Journal of Education Research
Not a member yet
1292 research outputs found
Sort by
Evaluasi Efektivitas Integrasi Nilai Tauhid dalam Kurikulum Merdeka untuk Pembentukan Karakter Islami Siswa di SD IT Attaqwa Nurul Fahmi
Kurikulum Merdeka memberikan peluang bagi lembaga pendidikan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama, termasuk nilai tauhid, sebagai landasan pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas integrasi nilai-nilai tauhid dalam Kurikulum Merdeka sebagai dasar pembentukan karakter Islami siswa di SD IT Attaqwa Nurul Fahmi. Penelitian ini mengisi celah dalam literatur sebelumnya yang cenderung membahas aspek implementasi normatif, tanpa mengevaluasi secara sistematis dampaknya terhadap karakter siswa. Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik triangulasi melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai tauhid, yang mencakup aspek keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia, telah diterapkan secara sangat baik dengan skor rata-rata 4.51. Keberhasilan ini ditopang oleh pembiasaan ibadah, materi ajar terstruktur, dan dukungan manajemen sekolah. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam ketidakseimbangan penguatan nilai di rumah. Penelitian ini merekomendasikan sinergi antara sekolah dan keluarga melalui pelatihan parenting Islami, panduan pendidikan karakter berbasis rumah, serta forum komunikasi berkala. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi institusi pendidikan dasar lainnya dalam mengadopsi model pendidikan karakter Islami berbasis tauhid secara lebih terpadu dan berkelanjutan
Mewujudkan Generasi CERDIG (Cerdas Digital): Literatur Review Integrasi Literasi Digital dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam terkait implementasi literasi digital guna mewujudkan generasi cerdas digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data berasal dari literatur yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki peran krusial dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi dunia yang semakin canggih. Kemampuan literasi digital membantu siswa meningkatkan efektivitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Namun, implementasi digital di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan akses teknologi, keterbatasan keterampilan guru, dan kurangnya konten pembelajaran yang berkualitas. Hasil penelitian ini memiliki implikasi praktis bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta lembaga pendidikan dalam mengembangkan program pembelajaran berbasis bakat digital. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan baru mengenai strategi personalisasi pembelajaran berbasis teknologi
Pengaruh Self Esteem, Self Regulation, dan Self Concept Terhadap Fomo pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling FKIP ULM
Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) kian marak di kalangan mahasiswa seiring meningkatnya penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-esteem, self-regulation, dan self-concept terhadap FoMO pada mahasiswa Bimbingan dan Konseling FKIP ULM. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) dan teknik sampling jenuh, sebanyak 270 mahasiswa dijadikan responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel self-esteem, self-regulation, dan self-concept memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap FoMO. Temuan ini mengindikasikan bahwa individu dengan harga diri, regulasi diri, dan konsep diri yang tinggi justru dapat lebih rentan mengalami FoMO. Studi ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika psikologis mahasiswa dalam konteks media sosial, serta menjadi dasar bagi pengembangan strategi bimbingan dan konseling yang relevan
Nilai Pendidikan Multikultural dalam Budaya Orang Rote
Penelitian ini bertujuan menggali konsep pendidikan multikultural yang terkandung dalam budaya panen lontar menurut adat orang Rote untuk diintegrasikan kedalam kurikulum pendidikan formal di sekolah menegah atas. Metode yang digunakan adalah etnografi melalui prosedur penelitian kualitatif. Kebaharuan dari penelitian ini terletak pada penerapan praktis nilai-nilai multikultural pada budaya panen lontar dalam pendidikan multikultural melalui bahan ajar yang diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran sejarah di Sekolah Menegah Atas, Penelitian ini juga memberikan penafsiran nilai moral dalam syair adat terkait lontar dan menjadikannya sebagai sumber belajar untuk guru, yang belum banyak dikaji dalam penelitian terdahulu, menjadikan penelitian ini sebagai kontribusi untuk pengembangan pendidikan multikultural berbasis budaya lokal di Indonesia. Temuan penelitian menujukan bahwa terdapat nilai- nilai multikultral dalam budaya lokal panen lontar yang dapat jadikan sebagai sumber pembelajaran multikultural oleh guru di dalam kelas
Pendidikan Sosial Berbasis Islam: Pendekatan Terpadu dalam Membangun Karakter dan Persatuan Masyarakat
Pendidikan sosial berbasis Islam menghadapi tantangan di era kontemporer, seperti transformasi digital, polarisasi sosial, dan degradasi nilai. Fenomena ini berdampak pada menurunnya kualitas hubungan interpersonal dan meningkatnya individualisme dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pendidikan sosial berbasis Islam dalam membentuk karakter masyarakat yang bersatu, dengan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam pendidikan sosial kontemporer. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis kajian pustaka, mencakup literatur seperti buku, artikel jurnal, hasil penelitian, serta kajian Al-Qur’an dan Hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan sosial, seperti ukhuwah, ta’awun, dan ‘adalah, efektif memperkuat kohesi sosial, mengurangi polarisasi, dan meningkatkan pemahaman lintas budaya. Strategi ini melibatkan penguatan peran keluarga sebagai unit sosial, pengembangan kurikulum inklusif berbasis nilai-nilai Islam, dan pemanfaatan teknologi digital secara bijak. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan sosial dalam menghadapi tantangan sosial modern, termasuk dalam mengurangi polarisasi dan meningkatkan solidaritas masyarakat. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup dan aplikasi langsung, sehingga diperlukan kajian lanjutan untuk mengukur dampak jangka panjang implementasi strategi ini
Apakah MVP dapat Meningkatkan Ketertarikan Siswa dalam Matematika: Pendekatan Literature Review
Studi ini bertujuan untuk menganalisis manfaat media video pembelajaran (MVP) matematika di Sekolah Dasar serta dampaknya terhadap motivasi dan pemahaman siswa. Berbeda dari studi sebelumnya yang lebih berfokus pada efektivitas umum video pembelajaran, penelitian ini menyoroti bagaimana berbagai elemen desain video, seperti tingkat interaktivitas dan kompleksitas visual, memengaruhi pemahaman siswa terhadap materi matematika. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik literature review terhadap artikel-artikel yang dipublikasikan antara tahun 2021 hingga 2024. Sumber data diperoleh dari jurnal nasional terakreditasi dan internasional yang tersedia di aplikasi Publish or Perish. Temuan studi mengungkapkan bahwa MVP tidak hanya meningkatkan motivasi siswa, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka, terutama dalam topik-topik yang memerlukan representasi visual, seperti bangun ruang. Selain itu, video interaktif yang memungkinkan siswa untuk menjeda, mengulang, dan berlatih secara mandiri terbukti lebih efektif dibandingkan video statis. Implikasi praktisnya, guru disarankan mengintegrasikan video dalam pembelajaran matematika, sementara pengembang media pendidikan perlu merancang video yang lebih adaptif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa MVP berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta mendukung pembelajaran mandiri yang lebih fleksibel dan efektif
Leveraging Digital Technology to Strengthen Adult Education and Engagement in Islamic Study Group (Majlis Ta’lim)
This study investigates the impact of the digital paradigm on community building, educational experiences, and the sense of belonging in Islamic education through a case study of Majelis Ta'lim Fitya Center in New South Wales, Australia. The hybrid learning approach enhances accessibility and flexibility, while digital platforms such as WhatsApp strengthen interaction and interpersonal relationships. The findings reveal that digital technology supports inclusivity in community-based Islamic education. However, challenges such as the lack of formal feedback mechanisms and content scalability remain significant concerns. The key implications of this study highlight the importance of integrating feedback mechanisms into Islamic education policies and developing sustainable digital programs to foster more inclusive communities
Tinjauan Literatur Sistematik Metode pada Sistem Pakar dalam Mendiagnosis Penyakit Mental
Sebagai masalah yang kompleks di seluruh dunia, penyakit mental membutuhkan solusi inovatif untuk diagnosis dan perawatan yang lebih baik. Salah satu metode yang menguntungkan adalah penggunaan sistem pakar, yaitu jenis kecerdasan buatan yang memiliki kemampuan untuk meniru proses pengambilan keputusan manusia. Melalui Systematic Literature Review (SLR) ini, efektivitas dari metode-metode yang digunakan dalam pembuatan sistem pakar untuk diagnosis penyakit mental. Studi ini mengidentifikasi berbagai metode Certainty Factor, Fuzzy Logic dan Tsukamoto, Decision Tree, Teorema Bayes, Dempster Shafer, Forward Chaining, Backward Chaining dan Rule Based System dengan memanfaatkan 12 artikel yang memenuhi Quality Assesment. Hasilnya menunjukkan bahwa metode-metode ini mampu memberikan diagnosis yang sangat akurat. Namun, masalah seperti kebutuhan akan data berkualitas tinggi dan interpretabilitas hasil harus diselesaikan. Selain itu, penelitian ini memberikan saran peluang pengembangan penelitian selanjutnya seperti mengintegrasikan dua buah untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan aksesibilitas diagnosis penyakit mental
Integrasi IPTEK untuk Meningkatkan Inovasi Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Strategi Transformasi Pendidikan
Pendidikan di era modern menghadapi tantangan besar untuk bertransformasi sejalan dengan kemajuan pesat dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang fleksibel, relevan, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran, tantangan, dan efektivitas IPTEK dalam mendukung transformasi pendidikan serta menyusun strategi implementasi yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian pustaka menggunakan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian ini memberikan panduan strategis untuk pengintegrasian IPTEK dalam Kurikulum Merdeka, dengan menekankan pentingnya literasi digital, adaptasi teknologi berbasis kebutuhan, serta kolaborasi lintas sektor. Temuan ini diharapkan menjadi acuan untuk mengatasi kesenjangan teknologi dan merancang pembelajaran yang lebih relevan dan efektif di era digital. Hasil menunjukkan bahwa IPTEK berperan strategis dalam menghadirkan pembelajaran interaktif dan adaptif, meskipun masih menghadapi kendala, seperti kesenjangan akses teknologi dan rendahnya literasi digital. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian IPTEK dalam Kurikulum Merdeka merupakan upaya strategis untuk membangun sistem pendidikan yang lebih relevan, inovatif, dan mampu menjawab tantangan di tingkat global
Analisis Komparatif Algoritma Deep Learning untuk Pengenalan Wajah: CNN, FaceNet, dan ArcFace
Pengenalan wajah adalah teknologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, atau memverifikasi individu berdasarkan karakteristik wajah. Teknologi ini sering diterapkan di berbagai bidang seperti keamanan, pemasaran, dan layanan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk menganalisis dan membandingkan tiga algoritma pengenalan wajah utama: Convolutional Neural Network (CNN), FaceNet, dan ArcFace. Penelitian ini bertujuan untuk memahami keakuratan dan efektivitas algoritma dalam berbagai kondisi seperti pencahayaan, ekspresi wajah, dan rotasi wajah. Hasil analisa menunjukkan bahwa CNN memberikan akurasi tertinggi pada berbagai kondisi pencahayaan hingga 99,84%, sedangkan FaceNet mencapai akurasi hingga 100% pada sistem absensi berbasis kamera. ArcFace unggul dalam menggunakan kumpulan data besar dengan akurasi hingga 98%. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan untuk pengembangan lebih lanjut dalam teknologi pengenalan wajah dengan memilih algoritma yang tepat berdasarkan kebutuhan spesifik aplikasi