Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
دور الجاسوس اللغوى في ضبط مهارة الكلام لتلاميذ معهد غونونج سلامات أيك نابارا بادانج لاواس
مشكلة في هذا البحث هي التلاميذة ناقيص تأديب في استخدام اللغة العربية في المعهد. مما أدى إلى انتهاك الطلاب للغة واستخدام لغات الباتاكية والإندونيسية. وأهدف في هذا البحث هي لمعرفة دور الجاسوس في ضبط التلاميذة في استخدام اللغة ولمعرفة العوامل التي تدعم وتعيق الطلاب في استخدام اللغة. وهذا البحث هو بحث نوعي ميداني الذي بأنه وصفي. تقنية جمع البيانات التي استخدامها في هذا البحث هي المقابلات، والملاحظة، والوثائق. نتائج في هذا البحث ان دور الجاسوس اللغوى في ضبط مهارة الكلام للتلاميذ في المعهد هي الملاحظ، والمحرك، والكاتب. عوامل الدعمة في استخدام اللغة فهي بوجود جاسوس، وبوجد أنشطة مفردات في كل يوم، ويوجد أنشطة التعلم نحو وصرف والمحدثة، ثم بوجود قانون، وبوجود الإرادة من داخل أنفسهم. وعوامل مبثطة في استخدام اللغة فهي عدم الثقة بالنفس، البيئه غير داعمة، ولا تطبيق المفردات التي أعطيتلهم في كل يوم. الخلاصة في هذا البحث هي أن الجاسوس يلعب دورا مهما في ضبط انضباط الطلاب في استخدام اللغة العربية، يساعد بوجود هذا الجاسوس مقدمي الرعاية في السكن الجامعي ومنظمات قسم اللغة في تأديب الطلاب
The analysis of 500 vocabulary words kids need to know book by Nor Yuslinda
This study aims to analyze the learning materials in the English vocabulary book titled 500 Vocabulary Words Kids Need to Know used at Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Maluri Kuala Lumpur. The primary focus is to evaluate the alignment of the materials with the criteria of a good textbook as defined by McDonough, Shaw, and Tomlinson's theory. This research employs content analysis with a qualitative approach to explore the strengths and weaknesses of the book. The primary data source is a bilingual (English and Malay) vocabulary book designed for beginner-level students, and two books by McDonough and Tomlinson as the secondary source used for the analysis. The analysis was conducted based on 18 criteria of a good textbook. The findings reveal that the book meets 14 out of the 18 criteria. The book successfully addresses students’ learning needs through systematic vocabulary presentation, relevant illustrations, and a clear layout. The materials are also graded progressively, beginning with simpler concepts and advancing to more complex topics, thereby supporting the gradual mastery of vocabulary. However, the book has certain limitations. It lacks a guide outlining the authors’ perspectives on language learning approaches or methodologies. Additionally, there is no teacher’s guidance available to support the implementation of the materials. These shortcomings reduce the book’s potential as a primary learning resource. The findings are expected to assist educators in selecting learning materials that better cater to students’ needs. Furthermore, the results can serve as a reference for future studies evaluating textbooks in diverse educational contexts
Faktor yang memengaruhi penggunaan BSI mobile dalam transaksi marketplace
Industri perbankan berlomba-lomba untuk meningkatkan inovasi seiring dengan semakin populernya pasar dan transaksi online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi penggunaan BSI Mobile dalam marketplace. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan data primer sebagai sumber data. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling, yaitu teknik pengambilan data yang dilakukan dengan pertimbangan dan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 reponden yaitu kepada mahasiswa universitas syekh ali hasan ahmad addary padang sidimpuan fakultas ekonomi dan bisnis islam. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 30. Teknik analisis data mencakup uji instrumen (uji validitas dan reliabilitas),uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas dan heteroskedastisistas), regresi linier berganda serta uji hipotesis (uji parsial/t, uji simultan/F dan uji koefisien determinasi / R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengaruh menfaat, fitur layanan, dan customer experience berpengaruh positif dan signifikan secara parsial maupun simultan terhadap keputusan penggunaan. Nilai uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan variabel manfaat, fitur layanan, dan customer experience berkontribusi terhadap keputusan sebesar 22,9% dan 77,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini
Efektivitas Perdes Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Izin Jual Beli Hasil Pertanian Di Desa Hulim Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas
Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah penerapan perdes nomor 4 tahun 2020 tentang Izin Jual Beli Hasil Pertanian Di Desa Hulim Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah Bagaimana Efektivitas Perdes Nomor 4 Tahun 2020 Di Desa Hulim dan Apa faktor penghambat dan faktor pendukung Pelaksanaan Perdes Nomor 4 Tahun 2020 Di Desa Hulim. Tujuannya adalah Untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Perdes Nomor 4 Tahun 2020 Di Desa Hulim dan mengetahui apa faktor penghambat dan faktor pendukung Pelaksanaan Perdes Nomor 4 Tahun 2020 Di Desa Hulim.Jenis penelitian ini yaitu menggunakan penelitian lapangan atau jenis kualitatif atau yang disebut dengan (field research), untuk metode pendekatan dari penelitian ini adalah yaitu pendekatan perundang undangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Pelaksanaan Perdes Nomor 4 Tahun 2020 Tenang Izin Jual Beli Hasil Pertanian Di Desa Hulim Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas tidak efektif karena masih banyak yang melanggar Perdes yang telah dibuat oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa.Faktor penghambat perdes desa hulimyaitu: banyaknya pengeluaran dan sedikit pemasukan untuk mencukupi kebutuhan keluarga, baik kebutuhan pembiayaan sekolah anak, untuk makan sehari-hari dan kepentingan yang lainnya, makanya banyak orang yang mencuri di Desa Hulim. Adapun faktor pendukung yaitu: dengan adanya Peraturan Desa ini maka semakin takut orang untuk mencuri karena di dalam perdes tersebut di cantumkan sanksi bagi orang yang mencuri sebesar 8.000.000 dan apabila lebih dari 100 kg akan dipertimbangkan kembali, bagi masyarakat yang melihat dan dapat dipertanggung jawabkan dan dikonfirmasi kepada pemilik dan panitia benar adanya kejahatan akan diberi imbalan sebesar 3.000.000, jadi dengan sanksi tersebut maka pencurian di Desa Hulim akan berkuran
Pengaruh bantuan sosial terhadap pengentasan kemiskinan dengan religiusitas sebagai variabel moderasi di Kelurahan Aek Tampang
Penelitian ini mengkaji pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mengentaskan kemiskinan di Kelurahan Aek Tampang, dengan perhatian khusus pada peran religiusitas penerima bantuan yang diduga dapat memperkuat atau melemahkan efektivitas PKH. Tujuan penelitian adalah menganalisis dampak PKH terhadap pengentasan kemiskinan sekaligus menguji religiusitas sebagai variabel moderasi dalam memperjelas hubungan antara PKH dan kemiskinan keluarga penerima manfaat yang masih stagnan. Penelitian ini berlandaskan teori kebutuhan dasar Maslow untuk memahami kebutuhan penerima PKH, Maqashid Syariah yang menekankan tujuan syariah dalam menjaga lima aspek kehidupan, serta teori Tauhid yang menegaskan pentingnya keesaan Allah sebagai sumber motivasi dalam memperkuat pengaruh bantuan sosial terhadap pengentasan kemiskinan, terutama dengan religiusitas sebagai variabel moderasi dalam penelitian ini. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengambilan sampel dengan teknik Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 99 responden. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik angket (kuesioner), dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dengan pengujian Convergen Validity, uji Discriminant Validity, uji Composite Reliability, uji Determinasi R2 dan uji Hipotesis. Data ini diolah dengan bantuan program Smart-PLS 4. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bantuan PKH berpengaruh terhadap pengentasan kemiskinan pada KPM PKH di Kelurahan Aek Tampang. Namun, pada religiusitas tidak berpengaruh terhadap pengentasan kemiskinan KPM PKH di Kelurahan Aek Tampang. Kemudian, religiusitas tidak berpengaruh dalam memoderasi pengaruh antara PKH terhadap pengentasan kemiskinan KPM PKH di Kelurahan Aek Tampang
Analisis faktor-faktor dominan yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara
Permasalah dalam penelitian ini adalah kemiskinan merupakan suatu masalah yang menyangkut banyak aspek karena berkaitan dengan pendapatan yang rendah, pendidikan yang rendah, buta huruf, derajat kesehatan yang rendah dan buruk lingkungan hidup. Kemiskinan di pandang sebagai kondisi di mana seseorang atau sekelompok orang tidak terpenuhi hak-hak dasranya secara layak untuk menempuh dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Mengatasi masalah kemiskinan tidak dapat dilakukan secara terpisah dari masah pengangguran, pendidikan, kesehatan dan masalah-masalah lain yang secara eksplisit berkaitan erat dengan masalah kemiskinan. Permasalahan strategis di Provinsi Sumatera Utara tidak jau dengan pemerintah pusat (problem nasional), yakni