Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif generasi Z pengguna shopee paylater
Perilaku konsumtif merupakan suatu kecenderungan individu untuk melakukan pembelian barang atau jasa secara berlebihan tanpa mempertimbangkan kebutuhan yang sebenarnya. Masalah utama yang timbul dari perilaku konsumtif ini adalah kurangnya kontrol dalam mengelola keuangan pribadi, yang dapat menyebabkan penumpukan utang, ketergantungan pada pinjaman online, serta melemahnya kemampuan menabung dan berinvestasi. Perilaku ini dapat berdampak negatif pada kondisi finansial jangka panjang dan membentuk kebiasaan konsumsi yang tidak sehat sejak usia muda. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi perilaku konsumtif yang dipicu oleh rendahnya literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme terhadap perilaku konsumtif generasi z pengguna shopee Paylaterdi Kota Padangsidimpuan secara parsial dan simultan. Penelitian ini adalah penenlitain kuantitatif dengan 100 sampel. Penelitian menggunakan rumus lemeshow dalam menentukan jumlah sampel. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan wawancara pada generasi z pengguna shopee Paylaterdi Kota Padangsdimpuan data dianalisis dengan menggunakan alat bantu statistic yaitu SPSS V.24. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa literasi keuangan berpengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi z pengguna shopee paylater, dan gaya hidup hedonisme berpengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi z pengguna shopee paylater. Secara simultan literasi keuangan dan gaya hidup hedonisme berpengaruh terhadap perilaku konsumtif generasi z pengguan shopee paylater. Penelitian ini menegaskan pentingnya meningkatkan literasi keuangan pada Generasi Z serta memberikan edukasi terkait manajemen keuangan dan kesadaran akan dampak gaya hidup konsumtif yang dipicu oleh kemudahan layanan digital seperti shopee paylate
Pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Kota
BPJS Ketenagakerjaan memiliki peran krusial dalam memberikan perlindungan sosial bagi para pekerja di Indonesia. Namun dalam pelaksanaanya, masih terdapat tantangan yang dihadapi. BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Kota berada di daerah Sibolga Kota. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan jumlah data peserta yang terdaftar di kantor BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Kota turun mulai tahun 2023-2024. Penurunan jumlah peserta yang terdaftar ini menunjukkan adanya permasalahan kepuasan yang dirasakan oleh peserta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas secara parsial dan simultan terhadap kepuasan peserta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dari kuisioner yang dikumpulkan secara langsung dengan proses pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Jumlah sampel penelitian terdiri dari 110 responden peserta BPJS Ketenagakerjaan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji instrument: uji validitas dan uji reabilitas, uji asumsi dasar: uji normalitas, uji asumsi klasik: uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, uji regresi linear berganda serta uji hipotesis: uji koefisien determinasi (R-square), uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji f) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Secara parsial hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Kota, dan tidak terdapat pengaruh fasilitas terhadap kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Kota. Secara simultan terdapat pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap kepuasan peserta BPJS Ketenagakerjaan Sibolga Kota. Persentasi pengaruh variabel kualitas pelayanan dan fasilitas 35%, sedangkan sisanya 65% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini
Penerapan punishment dalam membentuk kedisiplinan dan peningkatan prestasi Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Padangsidimpuan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan punishment dalam membentuk kedisiplinan dan meningkatkan prestasi siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dengan guru, siswa, observasi, dan dokumentasi peraturan sekolah dan catatan terkait kedisiplinan siswa. Uji keabsahan data dengan triangulasi. Hasil penelitian dan analisis data display, reduksi data, dan penarikan kesimpulan dengan penerapan punishment ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek edukatif dan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya memahami peraturan. Siswa yang menerima punishment cenderung merasa malu dan berkomitmen untuk memperbaiki perilaku, sehingga meningkatkan kedisiplinan mereka. Selain itu, kedisiplinan yang terbentuk melalui sistem punishment berkontribusi positif terhadap motivasi belajar dan prestasi akademik siswa. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan yang mendidik dalam penerapan punishment, agar siswa tidak merasa tertekan, tetapi termotivasi untuk belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukuman yang diterapkan secara efektif dapat membangun karakter disiplin siswa dan mendukung keberhasilan pendidikan di madrasah
