Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Perlindungan hukum terhadap usaha mikro kecil berdasarkan Peraturan Walikota Nomor 6 Tahun 2021 di Kota Padangsidimpuan
Kehadiran toko modren seperti indomaret dan alfamidi yang semakin banyak dan tersebar di Kota Padangsidimpuan membuat para usaha mikro kecil yang berdekatan dengan toko modren ini kehilangan sebagian pelanggan nya dan membuat menurun drastisnya pendapatan usahanya dikarenakan ketidak mampuan mereka dalam bersaing mengimbangi toko modren itu. Terutama di Kota Padangsidimpuan Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan Selatan banyak para pedagang toko kelontong yang merasakan dampak negatif dari semakin banyaknya toko modren ini berdiri.
Penelitian ini adalah untuk menjelaskan perlindungan hukum terhadap usaha mikro kecil di Kota Padangsidimpuan serta mengapa masyarakat Kota Padangsidimpuan masih menerima hadirnya toko modern Indomaret dan Alfamidi tersebut dan masih bertahan hingga saat ini ditengah-tengah masyarakat Kota Padangsidimpuan khususnya di desa-desa maupun kelurahan.
Penelitian ini bersifat field research ( penelitian lapangan) yang dimana penelitian tersebut melakukan analisis dengan cara menguraikan dan mendeskripsikan isi dari data yang penulis dapatkan, kemudian menghubungkan dengan masalah yang di ajukan sehingga ditemukan kesimpulan objektif, logis, konsisten, sistematis sesuai dengan tinjauan yang dikehendaki. metode ini bertujuan untuk mendeskripsikan perlindungan hukum terhadap usaha mikro kecil di Kota Padangsidimpuan. dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yakni wawancara yang dilakukan untuk memproleh informasi yang terkait dengan penelitian. dan juga observasi yaitu merupakan suatu langkah awal dalam mencari hasil penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa perlindungan hukum terhadap usaha mikro kecil di Kota Padangsidimpuan dapat di jadikan landasan hukum yang tertuang dalam Peraturan Walikota Padang Sidempuan Nomor 6 Tahun 2021 dalam beberapa pasal untuk memberikan batasan berdirinya toko modern Indomaret dan Alfamidi di Kota Padangsidempuan. Dengan tujuan agar pelaku usaha mikro kecil dapat perlindungan hukum sesuai dengan Peraturan Walikota Padangsidempuan. Sedangkan praktek perlindungan usaha mikro kecil yaitu pemerintah harus survey ke desa-desa maupun kelurahan dan di lakukan penertiban toko modern Indomaret dan Alfamidi tersebut
Tinjauan hukum pidana terhadap eksploitasi anak yang bekerja sebagai badut jalanan di Kota Padangsidimpuan
Fenomena badut jalanan di Kota Padangsidimpuan ini melibatkan anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Fenomena badut jalanan mulai meresahkan karena semakin bertambahnya jumlah badut tersebut. Mudahnya menemukan mereka di titik-titik Kota Padangsidimpuan membuat sebagian masyarakat mulai terganggu. Dari sisi pendidikan, para pekerja badut ini sebagian masih anak-anak yang berstatus pelajar sehingga dapat mengganggu atau mempengaruhi waktu belajar anak. Dengan waktu kerja yang cukup lama tentunya bisa berdampak negatif pada perkembangan anak seperti kesehatannya. Dan dari sisi costum badut tersebut juga memiliki ukuran yang sangat berat untuk di pakai sehingga bisa menyebabkan anak tersebut jatuh atau ditabrak oleh kendaraan lain yang melintas. Pada penelitian ini akan membahas tentang :1)Bagaimana Fenomena badut jalanan di Kota Padangsidimpuan, 2)Bagaimana tinjauan hukum pidana terhadap eksploitasi anak yang bekerja sebagai badut jalanan di Kota Padangsidimpuan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reaserch) dengan jenis penelitian kualitatif. Yang mana metode dalam penelitian ini menggunakan data primer dari hasil wawancara pegawai atau sekretaris di Lembaga Dinas Sosial, sekretaris di kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padangsidimpuan, dan 5 orang anak yang bekerja sebagai badut jalanan di Kota Padangsidimpuan. Tepatnya 3 Orang yang bekerja sebagai badut di Mesjid raya Al-Abror Kota Padangsidimpuan dan 2 orang anak yang bekerja sebagai badut jalanan di sekitaran tugu salak Kota Padangsidimpuan. Adapun hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa :1)Fenomena badut jalanan ini sudah merambah di Kota Padangsidimpuan terutama di Tugu Salak dan Mesjid raya Al-Abror kota Padangsidimpuan, 2) tinjauan hukum pidana terhadap eksploitasi anak ditangani oleh lembaga Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padangsidimpuan adalah dengan melakukan penertiban melalui razia
