Kumpulan Jurnal Universitas Madako
Not a member yet
744 research outputs found
Sort by
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN HIJAUWAN LAMTORO TERHADAP STATUS FISIOLOGIS KAMBING KACANG YANG DIGEMBALAKAN
Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh pengaruh pemberian pakan tambahan hijauwan lamtoro terhadap status fisiologis kambing kacang yang digembalakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dimana peneliti berupaya untuk melakukan perlakuan terhadap penelitian yang berfokus pada status fisiologis kambing kacang yang digembalakan. Penelitian dilaksanakan di Desa Ginunggung, Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Data dianalisis dengan statitik sederhana yaitu. Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 3 perlakuan dan 3 kelompok sebagai ulangan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat ditarik kesimpulan dalam kambing Kacang yang digembalakan dengan perlakuan pemberian pakan tambahan hijauan lamtoro yang berbeda menunjukkan bahwa status fisiologis kambing Kacang masih dalam kondisi normal atau tidak memberikan pengaruh antar perlakuan.Kata Kunci: Pengaruh, Pakan Tambahan, Hijauan Lamtoro, Status Fisiolog
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN HIJAUAN LAMTORO TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN KAMBING KACANG YANG DIGEMBALAKAN
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan tambahan hijauan Lamtoro terhadap pertambahan bobot badan kambing kacang yang digembalakan. Penelitian ini bersifat eksperimen perlakuan tambahan pakan hijauan lamtoro dengan jumlah yang berbeda-beda. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan 3 perlakuan dan 3 kelompok ulangan. Penelitian dilaksanakan di Dusun Kota Nibangun, Desa Ginunggung, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli mulai 7 Maret sampai 26 April 2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 9 ekor kambing Kacang jantan. Variabel pengamatan yaitu pertambahan bobot badan kambing Kacang, konsumsi pakan, dan efisiensi penggunaan pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tambahan hijauan daun Lamtoro tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi pakan dan efisiensi penggunaan pakan (P<0,05). Saran penelitian selanjutnya pemberian pakan tambahan harus memperhatikan kebutuhan protein secara optimal.Kata kunci : Kambing Kacang, Hijauan Lamtoro, Pertambahan Bobot Bada
INCREASING VOCABULARY MASTERY OF VIII GRADE STUDENTS AT MTS. HAJI HAYYUN SALUMPAGA THROUGH VOCABULARY CARD
This research is pre experimental research design consist of one group pre-test and post-test. The Population of this research is the Eight grade of MTs. Haji Hayuun Salumpaga in 2016/2017 academic year. The sample of this research is selected by using purposive sampling technique and the selected class is VIII B consisted of 24 students. In collecting the data, the researcher took from pre-test and post-test. The researcher analyzed the data by using SPSS program 16,0 . The result of the test showed that the students’ mean score in posttest 88.58 is higher than pretest 44.42. To know the significant difference between pretest and posttest, the researcher compared the value of t-counted and t-table by applying 0.05 level of significance for two-tailed test with 23 degree of freedom (24-1=23), the researcher found that the tcount (11.956) is higher than ttable (2.069) and the hypothesis of this research is accepted. The researcher concluded that using vocabulary card can increase students’ vocabulary mastery at Eight grade of MTs. Haji Hayyun Salumpaga.Keywords: Vocabulary Mastery, Vocabulary Card.Â
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION THROUGH COOPERATIVE SCRIPT TECHNIQUE OF FIRST GRADE AT SMK NEGERI 1 TOLITOLI
The objective of this research is to find out whether the application of cooperative script technique improve the students’ reading comprehension or not. It is a pre-experimental research. It conducted at first grade of SMK Negeri 1 Tolitoli that was X PK 1 in academic year 2016/2017. The writer gave a pre-test to measure the students’ previous ability in reading comprehension. Then, a post-test to find out the students’ reading comprehension after given treatment which is the application of cooperative script technique. The writer used SPSS 16.0 program to analyze the data. The result of data analysis showed that cooperative script technique give a significant effect to the students in comprehending a recount text. The mean score of the post-test (82,67) was higher than the mean score of pre-test (69,87). Then, the testing hypothesis showed that the value of Tcount was greater than Ttable (13.797 > 2.054). In conclusion, the application of cooperative script technique is effective to improve students’ reading comprehension in recount text. Key words: Improving, Reading Comprehension, and Cooperative Script
MANAJEMEN WAKTU PONDOK PESANTREN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA STUDI KASUS MTS DDI SIAPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  manajemen waktu pondok pesantren terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan prosedur observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di MTs DDI Siapo, yang terletak di Jl. Hi. Abd. Madjied Malle Bunga Cengkeh Siapo, desa/kelurahan Lelean Nono, Kecamatan Baolan. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, satu orang Guru dan dua orang siswa di MTs DDI SIAPO. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen waktu pondok pesantren tidak berdampak terhadap hasil belajar siswa di MTs DDI Siapo, semua kegiatan siswa dalam kurun waktu dua puluh empat jam telah diatur sesuai jadwal pondok pesantren dan jadwal sekolah, dan itu tidak mempengaruhi hasil belajar siswa, selama siswa itu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan, dan juga kemampuan guru dalam mengelolah berbagai metode pembelajaran yang menarik, membuat siswa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran.Kata Kunci: Dampak Manajemen Waktu, Hasil Belajar Sisw
