Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
    12062 research outputs found

    Analisis nilai-nilai ajaran Islam dalam tradisi pernikahan masyarakat Desa Aek Natas Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan

    Get PDF
    Masalah yang muncul dalam penelitian ini bahwa ajaran Islam dalam tradisi pernikahan masyarakat Desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan belum sepenuhnya dibekali dengan nilai-nilai ajaran Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas dan apa saja nilai-nilai dalam tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apa saja tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas dan untuk mengetahui apa saja nilai-nilai tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam tradisi pernikahan di desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang sifatnya umum terhadap kenyataan sosial dari perspektif partisipan. Pemahaman tersebut tidak ditentukan terlebih dahulu, tetapi di dapat setelah melakukan analisis terhadap kenyataan sosial yang menjadi fokus penelitian. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dalam tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan ini sesuai dengan hasil wawancara dan observasi ditemukan adalah tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas dan nilai-nilai ajaran Islam dalam tradisi pernikahan masyarakat desa Aek Natas. Adapun tradisi pernikahan masyarakat Desa Aek Natas yaitu tradisi mangkobar adat (sidang adat) dan tradisi mambutongi mangan. Nilai-nilai ajaran Islam dalam mangkobar adat (sidang adat) yaitu nilai silaturrahmi, nilai kekeluargaan, dan nilai nasihat dan bimbingan. Sedangkan nilai ajaran Islam dalam mambutongi mangan (memberi makan) yaitu silaturrahmi dan ukhuwah Islamiyah, penghormatan dan memuliakan tamu, nasihat dan doa, dan tasyakkur (ungkapan syukur)

    Analisis penerapan bimbingan terhadap upaya pembinaan mental pecandu penyalahgunaan zat adikti inhalen (lem kambing) di kalangan remaja: studi kasus penyalahgunaan lem kambing di Kota Sibolga

    Get PDF
    Pada tahun 2020 hingga 2022 banyak remaja yang telah terjaring akibat penyalahgunaan lem kambing di Kota Sibolga dalam razia Operasi Kasih Sayang yaitu Operasi Kamtramtibnas, yang dilakukan oleh Satpol PP maupun yang bekerja sama dengan aparat lainnya, seperti TNI/Polri dan aparat Kecamatan/Kelurahan. Jumlah paling banyak yang terjaring pada razia patroli pnyalahgunaan lem kambing yaitu pada tahun 2021 berjumlah 141 remaja. Tujuan, untuk mengetahui faktor penyebab perubahan mental pada remaja dalam menyalahgunakan lem kambing (Inhalen), untuk mengetahui efek yang ditimbulkan dari penggunaan lem kambing (Inhalen) terhadap remaja di Kota Sibolga, untuk mengetahui bentuk penerapan yang telah dilakukan Pemerintah Kota dalam rangka upaya pembinaan mental terhadap pecandu lem kambing di kalangan remaja dan hukuman apa saja yang diberikan oleh pihak berwajib (Satpol PP) kepada remaja yang menggunakan lem kambing di Kota Sibolga. Metode dan jenis penelitian Kualitatif, Sumber data yaitu 10 remaja, 5 anggota Satpol PP bagian keamanan, 7 orangtua, 4 teman terdekat, dan 4 tetangga terdekat. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi dan ketekunan pengamatan. Dari hasil peneliti menyatakan bahwa faktor penyebab remaja menyalahgunakan lem kambing yaitu faktor internal (rasa ingin tahu, rasa ingin coba-coba, dan rasa kepuasan dalam diri), faktor eksternal (keluarga, lingkungan, pergaulan). Efek yang ditimbulkan lem kambing yaitu halusinasi, muntah-muntah, sesak nafas, dan kematian. Upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintahan Kota Sibolga terhadap remaja yang telah menyalahgunakan lem kambing yaitu membuat peraturan PERDA tentang larangan memperjualbelikan lem kambing kepada remaja di bawah umur, memberi surat himbauan dan teguran terhadap orangtua si remaja apabila remaja tersebut terjaring kembali menggunakan lem kambing itu, melakukan razia patroli rutin, agar para remaja tidak lagi kumpul-kumpul diatas jam 10 malam, dan hukuman yang diberikan pihak Satpol PP terhadap remaja yang telah terjaring akibat penyalahgunaan lem kambing yaitu hukuman ringan yang berupa stotjump, pushup, jalan jongkok, dan pengrodaman (penyiraman dengan air). Pada tahun 2023-2024 telah berkurang remaja yang menyalahgunakan lem kambing peringatan dan tidak sebanyak di tahun 2020-2022

