Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kualitas Pelayanan Pendidikan dan Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan di SMP
Masyarakat menyadari bahwa pendidikan sangat penting untuk masa mendatang. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh kualitas pelayanan pendidikan terhadap kepuasan pelanggan (2) menganalisis pengaruh kualitas pelayanan pendidikan terhadap loyalitas pelanggan. dan (3) menganalisis pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan. Pelanggan yang dimaksud adalah para orang tua/wali siswa SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif sebab dalam penelitian data-datanya berupa angka yang akan dianalisis dengan menggunakan statistik serta teknik analisis data berupa regresi linier sederhana. Adapun populası dalam penelitian ini adalah semua siswa SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal pada tahun ajaran 2023/2024 sebanyak 948 siswa. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling sebanyak 255 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder melalui pengumpulan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, hipotesis kedua, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan kualitas pelayanan pendidikan terhadap loyalitas pelanggan. Selanjutnya hasil hipotesis terakhır yaitu terdapat pengaruh signifikan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan di SMP Negeri 1 Pangkah Kabupaten Tegal
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar Dribble Bola Basket
Tujuan penelitian ini mengetahui upaya dan seberapa besar pengaruh yang diperoleh siswa dari hasil belajar dribble bola basket dengan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan eksperimen murni, desain penelitian randomized control group pretest-pottest. Instrumen penelitian adalah tes pengetahuan dan keterampilan. Penentuan sampel menggunakan cluster random sampling mengambil 2 kelas yaitu kelas VIII-D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-E sebagai kelas kontrol. Dari hasil uji nonparametrik pada uji wilcoxon kedua kelompok sama-sama mengalami peningkatan. Dari hasil uji mann-whitney terdapat perbedaan hasil belajar tes pengetahuan dan keterampilan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada hasil uji N-gain dapat dilihat peningkatan pada kelas eksperimen baik tes pengetahuan atau keterampilan adalah 17.56% dan 17.48%. Sedangkan pada kelas kontrol peningkatan yang didapat pada tes pengetahuan diperoleh 7.52% dan keterampilan 5.95%. Disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) terhadap hasil belajar dribble bola basket
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Karir pada Siswa SMK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan karir pada siswa SMK Muhammadiyah 1 Temanggung, baik faktor internal maupun eksternal, serta menganalisis interaksi antara faktor-faktor tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan 69 siswa kelas XII dari berbagai jurusan di SMK Muhammadiyah 1 Temanggung. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat dan bakat merupakan faktor dominan dalam pemilihan karir, dengan 68,1% siswa memilih karir berdasarkan minat dan bakat mereka. Orang tua juga berperan signifikan dalam keputusan karir siswa dengan 15,9% pengaruh. Faktor eksternal lainnya termasuk informasi tentang dunia kerja, pengaruh teman sebaya, saran guru, dan lokasi pekerjaan. Temuan ini sejalan dengan teori Holland yang menekankan pentingnya kesesuaian antara tipe kepribadian individu dan lingkungan kerja. Penelitian ini menyarankan pentingnya bimbingan karir di sekolah untuk membantu siswa membuat keputusan karir yang lebih terinformasi dan matang
Meningkatkan Kecerdasan Emosioanal melalui Teknik Assertive pada Siswa Kelas 2 SMA
Kecerdasan emosional merupakan kemampuan penting yang membantu individu mengelola emosi dan membangun hubungan interpersonal yang sehat. Upaya peningkatan kecerdasan emosional melalui teknik assertive dilakukan untuk membantu siswa kelas 2 dalam mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dan mengurangi konflik sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan Untuk meningkatkan kecerdasan emosional melalui teknik assertive pada siswa kelas 2 SMA Tarkeeyahtul Ummah School Thailand. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen, dengan desain Pre Eksperimen (pretest - perlakuan- posttest). Hasil pre-test menunjukkan rata-rata subjek penelitian 85,5 memiliki tingkat kecerdasan emosional yang Low Average (dibawah rata-rata), dan hasil posttest menunjukkan rata-rata subjek penelitian 110 memiliki tingkat kecerdasan emosional yang Average ( rata-rata).Hasil analisis uji t untuk menguji perbedaan rata-rata data pretest dan posttest dk = 6, α = 0,05 di peroleh t (hitung) = 11, 9598 > t (table)= 1, 94318, disimpulkan ada perbedaan secara signifikan rata-rata skor pretes dengan Rata-rata skor postes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kecerdasan emosional siswa sebelum dan sesudah diberikan teknik assertive training. Kesimpulan meningkatnya tingkat kecerdasan emosional siswa kelas 2 SMA Tarkeeyahtul Ummah school Thailand dari kategori Law Average menjadi kategori Average melalui kegiatan layanan teknik assertive
Pengaruh Pelaksanaan Program MBKM terhadap Minat Mahasiswa melalui Motivasi Mahasiswa Teknologi Pendidikan ULM Tahun 2023
Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang di pelopori oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dirancang untuk memberikan fleksibilitas pendidikan kepada mahasiswa sesuai minat dan bakat mereka. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan kesiapan lulusan dalam dunia kerja. Namun, efektivitas MBKM dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa memerlukan bukti empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh MBKM terhadap mahasiswa dengan peran motivasi sebagai mediator dengan metode analisa kuantiatif. Hasil analisis menunjukkan MBKM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap mahasiswa (O = 0,35, T = 6,23, P = 0,00) dan motivasi (O = 0,82, T = 30,54, P = 0,00). Motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap mahasiswa (O = 0,59, T = 10,21, P = 0,00). Pengaruh tidak langsung MBKM melalui motivasi juga signifikan (O = 0,48, T = 10,55, P = 0,00). Temuan ini menekankan peran penting motivasi dalam memperkuat hubungan antara MBKM dan mahasiswa, menjadikannya faktor kunci keberhasilan program MBK
