Journal of Education Research
Not a member yet
    1292 research outputs found

    Analysing the Illucutionary Speech Act in Underrated Characters of the Animated Film Luck

    Full text link
    This qualitative study investigates the functional realization of illocutionary acts by secondary characters in the animated film Luck, focusing on pragmalinguistic patterns in their dialogue. The researchers identified relevant characters by analyzing user-generated viewer comments, then extracted and segmented their scripted utterances for pragmatic analysis. The study aims to deepen theoretical understanding of illocutionary acts in non-central characters—an underexplored area in speech act research—and to offer new insights into character construction through language. The researchers applied Searle’s (1976) taxonomy of illocutionary acts and operationalized the analysis using Miles, Huberman, and Saldaña’s (2014) interactive model of data condensation, display, and conclusion drawing. They analyzed the illocutionary functions of Sam and Bob in relation to their narrative roles and interpersonal strategies within the film’s discourse. The analysis identified four categories of illocutionary acts that serve specific character-building functions. Sam predominantly used expressive and directive acts, highlighting her desire to escape the misfortune that shapes her identity. In contrast, Bob consistently used assertive acts, conveying information and opinions with clarity and confidence. Theoretically, the study enhances our understanding of how illocutionary acts shape character identity in animated narratives, a domain where pragmatic functions often receive limited attention. Practically, the findings provide valuable input for English educators and learners by illustrating the real-world application of speech acts in emotionally nuanced contexts

    Analisis Efektivitas dalam Menentukan Nilai Kualitas Layanan Jaringan Internet Menggunakan Metode AHP

    Full text link
    Optimalisasi bandwidth dalam jaringan masih menjadi tantangan bagi lingkungan pendidikan atau industri, terutama dalam distribusi yang sesuai dengan kebutuhan yang beragam. Dengan tujuan menggunakan metode AHP ini untuk dapat memastikan distribusi yang tepat berdasarkan kebutuhan jaringan dan pengguna. Melalui analisis hierarki, AHP memungkinkan analisis multikriteria untuk menentukan faktor-faktor seperti jenis aplikasi (VoIP, streaming, transfer data), jumlah pengguna, dan durasi penggunaan jaringan. Tidak seperti penelitian sebelumnya yang hanya berfokus pada perbandingan prioritas aplikasi secara statis, penelitian ini mengusulkan model dinamis yang memungkinkan penyesuaian bobot kriteria secara adaptif sesuai dengan kondisi jaringan secara real-time. Dengan menerapkan AHP ini dibandingkan dengan teknik lain berdasarkan kemampuannya memberikan kesimpulan berdasarkan fakta yang objektif dan konsisten. Hasil analisis menunjukkan bahwa menghasilkan sistem distribusi bandwidth yang lebih presisi, memastikan alokasi optimal bagi aplikasi kritikal seperti e-learning, konferensi video, dan penelitian berbasis cloud. AHP merupakan solusi yang fleksibel dan efektif untuk mengoptimalkan bandwidth di lingkungan pendidikan atau industri

    Efektivitas Model Discovery Learning Berbasis Media Menonton dalam Meningkatkan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Indonesia (MPBKM)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas model Discovery Learning berbasis media menonton dalam meningkatkan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kandanghaur yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, tes pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Instrumen penelitian terdiri atas angket motivasi belajar, lembar observasi keterlibatan, dan soal kemampuan berpikir kritis. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan media layak digunakan, dengan tingkat kelayakan sebesar 96% dan efektivitas sebesar 84,64%. Analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan nilai N-Gain sebesar 0,45 (kategori sedang). Sebanyak 45% siswa sangat terlibat dalam pembelajaran, 40% cukup terlibat, dan 15% mengalami kesulitan adaptasi teknologi. Tantangan yang ditemukan meliputi manajemen waktu, kesiapan digital, dan kendala teknis. Secara keseluruhan, model ini efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian merekomendasikan peningkatan literasi digital dan strategi pembelajaran yang lebih terstruktur untuk mendukung keberhasilan implementasi media di era digital

    Analisis Potensi Pariwisata Kota Batu Berdasarkan Kesiapan Teknologi dan Pariwisata: Strategi Menuju Destinasi Wisata Cerdas