    Pengaruh penggunaan media pop-up book terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi cerpen di Kelas V SD Negeri 100611 Tahalak Kecamatan Batang Angkola

    Get PDF
    Pembelajaran Bahasa Indonesia yang dilakukan dengan metode konvensional cenderung membuat siswa cepat merasa jenuh dan menyebabkan suasana belajar menjadi kurang kondusif. Hal ini disebabkan karena metode konvensional bersifat monoton, biasanya hanya mengandalkan ceramah dan buku teks. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menciptakan inovasi dalam pembelajaran dengan pendekatan yang berbeda, yaitu dengan mempertimbangkan indikator minat belajar seperti perasaan, perhatian, keterlibatan, dan ketertarikan siswa.Cerpen sendiri merupakan salah satu bentuk prosa naratif berupa cerita fiksi yang disajikan dalam bentuk narasi singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pop-up book terhadap minat belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada materi cerpen di kelas V SDN 100611 Tahalak, Kecamatan Batang Angkola, tahun ajaran 2024/2025.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian melibatkan seluruh siswa kelas V yang terdiri dari satu kelas berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian yang diperoleh melalui teknik pengumpulan data dan pengolahan menggunakan aplikasi SPSS menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar siswa pada kelas kontrol adalah 60, sementara pada kelas eksperimen yang menggunakan media pop-up book meningkat menjadi 80.Uji normalitas menunjukkan bahwa data pada kedua kelas berdistribusi normal, dengan nilai L hitung > L tabel pada kelas kontrol (7.742 > 3.308), dan Lhitung < Ltabel pada kelas eksperimen (0.013 < 0.074). Selain itu, uji homogenitas menunjukkan bahwa sampel berasal dari kelompok yang homogen dengan hasil F hitung < F tabel (0.105 < 0.597).Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pop-up book efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi cerpen di kelas V SDN 100611 Tahalak, Kecamatan Batang Angkola tahun ajaran 2024/2025

    Penerapan model problem Based Learning dalam Pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V MIS Al-Ma’rif Riyadusshalihin Pudun Jae Kota Padangsidimpuan.

    No full text
    Latar belakang penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa kelas V di MIS Al-Ma’rif Riyadusshalihin Pudun Jae Kota Padangsidimpuan. Hal ini dilihat dari hasil rata-rata nilai ulangan siswa yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan oleh minimnya ketertarikan siswa dalam belajar sehingga hasil belajar siswa banyak yang belum mencapai KKTP.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dengan menggunakan model Problem Based Learning di kelas V MIS Al-Ma’rif Riyadusshalihin. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang kolaborasi dengan guru wali kelas V. Penelitian ini dilaksanakan di MIS Al-Ma’rif Riyadusshalihin. Penelitian ini dilaksanakan dengan II siklus dan setiap siklus terdapat dua kali pertemuan. Hasil penelitian dengan menerapkan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa di kelas V MIS Al-Ma’rif Riyadusshalihin. Hal ini d ilihat dari hasil belajar siswa mulai dari pra siklus dengan nilai rata-rata siswa 35,53 dan persentase ketuntasan 14,28%. Pada siklus I pertemuan I nilai ratarata siswa mencapai 53,5 dengan persentase ketuntasan 28,57%. Sedangkan pada siklus I pertemuan II diperoleh nilai rata-rata siswa 62,8 dengan persentase ketuntasan sebesar 35,71%. Kemudian pada siklus II pertemuan I diperoleh nilai rata-rata siswa adalah 68,57dengan persentase ketuntasan 50%Dan pada siklus II pertemuan II diperoleh nilai ratarata siswa yaitu 84,28 dengan persentase ketuntasan mencapai 85,71%. Dengan demikian, hasil belajar siswa dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan dengan menerapkan model Problem Based Learning. Dan penelitian ini dihentikan pada siklus II karena telah mencapai indikator keberhasilan yang telah peneliti targetkan

    Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di Kelas V SDN 02 Rantau Utara.