Pengaruh Kompetensi Pedagogi dan Penguasaan TIK Guru terhadap Hasil Belajar pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi dan penguasaaan Teknologi Informasi dan Komunikasi guru terhadap pembelajaran era merdeka belajar di Sekolah Dasar Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah survey untuk mengetahui gambaran umum dari karakteristik populasi. penulis melakukan survei dengan menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik sampling proportional random sampling. Analisis regresi sederhana bertujuan untuk menguji pengaruh antara variabel X terhadap variabel Y. Pengaruh X1 terhadap Y, ditemukan persamaan berupa Y=1,681+0,513x1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut jika kompetensi pedagogik guru naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.513. Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 13.297 yang signifikan terhadap 0,000. Signifikansi itu kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti kompetensi pedagogik berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belajar. Sedangkan pengaruh X2 terhadap Y ditemukan persamaan X1 terhadap Y berupa Y= 0.0470 + 0,535 x 1. Persamaan tersebut dapat diartikan jika kenaikan dari persamaan tersebut tampak bahwa jika penguasaaan TIK naik 1% menyebabkan kenaikan hasil belajar 0.535 Berdasarkan uji t, diperoleh nilai t hitung sebesar 14,883 yang signifikan terhadap 0,000. Berdasarkan hasil signifikansi kurang dari dari 0,05, maka Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penguasaaan TIK berpengaruh positif terhadap pembelajaran era merdeka belaja
Eksplorasi Etnomatematika pada Busana Tari Pasombahan Kampar
Matematika yang timbul dan berkembang dalam masyarakat dan sesuai dengan kebudayaan yang ada di sekitarnya, merupakan pusat proses pembelajaran dan metode pengajaran. pembelajaran matematika dengan etnomatematika yang memakai teknologi yang canggih atau modern sehingga tepat pada kurikulum saat ini, selain itu proses pembelajaran akan menjadi menarik dan akan lebih mudah juga untuk pendidik. Dengan begitu peserta didik akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan oleh pendidik. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terdapat pada busana Tari Pasombahan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi dan dengan menggunakan metode kajian pustaka dan eksplorasi. Metode kajian pustaka yaitu pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaah terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan konsep matematika pada busana tari pasombahan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah triangulasi teknik, yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi pada narasumber yang sama. Berdasarkan konsep matematika yang ditemukan dalam Busana Tari Pasombahan terdapat bangun datar (Segitiga, persegi panjang dan lingkaran) dan bangun ruang (Balok, kubus, dan jajargenjang)
Penerapan Model Pembelajaran Quick on The Draw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas III UPT SDN 001 Simalinyang. Penelitian ini merupakan penelitian tindalan kelas, yang dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru dan 30 orang siswa, sedangkan objeknya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Quick On The Draw untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, lembar dokumentasi dan lembar tes belajar selama pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran Quick On The Draw. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan melalui dua siklus, diperoleh hasil bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Quick On The Draw, maka dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III UPT SDN 001 Simalinyang
Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun melalui Permainan Engklek
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan motorik kasar permainan aneklek. Dan penelitian ini mempunyai kontribusi yaitu memberikan informasi kepada pembaca atau guru tentang bagaimana penggunaan permainan aneklek untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar melalui aneklek. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 10 orang anak. Menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan dokumentasi, dengan teknik analisis data melalui teknik persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan aneklek dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini yang terdiri dari aspek keseimbangan, berdiri dengan satu kaki (jinjit) dan melempar. Peningkatan terjadi secara bertahap pada setiap siklus yang dilaksanakan selama dua kali pertemuan
Analisis Pemahaman Konsep dalam Pembelajaran IPA pada Siswa Kelas IV SD
IPA merupakan rumpun ilmu, karakteristik khusus yang mempelajari fenomena alam yang faktual (factual), baik berupa kenyataan (reality), atau kejadian (event) dan hubungan sebab akibatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Panunggangan 4 Pinang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskripsi dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Tes, dan Wawancara. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Data dianalisis melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Responden pada penelitian ini berjumlah 6 orang yakni siswa kelas IV. Hasil kesimpulan dari penelitian melalui observasi, tes, dan wawancara dalam penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat memahami pembelajaran IPA sesuai dengan tujuh indikator pemahaman konsep yaitu : 1) Menyatakan ulang konsep, 2) Mengklasifikasikan objek-objek menurut sifat-sifat tertentu (sesuai dengan konsepnya), 3)Memberikan contoh dan non-contoh dari konsep, 4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi, 5) Mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep, 6) Menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu, 7) Mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah