Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Implikasi penerapan active learning dalam praktek ibadah shalat wajib di SMPN 1 Lembah Sorik Marapi
Latar belakang masalah dalam penelitian yaitu implikasi penerapa active learning dalam praktek ibadah shalat wajin sehingga di dalam pendidikan implikasi penerapan active learning ini sangat penting dalam praktek ibadah shalat wajib siswa dan ada faktor penghambat atau kendala dalam prakte ibadah shalat wajib tersebut.Rumusan masalah ini bagaimana implikasi metode active learning dalam pembelajaran ibadah shalat wajib di SMPN 1 Lembah Sorik Marapi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kualitatif yang menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dimana pendekatan ini mementingkan penguraian fenomena yang teramati di lapangan yang berlangsung secara alami, dimana peneliti merupakan instrument utama. Adapun data yang dikumpulkan adalah melalui wawancara, observasi, dan juga dokumentasi. Dari hasil penelitian ini adalah implikasi penerapan active learning dalam praktek ibadah sholat wajib, pada saat proses pembelajaran guru bukan hanya sekedar membari penjelasan atau pemahaman kepada siswa akan tetapi guru juga diharuskan bias dalam mempraktekkan tata cara shalat yang baik dan benar, dan dalam pembelajaran guru juga tidak lipa memberi motivasi supaya siswa lebih rajin lagi dalam praktek maupun pada saat shalat berjama”ah akan dilaksanakan,dan siswa yang tidak ikut shalat nerjama”ah dikarenakan alasan yang tidak bisa diterima maka besoknya dia akan di kenakan sanksi oleh wali kelas dikarenakan tidak ikut shalat berjama”ah di sekolah. Siswa juga diharuskan untuk bertanya kembali kepada guru jika tidak memahami materi yang disampaikan guru, dan murid mempraktekkan tata cara shalat yang baru baru di praktekkan oleh guru.Faktor penghambat yang dihadapi guru dalam menerapkan praktek ibadah shalat yaitu: 1) Siswa yang malas dalam melaksanakan shalat berjama”ah.2)Siswa yang sudah lelah disekolah .3)Siswa yang ingin cepat pulang dan. 4)Tidak adanya info masuk wqaktu shalat di lingkungan sekola
Pengaruh literasi keuangan syariah dan financial self efficacy terhadap perilaku keuangan Mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan
Perilaku keuangan adalah cara seseorang dalam mengelola, merencanakan, dan mengambil keputusan terkait keuangannya, termasuk bagaimana mereka membelanjakan, menabung, atau berinvestasi. Mahasiswa FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan meskipun telah mempelajari manajemen keuangan, masih banyak yang menunjukkan perilaku keuangan yang kurang sehat, seperti boros dan impulsive buying. Literasi keuangan syariah yang mereka miliki belum sepenuhnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar masih bergantung pada kiriman orang tua tanpa adanya perencanaan keuangan yang baik. Kemudahan akses belanja secara online juga mendorong perilaku konsumtif dan kecenderungan mengikuti tren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah dan financial self efficacy terhadap perilaku keuangan mahasiswa UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas 392 orang, sedangkan sampel yang digunakan berjumlah 80 responden dengan teknik pengambilan sampel yang memiliki pertimbangan tertentu dan seleksi khusus (purposive sampling). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode PLS-SEM dengan beberapa teknik analisis, yaitu outer model, validitas konvergen, validitas diskriminan, uji reliabilitas, inner model, R-Square, F-Square, serta uji hipotesis dan path coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa UIN SYAHADA Padangsidimpuan. Sementara itu, financial self efficacy memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa UIN SYAHADA Padangsidimpuan
Manajemen sumber daya manusia pada organisasi Muhammadiyah dalam pengembangan dakwah di Kota Padangsidimpuan
Organisasi Muhammadiyah adalah organisasi keagamaan islam yang bergerak dibidang dakwah islam. Sumber daya manusia merupakan hal yang perlu diperhatikan karena dalam menjalankan dakwah dibutuhkan SDM yang professional agar dalam penyampaian risalah Islam dapat mudah diterima masyarakat. Namun Organisasi Muhammadiyah Kota Padangsidimpuan Kurang menerapkan manajemen SDM sehingga Da’i yang bergerak dibidang dakwah sudah banyak berkurang hal ini disebabkan oleh faktor usia dan banyak yang sudah tutup usia. Dalam pengembangan dakwah di Kota Padangsidimpuan diperlukan adanya manajemen SDM yang baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Perencanaan, penyusunan dan pengembangan sumber daya manusia di pengurus daerah Muhammadiyah kota padangsidimpuan. Penelitian ini dilaksanakan di Organisasi Muhammadiyah Jl. Imam Bonjol No. 61, Kelurahan Sitamiang, Kec. Padangsidimpuan Selatan, Wek V, Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif dan metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan pengorganisasian dan editing. Hasil penelitian yang dilaksanakan adalah Mengoptimalkan Bidang tarjih dan tajdid dalam merespon dinamika yang semakin kompleks ditengah masyarakat. Perencanaan Sumber Daya Manusia di Organisasi Muhammadiyah dilakukan secara terstruktur, dalam mempertimbangkan kebutuhan dakwah pada setiap tahap perencanaan. Penyusunan Sumber Daya Manusia pada Organisasi Majelis Tabligh merupakan salah satu komponen penting dalam penyusunan sumber daya manusia (SDM) di organisasi Muhammadiyah. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada organisasi Muhammadiyah Melalui berbagai program pelatihan dan pembinaan, Muhammadiyah berusaha meningkatkan kapasitas anggota dalam menyebarkan pesan-pesan Islam. Dengan adanya pengembangan SDM yang terencana, maka dakwah dapat dilakukan secara lebih efektif dan berdampak luas di masyarakat
Peran orang tua dalam pembentukan akhlak remaja di Desa Aek Haminjon Kecamatan Arse Kabupaten Tapanuli Selatan
Permasalahan dalam penelitian ini adalah ditemukannya akhlak remaja yang kurang mencerminkan akhlakul karimah di Desa Aek Haminjon Kecamatan Arse. Permasalahan ini ditunjukkan dengan perilaku remaja yang kurang sopan terhadap orang tua dan masyarakat, sering membantah orang tua, serta melakukan tindakan yang meresahkan seperti mencuri. Untuk itu, peran orang tua sangat penting dalam proses pembentukan akhlak remaja. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran yang dilakukan orang tua dalam pembentukan akhlak remaja di Desa Aek Haminjon Kecamatan Arse, apa hambatan yang dihadapi orang tua, serta apa kesulitan dan solusi yang diterapkan dalam menghadapi kendala tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran yang dilakukan orang tua dalam pembentukan akhlak remaja, mengidentifikasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi, serta mengetahui solusi yang dilakukan oleh orang tua dalam mengatasi kesulitan tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah menelaah, mengklasifikasi data, mereduksi data, memeriksa keabsahan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran orang tua dalam pembentukan akhlak remaja di Desa Aek Haminjon, Kecamatan Arse tergolong aktif dan signifikan. Orang tua berperan sebagai pendidik pertama dalam keluarga, memberikan contoh perilaku yang baik, membimbing anak dalam nilai-nilai agama, serta menjalin komunikasi yang cukup terbuka. Orang tua juga aktif mengarahkan anak untuk mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial guna menanamkan nilai moral dan etika sejak dini. Hambatan orang tua dalam pembentukan akhlak remaja di Desa Aek Haminjon antara lain terbatasnya waktu bersama anak akibat kesibukan bekerja, pengaruh lingkungan pergaulan yang negatif, serta rendahnya pemahaman sebagian orang tua mengenai pola asuh yang tepat untuk remaja. Hambatan ini menyebabkan kurangnya kontrol dan pengawasan secara maksimal terhadap perilaku anak sehari-hari. Kesulitan yang dihadapi orang tua dalam pembentukan akhlak remaja meliputi kurangnya keterampilan dalam berkomunikasi secara efektif dengan anak, ketidakkonsistenan dalam menerapkan disiplin, serta pengaruh media sosial yang sulit dikendalikan. Untuk mengatasi hal tersebut, sebagian orang tua berupaya membangun kedekatan emosional dengan anak, meningkatkan pemahaman tentang pendidikan akhlak melalui pengajian atau diskusi masyarakat, serta bekerja sama dengan tokoh agama dan lingkungan sekitar untuk menciptakan suasana yang mendukung pembentukan akhlak yang baik
Analisis perbandingan perilaku konsumen muslim dalam berbelanja di pasar tradisional dan modern
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan perilaku konsumen Muslim dalam berbelanja di pasar tradisional dan pasar modern di Kota Padangsidimpuan Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pergeseran preferensi konsumen Muslim dari pasar tradisional ke pasar modern yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti loyalitas pelanggan, kepedulian terhadap maslahah, kualitas pelayanan, serta kehalalan produk. Selain itu, aspek keputusan berbelanja juga dikaji melalui faktor kebutuhan, lingkungan, kualitas produk, harga, dan promosi.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara convenience sampling dengan jumlah responden sebanyak 96 orang, masing-masing 48 orang konsumen pasar tradisional dan pasar modern. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji beda dua mean dan uji Chi-Square dengan bantuan perangkat lunak SPSS Statistics 26.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku konsumen Muslim dalam berbelanja di pasar tradisional dan pasar modern. Konsumen yang berbelanja di pasar modern cenderung lebih dipengaruhi oleh faktor promosi dan kualitas fisik produk, sedangkan konsumen pasar tradisional lebih mempertimbangkan faktor harga dan interaksi sosial. Selain itu, kesadaran akan pentingnya kehalalan produk dan kepedulian terhadap maslahah belum sepenuhnya menjadi pertimbangan utama dalam proses pengambilan keputusan belanja.Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kesadaran konsumen Muslim terhadap pentingnya konsumsi yang sesuai dengan nilai-nilai syariah serta penguatan daya saing pasar tradisional melalui perbaikan pelayanan dan sistem manajemen yang lebih baik
Problematika orangtua tunggal dalam memberikan pendidikan agama anak di Tanjung Salamat Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara
Penelitian mengkaji problematika yang dihadapi oleh orangtua tunggal dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak mereka di Desa Tanjung Salamat, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran orangtua sebagai pendidik pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan. Namun, peran ini menjadi lebih kompleks ketika hanya dijalankan oleh satu pihak (orangtua tunggal), yang tidak hanya harus mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga membimbing anak secara spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap orangtua tunggal, anak-anak mereka, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem utama yang dihadapi orangtua tunggal dalam memberikan pendidikan agama meliputi keterbatasan waktu karena tuntutan ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan orangtua, dan minimnya dukungan sosial dari lingkungan sekitar. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya bimbingan keagamaan yang diberikan kepada anak, baik dalam aspek pembiasaan ibadah maupun penanaman akhlak. Meskipun demikian, sebagian orangtua tunggal tetap berusaha keras untuk menjalankan perannya melalui pendekatan sederhana dan keterlibatan lembaga keagamaan setempat
An analysis of classroom management (rules) in English teaching and learning process at The VIII GradeSstudents of MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan
This research paper is intended to describe the rules of classroom management implemented by the English teacher in teaching and learning process at the eighth grade of MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan. The formulation of the problems are: 1) what are the rules made by teacher at the eight grade in MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan, 2) what are the components of the rules by the eighth grade English teacher of MTs Muhammadiyah 22 Padangsidimpuan, 3) why are the rules made in classroom management. In this research, the researcher used descriptive qualitative research. The researcher subjects were two English teachers of the eighth grade students of MTs Muhammmadiyah 22 Padangsidimpuan. The object of the research was English teachers’ classroom management rules. The data were collected from the observation, interview and documentation. The data were analyzed by data reduction, data display, and draw conclusion. The researcher used methodological triangulation. The research findings showed that the English teacher implemented the rules of classroom management in teaching and learning process. The rules of classroom management used by developed collaboratiely with student, short and few, age appropriate, positively phrased, displayed clearly, acknowledged and rewarded. There were various rules that teacher used in the class : teacher and students pray doa together before start the lesson, do not leave the room without permission, students must be polite and kind to the teacher. The teachers’ reason for using rules of classroom were: because praying is a way to express gratitude for the opportunity to learn to gain knowledge, it could make students discipline and responsibility in following the learning process and made the students build positive relationship with teachers and students can get maximum benefits from the learning proces
تطبيق طريقة المباشرة لتحسين مهارة الكلام في تعليم اللغة العربية لتلاميذ الفصل الثامع بمعهد دار الإستقامة هوتا بادانج بادنج سيدمبوان
تهدف هذه الدراسة إلى تحليل فعالية أسلوب المباشرة في تحسين مهارة التحدث (مهارة الكلام) لدى طلاب الصف الثامن في معهد دار الاستقامة هوتا بادانج. وباتباع نهج وصفي نوعي، جُمعت البيانات من خلال مقابلات مع المعلمين والطلاب، بالإضافة إلى الملاحظات أثناء عملية التعلم. وتشير نتائج الدراسة إلى أن أسلوب المباشرة له تأثير إيجابي على زيادة ثقة الطلاب بأنفسهم ومهارات التحدث باللغة العربية. ويصبح الطلاب أكثر نشاطًا في المشاركة في التعلم من خلال ممارسة المحادثة المباشرة، على الرغم من وجود تحديات لا تزال قائمة مثل إتقان المفردات المحدود، ووسائل التعلم المحدودة، ونقص الدعم البيئي. ومن خلال التغلب على هذه العقبات، تتمتع طريقة المباشرة بإمكانيات كبيرة لتطبيقها على نطاق أوسع كنهج فعال في تعليم اللغة العربية. إن تطبيق أسلوب المباشرة يمكن أن يحقق أربع مهارات، وهي مهارات الاستماع، ومهارات الكلام، ومهارات القراءة، ومهارات الكتابة. لأنه يستخدم اللغة العربية من بداية التعلم إلى نهايته. ولكن عند شرح القواعد أو النحو، فإنه لا يستخدم اللغة العربية دائمًا لأن الطلاب ما زالوا يجدون صعوبة كبيرة في فهم المعنى. في كل مرة ينتهي فيها المعلم من كتابة وشرح استخدام كلمة مفردات، يمارسها الطلاب على الفو
Pengaruh keunggulan produk tabungan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah: studi kasus pada PT. Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Utama (KCU) Padangsidimpuan
Keunggulan produk tabungan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kepuasan dapat diartikan bahwa dengan produk jasa yang berkualitas, maka nasabah akan memperoleh kepuasan dalam menggunakan jasa perbankan. Keputusan membeli produk dapat dilakukan oleh konsumen apabila produk tabungan yang tersedia mempunyai kualitas yang baik, lengkap, dan terjangkau yang memuasakan. Sehingga akan membuat konsumen lebih senang karena produk yang diinginkannya tidak mengecewakan. Kepuasan nasabah merupakan penilitian dari nasabah atas penggunanya barang atau jasa dibandingkan penggunanya. kepuasan nasabah menjadi tolak ukur perusahaan bagaimana hal kedepannya atau bahkan ada beberapa hal yang harus diubah karena pelanggan tidak puas atau dirugikan. Jika kualitas pelayanan dan kualitas produk yang diberikan sangat baik dan unggul atau berkualitas maka nasabah akan puas. Dengan keunggulan produk dan kualitas pelayanan perusahaan mampu memberikan kepuasan kepada nasabah. Bank Muamalat Indonesia telah berdiri sejak tahun 1991 dan Bank muamalat indonesia merupakan bank pertama murni syariah di Indonesia namun keberadaan Bank Muamalat Indonesia ini belum mendapat perhatian yang optimal dalam tatanan industri perbankan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keuunggulan produk tabungan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah. Pembahasan dalam penelitian ini berkaitan dengan teori-teori yang digunakan antara lain: pengertian kepuasan nasabah, keunggulan produk tabungan, kualitas pelayanan, pengertian tabungan dan macam-macam tabungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu nasabah di bank muamalat indonesia padangsidimpuan yaitu berjumlah 206 nasabah, sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 67 responden. Teknik pengumpulan sampel yaitu secara acak atau (Randam Sampling). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Validitas, Uji Reabilitas, Uji Normalitas, Uji Asumsi Klasik, Uji t dan Uji f dengan menggunakan bantuan SPSS Versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh keunggulan produk tabungan, dan kualitas pelayanan berpengaruh dalam kepuasan nasabah di Bank muamalat Padangsidimpuan. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung > ttabel, maka Ha diterima HO ditolak, yang menunjukkan bahwa secara parsial keunggulan produk tabungan dan kualitas pelayanan berpengaruh dalam kepuasan nasabah di Bank Muamalat Padangsidimpuan dan dibuktikan juga dengan nilai Fhitung > Ftabel, maka secara simultan keunggulan produk tabungan dan kualitas pelayanan berpengaruh dalam kepuasan nasabah di Bank Muamalat Indonesia Pandangsidimpuan
Pengaruh kecerdasan emosional dan keaktifan belajar terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran biologi Kelas XI SMA Negeri 1 Panai Hilir
Latar belakang masalah ini yaitu dapat dilihat dari Hasil observasi dengan siswa, Bahwa diperoleh informasi tentang mengetahui keaktifan siswa dalam belajar biologi. Kemudian hasil observasi dengan siswa kelas XI SMA Negeri 1 Panai Hilir. siswa masih mengalami kesulitan dalam belajar dan tidak punya rasa percaya diri pada kemampuan yang dimiliki siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan sampel kelas XI-A dan XI-B yang berjumlah 54 siswa. Instrumen penelitian berupa kuisoner. Hasil penelitian berupa 1). pengaruh kecerdasan emosional siswa terhadap hasil belajar biologi di SMA Negeri 1 Panai Hilir Tahun Pelajaran 2024/2025. Diperoleh data bahwa 26 siswa dengan kategori sangat tinggi (48%), 22 siswa dengan kategori tinggi (41%), 5 siswa dengan kategori Rendah (9%) 1 siswa dengan kategori Sangat rendah (2%%). Sehingga,dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 43,61%. 2). pengaruh keaktifan belajar siswa terhadap hasil belajar biologi di SMA Negeri 1 Panai Hilir Tahun Pelajaran 2024/2025. Diperoleh data bahwa 27 siswa dengan kategori sangat tinggi (50%), 17 siswa dengan kategori tinggi (31%), 10 siswa dengan kategori rendah(10%). Sehingga, dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keaktifan belajar siswa berada pada kategori tinggi dengan persentase 82%. Setelah dilakukan analisis regresi linier berganda dengan uji statistik F terbukti bahwa hipotesis altternatif 3 (Ha3) diterima sehingga dapat diketahui bahwa kecerdasan emosional dan keaktifan belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMAN 1 Panai Hilir Tahun Pelajaran 2024/2025