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS III SDN 2 BAJUGAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan kontekstual di SDN 2 Bajugan dan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan kontekstual di kelas III SDN 2 Bajugan. Bentuk penelitian ini adalah tindakan kelas, tiap siklus terdiri dari dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I terdiri atas 2 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 2 kali pertemuan. Penilaian hasil belajar siswa pada siklus I dengan nilai hanya 35,48 % atau 11 orang siswa yang tuntas, dan 64,51 % atau 20 orang siswa yang tidak tuntas, ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I belum berhasil. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan ditunjukkan dari ketuntasan belajar siswa yang meningkat dari 35,48 % pada siklus I meningkat menjadi 80,64 % pada siklus II, ini berarti siswa yang tidak tuntas berkisar 19,35 % atau 6 orang siswa yang belum tuntas, sehingga peneliti dengan guru kelas berpendapat bahwa disiklus II telah berhasil walaupun masil ada 6 orang siswa yang nilainnya rata-rata masil dibawah 70, sehingga 6 orang siswa tersebut diberikan remedial kemabali sampai mendapatkan nilai ketuntasan yang diinginkan.Kata Kunci:Â Pendekatan Konteksual, Hasil Belaja
IMPROVING STUDENTS’ WRITING ABILITY IN NARRATIVE TEXT THROUGH PICTURE SERIES
The objective of the research is to prove whether the use of Picture Series is effective to improve students’ writing in narrative text. This pre-experimental study use 22 students’ as a sample. They are grade X1b of SMA Atmajaya Tolitoli. The procedure of this research consist of pre-test, treatment, and post-test. The researcher give pretest and posttest to know the use of Picture series can improve the students’ writing in narrative text or not. The result of the analysis show that Picture series contribute greatly to the students’ comprehension. It can be seen by the difference of the mean score between pre-test and post-test. The mean score of pre-test is 52.72 while in the post-test improved up to 75.81. The data of this research are analyze by SPSS Program 16.0. Moreover, the Minimum mastery Criterion of English lesson is 75 (seventy-five). Then the data of both tests are analyze by using T-test, and the result show that the T-test value 20.071 was high than T-table value 2.080. it can be inferred that Picture series is very effective to improve students writing ability in narrative text.Keywords: Improving, narrative text, picture series,teaching writin
PENGARUH DISIPLIN MENGAJAR GURU TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI MAN 1 SOPPENG
Disiplin sendiri bukan hanya ditujukan kepada siswa tetapi juga ditujukan kepada guru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin mengajar guru terhadap aktivitas belajar siswa di MAN 1 Soppeng. Maka dari itu untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan teknik penggumpulan data melalui observasi, angket, dokumentasi dan wawancara dengan populasi penelitian sebanyak 128 siswa dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 65 siswa. Sedangkan teknik analisisdata yang digunakan yaitu teknik anali teknik analisis deskriptif dan analisis statistic inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin mengajar guru di MAN 1 Soppeng dalam kategori sangat tinggi dengan tingkat persentase 81,54 persen, dan untuk aktivitas belajar siswa di MAN 1 Soppeng termasuk dalam kategori baik dengan persentase 77,15 persen yang berarti tingkat hubungan dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Positif dan Signifikan Disiplin Mengajar Guru Terhadap Aktivitas Belajar Siswa di MAN 1 Soppeng.Keywords: Disiplin, aktivitas, sisw
EFEKTIVITAS AIR RENDAMAN DAUN PEPAYA PADA PENGOBATAN LUKA LELE MASAMO (Clarias. Sp) PASCA PEMIJAHAN
Salah satu masalah yang sering didapatkan oleh para petani ikan adalah penyakit pada tubuh ikan setelah pasca pemijahan terutama pada lele masamo sehingga dapat menimbulkan kerugian yang cukup memperihatinkan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui berapa dosis larutan air pada rendaman daun pepaya untuk mengobati luka pada ikan lele, Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yakni melihat secara langsung hubungan sebab akibat. Hasil pengamatan dilakukan dengan mengamati luka ikan lele masamo. Gejala yang teramati berupa bagian tubuh ikan yang di cirikan dengan adanya luka pada ikan lele masamo yang di akibatkan pemijahan Kemudian lele masamo direndam selama 48 jam pada konsentrasi berbeda. pada waktu 24 jam dilakukan pengentrolan dan secara berkelanjutan selama 48 jam. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa pemberian larutan air rendaman daun pepaya dengan mengunakan kontrol 0 ml dan perlakuan 30 ml. Kesimpulan didapatkan kosentrasi dosis air rendaman daun papaya (Carica papaya L.) terbaik yaitu sebesar dosis 30 ml yaitu mampu mempercepat menyembuhkan luka untuk pengobatan terhadap tubuh ikan lele masamo (Clarias sp).Kata Kunci: efektivitas, daun pepaya, lele masamo (clarias sp)
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS (STUDI PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SMP NEGERI 2 TOLITOLI)
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS melalui model problem based learning pada siswa kelas IX SMP Negeri 2 Tolitoli tahun pelajaran 2018/2019. Subjek penelitian Tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 2 Tolitoli tahun pelajaran 2018/2019 sebanyak 35 siswa sebagai subjek penerima tindakan, sedangkan untuk subjek pelaku tindakan adalah guru IPS kelas IXA selaku guru, teman sejawat selaku subjek yang melakukan observasi proses pembelajaran, Kepala Sekolah selaku subjek sumber data. Metode pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes, observasi dan dokumentasi. Penelitian Tindakan ini dilakukan dalam dua siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IX A SMPN 2 Tolitoli tahun pelajaran 2018/2019. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar IPS siswa juga mengalami peningkatan yaitu sebelum Tindakan sebesar 70,88 pada siklus I sebesar 74,80 dan pada siklus II sebesar 85,37. Selain itu, presentase ketuntasan belajar siswa, yaitu sebelum tindakan sebesar 34,28%, pada siklus I sebesar 74,80% dan pada siklus II sebesar 94,28%.Kata Kunci: Problem based learning dan hasil belajar IPS sisw