). Dengan kata lain hasil akhirnya signifikan dalam dua taraf signifikasi pengujian. Dengan dasar hipotesi nihil (Ho) yang berbunyi ”Tidak ada Perbandingan ketepatan menendang bola ke gawang dengan kura-kura kaki bagian dalam dan kura-kura kaki bagian luar pada siswa putra kelas kelas XI SMA Negeri 1 dompu tahun pelajaran 2018/2019””. Ditolak Sedangkan hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi ” ada Perbandingan ketepatan menendang bola ke gawang dengan kura-kura kaki bagian dalam dan kura-kura kaki bagian luar pada siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 dompu tahun pelajaran 2018/2019”.”.Diterima Berdasarkan hasil analisa data pada BAB IV signifikan, maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa “Ada perbandingan ketepatan menendang bola ke gawang dengan kura-kura kaki bagian dalam dan kura-kura kaki bagian luar pada siswa putra kelas XI SMA Negeri 1 dompu tahun pelajaran 2018/2019”
ANALISIS KETERAMPILAN SHOOTING SEPAK BOLA: EFEK POWER DAN PERCAYA DIRI ATLET.: Indonesia
The study purpose: Analysis path study aims to obtain information about the influence of leg explosive power, coordination and self confidence on shooting skill of football.
Materials and methods: The sample taken by using total sampling technique as many 30 athlete. Based on the hyphotesist and This research uses a quantitative approach, survey methods with tests and measurements.
Results. the researcher concluded that three is positive between leg explosive power and shooting skill by 0,437 (43,70%) There are positive influences between self confidence of shooting skill by 0,178 (17,80%) and the effect of the total effectiveness of the two variables is 0.615 or 61.50% so that the error variable is 38.50 influenced by external variables.
Conclusions: This study concludes that it is true that there is positive effectiveness of leg muscle power variables, confidence in soccer shooting skills.Tujuan Penelitian: Penelitian analisis ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang adanya efektivitas power tungkai kaki, koordinasi mata kaki dan percaya diri terhadap keterampilan shooting sepakbola.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode survei dengan menguji dengan tes dan pengukuran. Subjek dalam penelitian ini adalah atlet cabang sepakbola PPLP Pekanbaru Provinsi Riau sebanyak 30 atlet
Hasil Penelitian: Penelitian ini menyimpulkan terdapat pengaruh positif daya ledak otot tungkai terhadap keterampilan shooting sepakbola sebesar Rsquare (R2) 0,437 atau 43,70%, Terdapat pengaruh positif variabel percaya diri terhadap keterampilan shooting sepakbola sebesar 0,178 atau 17,80% dan pengaruh total efektivitas kedua variabel sebesar 0,615 atau 61,50% sehingga variabel erorr nya 38,50 dipengaruhi oleh variabel luar.
Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa benar adanya efektivitas positif variabel power otot tungka, percaya diri dalam keterampilan shooting sepakbola
DECREASED ATHLETE MOTOR SKILLS: BEFORE AND AFTER ACTIVITY CORONAVIRUS DISEASE (COVID-19) PANDEMIC.
The purpose of the study. is study was to look at the impact of pandemic 19 before and after Activity Coronavirus disease (B-A COVID-19P) on the performance of athletes\u27 motor skills (MS)
Materials and methods. The participants (Sample / N = 40) are national athletes in the Field Jumping category (Triple jump, Long jump and High jump), Riau Province of Indonesia, aged 18–20 years. The test instrument in determining the level of MS in athletes is the Motor Ability Test (7 item test)
Results. The results of the Paired Sample test B-A COVID-19P have sig values. ie 0.00 If seen with a significance standard of 0.05 or 5%, p-values of 0.000 <0.05 and H1 are accepted. This means that there are significant differences between motor skills in B-A COVID-19P.
Conclusions. With the conclusion that MS in track and field athletes there is a decrease in performance after the impact of the Covid-19 pandemic
ANALISIS KEBUTUHAN MAHASISWA DALAM PENERAPAN MULTIMEDIA INTERAKTIF PADA CABANG OLAHRAGA FUTSAL DI STKIP KUSUMANEGARA
The purpose of the study. To find out the needs of interactive multimedia in students. And based on field observations that there is a lack of understanding and effective application of basic techniques in futsal. Therefore the application of interactive multimedia is used as learning in practice.