    No full text
    Pelaksanaan proses pembelajaran di SDN 02 Rantau Utara masih belum mencapai hasil belajar yang maksimal, dapat dibuktikan dengan pemberian pre test kepada siswa sebagian besar dari siswa tidak masuk ke kategori tuntas. Hal ini mungkin disebabkan karena guru kurang memperhatikan kebutuhan peserta didik dalam proses pembelajaran, kemudian penyampaian materi belum secara totalitas disampaikan, dan kurangnya menerapkan model pembelajaran yang mungkin akan membuat siswa tidak merasa bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika materi bangun datar di kelas V SDN 02 Rantau Utara. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus yang dimana pada setiap siklus memiliki 4 tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Saat tindakan dan observasi dilakukan dengan waktu yang bersamaan. Kemudian apabila pada siklus I berhasil maka akan dilakukan ke siklus berikutnya, namun apabila siklus I berhasil maka tidak akan dilakukan ke siklus ke berikutnya. Hasil penelitian menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi bangun datar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas V. Terlihat dari peningkatan hasil belajar pemahaman konsep siswa yang terus meingkat di setiap pertemuan. Pada hasil pre test siswa persentase ketuntasan siswa sebesar 0% dengan nilai rata-rata 12, siklus I pertemuan I persentase ketuntasan siswa sebesar 10% (2 dari 20 siswa), sedangkan pada siklus I pertemuan II ketuntasan siswa sebesar 20% (4 siswa dari 20 siswa), pada siklus II pertemuan I ketuntasan siswa sebesar 45% (9 dari 20 siswa), dan pada siklus II pertemuan II ketuntasan siswa sebesar 95%. Dengan demikian nilai hasil belajar matematika siswa mengalami peningkatan dan telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan

    Analisis tingkat literasi keuangan syariah pedagang muslim di Kelurahan Sitinjak tentang produk Perbankan Syariah

    No full text
    Perbankan syariah merupakan sistem keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, serta bebas dari unsur riba. Akan tetapi, pemahaman masyarakat terhadap produk perbankan syariah masih tergolong rendah, khususnya di kalangan pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat literasi keuangan syariah serta pemanfaatan produk perbankan syariah oleh pedagang Muslim di Desa Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 66 orang pedagang. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat tingkat literasi keuangan syariah, yaitu Well Literate sebesar 18,18%, Sufficient Literate 15,16%, Less Literate 30,30%, dan Not Literate 36,36%. Variasi tingkat literasi ini menunjukkan perbedaan pengetahuan dan pemahaman para pedagang mengenai prinsip, sistem, serta produk keuangan syariah. Sebagian kecil pedagang sudah memahami konsep keuangan syariah dan aktif menggunakan layanan perbankan syariah, sementara sebagian lainnya memiliki pengetahuan terbatas bahkan belum mengenal perbankan syariah sama sekali. Tingginya jumlah pedagang dalam kategori Less Literate dan Not Literate mengindikasikan perlunya peningkatan edukasi dan sosialisasi mengenai keuangan syariah. Hasil penelitian juga memperlihatkan keterkaitan erat antara tingkat literasi dan pemanfaatan produk perbankan syariah. Pedagang dengan kategori Well Literate lebih cenderung menggunakan produk tabungan dan pembiayaan syariah, sedangkan kategori Sufficient Literate hanya sebatas mengetahui tanpa memanfaatkan secara maksimal. Pada kategori Less Literate dan Not Literate, sebagian besar pedagang tidak menggunakan layanan perbankan syariah, bahkan ada yang tidak memiliki tabungan. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan syariah sangat penting untuk mendorong penggunaan produk perbankan syariah secara lebih luas

    Peningkatan kognitif siswa dan keterampilan proses sains fisika melalui model project based learning di Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Al-Khairi Kuala Lumpur Malaysia

    Get PDF
    Metode pembelajaran di dalam kelas sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran, sehingga guru harus mampu menggunakan strategi pembelajaran yang tepat agar siswa lebih tertarik untuk mengikuti proses pembelajaran, dengan itu dapat meningkatkan kognitif siswa dan keterampilan proses sains fisika siswa melalui model Project Based Learning. Model Project Based Learning diartikan sebagai model pembelajaran yang berpusat pada siswa dengan menekankan pada pemecahan masalah melalui pengerjaan proyek dalam jangka waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan kognitif siswa dan keterampilan proses sains fisika siswa. Subjek penelitian ini kelas Menengah Dua Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Al-Khairi Kuala Lumpur Malaysia yang berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, butir soal tes kognitif siswa dan lembar tes keterampilan proses sains fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan kognitif siswa dan keterampilan proses sains fisika. Hal ini terlihat dari nilai rata-rata kognitif siswa yang meningkat dari 58,23 dari pra-siklus menjadi 59,41 pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 68,82 pada siklus II. Persentase ketuntasan kognitif siswa meningkat dari 29% pada pra-siklus menjadi 47% pada siklus I, hingga mencapai 76% pada siklus II. Nilai rata-rata keterampilan proses sains fisika siswa meningkat dari 59,02 pada siklus I menjadi 76,88 pada siklus II. Persentase ketuntasan keterampilan proses sains fisika siswa meningkat dari 53% siklus I menjadi 82% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan kognitif siswa dan keterampilan proses sains fisika melalui model Project Based Learning di Maahad Tahfiz Baitul Ehsan Al-Khairi Kuala Lumpur Malaysia

    Pengaruh penggunaan media youtube terhadap hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) di kelas V SD Negeri 100909 Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten tapanuli Selatan

    Get PDF
    Latar belakang masalah penelitian ini merupakan pengaruh penggunaan media youtube terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 100909 Muara Upu pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya. Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar Seni Budaya dan Prakarya di SD Negeri 100909 Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang variatif dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran yang disampaikan oleh guru masih cenderung pada metode ceramah dan guru hanya menggunakan media spidol, buku dan papan tulis sebagai alat bantu menyampaikan materi pembelajaran, selain itu dapat diketahui bahwa media youtube masih jarang digunakan dalam proses pembelajaran khusus-nya pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP). Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media youtube terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya dan prakarya (SBdP) di kelas V SD Negeri 100909 Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan. Metode yang di gunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen dalam bentuk One Group Pretest Posttest Design.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normaloitas, uji t dan uji N-gain. Dengan subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 100909 Muara Upu yang terdiri dari 18 peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh media youtube pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya ( SBdP) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dilihat dari nilai pre-test yang tuntas sebanyak 5 peserta didik. Dan hasil post-test yang tuntas sebanyak 17 peserta didik. Hasil belajar dibuktikan dari hasil uji hipotesis bahwa nilai sig 0,000 < 0,05 dan t-hitung = 8,246 lebih besar dari t-tabel = 2,120 yang menyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh penggunaan media youtube dapat meningkatkan hasil belajar Seni Budaya dan Prakarya (SBdP) di kelas 5 SD Negeri 100909 Muara Upu Kecamatan Muara Batang Toru Kabupaten Tapanuli Selatan tahun pelajaran 2025- 2026

    Implementasi media gambar pada keterampilan bercerita mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III SD IT Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan

    Get PDF
    Pendidikan sekolah dasar suatu upaya untuk mencerdaskan dan mencentak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan dilingkungannya. Keterampilan bercerita merupakan kemampuan menceritakan kembali perbuatan atau suatu kejadian secara lisan dengan tujuan berbagi pengalaman atau pengetahuan kepada orang lain. Kegiatan bercerita membentuk seseorang dapat menyampaikan berbagai cerita dan mengungkapkan perasaan yang dialami. Berdasarkan prasurvei yang peneliti lakukan di kelas III Ar raji SD IT Nurul Ilmi Padangsidimpuan. pada tanggal 14 Januari sampai dengan 14 Febuari 2025. Masih banyak siswa yang tidak percaya diri ketika disuruh untuk maju kedepan kelas dan minimnya pengetahuan siswa akan kosa kata.Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui. Implementasi Media Gambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Bercerita Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III SD IT Nurul Ilmi Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah peserta didik dan 1 guru Kelas III Ar Raji. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan cara reduksi, penyajian data dan penarik kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian ada 4 indikator dari keterampilan sosial anak yang peneliti amati yaitu (I) Dapat memahami isi cerita dengan baik , (II) Dapat percaya diri ketika di suruh maju kedepan untuk bercerita, (III) Memahami dan menguasai pengucapan struktur dan kosa kata yang digunakan, (IV) Menerapkan unsur Pralingustik seperti mimik wajah , gerak tertentu dan nada suara. Dari ke 4 indikator tersebut yang paling terlihat dari diri anak adalah indikator Memahami dan menguasai pengucapan struktur dan kosa kata yang digunakan yaitu terdapat 24 siswa dari 30 mampu memahami kosa kata dan mengucapkan sturuktur kata yang digunakan ketika bercerita di dalam kela

    Pengaruh penjualan, biaya produksi dan biaya pemasaran terhadap laba bersih pada PT Matahari Department Store Tbk

    Get PDF
    PT Matahari Department Store Tbk adalah salah satu bisnis ritel terbesar di indonesia, yang berdiri sejak tahun 1958, dengan target utamanya yaitu menciptakan laba sebanyak-banyaknya. Akan tetapi laba pada PT Matahari Department Store Tbk mengalami fluktuasi dari 2016-2023 sehingga tidak mampu menstabilkan laba perusahaan. Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi laba PT Matahari Department Store Tbk adalah penjualan, biaya produksi dan juga biaya pemasaran. Dengan itu rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh antara penjualan, biaya produksi dan biaya pemasaran terhadap laba bersih pada PT Matahari Department Store Tbk. Pada penelitian ini berkaitan denagn ilmu bidang akuntansi biaya, dan teori-teori yang digunaan berkenaan dengan ppenjualan, biaya produksi, biaya pemasaran dan laba bersih. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Zeni Imrotin Silvia dalam penelitian yang berjudul Pengaruh Penjualan, Biaya Produksi dan Biaya Pemasaran Terhadap Laba Perusahaan(Pada PT.Bina Megah Indowood Gresik Tahun 2015- 2018) yang menyatakan bahwa penjualan, biaya produksi dan biaya pemasaran secara simultan memiliki pengaruh terhadap laba bersih. Artinya peningkatan penjualan, biaya produksi dan biaya pemasaran dapat meningkatkan laba bersih. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah populasi penelitian, atau dengan menggunakan sampel jenuh. Sumber data dari laporan keuangan PT Matahari Department Store Tbk yang terdapat di website Bursa Efek Indonesia yaitu www.idx.co.id. Kemudian diolah dengan menggunakan SPSS dengan menggunakan uji analisis statistik deskriftif, uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikkolinearitas, uji autokolerasi, uji t, uji f, dan uji r2 atau koefisisen determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penjualan, biaya produksi dan biaya pemasaran secara simultan memiliki pengaruh terhadap laba bersih pada PT Matahari Department Store Tbk. Terdapat pengaruh antara penjualan dan laba bersih, tidak terdapat pengaruh antara biaya produksi dan laba bersih, tidak terdapat pengaruh antara biaya pemasaran dan laba bersih. Kemudian pada uji R2 berpengaruh sebesar 81,3% dan 18,7% lagi dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya

    10,258

    full texts

    12,062

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