Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Uang terhadap Profitabilitas pada Perbankan Konvensional
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar pada profitabilitas perbankan konvensional yang terdapat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022–2023. Profitabilitas diukur dengan menerapkan indikator Return on Assets (ROA), yang merupakan salah satu indikator utama dalam mengevaluasi kinerja keuangan bank. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan memilih sampel sebanyak 38 bank konvensional yang dipilih dari total 47 bank yang tercatat di BEI. Dalam pemilihan metode purposive sampling, sampel dipilih dengan mempertimbangkan kriteria tertentu, seperti ketersediaan data keuangan selama periode penelitian. Berdasarkan hasil analisis, inflasi dan suku bunga tidak memberikan dampak signifikan terhadap profitabilitas secara parsial. Sebaliknya, nilai tukar memberikan dampak positif yang signifikan pada profitabilitas. Berdasarkan temuan, variabel-variabel yang diteliti menunjukkan pengaruh yang kurang signifikan terhadap ROA. Oleh karena itu, disarankan agar peneliti berikutnya untuk mempertimbangkan penambahan variabel lain yang dapat memengaruhi ROA
Integration of Islamic Values in Basic Education from an Islamic Studies Perspective at UIN Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan dasar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter dan moralitas siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan pengelola sekolah, serta observasi langsung di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam kurikulum, masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait pemahaman dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk merancang kurikulum yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, namun pengelola sekolah perlu memberikan dukungan yang memadai agar integrasi ini dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, siswa yang terpapar pada pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam cenderung menunjukkan perilaku yang lebih baik dan pemahaman yang lebih mendalam tentang ajaran agama mereka. Penelitian ini juga menekankan pentingnya revisi materi pembelajaran agar lebih relevan dengan nilai-nilai keislaman serta evaluasi berkala terhadap implementasi integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum. Keterlibatan orang tua dan masyarakat juga dianggap krusial dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan agar para pendidik terus berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam secara efektif dalam proses pembelajaran dan melibatkan kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pembentukan karakter siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kurikulum pendidikan dasar yang lebih baik di masa depan
Konsep Pendidikan Ideal Prespektif Ikhwan Al-Shafa: Relevensinya pada Pendidikan Islam di Indonesia
Penelitian ini ditulis untuk mengetahui konsep pendidikan ideal prespektif Ikhwan al-Shafa serta relevansinya terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian library research. Peneliti berupaya dengan cara mengumpulkan data pustaka berupa buku, jurnal, dan artikel kemudian diolah dan dianalisis, serta disimpulkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa konsep pendidikan ideal prespektif Ikhwan al-Shafa sangat relevan dengan pendidikan Islam di Indonesia, terutama dalam tujuan membentuk individu yang bermoral dan berakhlak mulia. Pendidikan dikatakan berhasil jika peserta didik mampu menjaga hubungan dengan Tuhan, sesama, dan alam, yang sejalan dengan tujuan pendidikan Islam. Kurikulumnya mencangkup ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum serta pengajaran Ikhwan al-Shafa berfokus pada pemahaman dari hal yang konkrit menuju sesuai dengan standar yang diterapkan dalam pendidikan Islam di Indonesia. Temuan ini memberikan implikasi penting dalam pengembangan kurikulum dan metode pendidikan Islam di Indonesia, dengan menekankan pada keseimbangan pengajaran antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum
Improving Problem-Solving and Mathematical Self-Efficacy through the SSCS Model Based on Local Wisdom in Elementary School