Materials and methods. Initial design Development of basic training techniques based on the results of literature studies and needs analysis. The needs analysis was carried out with the subject of 35 students who had passed the futsal course. The steps used in the development of basic futsal training techniques include; product, technical implementation of limited trials, revisions, wider trials, revision of the final product, dissemination and implementation.
Results. The results of the analysis show that 100% of students have played futsal, 80% have participated in futsal training, 45% know the variations of training in futsal, 91% like to practice with different training variations, 100% require the development of variations in futsal training, and 97% want a variety of exercises. futsal is made in the form of interactive media. The results of small group trials with a percentage of 91.69% in good categories and for the results of large group trials with a percentage of 94.16% with good categories.
Conclusions. Interactive media products can be used in actual practice.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan multimedia interaktif pada mahasiswa. Dan berdasarkan observasi lapangan bahwa kurangnya pemahaman dan penerapan yang efektif tentang teknik dasar dalam olahraga futsal. Oleh karena itu penerapan multimedia interaktif digunakan sebagai pembelajaran dalam latihan.. Hasil analisis menunjukan bahwa 100% mahasiswa pernah bermain futsal, 80% pernah mengikuti latihan futsal, 45% mengetahui variasi latihan dalam futsal, 91% senang berlatih dengan variasi latihan yang berbeda, 100% memerlukan pengembangan variasi latihan futsal, dan 97% menginginkan variasi latihan futsal dibuat dalam bentuk media interaktif. Hasil uji coba kelompok kecil dengan persentase 91,69% dengan kategori baik dan untuk hasil uji coba kelompok besar dengan persentase 94,16% dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa produk ini bisa digunakan pada latihan yang sebenarny
Kondisi Fisik Power Otot Tungkai Dalam Kemampuan Smash Kedeng Pada Permainan Sepak Takraw
Tujuan Penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari power otot tungkai dengan kemampuan smash kedeng.
Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan pada atlit Persatua Sepak Takraw Indonesia di Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 30 orang. Sebelum melakukan penelitian terlebih dahulu dilakukan uji coba terhadap instrumen tes yang akan digunakan dalam penelitian. Uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah instrumen yang akan diuji valid dan reliabel. Teknik analisis data adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas
Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif antara power otot tungkai dengan smash kedeng atas koefisien r x1y = 0,386 dan memberikan pengaruh sebesar 14%.
Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang positif kondisi fisik power otot tungkai dalam kemampuan smash kedeng pada permainan sepak takraw.Tujuan Penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari power otot tungkai dengan kemampuan smash kedeng.
Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan pada atlit Persatua Sepak Takraw Indonesia di Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau, Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 30 orang. Sebelum melakukan penelitian terlebih dahulu dilakukan uji coba terhadap instrumen tes yang akan digunakan dalam penelitian. Uji coba ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah instrumen yang akan diuji valid dan reliabel. Teknik analisis data adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas
Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif antara power otot tungkai dengan smash kedeng atas koefisien r x1y = 0,386 dan memberikan pengaruh sebesar 14%.
Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang positif kondisi fisik power otot tungkai dalam kemampuan smash kedeng pada permainan sepak takra
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLAVOLI : Indonesisa
Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan smash pemain bolavoli
Metode Penelitian. Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam hal ini adalah jenis penelitian korelasi. Untuk homogennya data yang diperoleh dalam penelitian ini maka sampel penelitian diambil pada pemain putra, dengan memakai total sampling yang berjumlah 15 orang. Dan Instrumen Penelitian menggunakan Tes Daya Ledak Otot Tungkai (Vertical jump tes) dan Tes kemampuan smash.
Hasil. Berdasarkan hasil penghitungan (terlampir) didapatkan nilai r hitung sebesar 0,49 dan nilai tersebut merupakan besar indeks korelasi produk moment. Sebagai pembanding maka nilai r hitung dibandingkan dengan nilai r tabel pada dk = n – 2 = 15 – 2 = 13 sehingga diperoleh r tabel = 0,51. Nilai r hitung pada n = 15 adalah 0,49, dengan demikian nilai r hitung < r tabel. Artinya daya ledak otot tungkai memberi kontribusi terhadap kemampuan smash permainan bolavoli sebesar 24,16%. Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor pendukung lainnya.
Kesimpulan. Terdapat kontribusi daya ledak otot tungkai terhadap kemampuan smash bolavoli pemain klub Ikatan Remaja Bukit Penyasawan Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar sebesar 24,16%KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BOLAVOL
TINGKAT KORELASIONAL ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN LENGAN DALAM SMASH PADA ATLET BOLA VOLI
Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dan power otot lengan terhadap pukulan smash permainan bola voli SMA Yayasan Perguruan Rakyat.
