Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Pengembangan Kompetensi Pedagogi Guru SLB melalui Pelatihan dalam Jabatan
Penelitian ini meneliti pengaruh pelatihan terhadap kompetensi pedagogik guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) melalui studi literatur. Pendahuluan menjelaskan pentingnya kompetensi pedagogik dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya bagi siswa berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari sepuluh artikel yang membahas pelatihan dan bimbingan guru SLB. Hasil menunjukkan bahwa tujuh artikel menggunakan metode pengabdian masyarakat, satu artikel menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, satu penelitian eksperimen, dan satu penelitian tindakan sekolah. Pelatihan terbukti meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran, meskipun terdapat hambatan dalam implementasi. Kesimpulannya, pelatihan dan bimbingan efektif dalam meningkatkan kompetensi guru SLB
AR Buku Digital untuk Tingkatkan Kecakapan Riset Karya Ilmiah Remaja
Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran yang relevan dengan kegiatan karya ilmiah remaja di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Pada penelitian ini, proses pengembangan hanya sampai tahap 5. Adapun kelima langkah dalam penelitian pengembangan sebagai berikut; (1) Studi Pendahuluan (Research and Information Collecting); (2) Merencanakan Penelitian (Planning); (3) Pengembangan Desain (Develop Preliminary of Product); (4) Uji Coba Terbatas (Preliminary Field Testing). Langkah ini merupakan uji produk secara terbatas; (5) Revisi Hasil Uji Lapangan Terbatas (Main Product Revision). Hasil penelitian pada media pembelajaran ARBook yang terintegrasi potensi lokal Magelang memberikan kemudahan dalam memahami konsep materi karya ilmiah. Potensi lokal yang digunakan meliputi fenomena gunung berapi, tempat wisata, kerajinan tangan, sumber daya alam dan pertanian. Pengintegrasian potensi lokal dalam pembelajaran menjadikan kegiatan belajar lebih aplikatif dan bermakna. Media ini membantu dalam memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek. Pada objek tata surya dan gunung meletus, keduanya tidak mungkin dihadirkan di ruang kelas ternyata dapat dihadirkan secara virtual. Siswa dapat melihat pergerakan planet mengelilingi matahari dalam orbitnya dan memahami struktur, fungsi, hubungan antar elemen yang sulit dibayangkan oleh siswa melalui gambar atau teks. Selain itu, memvisualisasikan gunung berapi melalui media berbasis AR memberikan pemahaman tentang struktur, proses vulkanik dan fenomena alam terkait dengan gunung berapi. Media ARBook dirancang untuk memberikan informasi pengetahuan yang lebih detail pada pengguna dari objek nyata
Peningkatan Minat Belajar Siswa Kelas lV Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridha Medan Marelan
Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridha Medan Marelan merupakan lembaga pendidikan Islam yang menyediakan pendidikan pada tingkat dasar untuk siswa kelas IV. Di lingkungan ini, pendidikan agama Islam dikombinasikan dengan kurikulum nasional untuk mempersiapkan siswa secara holistik. Permasalahan minat belajar, ada kecenderungan di kalangan siswa kelas IV untuk mengalami penurunan minat belajar. Riset ini bermaksud buat mengenali kenaikan atensi berlatih anak didik kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Ar-Ridha Medan Marelan (riset analisa daya cipta guru kelas). Teknik riset dalam postingan ini ialah riset kualitatif dengan jenis riset yaitu field research. Serta Metode pengumpulan informasi ialah pemantauan, tanya jawab, serta pemilihan dengan Metode analisa reduksi informasi, penyajian data dan pemungutan determinasi ataupun validasi. Hasil riset membuktikan kalau tingkatkan atensi berlatih anak didik lewat daya cipta guru ditaksir belum maksimum, guru memanglah sudah menggunakan alat berlatih dengan bagus pada mata pelajaran khusus, meski terdapat sebagian mata pelajaran lain yang belum memakai alat yang mensupport penataran. Tetapi guru berupaya menghasilkan atmosfer berlatih yang mensupport anak didik supaya antusias dalam berlatih. Hambatan yang dialami guru dalam tingkatkan atensi berlatih anak didik ialah guru belum maksimum dalam menata serta mengendalikan anak didik kala lagi berlatih. Tidak hanya itu, terbatasnya alat serta pangkal berlatih kepunyaan sekolah yang bisa digunakan oleh guru dan singkatnya durasi yang bisa dipakai dalam cara penataran
Analisis Peranan Modal Sosial pada Mata Kuliah Koperasi dan Pengembangan Masyarakat Desa
