Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Penerapan model pembelajaran think pair share untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas III SD Al-Washliyah Barus Kabupaten Tapanuli Tengah
Keterampilan berbicara siswa di sekolah dasar menjadi dasar penting untuk pengembangan kemampuan berbicara lanjutan di jenjang pendidikan lebih tinggi dan sebagai bekal berkomunikasi serta bersosialisasi di masyarakat. Namun hasil observasi awal diketahui keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia masih tergolong rendah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apakah dengan menerapkan model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Al-Washliyah Barus. Sedangkan tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah menerapkan model pembelajaran think pair share. Penelitian ini di laksanakan di SD Al-Washliyah Barus yang beralamat di Desa Kampung Solok. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang terdiri dari 12 peserta didik, yang terdiri 7 perempuan dan 5 laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi dan instrumen tes. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data maka dapat diambil kesimpulan yaitu berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui hasil penelitian mulai dari siklus I pertemuan ke I sampai siklus II pertemuan yang ke II dapat diketahui bahwa keterampilan berbicara siswa mengalami peningkatan. Dimana pada siklus I pertemuan I diperoleh nilai rata-rata tes 61.81 berada pada kategori kurang. Selanjutnya hasil siklus I Pertemuan II diperoleh nilai rata-rata tes 68.06 berada pada kategori kurang. Kemudian hasil tes keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia siklus II Pertemuan I diperoleh nilai rata-rata tes 76.39 berada pada kategori cukup. Sedagkan hasil tes keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia siklus II Pertemuan II diperoleh nilai rata-rata tes 87.50 berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi dengan menerapkan model pembelajaran think pair share dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD A-l-Washliyah Barus dapat diterima
Pengaruh metode 3-R terhadap hasil belajar Siswa pada mata pelajaran PAI dengan materi sifat wajib Allah di kelas X SMA Negeri 8 Padangsidimpuan
Adapun masalah dalam penelitian ini adalah: apakah ada pengaruh metode 3r dalam kreativitas belajar pada mata pelajaran pendidikan agama islam materi pokok sifat wajib bagi Allah kelas X SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode 3r pada materi pokok sifat wajib bagi Allah dan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan dalam kreativitas belajar peserta didik melalui penerapan metode 3r pada materi pokok sifat wajib bagi Allah di SMA N 8 Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Jumlah siswa yang diteliti dikelas eksperimen adalah 14 orang dan pada kelas kontrol adalah 15 orang. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, dimana dipilih atas pertimbangan jumlah siswa yang hamper sama dan kemampuan siswa relative sama dilihat dari rata rata siswa. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat dari rata rata posttest peserta didik yang diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode 3r kelas eksperimen sebesar 6,55 lebih besar daripada rata rata posttest peserta didik yang diberikan kreativitas belajar kelas kontrol sebesar 3,55. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran hasil nilai rata rata belajar siswa. Berdasarkan perhitungan uji t menunjukkan bahwa nilai sig. 2 tailed post test = O,499 thitung = 3,148 dan ttabel = 2,O4841 maka hipotesi
Analisis strategi pemasaran Tyyana coffee di Aek Sabaon
Strategi pemasaran merupakan salah satu faktor kunci dalam pertumbuhan dan daya saing suatu usaha. Dalam industri kopi yang semakin berkembang, penerapan strategi pemasaran yang efektif menjadi penting untuk meningkatkan daya saing bisnis. Tyyana Coffee Aek Sabaon merupakan salah satu usaha kopi yang telah dikenal hingga ke luar negeri, tetapi masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya promosi dan inovasi produk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh Tyyana Coffee menggunakan pendekatan analisis SWOT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal Tyyana Coffee, merumuskan strategi bisnis yang tepat, serta menganalisis strategi pemasaran berdasarkan pendekatan SWOT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian meliputi pemilik usaha, karyawan, pelanggan, serta pihak terkait dalam industri kopi. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi Tyyana Coffee. Berdasarkan analisis SWOT, Tyyana Coffee memiliki keunggulan dalam kualitas produk dan jangkauan pasar yang luas. Namun, terdapat beberapa kelemahan, seperti kurangnya strategi promosi dan inovasi produk. Peluang yang dapat dimanfaatkan adalah tren konsumsi kopi yang terus meningkat serta penggunaan teknologi digital untuk pemasaran. Ancaman yang dihadapi meliputi persaingan dengan usaha kopi lain serta harga produk yang kurang kompetitif. Untuk meningkatkan daya saing, Tyyana Coffee perlu menerapkan strategi pemasaran yang lebih inovatif, seperti pemasaran digital, diversifikasi produk, serta pengemasan yang lebih menarik. Dengan mengoptimalkan kekuatan dan peluang serta mengatasi kelemahan dan ancaman, Tyyana Coffee dapat mempertahankan posisinya di pasar dan meningkatkan pertumbuhan bisnisny
Pengaruh DPK terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil dengan NPF sebagai variabel moderating
Penelitian ini di latar belakangi berdasarkan masalah yang ada bahwa semakin besar dana yang berhasil dihimpun, maka penyaluran pembiayaan berbasis bag hasil juga semakin meningkat, sebaliknya jika tingkat bagi hasil menurun maka pembiayaan berbasis bagi hasil akan menurun. Hal tersebut tidak sesuai dengan laporan keuangan bank umum syariah periode 2019-Juli 2024. Sehingga rumusan masalah dalam penelitian ini apakah ada Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK) Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi hasil dengan NPF sebagai variael moderating. Dan pelnellitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh Terhadap Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil dengan NPF sebagai variabel moderating. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Dimana peneliti menggunakan data sekunder yang sumber data di peroleh dari Bank Umum Syariah (BUS) berdasarkan OJK menggunakan perangkat lunak Eviews versi 9 digunakan untuk menemukan hasil (kesimpulan) sebagai jawaban dari rumusan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPK berpengaruh terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil. DPK yang dimoderasi oleh NPF mampu memperkuat pengaruh DPK terhadap pembiayaan berbasis bagi hasil.Hasil penelitian R2 menunjukan bahwa variabel DPK dan pendapatan bagi hasil mampu menjelaskan variabel pembiayaan berbasis bagi hasil sebesar sebesar 88,90% sedangkan sisanya 11,10% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model ini. Artinya masih ada variabel lain yang mempengaruhi pembiayaan berbasis bagi hasil
نموذج تعليم المفردات في برنامج صباح اللغة بمعهد الجامعة بجامعة شيخ علي حسن أحمد الداري الإسلامية الحكومية بادنج سيدمبوان
الخلفية هي أن التحدث باللغة العربية لطلبة في معهد الجامعة بجامعة شيخ علي حسن أحمد الداري من رؤية ورسالة معهد الجامعة، ولهذا السبب تم إنشاء العديد من نماذج التعلم لتحسين قدرات الطلبة في دراستها وممارستها. الغرض من الباحث هي معرفة نموذج تعليم المفردات في برناج صباح اللغة بجامعة شيخ علي حسن أحمد الداري في معهد الجامعة. الطريقة المستخدمة في هذه الدراسة المنهج النوعي. بناء على هذا البحث يتم التعمال مع هذا البحث الوصفيا أى البحث الذي يسعى الى وصف الوااقع في المجال وفقا للحقائق بشكل منهجي. من نتائج هذه الدراسة هي ثلاثة نموذجات بإستخدام الطلبة في برناج صباح اللغة في معهد الجامعة بجامعة شيخ علي حسن أحمد الداري (1) نموذج تعليم المفردات تكراريا (2) نموذج تعليم المفردات بتركيب الكلمات (3) ونموذج تعليم المفردات بتجريب ممارسة الحوار. يرى الباحث أن صباح اللغة في معهد الجامعة بجامعة شيخ علي حسن أحمد الدري لديها نموذج تعليمية فريدة وتجعل الطلاب لا يشعرون بالملل من تكرار المفردات القديمة وإضافة مفردات جديدة، ومع ذلك، فإن نموذج تعليم التي تم إنشاؤها لا تزال لا تحفز الطلاب على تطبيق مفرداتهم عند التحدث، لذلك ما زالوا نادراً ما يستخدمون اللغة العربية خارج السكن
The effect of Generating Interaction between Schemata and Text (GIST) strategy on students’ reading exposition text ability at Grade XI SMA Negeri 3 Padangsidimpuan