tingginya angka kemiskinan dan jumlah pengangguran masih terjadi fluktuatif. Tujuan dilakukan penelitian ini diharapkan dapat menganalisis bagaimana dan seberapa besar pengaruh PDRB, pengangguran,dan pendididkan terhadap kemiskinan sehingga nantinya diharapkan dapat digunakan sebagai salah satu dasar dalam penentuan kebijakan dalam mengatasi masalah kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dimana penelitian ini mengunakan data skunder yang merupakan data time series selama periode tahun 2013-2023. Dalam penelitian ini informasi dan data di peroleh dari perpustakaan atau laporan-laporan penelitian terdahulu data sekunder dalam penelitian ini bersumber dari Badan Pusat Statistik di Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh variabel PDRB terhadap kemiskinan Berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan, sementara pengangguran tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kemiskinan, sementara itu variabel pendidikan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan , bahwa pengaruh variabel indeks pembangunan terhadap kemiskinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dan variabel pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan ini tidak signifikan terhadap kemiskinan
Faktor-faktor yang memengaruhi financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Financial distress merupakan tahap penurunan dari kondisi keuangan suatu perusahaan yang terjadi sebelum kebangkrutan. Terjadinya financial distress dimulai dari ketidak mampuan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya termasuk kewajiban yang bersifat jangka pendek dan kewajiban dalam kategori solvabilitas. Adapun rumusan masalah pnelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh secara parsial dan simultan dari variabel profitabilitas, solvabilitas, dan likuiditas terhadap Financial Distress. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu Signalling Theory atau teori sinyal yang mana Signalling Theory memiliki hubungan dengan Financial Distress di dasarkan pada informasi laporan keuangan perusahaan, maka bisa diketahui kapasitas serta kondisi keuangan perusahaan, sehingga dapat diketahui apakah perusahaan menghadapi situasi financial distress atau tidak menghadapi situasi financial distress. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan data sekunder berupa annual report perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI tahun 2019-2023. Populasi penelitian ini adalah perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019 sampai 2023 dengan jumlah populasi 47 perusahaan dan diperoleh sampel sebanyak 6 perusahaan dengan jumlah penelitian 30 laporan keuangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis regresi data panel dalam pengujian hipotesis dengan menggunakan software EViews 10 saat mengolah data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan profitabilitas, solvabilitas, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Secara parsial profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress, solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan penelitian selanjutnya menggunakan variabel pendukung lainnya, sampel, serta periode penelitian yang berbeda sehingga dapat melihat konsistensi pengaruh variabel independen terhadap Financial Distress. Selain itu, penelitian ini dapat dijadikan sebagai pedoman dalam melihat Financial Distress dalam perusahaan sehingga dapat mendukung keberlangsungan usaha dalam jangka panjang
Penerapan pendekatan pragmatik untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa Kelas V SDN Aek Bongbongan Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas pendekatan pragmatik dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN Aek Bongbongan, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Latar belakang masalah menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa masih rendah, yang berdampak negatif pada kemampuan komunikasi mereka. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih interaktif dan kontekstual diperlukan untuk membantu siswa berlatih berbicara secara efektif dan lebih baik. Perumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: 1) Bagaimana penerapan pendekatan pragmatik dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN Aek Bongbongan? dan 2) Apa saja hambatan yang dihadapi dalam penerapan pendekatan pragmatik dalam pembelajaran keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN Aek Bongbongan? Dengan fokus pada peningkatan keterampilan berbicara, penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan yang terjadi pada siswa setelah penerapan pendekatan pragmatik serta kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran. Metodologi yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan setiap siklus mencakup dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penilaian keterampilan berbicara siswa, dan analisis data dilakukan untuk mengetahui perkembangan keterampilan berbicara siswa dari siklus I ke siklus II. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berbicara siswa, di mana rata-rata nilai pada siklus I adalah 71,00 dan meningkat menjadi 77,23 pada siklus II. Persentase siswa yang mencapai ketuntasan juga mengalami peningkatan dari 47,62% menjadi 85,71%. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa hambatan, seperti kurangnya pemahaman siswa tentang konsep pragmatik, ketidakpercayaan diri saat berbicara di depan umum, serta keterbatasan waktu dalam pelaksanaan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih dari guru dan orang tua untuk mengatasi hambatan ini. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pragmatik efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, mendorong interaksi yang lebih aktif, dan meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi. Penelitian ini menyarankan perlunya dukungan lebih lanjut dari guru dan orang tua dalam proses pembelajaran di rumah secara berkelanjuta
Penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Berbasis Quick On The Draw untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Geometri kelas IV SD Negeri 20 Gunung Tuleh
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar kognitif siswa kelas IV SD Negeri 20 Gunung Tuleh pada materi geometri bangun datar. Data awal menunjukkan rata-rata nilai ulangan harian siswa adalah 59,69 dengan hanya 31% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yaitu 75. Permasalahan ini diidentifikasi disebabkan oleh metode pembelajaran yang didominasi oleh guru (teacher-centered), kurangnya partisipasi siswa, kesulitan siswa dalam memahami materi, serta kurangnya respon dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi geometri melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) berbasis aktivitas quick on the draw. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 13 siswa kelas IV SD Negeri 20 Gunung Tuleh. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan siswa menggunakan lembar observasi, tes hasil belajar siswa dalam bentuk essay dengan rubrik penilaian, dan dokumentasi foto kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari pra-siklus ke siklus II. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,69 pada pra-siklus menjadi 64,92 pada siklus I, dan mencapai 87,69 pada siklus II. Persentase ketuntasan siswa juga meningkat dari 31% pada pra-siklus menjadi 54% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Observasi aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan partisipasi dan keterlibatan dalam pembelajaran. Disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis quick on the draw efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada materi geometri kelas IV SD Negeri 20 Gunung Tule
Pengaruh pajak restoran dan pajak hotel terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Tapanuli Selatan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui bagaimana pengaruh Pajak Restoran dan Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu penerimaan daerah yang didapatkan dari potensi sebuah daerah. Salah satu Pendapatan Asli Dearah didapatkan dari Pajak Restoran dan Pajak Hotel. Pajak Restoran dan Pajak Hotel merupakan sumber pendapatan daerah yang penting, terutama dalam mendukung sektor pariwisata dan pembangunan daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pajak Restoran dan Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tapanuli selatan Tahun 2021-2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 48 sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yaitu laporan target dan realisasi pajak restoran dan pajak hotel tahun 2021-2024. Data tersebut diolah menggunakan Eviews 9 dengan interpolasi data dan analisis regresi linear berganda. Secara uji analisis parsial atau uji t pajak restoran memperoleh nilai yang signifikan yaitu 0,00 0,05 yang berarti H2 ditolak. Secara simultan Pajak Restoran dan Pajak Hotel berpengaruh terhadap variabel terikat. Nilai R2 yang diperoleh sebesar 66,90 persen. Hal ini menunjukkan variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen dan sisanya sebesar 33,10 persen dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini