Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan
Not a member yet
12062 research outputs found
Sort by
Pola asuh orangtua dalam penanggulangan kenakalan remaja di Desa Pintupadang II Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan
Desa kelurahan Pintu Padang II terbentuk atas Peraturan Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan nomor 9 tahun 2007 tentang pembentukan dan susunan Organisasi Kelurahan dalam Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan. Kelurahan Pintu Padang II berdiri tanggal 15 september 2009. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, bagaimana kenakalan remaja di Desa Pintu Padang II Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan, dan bagaimana pola asuh orangtua dalam penanggulangan kenakalan remaja Di Desa Pintu Padang II Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah guna mengetahui bagaiaman kenakalan remaja di Desa Pintupadang II Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuli Selatan, dan bagaimana pola asuh orang tua dalam penanggulangan kenakalan remaja di desa Pintupadang II Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapanuki Selatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah proses penelitian untuk menghasilkan data penelitian yaitu penjelasan, baik tertulis maupun tidak tertulis dengan orang-orang atau pelaku-pelaku yang diteliti. Sedangkan pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan besifat deskriptif, yaitu penelitian yang memaparkan data secara sestematis dan faktual dan akuarat mengenai fakta-fakta serta hubungan dan fenomena yang diselidiki.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja yang banyak terdapat yaitu tindakan pencurian, penggunaan obat terlarang, ahlak dan sopan santu yang tidak baik, serta judi online. Sedangkan pola asuh yang diterapkan orangtua merupakan pola asuh otoriter.Adapun kesimpulannya adalah pemberian pola asuh yang tepat menjadi salah satu pendukung untuk membentuk anak yang berkepribadian yang baik dan terhindar dari kenakalan remaja. Maka sebagai orangtua sangat penting mengetahui dan memahami pola asuh yang diterapkan pada anak
Manajemen grup musik qasidah mahabbah di Kota Padangsidimpuan
Musik Qasidah merupakan suatu bentuk musik yang dianggap sebagai musik hiburan yang kemudian diminati secara serius oleh masyarakat seiring dengan perkembangan zaman. Penelitian ini membahas tentang Sejarah, Pandangan Masyarakat, Manajemen dan Hambatan dan Tantangan di Grup Qasidah Mahabbah di Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survei dan wawancara. Data sekunder meliputi jurnal-jurnal, tesis, skripsi dan literatur lainnya. Subjek penelitian ini diantaranya, pimpinan, personil, penikmat, serta tokoh agama. Metode pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah wawancara terpusat yang melibatkan tanya jawab secara mendalam dan terbuka antara peneliti dan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejarah terbentuknya qasidah ini secara keseluruhan disebabkan oleh faktor pengembangan grup dan faktor penambahan pendapatan pendiri serta personil lainnya. sehingga harus mengembangkan sayap dalam dunia seni di bidang qasidah ini. Selanjutnya pelaksanaan manajemen qasidah ini dilakukan secara efektif dan efisien. Terlihat dalam membuat susunan kepengurusan, minimal dilakukan 3 kali latihan bagi personil sebelum melaksanakan penampilan, promosi grup qasidah serta pakaian seragam yang dikenakan saat penampilan. Hal ini terlihat dari pengorganisasian sebelum melakukan kegiatan, penampilan serta hubungan kolaborasi berbagai pihak terkait. Selanjutnya hambatan dan tantangan musik qasidah Mahabbah ini diantaranya terkait dengan waktu pelaksanaan terlalu berdekatan, lokasi kegiatan terlalu jauh, manajemen pengelolaan kurang efisien, menjamurnya jumlah qasidah di kota Padangsidimpuan yang sampai saat ini tercatat 8 grup qasidah, sewa jasa dalam penampilan terlalu mahal mecapai 3.5 juta dalam kota dan luar kota 5-7 juta, personil yang sering berganti dan dimakan usia sehingga menghadirkan 3 orang minimal pergantian personil baru dalam kurun waktu 6 bulan, dan Peralatan yang semakin tua dan berkurang kecanggihannya, dibutuhkan setiap 1 Tahun harus mengganti peralatan yang baru