Pembinaan perilaku sosial remaja yang tidak baik di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan
Remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Remaja, yang dalam bahasa aslinya disebut adolescence, berasal dari bahasa latin adolescereb yang artinya tumbuh atau tumbuh mencapai kematangan. Mereka sudah tidak termasuk golongan anak-anak, tetapi belum juga dapat diterima secara penuh untuk masuk ke golongan orang dewasa. Teori dalam penelitian ini adalah teori kontrol sosial yang dikemukakan Travis Hirschi menjelaskan bahwa perilaku menyimpang terjadi karena lemahnya ikatan sosial individu terhadap masyarakat, seperti kurangnya pengawasan, rendahnya keterlibatan dilingkungan sekitar, atau minimnya nilai moral. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku sosial remaja yang tidak baik di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan dan untuk mengetahui pembinaan perilaku sosial remaja yang ada di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangdimpuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif dengan informan penelitian 13 orang, terdiri dari 10 remaja berusia 15-18 tahun, 1 orang pengasuh asrama dan 2 orang pegawai staf di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi non partisipan, wawancara tidak terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, masih ada remaja yang mempunyai perilaku sosial yang tidak baik di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsidimpuan seperti remaja yang melakukan pembullian kepada teman-temannya, adanya remaja yang berkata tidak baik atau berkata kasar ketika berbicara terhadap teman-teman atau orang-orang sekitarnya, remaja yang suka mencuri barang teman-temannya atau orang yang suka menggambil barang yang bukan hak miliknya di UPTD Pelayanan Sosial Anak Padangsimpuan adalah pembinaan jasmani seperti bermain bola, bermain bulu tangkis, senam setiap minggu pagi, pembinaan akhlak seperti memberikan ceramah keagamaan, bertutur kata yang baik, sopan santun, bersikap jujur, pembinaan akidah islam seperti melaksanakan sholat berjama’ah, berpuasa senin kamis dan membaca al-qur’an, pembinaan layanan bimbingan seperti memberikan nasihat dan motivasi, menerapkan taat beribadah, pembinaan kemandirian remaja asuh seperti membangun kebersihan dan lingkungan yang sehat, menumbuhkan kemandirian pada remaja asuh
Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam menggunakan mobile banking : studi kasus Pasar Gelugur Rantau Prapat
Mobile banking telah menjadi salah satu inovasi penting dalam sektor perbankan yang memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan perbankan melalui perangkat mobile. Mobile banking menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan kapan saja dan di mana saja seperti cek saldo, transfer dana, pembayaran tagihan, serta akses informasi rekening secara real-time tanpa harus datang langsung ke kantor cabang. Namun, pedagang di pasar Gelugur tingkat penggunaan mobile banking masih tergolong rendah dan belum optimal. Banyak nasabah yang masih lebih memilih datang langsung ke kantor cabang untuk melakukan transaksi, seperti setor tunai, tarik tunai, dan transfer dan tingkat adopsi layanan mobile banking di Pasar Gelugur, masih dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan, seperti rasa keamanan, tingkat kepercayaan terhadap sistem, dan reputasi bank itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan nasabah dalam menggunakan mobile banking di pasar gelugur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan data primer sebagai sumber data. Penentuan sampel menggunakan random sampling yaitu teknik pemilihan sampel dilakukan secara acak tanpa memperhatikan karakteristik atau kelompok tertentu dalam populasi berdasarkan rumus Yamane. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menyebarkan angket kepada 80 responden. Pengolahan data dilakukan dengan memggunakan program SPSS versi 23. Teknik analisis data mencakup uji instrumen (uji validitas, reliabilitas, dan uju analisis deskriptif), uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinieritas, heterokedastisitas), regresi linear berganda serta uji hipotesis (uji t/parsial, uji F/simultan dan uji R2/koefisien determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keamanan, kepercayaan berpangaruh positif terhadap keputusan nasabah dengan variasi sebesar 77,5% dan 22,5% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini
Penggunaan media pop up book untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 101890 Sidong-dong
Penelitian ini di latarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan karena kurangnya pengunaan media pembelajaran sehingga mengakibatkan siswa merasa bosan saat pembelajaran berlangsung. Termasuk mengenai materi bangun datar pada pembelajaran matematika. Dalam proses pembelajaran yang dilakukan dengan cara belajar siswa di dalam kelas pada pembelajaran matematika masih monoton dan masih terpokus ke pada guru. Minimnya ketertarikan peserta didik dalam proses pembelajaran karena kurang bervariasi menggunakan media pembelajaran, ketika pembelajaran berlangsung sehingga membuat siswa merasa bosan dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran masih kurang, sehingga peserta didik kurang aktif saat proses pembelajaran sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar. Peneliti mencari media yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa yaitu dengan menggunakan media Pop Up Book.Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran Matematika di kelas IV SD Negeri 101890 Sidong-dong, melalui penggunaan media Pop Up Book pada materi bangun datar.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaborasi dengan guru wali kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 101890 Sidong-dong dengan subjek penelitian siswa kelas IV yang berjumlah 27 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan butir soal. Analisis data kualitatif. Prosedur PTK dimulai dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilaksankan dua siklus, setiap siklus dua kali pertemuan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan media Pop Up Book mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar pada siklus I pertemuan I jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang dengan persentase ketuntasan 37,03 % dan jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 17 orang dengan persentase 62,96 %. Siklus I pertemuan II jumlah siswa yang tuntas sebanyak 16 siswa dengan persentase ketuntasan 59,25 % dan jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 11 orang dengan persentase 40,74%. Pada siklus II pertemuan I jumlah siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa dengan persentase ketuntasan 66,66% dan jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 11 orang dengan persentase 33,33%. Sedangkan pada siklus II pertemuan II jumlah siswa yang tuntas sebanyak 22 orang dengan persentase ketuntasan 81,48% dan jumlah siswa yang tidak tuntas sebanyak 5 orang dengan persentase 18,51 %. Dapat disimpulkan bahwa, penggunaan media Pop Up Book dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika di kelas IV SDN 101890 Sidong-dong
تحليل برنامج "الممارسة اللغة" لتلاميذ بمعهد دار السلام برمرائن المنطقة بادنج لاواس الشمالية
تعلم اللغة العربية خارج أوقات الدراسة(ممارسة اللغة) إحدى الطريقة المستخدمة لزيادة المعرفة باللغة العربية في معهد دار السلام برمرائن. يهدف هذا البحث إلى معرفة عملية وفعالية تعلم برنامج ممارسة اللغة العربية في معهد دار السلام برمرائن وما هي الآثار المترتبة على المشاركة في برنامج ممارسة اللغة العربية. هذا النوع من البحث هو بحث نوعي يستخدم المنهج الوصفي. مصادر بيانات هذا البحث هي مصادر البيانات الأولية ومصادر البيانات الثانوية. واستخدمت تقنية جمع البيانات الملاحظة والمقابلة والتوثيق. تألفت موضوعات البحث من تلاميذ الصف الأول من الثانوية في معهد دار السلام برمرائن وعددهم 20 طالبا وطالبة. ونتائج من هذا البحث أولاً في أن تنفيذ برنامج الممارسة اللغوية أو التدريب على اللغة العربية يتم كل يوم ما عدا أيام العطلات أو غيرها من العوائق، وأن المادة التي يقدمها المعلم قد تم تحديدها من قبل المعلم مسبقاً والطريقة التي يقدمها المعلم في تعلم برنامج الممارسة اللغوية هي أن المعلم يعطي مفردات ومن المفردات يتم تحويلها إلى جملة أو حتى تحويلها إلى محادثة، والأثر الذي حصل عليه التلاميذ بعد المشاركة في برنامج الممارسة هو أن التلاميذ أصبحوا أكثر ثقة في التعبير باللغة العربية للأصدقاء أو المعلمين، كما أصبح التلاميذ أكثر انحيازاً في فهم الكتاب التراث لأن بعض الكلمات هي نفسها من مادة الممارس