This research aims to improve problem solving abilities and mathematical self-efficacy with volume material and spatial meshes using the SSCS (Search, Solve, Create and Share) model based on local wisdom. This research is Classroom Action Research (PTK) which was carried out in 2 cycles, each cycle being held in 2 meetings. This research instrument consists of test sheets, teacher observations, student observations, questionnaires and documentation. Meanwhile, the data analysis techniques used are qualitative analysis and quantitative analysis. Based on the research results, it can be concluded that the SSCS (Search, Solve, Create and Share) model based on local wisdom can improve students' problem-solving abilities and mathematical self-efficacy in the material of volume and building nets in class V UPT SDN 014 Kumantan
Model Pembelajaran BIPA Bermuatan Kearifan Lokal Tari Dampeng melalui Media Audiovisual
Artikel ini bertujuan untuk memahami nilai filosofis dan makna dari tari dampeng sebagi identitas budaya suku Singkil melalui media audiovisual. Penelitian ini mengkaji keraifan lokal Indonesia melalui video Tari dampeng untuk pemelajar asing dengan menerapkan model pembelajaran BIPA di tingkat madya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu teknik rekam dan angket. Berdasarkan hasil diskusi setiap kelompok pemelajar BIPA dapat mengulang gerakan tarian dampeng yang dapat dilihat dari hasil rekam yang dilakukan oleh peneliti. Kemudian pemelajar juga mampu mengutarakan langkah-langkah penari dalam melakukan tarian serta mampu mendeskripsikan dan menyampaikan tujuan tari dampeng dan makna dari setiap gerakan tari dampeng. Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran BIPA bermuatan kearifan lokal tari dampeng melalui media audiovisual sangat efektif digunakan dalam pembelajaran bahasa untuk mengasah keterampilan berbicara pemelajar asing. Tari ini pertama kali ditarikan tahun 1986. Singkil banyak didatangi berbagai etnis misalnya, pak-pak, karo, jawa, gayo, alas dan minangkaba
Implementasi Kurikulum Pendidikan Islam Madrasah WAK Tanjong Al Islamiyah di Singapura
Sebagai negara maju, Singapura tentunya membutuhkan Sumber Daya Manusia yang memadai atau memiliki skill yang mumpuni salah satunya melalui pendidikan madrasah. Maka madrasah akan berkolaborasi dalam kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah Singapura tersebut, terutama pada bidang kurikulum yang diterapkan di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum di Madrasah Wak Tanjong al Islamiah di Singapura menggunakan metodologi penelitian library research dengan menelaah buku, jurnal serta website resmi yang berkaitan dengan Madrasah Wak Tanjong al Islamiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang diterapkan di Madrasah Wak Tajong al Islamiah Negara Singapura adalah pendekatan separated curriculum atau kurikulum terpisah. Hal ini karena ada pengelompokan-pengelompokan pada mata pelajaran yang diterapkan di Madrasah Wak Tajong al Islamiah. Pada tingkat dasar, menengah dan pra universitas, diwajibkan mengikuti penialaian akhir yang ditetapkan oleh pemerintah seperti Primary School Leaving Examination, General Certificate of Education Ordinary Cambridge General Certificate of Education Advanced Level. Dengan ditetapkan penilaian oleh pemerintah maka kurikulum yang diterapkan oleh Madrasah harus menyertakan pelajaran umum yang setara dengan sekolah pemerintah. Terdapat tiga kelompok mata pelajaran yang diterapkan di Madrasah Wak Tanjong al Islamiah yaitu mata pelajaran umum, mata pelajaran bahasa Arab dan mata pelajaran agama
Unsur Pembentuk Karakter Tokoh dalam Kumpulan Cerpen Jawa Pos Edisi Bulan Oktober 2023
Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis unsur-unsur pembentuk karakter tokoh dalam kumpulan cerpen Jawa Pos edisi bulan Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen. Adapun data yang diambil, yaitu kumpulan cerpen Jawa Pos edisi bulan Oktober 2023. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan lima elemen utama pembentukan karakter manusia (tokoh) dengan rincian data yaitu emosi, sikap, kepercayaan, kebiasaan, dan kemauan, serta konsepsi diri. Temuan ini memberikan wawasan representasi karakter dalam karya sastra kontemporer kemampuan seorang sastrawan dalam mengungkapkan berbagai imajinasi yang berasal dari fenomena di masyarakat, karya sastra, kemudian dapat mewakili apa yang ada dalam diri pembaca itu sendiri. Implikasi temuan ini mendukung pandangan bahwa sastra merupakan medium efektif untuk menggambarkan pembentukan karakter yang kompleks dan dinamis. Penelitian ini memperkuat teori mimesis Aristoteles, bahwa sastra tidak hanya merepresentasikan kehidupan, tetapi juga memberikan ruang bagi pembaca untuk memahami nilai-nilai moral, sosial, dan spiritual
Efektivitas Interferensi Prinsip Pembelajaran Merdeka pada Modul Ajar Fisika
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intervensi prinsip pembelajaran merdeka dalam modul ajar fisika yang dirancang oleh guru di SMA Kabupaten Sikka. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitian terdiri dari guru fisika dan peserta didik. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi modul ajar fisika dan wawancara mendalam. Untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menerapkan teknik triangulasi, yaitu dengan membandingkan karakteristik modul ajar dan hasil wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode grounded theory, yang meliputi open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru cenderung menerapkan prinsip pembelajaran interaktif (70%) dan menantang (70%). Selain itu, prinsip yang memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang bagi prakarsa dan kreativitas sesuai dengan bakat dan minat memperoleh skor 50%. Prinsip inspiratif dan menyenangkan mendapatkan skor terendah, yaitu 40%. Dari analisis karakteristik modul ajar, kategori kurang memperoleh skor 40%, kategori cukup 50%, dan kategori baik hanya 10%. Temuan ini menyoroti perlunya peningkatan dalam penerapan prinsip pembelajaran merdeka untuk mencapai kualitas modul ajar yang lebih baik dan mendukung pembelajaran yang berpihak pada murid
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pengembangan Desain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Artikel membahas tentang pengembangan desain pembelajaran pendidikan agama Islam yang merupakan hal yang sangat mendasar dan perlu dilaksanakan. Kebijakan “Merdeka Belajar” merupakan gagasan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam rangka perbaikan sistem pendidikan nasional. Konsep “Merdeka Belajar” merupakan upaya untuk mewujudkan kemandirian dalam berpikir. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Sukadana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi lapangan (field research). Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian adalah Guru Pendidikan Agama Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan (inovasi) yang digunakan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam adalah dengan menggunakan strategi Contextual Teaching and Learning (CTL).Bahan ajar yang inovatif disiapkan oleh Guru Pendidikan Agama Islam sendiri. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan PowerPoint dan Video
Pemberantasan Produk Bajakan dan Tindakan Hukum di Indonesia: Studi Kasus Upaya Pemerintah
Penelitian ini membahas mengenai pemberantasan produk bajakan di Indonesia, dimana sebagai negara dengan memiliki potensi di bidang ekonomi. Namun nyatanya, masih banyak produk bajakan yang merajelela dengan mengkopi hasil karya orang lain, seperti Video Compact Disc, Digital Video Disc, Compact Disk Read Only Memory, kaset, dan buku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak produk bajakan pada ekonomi, Undang-Undang hak cipta, pencipta, konsumen, dan industri di Indonesia dan upaya pemerintah Indonesia dalam menerapkan tindakan hukum terhadap praktik produk bajakan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan bahan hukum primer dan sekunder. Akibat dari produk bajakan ini pada tahun dua ribu tujuh belas negara mengalami kerugian pembajakan film sebesar satu koma empat triliun, musik senilai delapan koma empat miliar, dan software mencapai dua belas triliun. Adapun upaya negara untuk mengatasi hal ini, yaitu mengadakan sosialisasi kepada civitas akademika, menjadikan HAKI sebagai mata kuliah wajib, mewajibkan dosen menyusun modul standar berupa reading material, dan dukungan dana serta sarana dari fakultas ataupun universitas. Kesimpulannya adalah meskipun adanya upaya untuk mengatasi masalah pembajakan, namun penegakan hukum masih kurang konsisten dan tidak selalu efektif