Peran orangtua dalam membina ibadah sholat anak di Desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan tampilan berupa kata-kata lisan yang dicermati oleh peneliti, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dan analisis data yaitu menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, menafsirkan data-data baik data primer maupun sekunder yang kemudian dikaitkan dengan kajian teori dan selanjutnya yaitu dengan menarik kesimpulan. Penelitian ini mengkaji tentang Peran Orangtua Dalam Membina Ibadah Shalat Anak di Desa Kubagan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah membina ibadah shalat anak di Desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal masih kurang baik, kesibukan orangtua dalam mencari nafkah shalat membuat para orangtua kurang memiliki waktu untuk memperhatikan ibadah shalat anak. Peran orangtua dalam membina ibadah shalat anak di desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natalyaitu sebagai pendidik, sebagai pembimbing dan sebagai mitivator. Metode yang digunakan orangtua dalam membina ibadah shalat anak di desa Kubangan Tompek Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal adalah dengan metode pembiasaan, metode nasehat dan metode cerita. Faktor pendukung daan penghambat yang dihadapi orangtua dalam membina ibadah shalat anak meliputi faktor pendukung yaitu dengan kesungguhan, keteladanan, pengawasan dan dukungan masyarakat. Faktor penghambat, faktor penghambat terbagi menjadi dua, pertama internal yaitu anak malas dan kurang kosentrasi, kedua, eksternal yaitu pengaruh teman dan pengaruh media
Pengaruh complain handling BSI dan kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah pengguna BYOND
Aplikasi BYOND by BSI adalah aplikasi mobile banking peralihan dari BSI Mobile untuk memaksimalkan akses layanan digital dengan fitur yang lebih banyak serta tampilan yang lebih canggih. Namun nasabah sering memperoleh keluhan karena layanan BYOND by BSI sering error dan mengalami kegagalan dalam bertransaksi. Hal ini membuat nasabah merasa kurang nyaman, apalagi penanganan keluhan yang kurang responsif dan memadai dari fitur layanan kosumen online. Masalah yang biasanya muncul adalah kegagalan penarikan tunai, gagal transfer, dan aplikasi keluar otomatis sehingga sebagian nasabah merasa tidak nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh complain handling BSI dan kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah pengguna BYOND. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriftif dengan menggunakan sumber data primer dan menyebarkan angket kepada 100 responden yang merupakan pengguna BYOND by BSI.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan software Smart Partial Least Squares (SmartPLS) versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel complain handling BSI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah pengguna BYOND dilihat dari nilai path coefficient > 0 dan hasil uji t-statistik sebesar 5,541 >1,96. Variabel kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah pengguna BYOND dilihat dari nilai path coefficient > 0 dan hasil uji t-statistik sebesar 9,190 >1,96. Oleh karena itu, semakin baik penanganan keluhan dan kualitas layanan BYOND by BSI, semakin puas nasabah dalam bertransaksi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi BSI untuk lebih tanggap dalam menyelesaikan masalah dan komplain nasabah serta dapat memberikan kualitas layanan BYOND by BSI yang lebih baik sehingga nasabah dapat merasa puas dan loyal terhadap BSI KC Padangsidimpuan
Penerapan model pembelajaran jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan Siswa Kelas IV SDN 101690 Dolok Pardomuan Kabupaten Padang Lawas Utara
Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Hal ini disebabkan karena model pembelajaran yang diterapkan belum optimal dan siswa kurang tertarik dengan proses pembelajaran. Maka, perlu adanya perubahan pelaksanaan pembelajaran di kelas melalui penerapan model pembelajaran jigsaw dalam proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaran pada Tema 9 Kayanya Negeriku, Subtema 3 Pelestarian kekayaan Sumber Daya Alam di Indonesia, Pembelajaran ke 4, siswa kelas IV SDN 101690 Dolok Pardomuan Kabupaten Padang Lawas Utara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran jigsaw. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan pada tahap perencanaa, tindakan, observasi dan refleksi di SD Negeri 101690 Dolok Pardomuan Kabupaten Padang Lawas Utara. Sunyek penelitian ini adalah 12 siswa kelas IV, 6 laki-laki dan 6 perempuan. Pengujian, wawancara, observasi dan dokumentasi berfungsi sebagai alat instrumen. Dari hasil penelitian ini, hasil belajar siswa meningkat dari pre-test yang rata-rata skor 46,66 menjadi skor rata-rata siswa 55,83 sebesar 41,66% (5 dari 12 siswa), pada siklis 1 pertemuan II rata-rata nilai siswa 64,16 dan ketuntasan siswa 58,33% (7 dari 12 siswa). Pada siklus II pertemuan 1 nilai rata-rata siswa adalah 75 dengan tingkat ketuntasan 75% (9 dari 12 siswa), dan pada siklus II pertemuan II nilai rata-rata siswa adalah 80 dengan tingkat ketuntasan 83,33%. Hasil skor yang dicapai dalam penelitian ini sudah mencapai indikator