Pengaruh upah minimum dan jumlah penduduk terhadap pengangguran di Sumatera Utara
Upah minimum sangat mempengaruhi jumlah angka pengangguran dan juga tingkat jumlah penduduk pada setiap tahunnya. Semakin tinggi upah minimum maka angka pengangguran semakin rendah, semakin banyak jumlah penduduk maka semakin besar persaingan masyarakat untuk mendapat pekerjaan. Dalam Teori Malthus peningkatan ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu bila penduduk bertambah, penawaran tenaga kerja juga bertambah, maka pedoman ini banyak menekan tingkat upah. Sebaliknya pun jumlah tingkat upah akan menaik bila penduduk berkurang sehingga penawaran tenaga kerja pun berkurang. Dengan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah untuk mengetahui terdapat pengaruh tingkat upah minimum dan jumlah penduduk terhadap pengangguran di Sumatera Utara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dan sumber data sekunder yang diambil melalui situs www.bps.co.id Kemudian dianalisis menggunakan alat bantu statistik yaitu Eviews 13. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengolahan data menggunakan Uji model estimasi regresi data panel, uji pemilihan model estimasi regresi data panel, uji asumsi klasik,uji normalitas, anlisis regresi data panel, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi R2. Berdasarkan hasil penelitian jumlah penduduk berpengaruh terhadap pengangguran di karenakan lapangan pekerjaan yang tidak dapat menyerap tenaga kerja sehingga menimbulkan banyaknya masyarakat yang tidak bekerja sedanngkan upah minimum di setiap Kabupaten/Kota belum bisa menjamin rendahnya angka pengangguran. Apabila upah minimum di setiap Kota/Kabupaten masih rendah akan memicu angka pengangguran disebabkan masyarakat beranggapan upah yang diterima belum memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selain itu jumlah penduduk yang semakin bertambah akan memicu minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia, disebabkan semakin banyaknya tenaga kerja yang ada sehingga pengangguran semakin bertambah setiap tahunnya.. . Apabila upah minimum meningkat maka jumlah penawaran tenaga kerja juga meningkat sehingga tingkat pengangguran berkurang. Jadi dapat disimpulkan bahwa secara simultan dan secara parsial terdapat pengaruh upah minimum dan jumlah penduduk terhadap pengangguran
تحليل صعوبات كتابة النصوص العربية للتلاميذ في المدرسة المتوسطة الحكومية سيبولجا
تستند هذا البحث إلى صعوبات يواجهها التلاميذ في كتابة النصوص العربية، والتي تعود إلى خلفيتهم التعليمية بالإضافة إلى عوامل مثل قلة الدافع والاهتمام في دروس اللغة العربية. الهدف من هذا البحث هو معرفة الصعوبات التي يواجهها التلاميذ في كتابة النصوص العربية في الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الحكومية سيبولجا، وللتعرف على الحلول للتغلب على صعوبات كتابة النصوص العربية في الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الحكومية سيبولجا. نوع هذا البحث هي البحث نوعية. أظهرت نتائج البحث ما يلي: (1) صعوبات التي يواجهها التلاميذ في كتابة النصوص العربية في الصف السابع في المدرسة المتوسطة الحكومية سيبولجا هي قلة إتقان قواعد اللغة العربية، وضعف المفردات، وصعوبة تركيب الجمل، وقلة الدافع والاهتمام بالتعلم. (2) الحلول للتغلب على صعوبة كتابة النصوص العربية هي من خلال التمرين المستمر على كتابة النصوص العربية وتقديم الدعم المباشر من المعلم لشرح طرق الكتابة. يمكن استنتاج بشكل عام أن صعوبة كتابة النصوص العربية ناتجة عن قلة إتقان القواعد اللغوية والمفردات والترابط. وللتغلب على ذلك، يتطلب الأمر تدريسًا أعمق، والتدريب المستمر على الكتابة، واستراتيجيات تدريس شاملة
تطبيق النموذج التعاوني (MODEL KOLABORATIF) في تعليم الإملاء لدى التلاميذ في معهد شيخ محمد دحلان أييك هيوارا سيبوهوان بارومون بادنج لاواس
البحث يهدف إلى وصف تطبيق نموذج التعلم التعاوني في تحسين مهارة الإملاء لدى التلاميذ في معهد شيخ محمد دحلان أييك هيوارا سيبوهوان، بارومن، بادنج لاواس. المنهج المستخدم في هذا البحث هو المنهج النوعي بأسلوب الدراسة الميدانية. جُمعت البيانات من خلال الملاحظة، والمقابلات المتعمقة، والتوثيق. أما عينة البحث فهي معلم اللغة العربية والتلاميذ الصف السابع الذين يتلقون دروس الإملاء. أظهرت نتائج البحث أن تطبيق النموذج التعاوني يسهم في زيادة مشاركة التلاميذ الفعالة، وخلق بيئة تعليمية أكثر تفاعلية، وتعزيز فهم التلاميذ لمادة الإملاء. بالإضافة إلى ذلك، فإن التعاون بين التلاميذ ضمن المجموعات يساعدهم على تحديد الأخطاء الكتابية وتصحيحها بشكل جماعي. من التحديات التي واجهت تطبيق هذا النموذج تفاوت مستويات قدرات التلاميذ، وضيق الوقت المخصص للتعلم. ومع ذلك، يُعدّ النموذج التعاوني فعالًا بشكل عام في تحسين جودة تعليم الإملاء في بيئة المعاهد الإسلامية