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pariwisata Kota Batu melalui pendekatan technology readiness dan tourism readiness. Sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur, Kota Batu memiliki kekayaan alam dan destinasi buatan yang menarik. Namun, optimalisasi potensi ini sangat bergantung pada kesiapan digital dan infrastruktur pendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa meskipun inisiatif digital seperti QRIS dan aplikasi wisata telah diterapkan, adopsi teknologi belum merata, khususnya di kalangan pelaku UMKM. Di sisi lain, sektor pariwisata menunjukkan kesiapan tinggi dalam daya tarik, partisipasi masyarakat, dan dukungan kelembagaan. Rekomendasi yang dihasilkan meliputi peningkatan literasi digital, pengembangan sistem digital terpadu, dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung pengembangan pariwisata berbasis teknologi yang inklusif dan berkelanjutan

    Pengaruh Peran Kepala Sekolah sebagai Inovator dan Budaya Sekolah terhadap Inovasi Pengajaran Guru di SDN 49 Mandau

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh peran kepala sekolah sebagai inovator dan budaya sekolah terhadap inovasi pengajaran guru di SDN 49 Mandau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe one group pretest–posttest. Subjek penelitian melibatkan seluruh guru di SDN 49 Mandau sebanyak 17 orang. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala sekolah sebagai inovator dan budaya sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi pengajaran guru, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang inovatif, didukung oleh budaya sekolah yang kolaboratif dan adaptif, mampu mendorong guru untuk mengembangkan praktik pengajaran yang lebih kreatif dan responsif terhadap kebutuhan pembelajaran. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara kepemimpinan inovatif dan budaya sekolah sebagai kerangka konseptual dalam membangun inovasi pengajaran guru. Secara teoretis, hasil penelitian ini memperkaya kajian kepemimpinan pendidikan dengan menempatkan peran kepala sekolah dan budaya sekolah sebagai determinan utama inovasi pedagogis di sekolah dasar

    Hubungan Halo Effect dengan Psychological Well-Being Mahasiswa Magang Studi Independen Bersertifikat

    Full text link
    Halo Effect adalah kesan pertama atau penilaian ketika pertama kali bertemu orang lain dan Psychological Well-Being adalah gambaran kesehatan psikologis seseorang untuk mencapai optimalisasi perkembangan dirinya. Mahasiswa yang telah memasuki masa dewasa awal akan banyak mengalami ketegangan emosional dan periode penemuan diri. Yayasan Hasnur Centre menjadi penjembatan para mahasiswa tersebut dalam program Magang Studi Independen Bersertifikat dalam menyiapkan calon tenaga profesional agar mahasiswa siap berkecimpung dalam dunia kerja. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan antara variabel Halo Effect dengan Psychological Well-Being. Penelitian ini menggunakan Teknik Probability Random Sampling dengan tingkat kesalahan 10% berjumlah 60 orang mahasiswa MSIB Batch 6 Yayasan Hasnur Centre. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah statistika deskriptif dan korelasi product moment menggunakan IBM SPSS Statistic 26. Hasil penelitian menunjukkan 0,310 > 0,05 yang mengindikasikan tidak adanya hubungan Halo Effect dengan Psychological Well-Being. Hasil kategorisasi pada penelitian ini menunjukkan mahasiswa magang berada pada tingkat sedang pada variabel Halo effect pada variabel Psychological Well-Being. Disimpulkan pada penelitian ini tidak terdapat hubungan karena psychological well-Being lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan, budaya kerja dan kegiatan pengembangan saat magang. Penelitian ini dapat menjadi gambaran dukungan pengembangan kompetensi pada saat magang dapat membantu mahasiswa dalam mencapai kesejahteraan psikologis mahasiswa

    Manajemen Digital Perpustakaan Sekolah untuk Mendorong Literasi Siswa

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen perpustakaan sekolah berbasis digital dalam meningkatkan minat baca. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Manajemen perpustakaan sekolah berbasis digital menawarkan potensi besar untuk meningkatkan minat baca siswa dengan memberikan akses yang lebih mudah, fleksibel, dan menarik melalui teknologi. Transformasi perpustakaan konvensional ke digital memungkinkan siswa untuk mengakses berbagai sumber bacaan secara online, memperkaya pengalaman belajar mereka di luar ruang kelas. Yang membedakan kajian ini dari penelitian sebelumnya adalah fokus pada strategi spesifik untuk mengoptimalkan manajemen perpustakaan digital di sekolah, seperti pemanfaatan teknologi berbasis AI untuk rekomendasi bacaan, integrasi dengan platform pembelajaran, dan penyediaan akses inklusif bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan komunitas dalam menciptakan ekosistem literasi digital yang berkelanjutan. Strategi manajemen yang efektif, seperti pengadaan koleksi yang relevan dengan kebutuhan siswa dan penggunaan fitur interaktif seperti gamifikasi, dapat lebih memotivasi siswa untuk membaca secara mandiri. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perlunya investasi dalam teknologi digital di sekolah, penyusunan kebijakan yang mendukung pengelolaan perpustakaan digital, serta program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital siswa dan pengelola. Dengan demikian, transformasi ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap keberlanjutan pendidikan dan literasi di era digital

    Analisis Tingkat Kualitas Modul Ajar Mahasiswa Jenjang Pendidikan Dasar melalui Pembuatan Modul Ajar

    Full text link
    Kualitas modul ajar yang dibuat mahasiswa jenjang pendidikan dasar pada semester sebelumnya masih pada tingkat kualitas rendah dan sedang. Riset ini bertujuan meningkatkan kualitas modul ajar yang dibuat mahasiswa jenjang pendidikan dasar pada tingkat kualitas tinggi. Metode riset yang diadopsi metode penelitian tindakan kelas dengan beberapa modifikasi, dengan tahapan perencanaan/pembuatan modul ajar, pengecekan tingkat plagiat modul ajar melalui aplikasi turnitin, perbaikan, pengecekan kembali dan seterusnya dengan pola siklus hingga kualitas modul ajar yang ditargetkan berada pada tingkat plagiat dibawah 25%. Jumlah sampel riset 25 mahasiswa. Riset menunjukan hasil bahwa semua mahasiswa (100% mahasiswa) melakukan pengecekan tingkat plagiat dengan menggunakan aplikasi turnitin lebih dari satu kali.  Nilai rata-rata akhir pengecekan plagiat 5,96%. Kualitas modul ajar mahasiswa jenjang pendidikan dasar meningkat sebesar 80%. Dosen sebaiknya membiasakan mahasiswa untuk mengecek tugas kerja mahasiswa melalui aplikasi turnitin sebelum dikumpulkan

    Urgensi Pendidikan Seksual untuk Anak dan Remaja Muslim di Desa Karanggondang

    Full text link
    Maraknya Pacaran di kalangan remaja desa Karanggondang beresiko terjadinya pemerkosaan dan pelecehan seksual sehingga memerlukan perhatian yang khusus dianatarnya memberikan edukasi tentang pendidikan seksual. Pendidikan seksual dianggap sebagai langkah preventif untuk mengatasi berbagai potensi masalah yang mungkin timbul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan studi pustaka yang dilakukan pada bulan Oktober hingga November 2024. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif yang melibatkan pengorganisasian data, identifikasi pola, dan pembandingan hasil observasi dengan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan seksual. Dengan penelitian ini diharapkan seluruh elemen masyarakat desa Karanggondang dapat berperan aktif dalam memberikan pendidikan seksual untuk anak dan remaja muslim

    Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbasis STEM terhadap Kemampuan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar

    Full text link
    Keterampilan numerasi murid yang tidak memadai berasal dari ketergantungan pada gaya mengajar guru menggunkan ceramah, yang mengakibatkan siswa cepat putus asa dan kesulitan memahami materi yang disampaikan. Penelitian ini berusaha untuk menentukan efek substansial dari pembelajaran PBL berbasis STEM pada keterampilan numerasi murid Kelas V di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental yang menampilkan kelompok kontrol nonequivalent. Populasi penelitian terdiri dari 50 siswa kelas lima. Penelitian ini menggunakan strategi purposive sampling, yang terdiri dari 25 siswa dalam kelompok kontrol dan 25 siswa dalam kelompok eksperimen. Penelitian ini menggunakan teknik tes untuk pengumpulan data, dengan memanfaatkan tes esai sebagai instrumen penelitian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian dievaluasi menggunakan uji prasyarat, yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis melalui uji-T, dan penilaian ukuran efek. Hasil analisis data menunjukkan bahwa penerapan STEM dalam PBL secara signifikan meningkatkan keterampilan numerasi siswa. Penerapan pendekatan PBL berbasis STEM secara substansial memengaruhi keterampilan numerasi anak-anak sekolah dasar kelas lima

    1,152

    full texts

    1,292

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal of Education Research
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