The objectives of this research are 1) To examine the students’ reading exposition text ability before learning by using Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy at SMA Negeri 3 Padangsidimpuan. 2) To examine the Effect of Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy on Reading Exposition text ability after using learning by Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy at the eleventh grade students of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan. 3) To examine the significant the effect of Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy at the eleventh grade students of SMA Negeri 3 Padangsidimpuan. This research is a quantitative research with experimental method a pre-test post-test control group design. The population of this research was the seventh grade students of XI SMA Negeri 3 Padangsidimpuan. The sample of this research was 68 students. The instrument in this research is a multiple choice test. The result of this study showed that the mean score of experimental class before learning by using generating interaction between schemata and text strategy Strategy was 64.47 and after learning by using generating interaction between schemata and text strategy Strategy was 76.94. Based on the test results, it is known that students' reading ability before learning using the Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy for class XI SMA Negeri 3 Padangsidimpuan is in the enough category. Then students' reading ability after using Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy is included in the high category. After calculating the t-test, the researcher found the result of this research that was t_tabel5.273 ˃ t_count2441. It means hypothesis was accepted. It can be concluded that there is a significant effect of Generating Interaction Between Schemata and Text Strategy On Students’ Reading Exposition Text Ability At Grade XI SMA Negeri 3 Padangsidimpuan
Pengaruh kemudahan penggunaan dan fitur layanan BSI Mobile terhadap keputusan pembayaran uang kuliah tunggal
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan dan fitur layanan BSI Mobile terhadap keputusan pembayaran Uang Kuliah Tunggal mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan teknologi perbankan digital yang mempermudah transaksi keuangan, termasuk pembayaran UKT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa pengguna BSI Mobile. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 85 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, serta uji t dan uji F untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kemudahan penggunaan maupun fitur layanan BSI Mobile berpengaruh signifikan dan positif terhadap keputusan mahasiswa dalam melakukan pembayaran UKT. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas antarmuka dan fitur layanan dapat meningkatkan penggunaan aplikasi dalam konteks pembayaran pendidikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak kampus dan bank dalam mengoptimalkan layanan digital untuk mendukung kelancaran proses administrasi pembayaran mahasiswa
Pengaruh gender, pendapatan dan religiusitas terhadap preferensi metode pembayaran dalam transaksi e-commerce
Metode pembayaran menjadi elemen penting yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan keputusan pembelian konsumen. Preferensi metode pembayaran tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh karakteristik individu seperti gender, pendapatan, dan religiusitas. Namun, sejauh ini masih terdapat kesenjangan penelitian dalam memahami bagaimana ketiga faktor tersebut dapat mempengaruhi preferensi metode pembayaran dalam transaksi e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gender, pendapatan dan religiusitas berpengaruh terhadap preferensi metode pembayaran dalam transaksi e-commerce. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode SEM-PLS (Structural Equation Model-Partial Least Square). Populasi dalam penelitian ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Padangsidimpuan, dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden yang dipilih melalui teknik Cluster Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi. Teknik analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif, analisis jalur, analisis model pengukuran, analisis model struktural dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini yaitu gender berpengaruh signifikan terhadap preferensi metode pembayaran, dengan nilai koefisien sebesar 0.517, t-statistic sebesar 2.045 dan p-value 0.041 ( 0.05). Artinya, tingkat pendapatan individu tidak memberikan dampak yang cukup kuat terhadap kecenderungan mereka dalam memilih metode pembayaran. Religiusitas terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap preferensi metode pembayaran, dengan nilai koefisien -0.289, nilai t-statistic 2.202, dan p-value 0.028 (< 0.05). Nilai koefisien negatif menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat religiusitas seseorang, semakin rendah kecenderungannya memilih metode pembayaran tertentu, khususnya yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip syariah atau etika keagamaa