Peningkatan hasil belajar kognitif siswa melalui model think pair share dalam pembelajaran tematik Kelas IV SD Negeri 100116 Sigumuru Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar kognitif siswa SD Negeri 100116 Sigumuru, yang terlihat dari banyaknya siswa yang belum memenuhi kriteria tuntas KKM, dimana hal tersebut disebabkan kurang efektif dan kreatif guru dalam memilih model pembelajaran yang menjadikan pembelajaran menjadi tidak bervariasi dan monoton sehingga siswa sulit memahami materi pelajaran yang disampaikan guru. Kemudian banyaknya siswa yang berpendapat bahwa model think pair share adalah pembelajaran yang sulit dan membosankan serta kesulitan siswa memahami tema selalu berhemat energi dalam subtema sumber-sumber energi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian adalah penggunaan Model Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa Kelas IV SD Negeri 100116 Sigumuru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa dengan menggunakan model Think Pair Share pada Tema Selalu Berhemat Energi Kelas IV SD Negeri 100116 Sigumuru. Penelitian ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berkolaborasi dengan guru kelas IV. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 100116 Sigumuru yang berjumlah 16 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara mengecek data yang diperoleh dari guru kelas dan siswa kelas IV. Teknik ini diperoleh dengan cara tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan penggunaan Model Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal in dapat dibuktikan dari hasil pra siklus sebelum penggunaan model TPS menghasilkan nilai rata-rata 50,62 dengan hanya 12,5% siswa yang tuntas. Setelah penerapan model tersebut, hasil belajar siswa meningkat signifikan. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 56,25 dan 60, meskipun masih ada kendala partisipasi dan kerjasama antar siswa. Pada Siklus II , nilai rata-rata mencapai 65 dan meningkat lagi menjadi 71,25 dengan tingkat ketuntasan 75%. Dengan demikian hasil belajar siswa dari siklus I sampai siklus II mengalami peningkatan melalui model Think Pair Share (TPS)
Meningkatkan keterampilan menggiring bola melalui metode latihan zig-zag dalam permainan sepak bola pada Siswa Kelas V SD Negeri 200119 Padangsidimpuan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di kelas V SD Negeri 200119 Padangsidimpuan. Berdasarkan hal tersebut masih banyak siswa yang kurang memperhatikan guru dalam pembelajaran karena masih banyak siswa yang salah dalam gerakan menggiring bola pada permainan sepak bola. Sebagian siswa masih menggunakan ujung kaki untuk menggiring bola. Sehingga akan menimbulkan rasa sakit pada kaki, sehingga meraka enggan untuk berlatih gerakan menggiring bola, sehingga hasil belajar siswa masih kurang maksimal dan siswa kurang aktif dalam belajar. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum dan sesudah dengan menggunakan teknik dasar menggiring bola dalam permainan sepak bola melalui metode zig-zag dalam pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Solusi yang diberikan dengan penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan sesuai dengan KKM yang berlaku di SD Negeri 20119 Padangsidimpuan.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan teknik dasar menggiring bola dalam permainan sepak bola melalui metode zig-zag pada siswa SD Negeri 20119 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang syaratnya, siklus I dan siklus II, yang masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subyek penelitian adalah 27 siswa kelas V. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi dan tes.
Metode latihan zig-zag adalah menggiring bola berlari bersama bola atau membawa bola dengan kaki dengan arah berkelok-kelok dengan formasi lari membentuk huruf “Z”. Tujuannya yaitu melatih gerak tubuh arah berkelok-kelok. Latihan sama dengan lari bolak-balik, kecuali atlet berlari dengan melintasi beberapa titik. Dribbling adalah keterampilan dasar dalam sepakbola, pemain melakukan pergerakan lari serta melakukan dorongan pada bola dengan kaki yang mengakibatkan perpindahan bola dari tempat ketempat lainnya. Metode latihan zig-zag dapat meningkatkan hasil belajar melalui penelitian yang dilakukan. Hasil belajar adalah perubahan yang mengakibatkan manusia berubah dalam sikap, dan perilakunya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari kondisi awal, siklus I dan siklus II yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa kelas V. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes.
Peningkatan dilihat dari hasil tes dan observasi yang diberikan peneliti. Pada prasiklus dilaksanakan nilai rata-rata siswa di kelas V adalah 48,62 dengan persentase ketuntasan 14,8%. Pada Siklus I pertemuan pertama nilai rata-rata 52,96 dan persentase ketuntasannya 22,2%. Siklus I pertemuan kedua nilai rata- rata yang diperoleh 60,74 dan persentase ketuntasan 33,3%. Dan di siklus II pertemuan pertama nilai rata-rata yang diperoleh adalah 65,92 dan persentase ketuntasan 44,4%. Siklus II pertemuan kedua nilai rata-rata yang diperoleh adalah 77,7 dan persentase ketuntasan 76,66%. hal ini dapat dilihat dari hasil tindakan siklus I pertemuan pertama, kedua dan siklus II pertemuan pertama, kedua yaitu terdapat peningkatan jumlah nilai rata-rata dan persentase ketuntasan siswa pada pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan melalui keterampilan dengan menggunakan metode latihan zig-zag dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Mitigasi risiko bank syariah dalam mencegah masalah fraud menurut perspektif ekonomi Islam
Fraud menjadi permasalahan setiap lembaga khususnya lembaga keuangan. Banyak muncul berbagai jenis kecurangan dan penipuan yang dapat dilihat melalui sosial media, televisi, dan media pemberitaan lain. Seperti korupsi, pencucian uang, penggelapan dana, serta manipulasi laporan keuangan. Contoh kasus yang belum lama terjadi adalah ransomware yang melanda Bank Syariah Indonesia yang menyebabkan kebocoran data masabah. Sebab itulah dibutuhkan tindakan mitigasi risiko yang kuat dan efektif dalam mencegah fraud. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, memahami dan mengembangkan strategi mitigasi yang dilakukan Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Padangsidimpuan dalam mencegah dan mengurangi kemungkinan terjadinya tindakan kecurangan atau fraud, dengan landasan ekonomi islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan adalah karyawan Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Padangsidimpuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Cara yang digunakan dalam menjamin keabsahan penelitian di peroleh melalui triangulasi, yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik atau metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi mitigasi yang dilakukan oleh PT. Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Padangsidimpuan masih harus terus dikembangkan, selain peraturan dan surat edaran yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia Dan OJK, dibutuhkan juga lingkungan kerja yang dapat meningkatkan kehati-hatian dan spiritualitas, agar lingkungan internal memiliki sumber daya manusia yang terus berkembang dan terhindar dari tindak kecurangan serta terhindar dari aksi cybercrime dari pihak eksternal
Manajemen pelaksanaan zakat pertanian padi pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran sebagian petani dalam menunaikan zakat pertanian padi melalui lembaga resmi, serta kurang maksimalnya manajemen zakat di tingkat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Barumun Baru Kabupaten Padang Lawas. Padahal zakat pertanian padi merupakan salah satu bentuk ibadah wajib yang memiliki dampak sosial besar dikelola secara professional dan tepat sasaran. Dalam konteks ini, UPZ berperan penting untuk menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat agar dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan mustahiq di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis manajemen pelaksanaan zakat pertanian padi pada UPZ tersebut, menganalisis faktor yang memengaruhi minat masyarakat dalam membayar zakat pertanian padi pada UPZ tersebut, dan menganalisis tantangan dan peluang dari manajemen pelakasanaan zakat pertanian padi pada Unit Pengumpul Zakat UPZ tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpul data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pelaksanaan zakat pertanian padi pada UPZ tersebut telah dijalankan melalui empat antara lain: perencanaan menentukan mustahiqnya, pengorganisasian struktur UPZ terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara, pelaksanaannya adalah pengumpulan zakat dari 14 muzakki 3.240 kg beras lalu dibagikan kepada 13 mustahiq 2.835 kg beras dan 3 pengurus mendapatkan 405 kg beras, dan pengawasan evaluasi bulanan dan laporan distribusi. Faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat dalam membayar zakat antara lain: pemahaman, sosialisasi 3 kali/tahun (door to door, sawah/rumah, dan papan informasi), pengelolaan, layanan dan manfaat. Tantangan dari manajemen pelaksanaan zakat pertanian padi pada UPZ tersebut antara lain: Kesadaran masyarakat lemah, keterbatasan SDM dan fasilitas UPZ, musim dan cuaca mempengaruhi penghasilan, dan distribusi zakat yang kurang tepat sasaran masih membagikan zakatnya kepada saudaranya. Namun demikian, terdapat peluang dari manajemen pelaksanaan zakat pertanian padi pada UPZ tersebut antara lain: dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan dukungan tokoh agama
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dan hambatan yang dihadapi Guru pada Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 1 Sosa
Kurikulum merdeka hadir saat pandemi covid-19 tahun 2021 sebagai solusi learning loss recovery yang terjadi. Kurikulum Merdeka Belajar lahir sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan yang lebih kontekstual, fleksibel, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dan Hambatan Yang Dihadapi Guru Pada Pembelajaran Matematika Di SMP Negeri 1 Sosa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian yang digunakan adalah waka kurikulum, guru mata pelajaran matematika kelas VIII, dan peserta didik kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Sosa telah berlangsung selama dua tahun dan difokuskan pada pembelajaran berdiferensiasi, proyek penguatan profil pelajar Pancasila, serta pendekatan kontekstual dalam penyampaian materi matematika. Guru diberi kebebasan dalam merancang perangkat ajar dan pendekatan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa. Namun, guru menghadapi beberapa hambatan seperti keterbatasan waktu dalam menyusun bahan ajar, kurangnya pelatihan teknologi, ketidaksesuaian alokasi waktu dengan capaian pembelajaran, serta kesulitan dalam menyusun pembelajaran berdiferensias