Batak Toba adalah salah satu budaya etnis patriarki di Indonesia, dengan standar gender yang ketat diterapkan di kalangan masyarakatnya. Nenek moyang orang Indonesia Batak Toba-Amerika yang hidup di bawah norma gender Batak dan Egalitarian mungkin mempunyai sudut pandang berbeda mengenai standar gender etnis mereka akibat integrasi di Amerika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh asimilasi terhadap persepsi nenek moyang campuran Batak Toba-Amerika terhadap norma gender etnis Batak Toba. Penelitian ini merupakan salah satu contoh etnografi digital. Untuk memecahkan masalah penelitian, penelitian ini menggunakan asimilasi tersegmentasi Portes dan Zhou. Akibatnya, asimilasi mempengaruhi perspektif campuran nenek moyang orang Batak Toba-Amerika terhadap norma gender Batak, menyebabkan mereka lebih menyesuaikan diri dengan norma gender Egalitarian Amerika dan struktur keluarga Egalitarian Amerika sebagai akibat dari sumber daya manusia. Modal sosial, yang mencakup jaringan sosial, kepercayaan, dan norma-norma sosial, memainkan peran penting dalam meningkatkan efektivitas koperasi dan mendorong pengembangan masyarakat desa. Modal sosial membantu memperkuat kerjasama antar anggota koperasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun rasa saling percaya yang mendukung keberlanjutan program-program pengembangan. Dengan memanfaatkan modal sosial, koperasi dapat menjadi lebih inklusif dan efisien dalam mencapai tujuan ekonomi dan sosial, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa
Pengembangan Bahan Ajar berbasis Contextual Teaching and Learning Materi Getaran, Gelombang dan Bunyi
Kurikulum 2013 mengadopsi pendekatan integrative science yang menuntut guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Hal ini membutuhkan bahan ajar yang kontekstual tetapi saat ini bahan ajar yang tersedia masih minim. Bahan ajar kontekstual diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning pada materi getaran, gelombang dan bunyi. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadopsi model ADDIE, yang terdiri dari tahap pelaksanaan 1) Analysis, 2) Design, 3) Depelopment, 4) Implementation (Implementasi) dan 5) Evaluation. Teknik validitasi menggunakan validasi ahli materi dan media. Hasil validasi ahli materi pada aspek kelayakan isi, penyajian dan bahasa berturut-turut diperoleh rata-rata sebesar 3,31 kategori valid, 3,33 kategori valid, dan 3,25 kategori valid dan hasil validasi ahli media diperoleh rata-rata 3,86 kategori sangat valid. Hasil respon peserta didik diperoleh rata-rata sebesar 3,61 kategori sangat praktis. Dari hasil validasi dan respon peserta didik dapat disimpulkan bahan ajar ilmu IPA berbasis contextual teaching and learning yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan
Penerapan Metode Tsaqifa pada Program Tahsin pada Masyarakat Desa Eka Rasmi Gang Pipa Medan Johor
Adanya murid yang lumayan banyak dalam menggunakan metode iqro tentunya membutuhkan waktu yang lama untuk mempelajarinya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Tsaqifa dalam program tahsin di Desa Eka Rasmi, Gang Pipa, Kecamatan Medan Johor. Metode Tsaqifa merupakan salah satu metode pembelajaran Al-Qur'an yang mengutamakan pembenahan bacaan dan pelafalan dengan fokus pada tajwid dan makhraj. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Tsaqifa pada program tahsin mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an masyarakat secara signifikan, terutama dalam aspek ketepatan tajwid dan kefasihan bacaan. Selain itu, program ini juga berperan dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan solidaritas sosial di kalangan peserta. Kendala yang dihadapi dalam penerapan metode ini antara lain adalah keterbatasan waktu peserta dan kebutuhan akan pendampingan lebih intensif. Namun, antusiasme masyarakat terhadap program tahsin cukup tinggi, sehingga program ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi model pembelajaran Al-Qur'an yang efektif di lingkungan tersebut
Tantangan dan Model Pembelajaran Pasca Pandemi COVID-19 di Perguruan Tinggi