Mekanisme pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Tambiski Kabupaten Tapanuli Selatan
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mulai tahun 2019 hingga kedepannya akan terus melakukan peningkatan kualitas dan kuantitas pembangunan infrastruktur jalan. Oleh karena itu DPRD Kabupaten/Kota selaku unsur penyelenggaraan Pemerintahan Daerah harus menjalankan fungsi pengawasannya dengan optimal agar tercapai pembangunan yang diharapkan masyarakat. Fungsi pengawasan merupakan fungsi yang melekat pada DPRD maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dasar hukum pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Tambiski Kabupaten Tapanuli Selatan dan mekanisme pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terhadap pelaksanaan pembangunan jalan di Desa Tambiski Kabupaten Tapanuli Selatan.
Metode penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan sifat penelitian deskriptif yang menggunakan sumber data sekunder yaitu yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier serta pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang dituangkan dalam bentuk analisis kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian yang dihasilkan, bahwa Dasar hukum pengawasan oleh DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap pembangunan infarstruktur jalan ditinjau dari mekanisme pengawasan telah sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan dan Tata Tertib DPRD guna menghindari masalah hukum pada hasil pengawasan yang dilakukan. Kemudian Mekanisme pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan khususnya yang dilakukan oleh Komisi III kurang optimal. Terdapat dua bentuk pengawasan DPRD yaitu melalui rapat kerja dan kunjungan kerja. Secara aplikatif rapat kerja DPRD kurang efektif, karena hanya dilakukan sekali dalam periode 2023-2024, sedangkan pengawasan melalui kunjungan kerja menunjukkan indikasi efektif
Peran guru akidah akhlak dalam membina karakter siswa di kelas VIII MTS Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan
Latar belakang penelitian ini adalah Guru Akidah Akhlak memegang peranan penting dalam membina karakter peserta didik. Karena Guru Akidah Akhlak merupakan seorang pendidik yang dapat membina karakter peserta didik yang sebelumnya kurang baik menjadi baik, dan sebelumnya sudah baik menjadi lebih baik lagi. Dengan demikian guru akidah akhlak selain mengajarkan ilmu Agama juga berperan dalam membina karakter peserta didik yang sesuai dengan syariat Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana peran guru Akidah Akhlak dalam membina karakter siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan dan Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan karakter siswa kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan oleh Guru Akidah Akhlak, sedangkan tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui peran guru Akidah Akhlak dalam membina karakter siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan dan Untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan karakter siswa kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan oleh guru Akidah Akhlak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Guru Akidah Akhlak di Mts Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan sudah menjalankan perannya dalam pembinaan karakter peserta didik, baik dalam kedudukannya sebagai pendidik, pembimbing, motivator, maupun evaluator, Peserta Didik di MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan sudah memiliki karakter yang baik. Karakter tersebut menjadi salah satu target dalam kegiatan pembelajaran akidah akhlak yang dilaksanakan di sekolah tersebut, Faktor pembinaan karakter yang dilakukan oleh Guru Akidah Akhlak di MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan terdapat faktor penghambat maupun faktor pendukung adalah Faktor penghambatnya meliputi kurangnya kesadaran dalam diri peserta didik, pergaulan teman yang kurang baik, minimnya pendidikan agama di keluarga atau kurang kasih sayang dari orang tua, dan penyalahgunaan media sosial yang kurang baik. Sedangkan Faktor pendukungnya meliputi semua guru khususnya guru akidah akhlak menerapkan suri tauladan yang baik kepada peserta didik, adanya kesadaran dalam diri peserta didik, dan adanya kegiatan keagamaan serta mendapatkan lingkungan pergaulan yang baik dan mendapatkan dukungan dari orang tua. Pada dasarnya peneliti ini telah diupayakan sesuai dengan langkah- langkah yang ditetapkan dalam metodologi penelitian. Namun, untuk memperoleh hasil peneliti yang maksimal sangatlah sulit karena adanya berbagai keterbatasan yang ditemui selama melaksanakan peneliti. Di antara keterbatasan tersebut adalah mengenai instrument yang digunakan dalam penelitian, yaitu hanya menggunakan wawancara dan observasi dalam waktu yang terbatas. Hal ini tentu akan menyebabkan informasi yang diperoleh tentang Peran Guru Akidah Akhlak dalam membina karakter siswa di kelas VIII MTs Pondok Pesantren Purba Ganal Sosopan juga terbatas, yang selanjutnya akan mempengaruhi hasil akhir penelitian
Analisis mitigasi risiko dalam meningkatkan penyaluran pembiayaan UMKM KCP Bank Syariah Gunung Tua
Penelitian ini membahas mengenai mitigasi risiko pada pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Bank Syariah KCP Gungng Tua. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah mitigasi risiko pada pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah. Rumusan dari penelitian ini adalah bagaimana analisis mitigasi risiko dalam penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh bank syariah Indonesia KCP Gunung tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pencapaian mitigasi risiko dalam penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh KCP Syariah Indonesia Gunung tua. Sementara teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori prinsip 5C. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data ini menggunakan observasi dokumentasi wawancara dan penulisan referensi. Sementara teknik pengolahan data dan analisis data melalui 3 tahap yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah memastikan kepatuhan dan menerapkan tentang kerangka kerja yang komprehensif dan melakukan audit rutin, identifikasi risiko operasional, mengantisipasi risiko kewajiban yang muncul dari berbagai situasi, pelanggaran data, pelanggaran kontrak, serta penipuan atau kerugian yang akan dihadapi, mengantisipasi pencurian dalam mitigasi risiko dapat melibatkan spektrum risiko keuangan yang lua
تعليم مهارة الكتابة اللغة العربية في المدرسة العالية دار السلام كمبونج بانجير مقاطعة بادانج لاواس الشمالية
Latar Belakang Penelitian ini adalah Banyaknya siswa kelas X di MAS Darussalam Kampung Banjir Kabupaten Padang Lawas Utara yang cenderung kurang lancar atau kesulitan keterampilan menulis bahasa Arab.Sedangkan guru mengajar dengan menggunakan metode ceramah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran keterampilan menulis di MAS Darussalam kampung banjir Kabupaten Padang Lawas Utara dan untuk mengetahui kendala-kendala yang dialami siswa terhadap keterampilan menulis di MAS Darussalam Kampung Banjir Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, Dokumentasi. Adapun kajian teori yang dibahas dalam penelitian ini tentang pembelajaran keterampilan menulis yang mana pembelajaran adalah proses interaksi antara pendidik dan psesrta didik dengan sumber belajar dalam suatu lingkungan belajar untuk mencapai tujuan pendidikan, sedangkan keterampilan menulis adalah keterampilan dalam mengungkapkan gagasan, ide melalui tulisan dengan jelas dan efektif. Hasil dari penelitian ini adalah Dalam proses pembelajaran keterampilan menulis, memperjelas mata pelajaran yang dipelajari siswa, mampu membedakan antara pengucapan dan kemampuan membaca, menginformasikan kepada siswa tujuan pembelajaran, dan mengajar menulis dalam waktu yang cukup. Dalam proses pembelajaran ini, siswa menyalin huruf, menyalin kata, menulis kalimat sederhana, menulis bagian kalimat dalam teks atau percakapan. Kendala yang dihadapi siswa kelas sepuluh dalam mempelajari keterampilan menulis di Sekolah Menengah Atas Darussalam Kampung Banjir meliputi bunyi bahasa dengan menghubungkan huruf-huruf yang bisa atau tidak bisa mereka hubungkan, keterbatasan metode, keterbatasan buku, keterbatasan waktu, kesulitan dalam memahami materi yang disampaikan dan kurangnya kosakata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masih ada dari beberapa siswa di madrasah ini kurang mampu dalam keterampilan menulis bahasa arab da nada juga dari beberapa siswa yang masih kurang menguasi kosa kata, dan disekolah ini juga bukunya masih terbatas.Sarannya khusus guru bahasa Arab untuk mengembangkan kurikulum dan metode pembelajaran yang diterapkan pada siswa saat menyampaikan materi dikelas, guru juga perlu memilih kurikulum dan metode yang baik agar siswa dapat dengan mudah memahami pembelajaran
Pengaruh integrated marketing communication terhadap keputusan masyarakat dalam memilih produk bank syariah di Desa Muara Hutaraja
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman masyarakat terhadap konsep perbankan syariah, minimnya informasi terkait produk yang ditawarkan, serta kurangnya efektivitas strategi komunikasi pemasaran oleh pihak bank syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari elemen-elemen Integrated Marketing Communication (IMC) seperti advertising, sales promotion, personal selling, public relation, direct marketing, dan interactive/internet marketing terhadap keputusan masyarakat dalam memilih produk bank syariah di Desa Muara Hutaraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden yang merupakan nasabah bank syariah. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, Public Relation, dan Internet Marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan masyarakat dalam memilih produk Bank Syariah di Desa Muara Hutaraja, Sedangkan variabel Direct Marketing tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan masyarakat Desa Muara Hutaraja. Secara simultan variabel Advertising, Sales Promotion, Personal Selling, Public Relation, Direct Marketing, dan Internet Marketing berpengaruh signifikan terhadap keputusan masyarakat. Sehingga, bauran promosi memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan masyarakat dalam memilih produk Bank Syariah di Desa Muara Hutaraja
Problematika penerapan Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 tentang pencatatan pernikahan studi pada Kantor Urusan Agama Kecamatan Padangsidimpuan Utara
Penelitian ini dilatar belakangi mengkaji Problematika Penerapan Peraturan Menteri Agama Nomor. 20 Tahun 2019 Tentang Pencatatan Pernikahan, dalam peraturan tersebut terdapat syarat- syarat wali nikah sebagai salah satu rukun nikah yang harus terpenuhi. Wali nikah tidak hanya berfungsi sebagai perwakilan mempelai perempuan dalam proses akad nikah, tetapi juga sebagai pelindung kepentingan dan hak-hak perempuan dalam pernikahan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan peraturan pelaksanaannya, keberadaan wali dianggap mutlak untuk sahnya suatu pernikahan. Dalam perkara ini peneliti mengkaji bagaimana analisis pandangan Kua terhadap penafsiran dari Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan menggunakan studi kasus, tehnik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, orang yang diwawancarai yaitu Kepala Kua, Penghulu. Adapun penelitian yang sudah dilakukan penulis bahwa pada tahun 2021 telah terjadi wali nikah yang belum mencapai usia 19 tahun menikahkan saudara kandungnya berjumlah 2 orang. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang lebih baik dalam pengaturan pernikahan di Indonesia, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya wali dalam melindungi hak-hak perempuan dalam pernikahan
Pengembangan LKPD berbasis saintifik pada materi hidrokarbon di Madrasah Aliyah Swasta Nurul Falah Panompuan Kecamatan Angkola Timur
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendekatan saintifik pada materi hidrokarbon masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan kurangnya penggunaan media yang tepat dalam proses pembelajaran sehingga siswa merasa jenuh, tidak menyukai mata pelajaran kimia dan menganggap kimia adalah pelajaran yang sulit mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Mengatasi masalah tersebut, maka dikembangkan media pembelajaran yang menarik serta dapat merangsang imajinasi siswa yaitu berupa media LKPD pokok bahasan hidrokarbon. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana validitas, praktikalitas, dan efektivitas media pembelajaran LKPD untuk meningkatkan hasil belajar siswa pokok bahasan hidrokarbon di Madrasah Aliyah Swasta Nurul Falah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektivan media pembelajaran berupa LKPD pokok bahasan hidrokarbon untuk meningkatkan hasil belajar siswa pokok bahasan hidrokarbon di Madrasah Aliyah Swasta Nurul Falah. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Develovment, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Swasta Nurul Falah dengan subjek uji coba produk dikelas XI berjumlah 30 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi ahli, wawancara, dan angket serta menggunakan teknik analisis validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan sudah divalidasi oleh validator 3 ahli yaitu ahli materi sebesar 81,81% (Baik), ahli media sebesar 80% (Baik), ahli bahasa sebesar 82% (Baik). Hasil persantase keseluruhan validator dari 3 ahli yaitu 80,36% dengan kategori Baik. Kemudian hasil respon siswa terhadap media pembelajaran LKPD yang dikembangkan dinyatakan praktis melalui lembar angket respon siswa secara keseluruhan sebesar 81,34 % . Selanjutnya hasil pemberian SPSS versi 22 dengan sig (2 tailed) 0, 00 < 0,05, sepertinya adanya peningkatan yang signifikan antara hasil belajar sebelum menggunakan media pembelajaran LKPD dengan hasil belajar sesudah menggunakan media pembelajaran LKPD. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran LKPD yang dikembangkan adalah efektif. Tingkat kevalidannya yaitu 81,27% yang termasuk dalam kriteria baik, tingkat praktikalitasnya adalah 81,67% dengan kriteria baik, dan tingkat efektivitasnya yaitu sebesar 0,39 dengan kriteria sedan
Penarikan hasil manfaat lahan kebun sawit yang telah dihibahkan dalam perspektif kompilasi hukum ekonomi syariah: studi kasus di Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal
Penelitian ini membahas sengketa hibah tanah antarawahib yaitu ayahnya dan Mauhub lah yaitu anaknya yang terjadi di Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kec. Sinunukan, Kab. Mandailing Natal, yang berawal dari penarikan kembali manfaat tanah hibah oleh wahib tanpa persetujuan Mauhub lah. Permasalahan ini bertentangan dengan Pasal 713 KHES yang menegaskan bahwa Apabila wahib menarik kembali mauhub yang telah diserahkan tanpa ada persetujuan dari mauhub lah, atau tanpa keputusan Pengadilan, maka wahib ditetapkan sebagai perampas barang orang lain. Penelitian bertujuan untuk mengkaji mekanisme hibah sesuai KHES, menemukan faktor hukum dan sosial serta menganalisis tindakan tersebut menurut KHES.
Metodologi penelitian meliputi pengumpulan data primer melalui wawancara dengan Wahib, Mauhub lah, Tetangga, ahli waris, anak dari Mauhub lah (saksi) dan tokoh masyarakat, serta data sekunder dari dokumen, literatur hukum, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hibah telah memenuhi rukun dan syarat menurut KHES, namun tindakan Wahib yang mengambil manfaat dari tanah tanpa persetujuan Mauhub Lah menimbulkan masalah hukum dan sosial.Di masyarakat, hibah dianggap bukan pelepasan hak penuh, melainkan titipan yang bisa ditarik kembali karena ikatan kekeluargaan yang kuat dan pengaruh ceramah pesantren yang memperbolehkan penarikan kembali hibah. Faktor sosial lain adalah menurunnya kondisi ekonomi Wahib dan anggapan bahwa hartatersebut milik bersama keluarga. Analisis hukum menegaskan bahwa tindakan Wahib merupakan perampasan hak, sehingga ia tidak berhak memanfaatkan hibah tanpa izin Mauhub Lah atau putusan pengadilan. Berdasarkan KHES, penarikan hibah antara ayah dan anak hanya diperbolehkan jika Mauhub Lah masih hidup dan hibah belum disepakati sebagai bagian dari warisan oleh ahli waris lain. Jika hibah sudah diserahkan secara sah, penarikan hanya dapat dilakukan dengan persetujuan Mauhub Lah atau putusan pengadilan.Penelitian ini merekomendasikan kepatuhan terhadap ketentuan KHES untuk mencegah sengketa dan menjaga harmoni keluarg