INSPIREE - Indonesian Sport Innovation Review
Not a member yet
107 research outputs found
Sort by
ACTION REASEARCH: KEMAMPUAN GERAKAN RADSLAG MELALUI METODE BAGIAN DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SENAM: Indonesia
The study purpose. The purpose of this study was to ditermine the use of the methods section on the floor gymnastics learning materials senior negeri 1 kepenuhan kabupaten rokan hulu.
Materials and methods. The type of research that is used a Class Action research is conducted ( PTK ), which is conducted in class XII senior IPS1 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu with a sample of 20 students. Data collection techniques used were test-performers students and teacher observation sheets. Data were analyzed with exposure between cycles
Results. Based on the results of the initial data is of 20 studenst the are 14 studenst or 70% in category is not complete, ie 2 students or 20% of students scored at the category “ less good “, and 4 students or 20% of students scored at the category “ good “. Then the first cycle there are 8 students or 40% students in category “ good enough “ and the 10 students or 50% in the category “ good “ and 2 students or 10% in the category “ very good”. And the second cycle there are 18 students received grades due to the percentage 81,83%, 4 students “ very good “ or 20%, and 14 students or 20% “ good “ and 2 students or 10 % “less good”.in the second cycle occured in classical completeness increase significantly compared to the first cycle with the acquisition value reaches a minimum completeness criteria 9 KKM 75)
Conclusions: Thus the analysis shows that the use of variety of sections method can improve learning outcomes radslag students on subjects penjasorkes XII senior grade students IPS1 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu.Tujuan Penelitian. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode bagian pada materi pembelajaran senam lantai SMA Negeri 1 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu
Metodologi Penelitian. Jenis penelitian yang dipergunakan adalah (PTK) Penelitian Tindakan Kelas, yang dilakukan dikelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Kepenuhan dengan jumlah siswa 20 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes ferformance, data aktifitas siswa. Data dianalisis dengan paparan antar siklus.
Hasil Penelitian: hasil data awal adalah 20 orang siswa terdapat 14 orang siswa atau 70% dalam kategori tidak tuntas, yaitu 2 orang siswa atau 10% siswa mendapat skor dengan kategori “Kurang Baik”, dan 4 orang siswa atau 20% dengan kategori “Baik”. Kemudian siklus I terdapat 8 orang siswa atau 40% dalam kategori sedang, kemudian 10 orang siswa atau 50% dalam kategori “Baik”, dan 2 orang siswa atau 10% dalam kategori “Sangat Baik” Dan pada siklus II terdapat 18 orang siswa yang tuntas 81,83% yaitu 4 orang “Sangat Baik, atau 20%, dan 14 orang dalam kategori “Baik” atau 70%, dan terdapat 2 orang atau 10% dibawah ketuntasan dengan kategori kursang baik. Pada siklus II terjadi peningkatan ketuntasan secara klasikal yang disignifikan dibanding siklus I dengan perolehan nilai mencapai kreteria ketuntasan menimal ( KKM 75).
Kesimpulan. analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode bagian dapat meningkatkan hasil belajar senam lantai meroda siswa pada mata pelajaran penjasorkes siswa kelas XII SMA Negeri 1 Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu
KONTRIBUSI DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI TERHADAP KETEPATAN SHOOTING SEPAKBOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 2 BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR
The purpose of the study. To know the Contribution of Limb Muscles to the Accuracy of Shooting Football.
Materials and methods. The sample in this study amounted to 20 male students. The leg muscle explosive power measurement test can be tested through the standing broad jumps test, whereas Football Shooting can be tested through a shooting test.
Results. The contribution obtained from the formula KD = r2x100%, where the results of the search for correlation (r) are entered in the formula KD = 0.5152 x100% KD = 0.2652 x100% KD = 26.52% to find the correlation percentage. Where the rxy (0.515) >rtabel (0.444) is obtained, it can be said that there is a correlation and this proves that the presence of good leg muscle explosive power can produce shooting accuracy.
Conclusions. There is a Contribution of the Explosive Power of the Legs to the Accuracy of Shooting Football in the Extracurricular Boys of SMA Negeri 2 Bangkinang, Kampar RegencyTujuan Penelitian. untuk mengetahui apakah terdapat Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai Terhadap Ketepatan Shooting Sepakbola.
Metode Penelitian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang siswa putra. Tes pengukuran daya ledak otot tungkai dapat di uji melalui tes standing broad jumps, Sedangkan Shooting Sepakbola dapat di uji melalui tes shooting.
Hasil. Kontribusi yang didapat dari rumus KD = r2x100%, dimana hasil pencarian korelasi (r) dimasukkan pada rumus KD = 0.5152 x100% KD = 0.2652 x100% KD = 26.52% untuk mencari persentase korelasi. Dimana diperoleh rxy (0,515) > rtabel (0.444) maka dapat dikatakan adanya korelasi dan ini membuktikan bahwa dengan adanya daya ledak otot tungkai yang baik dapat menghasilkan ketepatan shooting.
Kesimpulan. Terdapat Kontribusi Daya ledak otot tungkai Terhadap Ketepatan Shooting Sepakbola Pada Siswa Putera Ekstrakurikuler SMA Negeri 2 Bangkinang Kabupaten Kampar
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI SPRINT MELALUI PENDEKATAN BERMAIN PADA SISWA KELAS VIII SMP PERGURUAN BUDI AGUNG MARELAN TAHUN AJARAN 2019/2020: Indonesia
Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar lari sprint melalui pendekatan bermain pada siswa kelas VIII SMP Perguruan Budi Agung Marelan Tahun Ajaran 2019/2020.
Metode Penelitian. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan gaya mengajar bermain sebagai sasaran utama. Pemaparan dalam upaya meningkatkan hasil belajar lari sprint melalui pendekatan bemain pada siswa kelas VIII SMP. jenis penelitian tindakan kelas maka peneliti ini dilakukan dalam dua siklus yang tiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan sebagai berikut : 1) Perencanaan (planning), 2) Tindakan (acting), 3) Pengamatan (observing), 4) Refleksi (reflecting).
Hasil. Dari pembelajaran lari sprint tindakan untuk memperbaiki di siklus II yaitu dengan menggunakan metode pendekatan bermain dapat kita lihat dari 28 orang siswa hanya 24 orang siswa yang(85,71%) yang telah mencapai nilai ketuntasan, sedangkan 4 orang siswa (14,28%) belum mencapai ketuntasan belajar.
Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Melalui Pendekatan Bermain Dapat Meningkat Hasil Belajar Lari Sprint pada Siswa Kelas VIII SMP Perguruan Budi Agung Marelan Tahun Ajaran 2020/202.UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LARI SPRINT MELALUI PENDEKATAN BERMAIN PADA SISWA KELAS VIII SMP PERGURUAN BUDI AGUNG MARELAN TAHUN AJARAN 2019/202
METODE DRILL DALAM PENINGKATAN KETERAMPILAN DASAR ROLLING SENAM LANTAI: Indonesia
The study purpose: Efforts to improve basic skills in gymnastics forward rolling perfectly, there must be anappropriate teaching method for this material. One of the teaching methods that the writer considers appropriateis the drill method.Materials and methods: In this study using a classroom action research technique that has 2 tests (cycle 1 andcycle 2). The test taken from the sample used the rolling test skills test in gymnastics.Results. 32 samples were tested, in cycle 2 there were 27 students categorized as \u27successful or complete\u27 and 5students \u27incomplete\u27 in carrying out the basic skills of rolling floor gymnastics ahead.Conclusions: The advanced rolling gymnastics skills carried out by students are increasingly improving andperfect, this shows satisfactory results and there is a significant increase in elementary school students.Tujuan Penelitian: Untuk meningkatkan ketangkasan dan keterampilan rangkaian gerakan rolling senam lantai(RSL) kedepan (rolling) dapat dilakukan secara baik dan sempurna maka harus ada sebuah metode mengajar(MD) yang tepat untuk mengajarkan materi ini. Salah satu MD yang penulis anggap tepat adalah metode drill.Metodologi Penelitian: Dalam penelitian ini menggunakan teknik penelitian tindakan kelas PTK atau ActionResearch yang mempunyai 2 kali tes (siklus 1 dan sikus 2). Tes yang diambil dari sampel menggunakan tesketerampilan rolling tes pada olahraga senam.Hasil Penelitian: Dari 32 sampel yang melakukan tes siklus II terdapat sebanyak 27 orang siswa yang berhasilatau tuntas dan 5 orang siswa tidak tuntas dalam melakukan keterampilan RSL kedepan.Kesimpulan. Keterampilan RSL yang dilakukan oleh siswa semakin meningkat dan sempurna, hal inimenunjukkan hasil yang memuaskan dan terjadi peningkatan yang signifika
GIAKUSUKI PADA KARATE: ANALISI PERAN KEKUATAN OTOT LENGAN DAN OTOT BAHU: Indonesia
The study purpose: To determine the relationship between hand muscle strength and shoulder muscle strength with the ability to punch straight ahead of Karate extracurricular members at SDN 07 Cipinang Melayu.
Materials and methods: This research is a correlation study AND the population of this study is 20 students. The instruments used in this research are hand muscle strength using hand grib dynamometer or handheld dynamometer, for shoulder muscle strength survey using Expanding Dynamometer, to survey strokes with inner tube rubber bearings.
Results: There is a significant relationship between hand muscle strength and the ability to hit straight ahead with t count 3.163>ttable 1.729, there is a significant relationship between shoulder muscle strength and straight forward punch ability with t count 2, 874>ttable 1.729, there is a relationship which is significant between hand muscle strength, shoulder muscle strength with the ability of a straight forward punch t count 5,311> ttable 3,125.
Conclusions: There is a significant relationship between hand muscle strength, shoulder muscle strength and the ability to punch straight ahead of the Karate extracurricular members at SDN 07 Cipinang Melayu.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan kekuatan otot tangan (KOT) dan kekuatan otot bahu (KOB) dengan kemampuan pukulan Giakusuki (PG) peserta ekstrakurikuler karate di SDN 07 Cipinang Melayu.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian korelasi DAN populasi penelitian ini adalah 20 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah KOT dengan menggunakan dinamometer grib tangan atau handheld dynamometer, untuk survei KOB menggunakan Expanding Dynamometer, untuk survei kayuhan dengan bantalan karet ban dalam.
Hasil Penelitian: Ada hubungan yang signifikan antara KOT dengan kemampuan PG dengan t hitung 3,163> t tabel 1,729, ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot bahu dengan kemampuan pukulan lurus dengan t hitung 2,874> t tabel 1,729, terdapat Ada hubungan yang signifikan antara KOT, KOB dengan kemampuan PG thitung 5,311> t tabel 3,125
Kesimpulan. Ada hubungan yang signifikan antara KOT, KOB dengan PG peserta ekstrakurikuler karate di SDN 07 Cipinang Melayu
EFEK DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN MOTIVASI BERPRESTASI DALAM KETERAMPILAN SMASH PADA ATLET BOLA VOLI
Tujuan Penelitian. Untuk mengetahui Pengaruh daya ledak otot tungkai dan motivasi berprestasi terhadap keterampilan smash bola voli pada Atlet Bola Voli Putra Klub Huha Pekanbaru
Metode Penelitian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, metode survei dengan teknik pengukuran dan tes. Sedangkan teknik analisis menggunakan pendekatan analisis jalur (path analysis) yaitu penelitian yang akan mengkaji atau menganalisis keterkaitan antar variabel penelitian.
Hasil. 1) Terdapat pengaruh langsung daya ledak otot (X1) terhadap hasil Keterampilan Smash Bola Voli (Y) sebesar 0,331. 2) Terdapat pengaruh langsung Motivasi Berprestasi (X2) terhadap hasil Keterampilan Smash Bola Voli (Y) sebesar 0,291. Hal ini terlihat pada Tabel Coffesient yang menunjukan nilai sig. 0,001. 3) Terdapat pengaruh langsung Daya Ledak Otot (X1) terhadap motivasi berprestasi (X2) sebesar 0,370. Hal ini terlihat pada Tabel Coffesient yang menunjukan nilai sig. 0,000. Dan pengaruh total X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,476 = 47,60%.
Kesimpulan. Daya ledak otot dan motivasi berprestasi berpengaruh terhadap keterampilan smash bola voli atlet Putra Klub Huha Pekanbaru.The purpose of the study. The purpose of this study was to determine the effect of lexplosive power leg and achievement motivation on volleyball smash skills at Club Ball Volleyball Athlete Huha Pekanbaru.
Materials and methods. The research method used in this research is quantitative approach, survey method with measurement and test techniques. While the analytical technique using path analysis approach (path analysis) is research that will examine or analyze the relationship between research variables. Path analysis technique can be used to test the direct influence on the influence factor of explosive power leg, hand eye coordination and achievement motivation on smash volleyball skills from 34 athletes Putra Klub Huha Pekanbaru
Results. 1) There is direct influence of explosive power leg (X1) on the result of the Volleyball Smash Skill (Y) of 0.331. This is seen in Table Coffesient which shows the sig value. 0.005 (Significant). 2) There is a direct influence of Achievement Motivation (X2) on the result of mash Volleyball skill (Y) of 0.291. 3) There is direct influence of explosive power leg (X1) on achievement motivation (X2) equal to 0,370. This is seen in Table Coffesient which shows the sig value. 0,000. (Significant). And total efect of X1, X2 terhadap Y sebesar 0,476 = 47,60%.
Conclusions. The effect of explosive power leg, hand eye coordination and achievement motivation affect the skills of smash volleyball athletes Club Huha Pekanbaru
Keterampilan Bermain Futsal Daya Ledak Tungkai Dan Ketepatan Sasaran Gawang Terhadap Keterampilan Bermain Futsal: Analisis Korelasional: Indonesia
oai:ojs2.inspiree.review:article/1Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui studi korelasi keterkaitan daya ledak tungkai dan ketepatan sasaran gawang terhadap keterampilan shooting futsal pada mahasiswa.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi sehingga populasi.teknik pengujian menggunakan teknik pengujian product moment untuk mengetahui tingkat korelasi antar variabel DLT dan KSF Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semesster IV Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara Jakarta yang berjumlah 120 orang.
Hasil Penelitian: Hubungan/korelasi daya ledak otot tungkai ( Variabel X-1 ) terhadap keterampilan shooting futsal ( Variabel Y ) adalah : Hasil hitung koefisien korelasi ( r ) yaitu 0,571 lebih besar dari pada r tabel korelasi product moment dengan responden 30 dimana besarnya r tabel adalah 0, 361. Interpretasinya, terdapat hubungan/korelasi yang positif daya ledak otot tungkai terhadap keterampilan shooting futsal. 2. Hubungan/korelasi Ketepatan Sasaran Gawang ( Variabel X-2 ) terhadap Keterampilan Shooting Futsal ( Variabel Y )Hasil hitung koefisien korelasi adalah 0,455. Hasil hitung ini lebih besar dari pada r tabel korelasi product moment dengan responden 30 dimana besarnya r tabel adalah 0,361. Interpretasinya, terdapat hubungan/korelasi yang positif daya ledak otot tungkai terhadap keterampilan shooting futsal. 3. Hubungan/korelasi daya ledak otot tungkai ( Variabel X-1 ) dan Ketepatan sasaran gawang ( Variabel X2 ) terhadap Keterampilan Shooting Futsal (Variabel Y ) Nilai r hitung = 0, 745, jika dikonsultasikan dengan r tabel korelasi product moment dengan jumlah responden 30 maka r hitung lebih besar dari r tabel ( 0,745 > 0, 361 )
Kesimpulan. terdapat hubungan/korelasi yang positif dari daya ledak otot tungkai dan ketepatan sasaran terhadap keterampilan bermain futsal..Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui studi korelasi keterkaitan daya ledak tungkai dan ketepatan sasaran gawang terhadap keterampilan shooting futsal pada mahasiswa.
Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi sehingga populasi.teknik pengujian menggunakan teknik pengujian product moment untuk mengetahui tingkat korelasi antar variabel DLT dan KSF Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semesster IV Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kusuma Negara Jakarta yang berjumlah 120 orang.
Hasil Penelitian: Hubungan/korelasi daya ledak otot tungkai ( Variabel X-1 ) terhadap keterampilan shooting futsal ( Variabel Y ) adalah : Hasil hitung koefisien korelasi ( r ) yaitu 0,571 lebih besar dari pada r tabel korelasi product moment dengan responden 30 dimana besarnya r tabel adalah 0, 361. Interpretasinya, terdapat hubungan/korelasi yang positif daya ledak otot tungkai terhadap keterampilan shooting futsal. 2. Hubungan/korelasi Ketepatan Sasaran Gawang ( Variabel X-2 ) terhadap Keterampilan Shooting Futsal ( Variabel Y )Hasil hitung koefisien korelasi adalah 0,455. Hasil hitung ini lebih besar dari pada r tabel korelasi product moment dengan responden 30 dimana besarnya r tabel adalah 0,361. Interpretasinya, terdapat hubungan/korelasi yang positif daya ledak otot tungkai terhadap keterampilan shooting futsal. 3. Hubungan/korelasi daya ledak otot tungkai ( Variabel X-1 ) dan Ketepatan sasaran gawang ( Variabel X2 ) terhadap Keterampilan Shooting Futsal (Variabel Y ) Nilai r hitung = 0, 745, jika dikonsultasikan dengan r tabel korelasi product moment dengan jumlah responden 30 maka r hitung lebih besar dari r tabel ( 0,745 > 0, 361 )
Kesimpulan. terdapat hubungan/korelasi yang positif dari daya ledak otot tungkai dan ketepatan sasaran terhadap keterampilan bermain futsa