Pandemi COVID sembilan belas yang menyerang dunia pada tahun dua ribu dua puluh membawa dampak yang sangat besar di berbagai sektor kehidupan. Dunia pendidikan merupakan salah satu sektor utama yang terdampak secara drastis oleh pandemi COVID sembilan belas di seluruh dunia. Kebijakan negara terkait bidang pendidikan pada masa pandemi adalah dengan meniadakan pembelajaran tatap muka. Pandemi COVID sembilan belas telah mengubah pembelajaran yang diselenggarakan di kampus secara revolusioner Dalam waktu cepat sekolah terutama perguruan tinggi dipaksa untuk melaksanakan pembelajaran daring. Pertanyaan mengenai apakah setelah pandemi ini berakhir, model pembelajaran di perguruan tinggi akan kembali ke masa sebelum pandemi atau tetap menggunakan model pembelajaran sewaktu masa pandemi atau apakah memungkinkan bentuk pembelajaran yang merupakan kolaborasi dari masa sebelum pandemi dan saat masa pandemik, menjadi dasar kajian ini. Kajian ini dilakukan untuk menganalisis kembali tantangan pembelajaran yang dihadapi pada pendidikan tinggi selama masa COVID sembilan belas dan mengkaji model pembelajaran alternatif yang bisa dilakukan pasca pandemi COVID sembilan belas khususnya pada pendidikan tinggi. Dalam studi ini disampaikan latar belakang perubahan yang terjadi selama pandemi COVID sembilan belas , dan perubahan model pembelajaran di pendidikan tinggi. Kemudian, model pembelajaran masa pandemi dan pasca pandemi akan ditinjau. Selanjutnya, beberapa model pembelajaran masa pandemi akan diuraikan. Akhirnya, model pendidikan tinggi pasca pandemi akan digambarkan
Kajian Literature : Peran Penting Konsep Komunikasi dalam Penggunaan Media dan Bahan Ajar Sekolah Dasar
Pendidikan dasar memerlukan pengembangan media dan bahan ajar yang efektif, dan dalam konteks ini, pemahaman konsep komunikasi memegang peran kunci. Salah satu fakor dari hal tersebut adalah konsep komunikasi dalam penggunaan media dan bahan ajar yang belum dikuasai oleh pendidik. Komunikasi adalah unsur penting dalam proses pendidikan di tingkat MI atau SD. Penelitian ini mengeksplorasi dampak positif komunikasi interaktif dalam penggunaan media dan bahan ajar di MI atau SD. Penggunaan media dan bahan ajar yang efektif memerlukan pemahaman yang mendalam terhadap konsep komunikasi. Tujuan penelitian ini menggambarkan pentingnya memahami konsep komunikasi dalam konteks penggunaan media dan bahan ajar di MI atau SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah ini menggunakan studi pustaka, yaitu pengumpulan data, untuk memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang relevan. Hasil peneltiian menunjukkan bahwa komunikasi yang interaktif dalam penggunaan media dan bahan ajar di MI atau SD membawa sejumlah dampak positif, diantaranya: Pemahaman yang lebih baik, Penggunaan media yang efektif, Keterlibatan siswa yang lebih aktif, Penggunaan teknologi yang lebih baik, Peningkatan hubungan guru-siswa, Pengembangan materi yang lebih relevan, Peningkatan retensi informasi, Peningkatan keterampilan hidu
Strategi Mempertahankan Reputasi Perguruan Tinggi untuk Menjaga Mutu Pendidikan di Era Global
Penelitian ini Membahas tentang strategi mempertahankan reputasi perguruan tinggi di era global. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang reputasi perguruan tinggi serta menemukan strategi-strategi yang mungkin dalam mempertahankan dan mengembangkannya agar institusi sekolah tersebut tetap eksis dan dicintai oleh masyarakat. Sedangkan metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif di mana penulis mengumpulkan berbagai literatur serta menganalisisnya. Kesimpulan yang diperoileh dari penelitian ini adalah bahwa ditemukan strategi-strategi yang digunakan untuk mempertahankan reputasi perguruan tinggi dalam menjaga mutu Pendidikan yaitu : memperkuat visi dan misa institusi perguruan tinggi, meningkatkan visibilitas melalui komunikasi yang efektif; konsentrasi terhadap pelayanan mahasiswa dan, meningkatkan kualitas pendidikan, membangun kemitraan nasional, dan penguatan komunikasi melalui humas dan media relasi sekola
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stres Pengasuhan pada Orang Tua Anak Berkebutuhan Khusus
Pengasuhan anak bukan tugas yang mudah untuk dilakukan sehingga dapat menimbulkan stres. Stres pengasuhan adalah situasi penuh tekanan yang terjadi pada pelaksanaan tugas pengasuhan anak yang dapat berdampak buruk bagi perkembangan anak terlebih anak berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial, efikasi diri, dan resiliensi terhadap stres pengasuhan pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Populasi penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Karawang. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling sebanyak tiga ratus tiga puluh empat responden. Teknik pengumpulan data menggunakan empat skala yaitu Parental Stress Scale, Multidimensional Scale of Perceived Social Support, General Self-Efficacy Scale, The Connor-Davidson Resilience Scale. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh dukungan sosial, efikasi diri, dan resiliensi terhadap stres pengasuhan pada orang tua dengan anak berkebutuhan khusus