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pembiayaan bank umum syariah di Indonesia
Pembiayaan menjadi salah satu instrument utama dalam aktivitas perbankan syariah, yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memberikan dana kepada individu, perusahaan, dan entitas lainnya. Namun, dalam pelaksanaannya, pembiayaan juga memiliki resiko yang perlu dikelola dengan cermat oleh lembaga keuangan. Salah satu resiko yang menjadi perhatian utama dalam aktivitas pembiayaan adalah resiko kredit, yang dapat tercermin dalam bentuk Non Performing Financing (NPF), NPF menjadi indicator penting bagi perbankan syariah dalam mengevaluasi kualitas portofolio pembiayaannya. Disamping itu, perbankan syariah juga sangat dipengaruhi oleh tingkat DPK (Dana Pihak Ketiga) yang merupakan sumber dana utama bagi lembaga keuangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh NPF, DPK Terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah di Indonesia. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Kuantitatif dengan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Data Sekunder yang bersifat Time Series dari tahun 2020-2023 yang diperoleh dari website resmi OJK. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda dengan menggunakan program computer SPSS 23. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh data NPF, DPK dan pembiayaan dari bulan Januari 2020 sampai Desember 2023. Tehnik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Sampel Jenuh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh NPF terhadap pertumbuhan pembiayaan dan variabel DPK secara parsial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel DPK terhadap pertumbuhan pembiayaan. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa variabel NPF Dan DPK berpengaruh terhadap pertumbuhan pembiayaan Bank Umum Syariah
Peran pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Desa Panyabungan Tonga berdasarkan Peraturan Menteri Sosial nomor 1 tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam pelaksanaan PKH, terdapat seorang pendamping sosial yang merupakan individu yang ditunjuk untuk membantu dan mendampingi para penerima manfaat PKH Peran pendamping sosial penerima manfaat PKH menjadi tolak ukur keberhasilan program bantuan ini. Berbagai masalah muncul di kalangan penerima manfaat PKH yang memiliki pendamping sosial yang kurang aktif dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat. Begitu juga di Desa Panyabungan Tonga yang memiliki permasalahan terkait dengan pendampingan pendamping sosial terhadap penerima PKH. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejauh mana peran pendamping sosial PKH dalam melakukan pendampingan kepada para Penerima Manfaat PKH di desa Panyabungan Tonga.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang berlokasi di Desa Panyabungan Tonga, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan ada dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data adalah menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara yang ditujukan kepada kepala desa, pendamping sosial PKH dan masyarakat Penerima Manfaat PKH. Uji validasi data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pendamping sosial PKH di desa Panyabungan Tonga masih dikategorikan sebagai peran pasif. Terdapat kendala dan hambatan yang menjadi penyebab kurangnya peran yang seharusnya menjadi tanggung jawab pendamping. Peran yang dimaksud adalah sebagaimana yang tercantum dalam PERMENSOS No 1 Tahun 2018 pasal 49 ayat (1) yaitu peran fasilitator, mediasi, dan advokasi belum sepenuhnya dijalankan. Adapun faktor pendukung pendamping sosial PKH dalam menjalankan tugasnya yaitu kerjasama dengan pemerintah desa, dukungan dari penerima manfaat PKH, dan adanya perkembangan sistem. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya, keterbatasan akses informasi dan keterbatasan internal pendamping.Dalam kajian siyasah idariyah, peran pendamping sosial PKH di Desa Panyabungan Tonga tidak sesuai dengan siyasah idariyah. Ini disebabkan karena pendamping sosial PKH tidak menerapkan prinsip-prinsip yang terdapat dalam siyasah idariyah. Prinsip-prinsip siyasah idariyah yang tidak diterapkan pendamping sosial PKH antara lain: prinsip musyawarah, prinsip keadilan dan prinsip amar ma’ruf nahi munka