Metode Penelitian. Responden penelitian adalah seluruh pemain bola voli SMA yayasan perguruan rakyat-1 yang berjumlah 20 orang, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai subjek penelitian. rancangan penelitian ini yaitu mengukur power otot tungkai dan power otot lengan yang dihubungkan dengan kemampuan pukulan smash permainan bola voli.
Hasil. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot tungkai dengan pukulan smash sebesar (r = 0.42), power otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 17.64 % dengan pukulan smash, (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan dengan pukulan smash sebesar (r = 0.53), power otot lengan memberikan kontribusi sebesar 28.09 % dengan pukulan smash, dan (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot tungkai dan power otot lengan secara bersama-sama dengan pukulan smash sebesar (Ry.12 = 0.57)
Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian Hal tersebut menunjukan bahwa 32,49 % variasi pukulan smash permainan bola voli ditentukan oleh kedua variabel bebas secara bersama-sama.Tujuan Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot tungkai dan power otot lengan terhadap pukulan smash permainan bola voli SMA Yayasan Perguruan Rakyat.
Metode Penelitian. Responden penelitian adalah seluruh pemain bola voli SMA yayasan perguruan rakyat-1 yang berjumlah 20 orang, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai subjek penelitian. rancangan penelitian ini yaitu mengukur power otot tungkai dan power otot lengan yang dihubungkan dengan kemampuan pukulan smash permainan bola voli.
Hasil. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot tungkai dengan pukulan smash sebesar (r = 0.42), power otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 17.64 % dengan pukulan smash, (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot lengan dengan pukulan smash sebesar (r = 0.53), power otot lengan memberikan kontribusi sebesar 28.09 % dengan pukulan smash, dan (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara power otot tungkai dan power otot lengan secara bersama-sama dengan pukulan smash sebesar (Ry.12 = 0.57)
Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian Hal tersebut menunjukan bahwa 32,49 % variasi pukulan smash permainan bola voli ditentukan oleh kedua variabel bebas secara bersama-sama
Seberapa Besar pengaruh Panjang Tungkai Terhadap Hasil Atletik Triple Jump?
Tujuan Penelitian. Secara umum tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh panjang tungkai kaki Terhadap Hasil Atletik Triple Jump pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penjas Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.
Metode Penelitian. Pendekatan kuantitatif, metode survei dengan teknik pengukuran dan tes merupakan pendekatan metodologi dalam penelitian ini. Jadi, model path analysis digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung seperangkat variabel bebas (eksogen) terhadap variabel terikat (endogen). Metode ini dilakukan pada populasi sasaran (target population) penelitian adalah seluruh atlet Triple Jump yang berjumlah 33 atlet.
Hasil. Setelah melakukan penelitian, maka hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan panjang tungkai dengan pukulan smash sebesar (r = 0.472) dan (r2 = 0.472 = 0.4722 = 0.2228) dengan kontribusi panjang tungkai memberikan kontribusi sebesar 22.28% terhadap hasil Atletik Triple Jump
Kesimpulan. Dalam olahraga atletik triple jump sangat dipengaruhi oleh variabel panjang tungkai dan singkatnya dengan panjang yang maksimal seorang atlet akan bisa meraih lompatan terjauh.Tujuan Penelitian. Secara umum tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh panjang tungkai kaki Terhadap Hasil Atletik Triple Jump pada Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penjas Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.
Metode Penelitian. Pendekatan kuantitatif, metode survei dengan teknik pengukuran dan tes merupakan pendekatan metodologi dalam penelitian ini. Jadi, model path analysis digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung seperangkat variabel bebas (eksogen) terhadap variabel terikat (endogen). Metode ini dilakukan pada populasi sasaran (target population) penelitian adalah seluruh atlet Triple Jump yang berjumlah 33 atlet.
Hasil. Setelah melakukan penelitian, maka hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan panjang tungkai dengan pukulan smash sebesar (r = 0.472) dan (r2 = 0.472 = 0.4722 = 0.2228) dengan kontribusi panjang tungkai memberikan kontribusi sebesar 22.28% terhadap hasil Atletik Triple Jump
Kesimpulan. Dalam olahraga atletik triple jump sangat dipengaruhi oleh variabel panjang tungkai dan singkatnya dengan panjang yang maksimal seorang atlet akan bisa meraih lompatan terjauh